• Tidak ada hasil yang ditemukan

PANDUAN WAWANCARA PENELITIAN OPTIMASI PENGADAAN SAYURAN ORGANIK. : Optimasi Pengadaan Sayuran Organik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PANDUAN WAWANCARA PENELITIAN OPTIMASI PENGADAAN SAYURAN ORGANIK. : Optimasi Pengadaan Sayuran Organik"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

98

LAMPIRAN

(2)

Lampiran 1. Panduan Wawancara

PANDUAN WAWANCARA PENELITIAN OPTIMASI PENGADAAN SAYURAN ORGANIK

Nama Mahasiswa : Prestilia Ningrum

NPM : 150310080098

Jurusan : Agribisnis

Hal : Optimasi Pengadaan Sayuran Organik Sumber Informasi : Informan

DAFTAR PERTANYAAN

A. Pola Pengadaan Sayuran Organik

1. Latar belakang kemitraan perusahaan dengan pemasok dan pelanggan.

2. Jenis kemitraan yang dilakukan perusahaan dengan pemasok dan pelanggan.

3. Jangka waktu kerja sama (perjanjian waktu) antara perusahaan dengan pemasok dan pelanggan.

4. Bagaimana track record pemasok.

5. Kemampuan produksi pemasok.

6. Ketepatan waktu pengiriman dari pemasok.

7. Kualitas sayuran dari pemasok.

8. Nilai pembelian yang dilakukan oleh perusahaan.

9. Periode pembelian yang dilakukan oleh perusahaan.

10. Distribusi pembelian.

(3)

11. Penentuan harga yang telah disepakati.

12. Sistem pembayaran yang digunakan perusahaan.

13. Waktu atau ketepatan pengiriman sayuran dari pemasok.

14. Kuantitas sayuran dari pemasok.

15. Kualitas sayuran dari pemasok.

16. Biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan.

17. Target kinerja pengadaan.

18. Sumber modal perusahaan.

19. Kebutuhan modal perusahaan.

20. Sistem penarikan tenaga kerja yang dilakukan perusahaan.

21. Jumlah tenaga kerja (lapangan).

22. Tingkat pendidikan tenaga kerja 23. Tingkat usia tenaga kerja.

24. Banyaknya waktu kerja.

25. Kuantitas sayuran yang dihasilkan perusahaan.

26. Kualitas sayuran yang dihasilkan perusahaan.

27. Spesifikasi produk.

28. Kegiatan penanganan (sortasi, pengemasan, pengepakan) dan pengangkutan/pergerakan produk.

29. Sistem transportasi pengadaan sayuran.

30. Ketepatan waktu dalam pengiriman barang ke pelanggan.

31. Biaya yang dikeluarkan (transport, penanganan produk, dll).

(4)

B. Proses Pengadaan Optimal 32. Sasaran keuntungan.

33. Sasaran jumlah pengadaan 34. Kendala-kendala pengadaan.

35. Kendala permintaan pasar 36. Kendala modal

37. Kendala lahan 38. Kendala tenaga kerja

(5)

LAMPIRAN

Lampiran 2. Perhitungan Koefisien Nilai Fungsi Tujuan

Lampiran 3. Data volume pengadaan dan keuntungan kotor pada PT. Masada Organik Indonesia Jenis Sayuran Laba Kontribusi Volume Produksi Keuntungan

Bayam hijau 21.556 1267.5 27.322.320

Caisim 21.556 1263.25 27.230.618

Brokoli 3.743 7750.55 29.010.308,65

Wortel 3.171 5927 18.794.517

Jumlah 102.357.674

Lampiran 4. Perbandingan Antara Target Sasaran Dengan Hasil Optimasi Kedua Alternatif Dan Kondisi Aktual

Target Sasaran/

Sumberdaya Jumlah Sasaran/

Sumberdaya Yang Tersedia

Alternatif 1 Alternatif 2 Kondisi Aktual Sasaran Keuntungan

(dalam Rp)

102.357.671,00 102.357.672,00 102.317.891,00 101.768.751,00 Target pengadaan

berdasarkan

permintaan (dalam kg) - Bayam (X1) - Caisim (X2) - Brokoli (X3) - Wortel (X4)

1.440 1.440 9.310 7.710

925 1.440 7.196 7.710

- - - -

1.170,50 1.215,25 7.924,50 5.394,00 Target pengadaan

berdasarkan target perusahaan (dalam kg)

- Bayam (X1) - Caisim (X2) - Brokoli (X3) - Wortel (X4)

1.267 1.262 7.750 5.927

- - - -

1.267 1.262 7.750 5.927

1.170,50 1.215,25 7.924,50 5.394,00

Luas Lahan (m2) 16.000 14.855 14.892 -

Modal (Rp) 215.026.055,00 215.026.048,00 215.014.120,00 -

Tenaga kerja (jam) 59.808 55.490 55.756,5 -

Jenis Sayuran Harga Jual Rata-rata

Tahun 2011 (Rp/Kg) Modal rata-rata

tahun 2011 (Rp/Kg) Keuntungan Kotor Rata- rata Tahun 2011 (Rp/Kg)

Bayam hijau 28.376 6.820 21.556

Caisim 28.376 6.820 21.556

Brokoli 23.969 20.226 3.743

Wortel 10.091 6.920 3.171

(6)

Lampiran 5. Modal Rata-rata Yang Dikeluarkan Untuk Pengadaan Sayuran Tahun 2011 Jenis Sayuran Jumlah (Kg) Tarif Modal (Rp/Kg/Tahun) Jumlah (Rp)

Bayam 1267.5 6.820 8.640.940

Caisim 1263.25 6.820 8.613.660

Brokoli 7750.55 20.226 156.751.500

Wortel 5927 6.920 41.014.840

Total 215.026.055,-

Lampiran 6. Biaya Operasional PT. Masada Organik Indonesia Tahun 2011

Jenis Biaya Jan-Feb Mar-Apr Mei-Jun Jul-Agus Sep-Okt Nov-Des Upah

Packing

5.844.525 6.686.403 6.969.684 6.300.675 5.822.986 6.562.687

Upah Kebun

12.511.400 13.920.000 14.237.900 12.303.900 11.327.700 12.181.700

B. Baku Packaging

6.754.000 7.793.200 4.698.000 6.775.500 6.032.000 8.438.780

B.Baku Kebun

5.824.000 8.055.500 9.011.000 7.964.000 8.297.000 8.580.000

Peralatan

packaging 30.000 18.000 67.000 14.000 200.000 61.000

Peralatan Kebun

1.232.000 753.000 192.500 44.000 145.000 349.500

Biaya Pemasok

1.650.000 1.750.000 0 0 299.000 0

ATK 247.750 186.500 492.000 131.000 318.177 149.000

Transportasi 653.000 496.000 591.000 827.000 959.600 1.008.500

Jasa 700.800 788.400 810.000 720.000 1.320.000 810.000

Dan lain-

lain 2.492.000 2.525.500 3.022.000 6.629.400 4.386.000 2.824.000 Total 37.939.475 42.972.503 40.091.084 41.709.475 39.107.463 40.965.167

(7)

Lampiran 7. Model Optimasi Pengadaan Berdasarkan Permintaan (alternatif pertama) MIN DB+DC+DE+DG+DI

SUBJECT TO

a. Sasaran Target Keuntungan

21.556X1+21.556X2+3.743X3+3.171X4+DA- -DB+=102.357.671 b. Sasaran Target Pengadaan Berdasarkan Permintaan X1+DC- -DD+=1.440

X2+DE- -DF+=1.440 X3+DG- -DH+=9.310 X4+DI- -DJ+=7.710

c. Kendala Lahan

0.129X1+0.087X2+0.064X3+0.057X4<=16.000 d. Kendala Tenaga Kerja

0.25X1+0.25X2+0.25X3+0.25X4<=59.808 e. Kendala Modal

6820X1+6820X2+20226X3+6920X4<=215.026.055 END

(8)

Lampiran 8. Print Out Hasil Optimasi alternatif pertama

LP OPTIMUM FOUND AT STEP 2 OBJECTIVE FUNCTION VALUE 1) 2629.292

VARIABLE VALUE REDUCED COST DB 0.000000 0.999967 DC 515.236389 0.000000 DE 0.000000 0.000000 DG 2114.056152 0.000000 DI 0.000000 0.596125 X1 924.763611 0.000000 X2 1440.000000 0.000000 X3 7195.943848 0.000000 X4 7710.000000 0.000000 DA 0.000000 0.000033 DD 0.000000 1.000000 DF 0.000000 1.000000 DH 0.000000 1.000000 DJ 0.000000 0.403875

ROW SLACK OR SURPLUS DUAL PRICES 2) 0.000000 0.000033

3) 0.000000 -1.000000

(9)

4) 0.000000 -1.000000 5) 0.000000 -1.000000 6) 0.000000 -0.403875 7) 14855.415039 0.000000 8) 55490.324219 0.000000 9) 0.000000 0.000043

NO. ITERATIONS= 2

RANGES IN WHICH THE BASIS IS UNCHANGED:

OBJ COEFFICIENT RANGES

VARIABLE CURRENT ALLOWABLE ALLOWABLE COEF INCREASE DECREASE DB 1.000000 INFINITY 0.999967 DC 1.000000 0.000000 0.662810 DE 1.000000 INFINITY 0.000000 DG 1.000000 1.918500 0.826359 DI 1.000000 INFINITY 0.596125 X1 0.000000 0.662810 0.000000 X2 0.000000 0.000000 1.000000 X3 0.000000 0.826359 1.918500 X4 0.000000 0.596125 0.403875 DA 0.000000 INFINITY 0.000033 DD 0.000000 INFINITY 1.000000 DF 0.000000 INFINITY 1.000000

(10)

DH 0.000000 INFINITY 1.000000 DJ 0.000000 INFINITY 0.403875

RIGHTHAND SIDE RANGES

ROW CURRENT ALLOWABLE ALLOWABLE RHS INCREASE DECREASE 2 102357672.000000 10456155.000000 18767058.000000 3 1440.000000 INFINITY 515.236389 4 1440.000000 924.763611 515.236389 5 9310.000000 INFINITY 2114.056152 6 7710.000000 9927.597656 5531.207520 7 16000.000000 INFINITY 14855.415039 8 59808.000000 INFINITY 55490.324219 9 215026048.000000 40255372.000000 56501788.000000

(11)

Lampiran 9. Model Optimasi Pengadaan Berdasarkan Target Perusahaan (alternatif dua) MIN DB+DK+DM+DO+DQ

SUBJECT TO

a. Sasaran Target Keuntungan

21.556X1+21.556X2+3.743X3+3.171X4+DA- -DB+=102.357.671 b. Sasaran Target Pengadaan Berdasarkan target perusahaan X1+DK- -DL+=1.267

X2+DM- -DN+=1.262 X3+DO- -DP+=7.750 X4+DQ- -DR+=5.927

c. Kendala Lahan

0.129X1+0.087X2+0.064X3+0.057X4<=16.000 d. Kendala Tenaga Kerja

0.25X1+0.25X2+0.25X3+0.25X4<=59.808 e. Kendala Modal

6820X1+6820X2+20226X3+6920X4<=215.026.055 END

(12)

Lampiran 10. Print Out Hasil Optimasi Alternatif Dua

LP OPTIMUM FOUND AT STEP 4 OBJECTIVE FUNCTION VALUE

1) 0.0000000E+00

VARIABLE VALUE REDUCED COST DB 0.000000 1.000000

DK 0.000000 1.000000 DM 0.000000 1.000000 DO 0.000000 1.000000 DQ 0.000000 1.000000 X1 1267.000000 0.000000 X2 1262.000000 0.000000 X3 7750.000000 0.000000 X4 5927.000000 0.000000 DA 39781.000000 0.000000 DL 0.000000 0.000000 DN 0.000000 0.000000 DP 0.000000 0.000000 DR 0.000000 0.000000

(13)

ROW SLACK OR SURPLUS DUAL PRICES 2) 0.000000 0.000000

3) 0.000000 0.000000 4) 0.000000 0.000000 5) 0.000000 0.000000 6) 0.000000 0.000000 7) 14892.923828 0.000000 8) 55756.500000 0.000000 9) 11928.000000 0.000000

NO. ITERATIONS= 4

RANGES IN WHICH THE BASIS IS UNCHANGED:

OBJ COEFFICIENT RANGES

VARIABLE CURRENT ALLOWABLE ALLOWABLE COEF INCREASE DECREASE DB 1.000000 INFINITY 1.000000 DK 1.000000 INFINITY 1.000000 DM 1.000000 INFINITY 1.000000 DO 1.000000 INFINITY 1.000000 DQ 1.000000 INFINITY 1.000000 X1 0.000000 1.000000 0.000000 X2 0.000000 1.000000 0.000000 X3 0.000000 1.000000 0.000000 X4 0.000000 1.000000 0.000000

(14)

DA 0.000000 0.000000 0.000046 DL 0.000000 INFINITY 0.000000 DN 0.000000 INFINITY 0.000000 DP 0.000000 INFINITY 0.000000 DR 0.000000 INFINITY 0.000000

RIGHTHAND SIDE RANGES

ROW CURRENT ALLOWABLE ALLOWABLE RHS INCREASE DECREASE 2 102357672.000000 INFINITY 39781.000000 3 1267.000000 1.748974 1267.000000 4 1262.000000 1.748974 1262.000000 5 7750.000000 0.589736 7750.000000 6 5927.000000 1.723699 5927.000000 7 16000.000000 INFINITY 14892.923828 8 59808.000000 INFINITY 55756.500000 9 215026048.000000 INFINITY 11928.000000

Referensi

Dokumen terkait

Perjanjian kerja antara para pihak berakhir apabila: Jangka waktu perjanjian kerja atau perpanjangan perjanjian kerja berakhir; Pekerja meninggal dunia; Pekerja dinilai tidak

Perjanjian kerja antara para pihak berakhir apabila: Jangka waktu perjanjian kerja atau perpanjangan perjanjian kerja berakhir; Pekerja meninggal dunia; Pekerja dinilai tidak

Tani Organik Merapi, petani mitra merupakan pemasok utama kebutuhan sayuran, pasokan sayuran tersebut disortir dan dikemas oleh pihak perusahaan kemudian didistribusikan ke pasar

Perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dengan tanpa ada harapan menjadi buruh / pekerja yang memiliki status kerja permanen. Kontrak kerja untuk jangka waktu tertentu

Perjanjian kerja antara para pihak berakhir apabila: Jangka waktu perjanjian kerja atau perpanjangan perjanjian kerja berakhir; Pekerja meninggal dunia; Pekerja dinilai tidak

Perjanjian kerja antara para pihak berakhir apabila: Jangka waktu perjanjian kerja atau perpanjangan perjanjian kerja berakhir; Pekerja meninggal dunia; Pekerja dinilai tidak

waktu perjanjian. Contohnya, perusahaan peminjam utang jangka panjang akan memperbaiki tingkat utang tertentu terhadap ekuitas, modal kerja dan ekuitas shareholder. Jika

Perusahaan berhak mempekerjakan karyawan untuk masa jangka waktu tertentu, dan syarat-syarat kerja dan ketentuan lainnya yang dinyatakan secara khusus dalam perjanjian kerja