BANK SEBAGAI KREDITUR SEPARATIS DALAM PENGAJUAN PERMOHONAN PAILIT (Studi Kasus Putusan Pailit Nomor : 16/Pailit/2011/PN.Niaga.
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
dalam hal permohonan diajukan oleh debitur, pengadilan dalam waktu paling lambat 3 (tiga) hari sejak tanggal didaftarkannya surat permohonan sebagaimana dimaksud dalam
STATUS DAN KEDUDUKAN BENDA JAMINAN YANG DIBEBANI FIDUSIA YANG DITERIMA KREDITUR DALAM HAL DEBITUR PAILIT (Presfektif Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diatur dalam Undang-Undang Kepailitan, artinya adalah debitor yang tidak dapat atau memperkirakan bahwa ia tidak dapat
Permasalahan yang dibahas dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimanakah pengaturan tentang pihak-pihak yang dapat mengajukan permohonan pailit dalam undang-undang kepailitan,
Persyaratan PKPU adalah sebagaimana ditentukan dalam Pasal 222 ayat (3) UUK yang berbunyi: “Kreditur yang memperkirakan bahwa Debitur tidak dapat melanjutkan membayar
Yaitu bahan-bahan hukum yang bersumber dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban
Adapun yang dimaksud dengan Utang telah ditetapkan dalam ketentuan Pasal 1 angka 6 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang PKPU
Kepailitan merupakan salah satu cara penyelesaian sengketa dibandingkan cara-cara penyelesaian lain.3 Akibat hukum bagi debitur setelah dinyatakan pailit adalah ia tidak boleh lagi