DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
ABSTRAK ... ii
ABSTRACT ... iii
HALAMAN PENGESAHAN... iv
HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI ... v
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... vi
KATA PENGANTAR... vii
DAFTAR ISI... ix
DAFTAR TABEL ... xi
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ...xiii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1
1.2 Rumusan Masalah... 11
1.3 Tujuan Penelitian ... 11
1.4 Manfaat Penelitian... 12
1.5 Sistematika Penyajian ... 13
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Telaah Hasil Penelitian Sebelumnya... 14
2.2 Tinjauan Konsep... 18
2.2.1 Tinjauan Tentang MSDM... 18
2.2.2 Tinjauan Tentang Turnover Intention ... 22
2.2.3 Tinjauan Tentang Karyawan ... 37
2.2.4 Tinjauan Tentang Hotel ... 38
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian... 42
3.2 Definisi Operasional Variabel... 42
3.2.1 Faktor-faktor penyebab turnover intention... 42
3.2.2 Faktor-faktor yang mendominasi turnover intention... 45
3.3 Jenis Data... 45
3.4 Sumber Data ... 46
3.5 Teknik Pengumpulan Data ... 46
3.5.1 Observasi ... 46
3.5.2 Wawancara ... 47
5.5.3 Kuesioner ... 47
3.5.4 Studi Kepustakaan ... 47
3.5.5 Dokumentasi... 48
3.6 Teknik Penentuan Sampel... 48
3.7 Teknik Analisis Data... 48
3.7.1 Analisis Deskriptif Kualitatif... 49
3.7.2 Analisis Deskriptif Kualitatif... 49
3.7.3 Analisis Faktor ... 53
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum ... 58
4.1.1 Sejarah Love f Hotel by fashiontv... 58
4.1.2 Fasilitas Love f Hotel by fashiontv ... 59
4.1.3 Struktur Organisasi ... 63
4.1.4 Tugas dan Tanggung Jawab... 64
4.2 Pembahasan ... 66
4.2.1 Karakteristik Responden ... 66
4.3 Persepsi Karyawan Terhadap Faktor Turnover Intention ... 71
4.4 Uji Validitas ... 74
4.5 Uji Reliabilitas ... 76
4.6 Faktor Penyebab Turnover Intention ... 76
4.7 Faktor Dominan Turnover Intention ... 90
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan ... 93
5.2 Saran ... 94 DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
ABSTRAK
Program Studi Diploma IV Pariwisata Fakultas Pariwisata
Universitas Udayana Laporan Akhir Program
A. Nama : Dwi Firmadani Saputri
B. Judul : Faktor-Faktor Penyebab Turnover Intention Di Love F Hotel By Fashiontv Kuta-Bali
C. Jumlah Halaman : xii+93: Ilustrasi (Gambar dan Tabel) D. Isi Ringkasan :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab turnover intention di love f hotel by fashiontv dan faktor mana yang paling dominan penyebab turnover intention di love f hotel by fashiontv. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Penentuan sampel yang digunakan adalah teknik sensus, dengan jumlah sampel yang digunakan 87 responden, sampel dalam penelitian ini merupakan mantan karyawan love f hotel by fashiontv. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif, uji validitas, uji reliabilitas, skala likert, dan analisis faktor.
Hasil dari penelitian faktor penyebab turnover intention yaitu keikatan terhadap organisasi, budaya perusahaan, kepuasan kerja, lingkungan kerja, karakteristik individu, usia, tingkat pendidikan, peningkatan karir, dan kebutuhan pribadi. Sedangkan faktor dominan penyebab turnover intention di love f hotel by fashiontv adalah faktor keikatan terhadap organisasi dikarenakan memiliki nilai eigenvalue terbesar yaitu 5.707 yang artinya faktor keikatan terhadap organisasi sangat berpengaruh besar dibandingkan faktor-faktor lainnya.
Saran yang dapat diberikan ialah sebaiknya Love f Hotel by fashiontv lebih memperbaiki dari segi kebutuhan karyawan, serta job desk pekerjaan yang di sesuaikan dengan posisi jabatan karyawan.
E. Kata Kunci : Analisis faktor, Turnover Intention, dan Love F Hotel by fashiontv
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Persaingan dalam dunia bisnis di era globalisasi sekarang ini semakin ketat. Semakin berkembangnya pariwisata dapat dilihat dari adanya pembangunan hotel, dahulu hotel di bangun dengan memanfaatkan posisi yang letaknya berdekatan dengan daya tarik wisata agar dapat memiliki pemandangan dari objek wisata itu sendiri, namun sekarang calon wisatawan memiliki banyak pilihan untuk menginap bahkan dengan budget yang lebih murah. Permintaan pasar yang membutuhkan akomodasi berlomba untuk menghadirkan hotel yang dapat di jangkau oleh wisatawan segala kelas dan tujuan. Pada saat ini hotel tidak hanya dapat ditemui di tempat strategis menuju daya tarik wisata atau wilayah pedesaan yang menawarkan ketenangan, bahkan hotel sudah banyak dijumpai di tengah hiruk pikuknya perkotaan.
City hotel adalah jenis hotel yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang
memerlukan hunian sementara tapi juga dekat dengan fasilitas dan tempat umum diperkotaan, sehingga pangsa pasar dari City hotel ini adalah orang yang melakukan perjalanan dengan tujuan untuk berbisnis.
Love f Hotel by fashiontv merupakan hotel yang telah beroperasi selama dua tahun yang terletak di kawasan wisata Legian di atas lahan 2.100 meter persegi. Perusahaan operator dan manajemen fashiontv Hotel di Indonesia, PT. Budsan Internasional berencana akan membuka delapan hotel baru di seluruh Indonesia dalam tempo lima tahun mendatang yaitu di Bali, Surabaya, Bandung, Palembang dan DKI Jakarta. Budsan Internasional yang dipimpin oleh Presiden Direktur Budi Santoso telah memiliki beberapa properti hotel di sejumlah kota, antara lain Mercure Harvestland Kuta, Aston Tanjung Pinang, dan Maxone Sabang-Jakarta.
Budsan mendapatkan lisensi untuk membuka fashiontv Hotel di Indonesia dengan proyek
pertama yang diluncurkan adalah Love f Hotel yang memiliki kelas bintang 4. Fashiontv adalah stasiun televisi berbayar yang telah mengudara di 193 negara. Stasiun TV ini didirikan pada 1997 dan dimiliki oleh Michel Adam Lisowski, pengusaha kelahiran Polandia dan memiliki darah Yahudi. Hotel ini merupakan hotel berbintang empat yang memiliki nuansa modern baik dari interior maupun eksterior. Hotel ini bertemakan party dengan tujuan agar menambah ketertarikan atau minat wisatawan untuk menginap dan pengunjung juga bisa mengetahui lebih dalam tentang fashion yang sudah menjadi tren masa kini. Mengusung tema party, terbukti sangat bisa menarik pengunjung untuk menginap di hotel ini.
Tamu-tamu yang menginap di Love f Hotel tidak hanya berasal dari wisatawan domestik saja, tetapi juga banyak wisatawan mancanegara yang menginap di hotel ini. Wisatawan mancanegara yang menginap di Love f Hotel kebanyakan dari wilayah Asia, seperti Cina, Singapura, Malaysia, dan Jepang. Selain tamu-tamu Asia, tamu-tamu mancanegara yang lain berasal dari Italia, Rusia, Amerika Serikat, dan Argentina. Ini dikarenakan letak hotel yang sangat strategis, yaitu di daerah yang sangat ramai wisatawan. Selain itu, hotel ini juga sering mengadakan event-event yang bisa menarik wisatawan untuk mengunjungi dan menginap di Love f Hotel. Berikut tingkat hunian kamar yang menginap di Love f Hotel by fashiontv tahun 2015 dan 2016, dapat dilihat pada Tabel 1.1 berikut.
Tabel 1.1
Tingkat Hunian Kamar di Love f Hotel by fashiontv Tahun 2015 dan 2016
No. Bulan
Tingkat Hunian Kamar Tahun
2015 (%)
Tingkat Hunian Kamar Tahun 2016
(%)
1 Januari 11,95 63,79
2 Februari 19,82 66,36
3 Maret 18,86 47,82
4 April 33,51 58,53
5 Mei 40,58 69,26
6 Juni 36,93 49,58
7 Juli 51,37 74,43
8 Agustus 68,16 67,49
9 September 60,66 63,40
10 Oktober 64,18 53,20
11 November 52,74 48,75
12 Desember 66,22 51,07
Total 524,98 713,68
Rata-rata 43,75 59,47
Sumber : Human Resources Department Love f Hotel by Fashiontv, 2016.
Tabel 1.1 menjelaskan bahwa tingkat hunian kamar dari 2015 sampai 2016 mengalami peningkatan. Jumlah rata-rata tingkat hunian kamar pada tahun 2015 yakni 43,75 % dan pada tahun 2016 yakni 59,47 %. Berbagai upaya dilakukan oleh Department Sales dan Marketing agar wisatawan lokal maupun mancanegara mulai mengetahui dan mengenal Love f Hotel by fashiontv. Seiring meningkatnya tingkat hunian kamar, banyak competitor yang mulai berlomba-lomba menurunkan harga hunian hotel sehingga Department Sales dan Marketing bekerja lebih extra guna terus mempertahankan dan meningkatkan omzet hotel.
Hotel harus dapat memiliki suatu keunggulan dan kemampuan daya saing yang tinggi, agar dapat bertahan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. Untuk dapat memiliki keunggulan dan daya saing yang tinggi, tentunya di perlukan sumber daya yang baik. Salah satu sumber daya yang sangat penting adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia senantiasa melekat pada setiap hotel dalam memberikan konstribusi kearah pencapaian tujuan perusahaan secara efektif dan efesien. Menyadari hal itu, maka hotel membutuhkan sumberdaya manusia yang handal dan berkualitas. Hotel harus dapat mengelola dan memperhatikan sumber daya manusia dengan sebaik mungkin.
Demi memberikan pelayanan yang optimal Love f Hotel by fashiontv mempersiapkan sumber daya manusia yang berkompeten dalam bidang perhotelan. Kepemimpinan manajerial
dapat didefinisikan sebagai sebuah proses pengarahan dan pemberian pengaruh pada kegiatan sekelompok anggota yang tugasnya saling berhubungan, hal ini dikemukakan oleh Stoner (dalam Handoko, 2011). Seorang pemimpin tidak hanya bertanggungjawab atas segala tugas yang dikerjakan para bawahannya, namun juga keberhasilan memimpin seorang pemimpin ditunjukkan oleh seberapa besar bawahannya mengikuti perintah dan menjalankan semua pekerjaan dengan sangat tepat dan sesuai target. Selain itu, ditemukan juga bahwa kepemimpinan yang paling efektif mempunyai hubungan yang saling mendukung antara atasan dengan yang cenderung pada pembuatan keputusan kelompok dari pada individu. Pendapat lain mengemukakan bahwa pemimpin yang berorientasi pada tugas dan terhadap hubungan dengan pegawai (Pidarta dalam Suwatno, 2011). Keputusan gaya kepemimpinan yang di ambil oleh seorang pemimpin dapat berdampak pada kepuasan dan kenyamanan bekerja karyawan sehingga mempengaruhi keputusan karyawan tersebut untuk tetap bekerja atau mencari tempat kerja lain.
Banyak faktor dan alasan tingginya tingkat turnover intention yang mempengaruhi karyawan dalam mengambil keputusan ingin berhenti atau keluar dari perusahaan dan posisi yang selama ini ditempati. Upah yang tidak sebanding dengan beban pekerjaan, waktu kerja yang tidak konsisten, dan jenjang karir yang tidak jelas merupakan masalah klasik yang masih menjadi alasan kuat untuk berhenti berkarir di sebuah perusahaan.
Dalam pencarian tenaga kerja baru tidak bisa dilakukan dengan waktu yang singkat untuk menemukan tenaga kerja yang cocok untuk menempati kekosongan, sehingga semakin lama pula pekerjaan yang ditinggalkan tersebut akan terbengkalai. Hal ini juga akan mempengaruhi semangat kerja karyawan lain karena harus mengerjakan dua pekerjaan sekaligus. Turnover karyawan sebenarnya manjadi masalah serius untuk perusahaan apabila sudah lebih dari 10%
per tahun (Supriyanto, 2007).
Pendapat lain juga dikemukakan oleh Heneman III, Schwab, Fossum dan Dyer yang dikutip dalam jurnal Jenjang Karir Universitas Kristen Petra (2005:1) bahwa “Standar tingkat turnover karyawan yang bisa ditolerir pada setiap perusahaan berbeda-beda. Namun jika tingkat turnover yang mencapai lebih dari 10% per tahun adalah terlalu tinggi menurut banyak standar.
Sedangkan untuk kasus di Indonesia, fenomena intense turnover disadari benar oleh akademisi maupun praktis. Setiap tahunnya ada sekitar 10-12 % karyawan yang melakukan turnover. Banyaknya perusahaan-perusahaan baru yang didirikan, turut memberikan angin segar
kepada karyawan untuk mencoba sebuah peruntungan baru. Berkembangnya jumlah usaha- usaha wara laba dan bisnis online turut mendorong tingginya intensitas turnover di sebuah perusahaaan (Andriristiawan, 2010). Selain itu, tak dapat dipungkiri adanya sistem kontrak membuat karyawan mengantisipasi sedini mungkin sebelum perusahaan tersebut melakukan PHK kepada dirinya (Jehani, 2008).
Pada dasarnya manusia selalu ingin berkembang dan maju dalam segala hal sama halnya dengan mengalami perkembangan di dalam suatu perusahaan. Perwujudan kemajuan ini tampak dalam menuju suatu titik puncak dalam perkembangan karir. Bagi karyawan, jabatan merupakan suatu hal yang sesuai dengan keinginannya dan memperoleh jabatan setinggi mungkin sesuai dengan kemampuannya. Pada umumnya orang mau bekerja karena dorongan keinganan untuk memenuhi kebutuhan fisik dan rohani, pemimpin harus dapat memberikan balasan yang layak dan adil.
Karyawan Love f Hotel by fashiontv tentunya mendambakan promosi jabatan, kenyamanan, dan jenjang karir yang jelas. Baik atau buruknya kualitas pelayanan yang diberikan oleh karyawan disamping didukung oleh keterampilan dan fasilitas pendukung hotel juga ditentukan
oleh karyawan dalam bekerja. Kesempatan maju itulah yang menjadi suatu motivasi yang kuat yang dapat mendorong ataupun menggerakkan seseorang, dalam hal ini karyawan berperan aktif (berprestasi dan memberikan sumbangsih positif) dalam suatu perusahaan. Namun dalam berperan aktif tersebut bisa jadi terdapat indikasi-indikasi yang digunakan sebagai acuan untuk memprediksi turnover intention karyawan dalam sebuah perusahaan misalnya ditandai dengan absensi karyawan tersebut yang meningkat dari biasanya, karyawan mulai malas bekerja karena otoritas bekerja di tempat lainnya yang di pandang lebih mampu memenuhi keinginannya, dan berbagai pelanggaran terhadap tata tertib pekerjaan sering dilakukan.
Jumlah karyawan semua Departemen Love f Hotel by fashiontv Tahun 2015 dan 2016 dapat dilihat pada Tabel 1.2 berikut.
Tabel 1.2
Jumlah Karyawan Love f Hotel by fashiontv Tahun 2015 dan 2016
No Department
Jumlah Karyawan Tahun 2015
(orang)
Jumlah Karyawan Tahun 2016
(orang)
1 Front Office 23 17
2 Housekeeping 23 19
3 Food and Beverage Product 16 16
4 Food and Beverage Service 42 24
5 Event 7 0
6 Fashion Shop 1 0
7 Sales and Marketing 6 6
8 Accounting 13 15
9 Human Resources 2 3
10 Engineering 11 10
Jumlah 144 110
Sumber : Human Resources Department Love f Hotel by fashiontv, 2016.
Berdasarkan Tabel 1.2 jumlah karyawan pada tahun 2015 di seluruh departemen adalah 144 orang dan pada tahun 2016 di seluruh departemen adalah 110 orang. Informasi yang didapatkan dari Ibu Dian Agustini selaku Asst. Human Resources Manager di Love f Hotel by fashiontv.
Kemudian data mengenai labour turnover intention di Love f Hotel by fashiontv pada tahun 2016, dapat dilihat pada Tabel 1.3 berikut.
Tabel 1.3
Data Labour Turnover Intention Love f Hotel by fashiontv Januari – Desember 2016
Bulan
Jumlah Karyawan
Awal (orang)
Karyawan Masuk (orang)
Jumlah Karyawan
Setelah Penambahan
(orang)
Karyawan Keluar (orang)
Januari 144 4 148 7
Februari 141 8 149 5
Maret 144 4 148 11
April 137 2 139 6
Mei 133 4 137 6
Juni 131 6 137 12
Juli 125 2 127 15
Agustus 112 3 115 5
September 110 4 114 4
Oktober 110 3 113 5
November 108 4 112 3
Desember 109 1 110 8
Total 1504 45 1549 87
Rata-Rata 130,08 133,8
Sumber : Human Resources Department Love f Hotel by fashiontv, 2016.
Berdasarkan Tabel 1.3 terlihat turnover intention tahun 2016 yakni sebanyak 33 % dengan rata-rata jumlah karyawan awal yaitu 125,33 orang dan jumlah karyawan setelah penambahan yaitu 129,08 orang. Berbagai upaya dilakukan oleh Department Human Resources seperti
mengadakan staff birthday party, jadi setiap bulan karyawan yang berulang tahun berhak menerima kado dan perusahaan juga mengadakan makan-makan dengan semua karyawan.
Tujuan diselenggarakannya acara ini ialah tidak lain guna mempererat hubungan antara karyawan dengan organisasi dan karyawan juga merasa nyaman akan tempat ia bekerja.
Berdasarkan rumus turnover intention menurut (Malayu Hasibuan, 2003:52) yakni karyawan keluar dikurangi karyawan masuk kemudian di bagi 0,5 dari rata-rata karyawan awal dan rata-rata karyawan akhir kemudian di kali 100 % dan hasilnya ialah rata-rata tingkat turnover intention karyawan Love f Hotel by fashiontv pada 2016 melebihi 10 % /tahun.
Karyawan Love f Hotel by fashiontv biasanya saat akan mengundurkan diri terlebih dahulu harus mengisi form exit interview di HRD Office. Tujuan form exit interview tersebut ialah agar mengetahui kekurangan dan alasan selama bekerja di Love f Hotel by fashiontv serta memberikan saran demi memperbaiki Love f Hotel by fashiontv. Data tersebut dapat dilihat di Tabel 1.4 sebagai berikut.
Tabel 1.4
Alasan Karyawan Love f Hotel by fashiontv Pindah Tahun 2016
Bulan Alasan Pindah Saran yang di berikan untuk Hotel Januari Rincian tugas yang diberikan
tidak lengkap sehingga terdapat kesulitan dalam proses pengenalan pekerjaan.
Lebih perhatikan kebutuhan karyawan
Februari Supervisor/Manager tidak Lebih memperbaiki
membimbing manajemen hotel
Maret Tidak ada kemajuan dalam
karir
Rekrut pemimpin yang berkualitas agar mengerti harapan bawahannya
April Sudah mendapatkan pekerjaan
baru untuk meningkatkan jenjang karir
Belajar buat menilai melalui peraturan bukan menilai dengan perasaan
Mei Tidak menerima informasi
mengenai job desk pekerjaan Berharap kedepannya Love f Hotel by fashiontv lebih baik
Juni Kurang adanya informasi
mengenai prestasi kerja karyawan
Semua departemen harus bekerjasama dengan baik Juli Tidak pernah ada pelatihan
untuk karyawan
Perlakukan karyawan dengan sebaik-baik mungkin Agustus Gaji dan keuntungan lainnya
tidak sepadan dengan beban kerja
Perusahaan itu baiknya memiliki SOP agar kedepannya lebih baik September Tidak ada rasa kekuluargaan Tumbuhi nilai kekeluargaan
Oktober Tekanan dari GM Perbanyak meeting antara
Head of Department November Pemberhentian kerja tidak
sesuai dengan kontrak
Baiknya 1 bulan sebelum kontrak habis
memberitahukan bahwa kontrak karyawan tersebut tidak diperpanjang
Desember Gaji dibayarkan tidak tepat tanggal semestinya
Lebih di benahi paymentnya Sumber : Human Resources Department Love f Hotel by fashiontv, 2016.
Berdasarkan Tabel 1.4 di atas dapat dilihat bahwa dalam form exit interview karyawan memberikan pengalaman apa saja yang mereka rasakan selama bekerja di Love f Hotel by fashiontv dan tidak lupa juga memberikan saran bagi Love f Hotel by fashiontv guna meningkatkan sistem manajemennya agar lebih baik lagi kedepannya.
Berdasarkan pada uraian latar belakang di atas data turnover intention yang terjadi di Love f Hotel by fashiontv maka permasalahan faktor-faktor yang menyebabkan tingginya tingkat turnover intention yang terjadi di Love f Hotel by fashiontv layak untuk dikaji.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. Apakah faktor-faktor penyebab turnover intention di Love f Hotel by fashiontv?
2. Manakah faktor-faktor dominan penyebab terjadinya turnover intention di Love f Hotel by fashiontv?
1.3 Tujuan Penelitian
Sebuah penelitian perlu ditentukan terlebih dahulu tujuan penelitian agar tidak mengalami kebingungan dalam melakukan penelitian. Adapun tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab turnover intention di Love f Hotel by fashiontv.
2. Untuk mengetahui faktor-faktor dominan penyebab terjadinya turnover intention di Love f Hotel by fashiontv.
1.4 Manfaat Penelitian
Setiap penelitian diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya maupun yang terkait secara langsung di dalamnya. Adapun manfaat penelitian ini adalah :
1. Manfaat akademis
Penelitian ini merupakan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan konsep dan ilmu yang telah didapat di bangku kuliah, terlebih pada ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia yang saya dapat di Semester IV karena pada mata kuliah sumber daya manusia ada dibahas mengenai bagaimana menjadi seorang pemimpin dalam suatu organisasi atau instansi dengan mengidentifikasi, menganalisis, memahami solusi terkait dengan masalah.
2. Manfaat praktis
Hasil dari penelitian ini diharapkan tak hanya memberikan sumbangsih pemikiran namun juga menjadi bahan masukan dan saran untuk Love f Hotel by fashiontv terkait dengan pengelolaan turnover.
1.5 Sistematika Penyajian
Sistematika penyajian dibagi menjadi 5 bab yang dijabarkan sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, dan sistematika penyajian.
BAB II : TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini berisi tentang landasan teori mengenai hal-hal yang ada di dalam penelitian, meliputi : penelitian terdahulu, tinjauan turnover intention, dan tinjauan hotel.
BAB III : METODE PENELITIAN
Bab ini berisi tentang lokasi penelititan, definisi operasional variabel, jenis dan sumber data, teknik pengumpulan data, teknik penetuan informan, dan teknik analisis data.
BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi deskripsi obyek penelitian, identitas dan karakteristik responden, deskripsi variabel penelitian, analisis data,dan pembahasan.
BAB V : SIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi tentang simpulan dan saran dari analisis dan pembahasan yang telah dilakukan.