Informasi Dokumen
- Penulis:
- Fatmawati
- Pengajar:
- Ibu Isti Yuni Purwanti, M.Pd
- Sekolah: Universitas Negeri Yogyakarta
- Mata Pelajaran: Bimbingan dan Konseling
- Topik: Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Kecemasan Karir Siswa Kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantul
- Tipe: skripsi
- Tahun: 2016
- Kota: Yogyakarta
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang masalah yang berkaitan dengan kecemasan karir siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantul. Kecemasan diidentifikasi sebagai reaksi normal terhadap tekanan, namun dapat menjadi masalah serius jika tidak ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh dukungan sosial dalam mengurangi kecemasan karir siswa. Dukungan sosial yang baik diharapkan dapat memberikan rasa aman dan percaya diri bagi siswa dalam menghadapi tantangan karir di masa depan. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi kecemasan dan dukungan sosial yang diterima siswa.
1.1. Latar Belakang Masalah
Kecemasan karir merupakan masalah umum yang dihadapi oleh siswa SMK, terutama menjelang kelulusan. Latar belakang ini menyoroti pentingnya dukungan sosial dari orang tua dan guru dalam membantu siswa menemukan potensi diri dan membuat keputusan karir yang tepat. Penelitian ini mendalami hubungan antara dukungan sosial dan kecemasan karir, dengan harapan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan konselor dalam mendukung siswa.
1.2. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dukungan sosial berpengaruh terhadap kecemasan karir siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantul. Penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam bidang bimbingan dan konseling, serta memberikan rekomendasi bagi orang tua dan guru dalam memberikan dukungan yang efektif kepada siswa.
II. KAJIAN TEORI
Kajian teori dalam penelitian ini mencakup pemahaman tentang dukungan sosial dan kecemasan karir. Dukungan sosial didefinisikan sebagai kenyamanan yang diberikan oleh orang lain, yang dapat berupa dukungan emosional, instrumental, dan informatif. Sementara itu, kecemasan karir diartikan sebagai kekhawatiran yang dialami individu terkait masa depan karir mereka. Pemahaman ini penting untuk merumuskan hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini.
2.1. Dukungan Sosial
Dukungan sosial memiliki berbagai bentuk, termasuk dukungan emosional, penghargaan, dan instrumental. Dukungan ini berperan penting dalam mengurangi tingkat kecemasan individu. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mendapatkan dukungan sosial yang kuat cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik dan mampu mengatasi stres dengan lebih efektif. Oleh karena itu, dukungan sosial yang baik dapat menjadi faktor pelindung terhadap kecemasan karir.
2.2. Kecemasan Karir
Kecemasan karir dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan sosial dan dukungan yang diterima. Aspek emosional, kognitif, dan fisiologis dari kecemasan karir mempengaruhi bagaimana siswa memandang masa depan mereka. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa siswa yang memiliki kecemasan tinggi sering kali merasa tidak siap untuk menghadapi tantangan karir, sehingga penting untuk mengatasi masalah ini melalui dukungan yang tepat.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui skala dukungan sosial dan skala kecemasan karir. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantul. Uji validitas dan reliabilitas instrumen dilakukan untuk memastikan kualitas data yang diperoleh. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana untuk menguji hipotesis yang diajukan.
3.1. Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi yang berjumlah 95 siswa. Sampel diambil secara acak untuk memastikan representativitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data yang valid dan reliabel mengenai pengaruh dukungan sosial terhadap kecemasan karir siswa.
3.2. Pengumpulan Data
Data dikumpulkan menggunakan skala dukungan sosial dan skala kecemasan karir yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada siswa, dan hasilnya dianalisis untuk menentukan hubungan antara dukungan sosial dan kecemasan karir.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara dukungan sosial terhadap kecemasan karir siswa. Penelitian ini menemukan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima siswa, semakin rendah tingkat kecemasan karir yang dialami. Hal ini menunjukkan pentingnya peran dukungan sosial dalam membantu siswa menghadapi tantangan karir.
4.1. Deskripsi Data
Deskripsi data menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada dalam kategori sedang baik dalam hal dukungan sosial maupun kecemasan karir. Hasil ini menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk meningkatkan dukungan sosial yang diterima siswa, terutama dari orang tua dan guru.
4.2. Pembahasan
Pembahasan hasil penelitian menggarisbawahi bahwa dukungan sosial yang kuat dapat membantu siswa mengatasi kecemasan karir. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sosial lainnya berperan penting dalam membangun rasa percaya diri siswa dalam memilih karir di masa depan. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah dan orang tua lebih aktif dalam memberikan dukungan kepada siswa.
V. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan karir siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantul. Oleh karena itu, penting bagi pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memberikan dukungan yang memadai kepada siswa dalam menghadapi tantangan karir mereka.
5.1. Kesimpulan
Dukungan sosial yang baik dapat mengurangi kecemasan karir siswa, sehingga siswa merasa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi masa depan. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru, dan siswa dalam membangun dukungan yang efektif.
5.2. Saran
Diharapkan pihak sekolah dan orang tua dapat meningkatkan komunikasi dan kerjasama dalam memberikan dukungan kepada siswa. Selain itu, program bimbingan dan konseling di sekolah perlu diperkuat untuk membantu siswa dalam mengatasi kecemasan karir.