Panduan Teknis Penilaian SD

80  50 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

1

PANDUAN TEKNIS

PENILAIAN

DI SEKOLAH DASAR

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81A

Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum 2013, yang menyatakan bahwa

Kurikulum 2013 dilakukan secara bertahap mulai tahun ajaran 2013/2014,

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan berbagai upaya agar

implementasi Kurikulum 2013 dapat berjalan secara efektif.

Dalam rangka mendukung implementasi Kurikulum 2013 tersebut, maka

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar

melakukan penyusunan Panduan Penilaian di Sekolah Dasar sesuai visi dan misi

Kurikulum 2013.

Panduan tersebut disusun sebagai Panduan Teknis atau acuan bagi guru,

kepala sekolah, pengawas, dan para pembina pada Dinas Pendidikan, serta orangtua

dan masyarakat dalam melaksanakan, membina, dan memfasilitasi implementasi

Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar.

Sebagai langkah awal, tentu Panduan ini masih perlu penyempurnaan secara

berkelanjutan. Oleh karena itu, kritik dan saran dari berbagai pihak sangat kami

harapkan.

Kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan naskah ini

kami sampaikan terima kasih. Semoga Panduan Penilaian di Sekolah Dasar sesuai

Kurikulum 2013, bermanfaat dalam membantu implementasi Kurikulum 2013, secara

bertahap dan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar,

Hamid Muhammad, M.Sc.,Ph.D.

NIP195905121983111001

i

(4)
(5)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...i

DAFTAR ISI ...iii

BAB I PENDAHULUAN ...1

A. Latar Belakang 1

B. Sasaran Pengguna Pedoman Teknis Penilaian di SD 2

C. Tujuan Pedoman Teknis Penilaian di SD 2

D. Ruang Lingkup Pedoman Teknis 3

BAB II PENILAIAN DI SD ...5

A. Karakteristik Penilaian 5

B. Jenis Penilaian 7

C. Teknik Penilaian di SD 8

BAB III MODEL PENILAIAN DI SEKOLAH DASAR...13

A. Model Penilaian berdasarkan jenis 13

B. Model Penilaian berdasarkan aspek (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) 16

BAB IV LAPORAN HASIL CAPAIAN KOMPETENSI SISWA SEKOLAH DASAR ...27

A. Pengolahan Nilai Hasil Belajar 27

BAB V PENUTUP ...

iii

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

B. Format Buku Rapor 41

C. Petunjuk Pengisian Buku Rapor 53

(6)
(7)

BAB I

PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang

Mulai tahun pelajaran 2013/2014, Pemerintah telah memberlakukan kurikulum

baru yang disebut dengan Kurikulum 2013. Kurikulum, proses pembelajaran, dan

penilaian proses dan hasil belajar merupakan komponen penting dalam kegiatan

pembelajaran disamping komponen-komponen yang lain. Komponen tersebut

saling terkait antara satu dengan yang lain. Kurikulum adalah seperangkat

rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara

yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk

mencapai tujuan pendidikan tertentu. Proses pembelajaran merupakan upaya

untuk mencapai Kompetensi Dasar yang dirumuskan dalam kurikulum. Sementara

itu, kegiatan penilaian dilakukan untuk mengukur dan menilai tingkat pencapaian

Kompetensi Dasar. Penilaian juga digunakan untuk mengetahui kekuatan dan

kelemahan dalam proses pembelajaran, sehingga dapat dijadikan dasar untuk

pengambilan keputusan, dan perbaikan proses pembelajaran yang telah

dilakukan. Oleh sebab itu kurikulum yang baik dan proses pembelajaran yang

benar perlu di dukung oleh sistem penilaian yang baik, terencana dan

berkesinambungan.

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis,

dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang

dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi

yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

Dengan diberlakukannya kurikulum 2013 yang menekankan pada

pembelajaran berbasis aktivitas, maka penilainnya lebih menekankan pada

penilaian proses baik pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dengan

demikian diperlukan suatu pedoman penilaian yang memberikan fokus perhatian

pada hal-hal sebagai berikut.

1) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasarpada KI-3

dan KI-4.

1

(8)

2) Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa yang bisa

dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan

untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.

3) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan.

Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis

untuk menentukan KD yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk

mengetahui kesulitan peserta didik.

4) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut berupa

perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedi bagi peserta didik

yang pencapaian kompetensinya di bawah ketuntasan, dan program

pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi ketuntasan.

5) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar peserta didik

yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika pembelajaran

menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus

diberikan baik pada proses misalnya teknik wawancara, maupun produk

berupa hasil melakukan observasi lapangan.

B.

Sasaran Pengguna Pedoman Teknis Penilaian di SD

Pengguna Pedoman Teknis ini mencakup pihak-pihak sebagai berikut.

1. Guru secara individual atau kelompok guru

2. Kepala sekolah

3. Pengawas

4. Tenaga kependidikan (pustakawan sekolah, pembina pramuka)

C.

Tujuan Pedoman Teknis Penilaian di SD

Pedoman Teknis ini dimaksudkan untuk:

1. Memfasilitasi guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan

mengembangkan pendekatan, teknik dan instrumen penilaian hasil belajar

dengan pendekatan penilaian otentik.

2. Memfasilitasi guru dalam menerapkan program remedial bagi peserta didik

yang tergolong pembelajar lambat dan program pengayaan bagi peserta didik

yang termasuk kategori pembelajar cepat.

(9)

D.

Ruang Lingkup Pedoman Teknis

Panduan Khusus ini mencakup substansi sebagai berikut.

1. Pengertian, karakteristik, dan teknik Penilaian Kelas sebagai landasan bagi

guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengolah, serta melaporkan hasil

penilaian pembelajaran.

2. Instrumen penilaian.

3. Pelaksanaan penilaian

3

(10)
(11)

BAB II

PENILAIAN DI SD

A. Karakteristik Penilaian

Penilaian dalam Kurikulum 2013 memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Belajar Tuntas

Asumsi yang digunakan dalam belajar tuntas adalah peserta didik dapat

mencapai kompetensi yang ditentukan, asalkan peserta didik mendapat

bantuan yang tepat dan diberi waktu sesuai dengan yang dibutuhkan. Peserta

didik yang belajar lambat perlu diberi waktu lebih lama untuk materi yang sama,

dibandingkan peserta didik pada umumnya.

Untuk kompetensi pada kategori pengetahuan dan keterampilan (3 dan

KI-4), peserta didik tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan atau kompetensi

berikutnya, sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang

benar dan hasil yang baik.

2. Otentik

Memandang penilaian dan pembelajaran adalah merupakan dua hal yang

saling berkaitan.Penilaian otentik harus mencerminkan masalah dunia nyata,

bukan dunia sekolah. Menggunakan berbagai cara dan kriteria holistik

(kompetensi utuh merefleksikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap).

Penilaian otentik tidak hanya mengukur apa yang diketahui oleh peserta didik,

tetapi lebih menekankan mengukur apa yang dapat dilakukan oleh peserta

didik.

Berikut contoh-contoh tugas otentik:

• Pemecahan masalah matematika

• Melaksanakan percobaan

• Bercerita

• Menulis laporan

• Berpidato

• Membaca puisi

• Membuat peta perjalanan

5

(12)

3. Berkesinambungan

Penilaian berkesinambungan dimaksudkan sebagai penilaian yang dilakukan

secara terus menerus dan berkelanjutan selama pembelajaran

berlangsung.Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang utuh

mengenai perkembangan hasil belajar peserta didik, memantau proses,

kemajuan, dan perbaikan hasil terus menerus dalam bentuk penilaian proses,

dan berbagai jenis ulangan secara berkelanjutan (ulangan harian, ulangan

tengah semester, ulangan akhir semester).

4. Menggunakan teknik penilaian yang bervariasi

Teknik penilaian yang dipilih dapat berupa tertulis, lisan, produk, portofolio,

unjuk kerja, projek, pengamatan, dan penilaian diri.

5. Berdasarkan acuan kriteria

Kemampuan peserta didik tidak dibandingkan terhadap kelompoknya, tetapi

dibandingkan terhadap kriteria yang ditetapkan, misalnya ketuntasan minimal,

yang ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing.

Penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan.

Kemampuan peserta didik tidak dibandingkan terhadap kelompoknya, tetapi

dibandingkan terhadap kriteria yang ditetapkan, misalnya ketuntasan belajar

minimal (KKM), yang ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing

dengan mempertimbangkan karakteristik kompetensi dasar yang akan dicapai,

daya dukung (sarana dan guru), dan karakteristik peserta didik.

KKM diperlukan agar guru mengetahui kompetensi yang sudah dan belum

dikuasai secara tuntas. Guru mengetahui sedini mungkin kesulitan peserta

didik, sehingga pencapaian kompetensi yang kurang optimal dapat segera

diperbaiki. Bila kesulitan dapat terdeteksi sedini mungkin, peserta didik tidak

sempat merasa frustasi, kehilangan motivasi, dan sebaliknya peserta didik

merasa mendapat perhatian yang optimal dan bantuan yang berharga dalam

proses pembelajarannya. Namun ketuntasan belajar minimal tidak perlu

dicantumkan dalam buku rapor, hanya menjadi catatan guru.

(13)

B. Jenis Penilaian

Penilaian pendidikan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi

untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik mencakup penilaian

otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian,

ulangan tengah semester, dan ulangan akhir semester yang diuraikan sebagai

berikut.

1. Penilaian otentik merupakan penilaian yang dilakukan secara komprehensif

untuk menilai aspek sikap, pengetahuan, keterampilan mulai dari masukan

(input), proses, sampai keluaran (output) pembelajaran. Penilaian otentik bersifat alami, apa adanya, tidak dalam suasana tertekan.

2. Penilaian diri merupakan penilaian yang dilakukan sendiri oleh peserta didik

secara reflektif untuk membandingkan posisi relatifnya dengan kriteria yang

telah ditetapkan.

3. Penilaian berbasis portofolio merupakan penilaian yang dilaksanakan untuk

menilai keseluruhan entitas proses belajar peserta didik termasuk penugasan

perseorangan dan/atau kelompok di dalam dan/atau di luar kelas dalam kurun

waktu tertentu.

4. Ulangan merupakan proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian

kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran,

untuk memantau kemajuan dan perbaikan hasil belajar peserta didik.

5. Ulangan harian merupakan kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk

menilai kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu sub-tema.

Ulangan harian terintegrasi dengan proses pembelajaran lebih untuk mengukur

aspek pengetahuan, dalam bentuk tes tulis, tes lisan, dan penugasan.

6. Ulangan tengah semester merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik

untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8

– 9 minggu kegiatan pembelajaran.

7. Ulangan akhir semester merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik

untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester.

Selain penilaian di atas, ada beberapa jenis penilaian antara lain:

1. Ujian Tingkat Kompetensi yang selanjutnya disebut UTK merupakan

kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengetahui

pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan UTK meliputi sejumlah Kompetensi

7

(14)

Dasar yang merepresentasikan Kompetensi Inti pada tingkat kompetensi

tersebut.

2. Ujian Mutu Tingkat Kompetensi yang selanjutnya disebut UMTK merupakan

kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh pemerintahuntuk mengetahui

pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan UMTK meliputi sejumlah Kompetensi

Dasar yang merepresentasikanKompetensi Inti pada tingkat kompetensi

tersebut.

Penilaian dilakukan secara holistik meliputi aspek sikap, pengetahuan dan

keterampilan untuk setiap jenjang pendidikan, baik selama pembelajaran

berlangsung (penilaian proses) maupun setelah pembelajaran usai dilaksanakan

(penilaian hasil belajar). Pada jenjang pendidikan dasar, proporsi pembinaan

karakter lebih diutamakan dari pada proporsi pembinaan akademik.

C. Teknik Penilaian di SD

Penilaian di SD dilakukan dalam berbagai teknik untuk semua kompetensi

dasar yang dikategorikan dalam tiga aspek, yaitu sikap, pengetahuan, dan

keterampilan .

1. Sikap

a. Contoh muatan KI-1 (sikap spiritual) antara lain:

1. Ketaatan beribadah

2. Berperilaku syukur

3. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan

4. Toleransi dalam beribadah

b. Contoh muatan KI-2 (sikap sosial) antara lain:

1 Jujur

2 Disiplin

3 Tanggung jawab

4 Santun

5 Peduli

6 Percaya diri

(15)

7 Bisa ditambahkan lagi sikap-sikap yang lain sesuai kompetensi dalam

pembelajaran, misal : kerja sama, ketelitian, ketekunan, dll..

Penilaian apek sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri, penilaian

antarteman, dan jurnal.

a. Observasi

Merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan

dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun tidak langsung

dengan menggunakan format observasi yang berisi sejumlah indikator

perilaku yang diamati. Hal ini dilakukan saat pembelajaran maupun diluar

pembelajaran

b. Penilaian Diri

Merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk

mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks

pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar

penilaian diri.

c. Penilaian Antarteman

Merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk

saling menilai terkait dengan sikap dan perilaku keseharian peserta didik.

Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian antarpeserta didik.

d. JurnalCatatan Guru

Merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi

hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang

berkaitan dengan sikap dan perilaku. Jurnal bisa dikatakan sebagai catatan

yang berkesinambungan dari hasil observasi.

2. Pengetahuan

Aspek Pengetahuan dapat dinilai dengan cara berikut:

a. Tes tulis

Tes tulis adalah tes yang soal dan jawabannya tertulis berupa pilihan ganda,

isian, Benar-salah, menjodohkan, dan uraian.

9

(16)

b. Tes Lisan

Tes lisan berupa pertanyaan- pertanyaan yang diberikan guru secara ucap

(oral) sehingga peserta didik merespon pertanyaan tersebut secara ucap

juga, sehingga menimbulkan keberanian. Jawaban dapat berupa kata, frase,

kalimat maupun faragraf yang diucapkan.

c. Penugasan

Penugasan adalah penilaian yang dilakukan oleh pendidik yang dapat

berupa pekerjaan rumah baik secara individu ataupun kelompok sesuai

dengan karakteristik tugasnya.

3. Keterampilan

Aspek keterampilan dapat dinilai dengan cara berikut:

a. Kinerja atau Performance

adalah suatu penilaian yang meminta siswa untuk melakukan suatu tugas

pada situasi yang sesungguhnya yang mengaplikasikan pengetahuan dan

keterampilan yang dibutuhkan. Misalnya tugas memainkan alat musik,

menggunakan mikroskop, menyanyi, bermain peran, menari.

Contoh penilaian tes performance atau kinerja akan diberikan pada bab

Implementasi pada bab selanjutnya.

b. Projek

Penilaian Projek merupakan penilaian terhadap tugas yang mengandung

investigasi dan harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu. Tugas

tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan, pelaporan. Projek juga akan

memberikan informasi tentang pemahaman dan pengetahuan siswa pada

pembelajaran tertentu, kemampuan siswa dalam mengaplikasikan

pengetahuan, dan kemampuan siswa untuk mengomunikasikan informasi.

Penilaian projek sangat dianjurkan karena membantu mengembangkan

ketrampilan berpikir tinggi (berpikir kritis, pemecahan masalah, berpikir

kreatif) peserta didik . misalnya membuat laporan pemanfaatan energy di

dalam kehidupan, membuat laporan hasil pengamatan pertumbuhan

tanaman.

(17)

c. Portofolio

Penilaian dengan memanfaatkan Portofolio merupakan penilaian melalui

sekumpulan karya peserta didik yang tersusun secara sistematis dan

terorganisasi yang dilakukan selama kurun waktu tertentu. Portofolio

digunakan oleh guru dan peserta didik untuk memantau secara terus

menerus perkembangan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam

bidang tertentu. Dengan demikian penilaian portofolio memberikan

gambaran secara menyeluruh tentang proses & pencapaian hasil belajar

peserta didik.

Portofolio merupakan bagian terpadu dari pembelajaran sehingga guru

mengetahui sedini mungkin kekuatan dan kelemahan peserta didik dalam

menguasai kompetensi pada suatu tema.Misalnya kompetensi pada tema

“selalu berhemat energy”.Contoh kompetensi membuat laporan hasil

percobaan. Kemampuan membuat laporan hasil percobaan tentu tidak

seketika dikuasai peserta didik, tetapi membutuhkan proses panjang, dimulai

dari penulisan draf, perbaikan draf, sampai laporan akhir yang siap

disajikan. Selama proses ini diperlukan bimbingan guru melalui

catatan-catatan tentang karya peserta didik sebagai masukan perbaikan lebih lanjut.

Kumpulan karya anak sejak draf sampai laporan akhir berserta catatan

catatan sebagai masukan guru inilah, yang menjadi potofolio.

Di samping memuat karya-karya anak beserta catatan guru, terkait

kompetensi membuat laporan hasil percobaan tersebut di atas, portofolio

juga bisa memuat catatan hasil penilaian diri dan teman sejawat tentang

kompetensi yang sama serta sikap dan perilaku sehari hari peserta didik

yang bersangkutan.

Agar penilaian portofolio berjalan efektif guru beserta peserta didik perlu

menentuan hal-hal yang harus dilakukan dalam menggunakan portofolio

Sebagai berikut:

1) masing-masing peserta didik memiliki porto folio sendiri yang di

dalamnya memuat hasil belajar siswa setiap muatan pelajaran atau

setiap kompetensi.

2) menentukan hasil kerja apa yang perlu dikumpulan/disimpan.

11

(18)

3) sewaktu waktu peserta didik diharuskan membaca catatan guru yang

berisi komentar, masukkan dan tindakan lebih lanjut yang harus

dilakukan peserta didik dalam rangka memperbaiki hasil kerja dan

sikap.

4) peserta didik dengan kesadaran sendiri menindaklanjuti catatan guru.

5) catatan guru dan perbaikan hasil kerja yang dilakukan peserta didik

perlu diberi tanggal, sehingga perkembangan kemajuan belajar peserta

didik dapat terlihat.

(19)

BAB III

MODEL PENILAIAN DI SEKOLAH DASAR

Untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar peserta didik, terkait aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan dapat dilakukan melalui berbagai teknik penilaian. Berikut diberikan contoh model penilaian sesuai dengan jenis penilaian yang dibahas pada bab II.

A. Model Penilaian berdasarkan jenis

a. Penilaian otentik

Model penilaian otentik dapat dilakukan untuk semua aspek penilaian (sikap,

pengetahuan dan keterammpilan) mulai dari perencanaan pelaksanaan dan

hasil yang dilakukan secara terus menerus.

Contoh format penilaian otentik aspek keterampilan pada metode projek.

Kelas/Semester : IV / I

Tema : Selalu berhemat energi

Subtema : Macam-macam sumber energi

Pembelajaran : ke dua

Rubrik Penilaian Projek

Indikator : Mendesain kincir air dan kincir angin sederhana

menggunakan media kertas dan plastik bekas,dan

meningkatkan keterampilanmenggunting, melipat dan

menempel berdasarkan instruksi tertulis secara mandiri

Nama Projek : Membuat Karya Kincir angin sederhana

Nama siswa : Luqman

b. Tahapan pembuatan

v v 2. Proses Pembuatan

a. Persiapan alat dan bahan. b. Teknik pembuatan

v v

13

(20)

14

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

No. Aspek Skor

1 2 3 4

c. K3 (keselamatan, keamanan, kebersihan).

• Penilaian dilakukan melalui pengamatan untuk menilai aspek keterampilan.

• Skor 1: kurang; 2: cukup; 3: baik; 4: Baik sekali

• Deskripsi:

Dalam membentuk karya seni tiga dimensi dari bahan alam, dari segi

perencanaan baik sekali, namun dari segi hasil dan estetika masih

memerlukan usaha bimbingan lebih lanjut.

b. Ulangan harian

Ulangan harian merupakan kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk

menilai kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu sub-tema.

Ulangan harian terintegrasi dengan proses pembelajaran lebih untuk

mengukur aspek pengetahuan, dalam bentuk tes tulis, tes lisan, dan

penugasan.

1. Tes tulis

Instrumen tes tulis berupa pilihan ganda, isian, benar-salah, menjodohkan,

dan uraian.Instrumen uraian dilengkapi pedoman penskoran.

2. Tes Lisan

Instrumen tes lisan berupa daftar pertanyaan.

3. Penugasan

Instrumen penugasan berupa daftar perintah yang dapat dikerjakan di

sekolah atau di rumah sebagai pekerjaan rumah secara individu ataupun

(21)

Contoh penugasan:

1. Menggambar

2. Menyanyi

3. Mengarang

4. Dsb.

Kegiatan-kegiatan di atas yang dinilai aspek pengetahuannya.Setiap tugas

harus disiapkan rubrik penilaian.

Contoh format penugasan menyajikan teks cerita tentang lingkungan dan

sumber daya alam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia dengan

memilih dan memilah kosa kata baku.

No Nama Siswa

Aspek yang dinilai

Pemilihan kosa

ƒ Ani sangat menguasai ejaan, tetapi pada aspek sistematika penulisan perlu bimbingan guru.

ƒ Ali sangat pandai memilih kosa kata, tetapi pada penggunaan ejaan dan sistematika penulisan masih perlu berlatih.

ƒ Chaerunnisa sangat menguasai sistematika penulisan, tetapi penggunaan ejaan perlu bimbingan guru.

c. Ulangan Tengah Semester (UTS) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh

pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah

kegiatan pembelajaran dalam kurun waktu: 8-9 minggu. Ulangan tengah

semester disajikan dalam bentuk tes tulis, tes lisan, dan penugasan meliputi

seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.

Penyusunan instrumen penilaian UTS disesuaikan dengan kaidah-kaidah

penyusunan instrumen penilaian dalam bentuk tes dan penugasan.

15

(22)

d. Ulangan Akhir Semester (UAS) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh

pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir

semester. Ulangan tengah semester disajikan dalam bentuk tes tulis, tes lisan,

dan penugasan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh

KD pada periode tersebut. Penyusunan instrumen penilaian UAS disesuaikan

dengan kaidah-kaidah penyusunan instrumen penilaian dalam bentuk tes dan

penugasan.

B. Model Penilaian berdasarkan aspek (sikap, pengetahuan, dan keterampilan)

1. Sikap

Penilaian sikap dilakukan melalui kegiatan observasi, penilaian diri, penilaian antarteman, dan jurnal.

a. Observasi

Instrumen penilaian sikap sosial (KI.2) Tema : Diriku

Indikator : ~ Menjalankan peraturan pada permainan di sekolah ~ Mengidentifikasi nama teman

~ Menyebutkan identitas teman

Nama

Percaya diri Disiplin Bekerja sama

Bl

o Berilah dengan “chechlist” atau “V” pada kolom yang sesuai.

o Nilai skala pada masing-masing aspek (percaya diri, disiplin, bekerja keras), akan dimasukkan dalam rekap nilai sikap sosial per tema dalam satu semester

(23)

REKAP HASIL OBSERVASI SIKAP SOSIAL semester-1

Nama

Perilaku yang diamati (mulai tema1 – tema4)

D

Percaya diri Disiplin Bekerja sama Santun Teliti Dsb

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1. Angka 1 : belum terlihat, 2: Mulai terlihat; 3: Mulai Berkembang, 4: Membudaya

2. Rekapitulasi hasil observasi sikap, diperoleh dari observasi terkait dengan sikap sosial dari tema 1 s.d tema 4 yang telah dibuat pada rubrik dari tiap-tiap tema.

3. Kolom deskripsi diisi kecenderungan yang menunjukkan sikap yang menonjol dan hal-hal yang masih diperlukan bimbingan.

Contoh Deskripsi yang disiapkan untuk mengisi buku rapor.

Ani:

Menunjukkan sikap percaya diri dan bekerja sama yang sangat menonjol, namun masih perlu usaha-usaha dan bimbingan dalam hal ketelitian.

Ali:

Menunjukkan sikap sopan santun yang sangat menonjol, namun masih perlu usaha-usaha dan bimbingan dalam hal menumbuhkan disiplin dan ketelitian.

b. Penilaian diri

Merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk

mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian

kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri.

17

(24)

Contoh Format Penilaian Diri Siswa

1 Saya berusaha belajar dengan sungguh-sungguh

2 Saya mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian

3 Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu

4 Saya mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami

5 Saya berperan aktif dalam kelompok

6 Saya menyerahkan tugas tepat waktu

7 Saya selalu membuat catatan hal-hal yang saya

anggap penting

8 Saya merasa menguasasi dan dapat mengikuti

kegiatan pembelajaran dengan baik

9 Saya menghormati dan menghargai orang tua

10 Saya menghormati dan menghargai teman

11 Saya menghormati dan menghargai guru

Keterangan:

• Penilaian persepsi diri siswa untuk mencocokan persepsi diri siswa dengan kenyataan yang ada.

• Hasil penilaian persepsi diri siswa digunakan sebagai dasar guru untuk melakukan bimbingan dan motivasi lebih lanjut.

c. Penilaian Antarteman

Merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling

menilai terkait dengan sikap dan perilaku keseharian peserta didik. Instrumen

yang digunakan berupa lembar penilaian antarpeserta didik.

(25)

Contoh Format Penilaian antarteman

1 Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh

2 Mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian

3 Mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu

4 Mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami

5 Berperan aktif dalam kelompok

6 Menyerahkan tugas tepat waktu

7 Selalu membuat catatan hal-hal yang dianggap

penting

8 Menguasasi dan dapat mengikuti kegiatan

pembelajaran dengan baik

9 Menghormati dan menghargai teman

10 Menghormati dan menghargai guru

Keterangan:

• Penilaian antarteman digunakan untuk mencocokan persepsi diri siswa dengan persepsi temannya serta kenyataan yang ada.

• Hasil penilaian antarteman digunakan sebagai dasar guru untuk melakukan bimbingan dan motivasi lebih lanjut.

d. Jurnal Catatan Guru

Merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi

informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik

yang berkaitan dengan sikap dan perilaku. Jurnal bisa dikatakan sebagai

catatan yang berkesinambungan dari hasil observasi.

19

(26)

Contoh penilaian Jurnal

No Tanggal Nama

Catatan Pengamatan

(KI-1 dan KI-2) Tindak lanjut

Kekuatan Kelemahan

- Perlu pembiasaan dan bimbingan dalam

-Sering diberi latihan yang melibatkan ketelitian.

Keterangan:

ƒ Kolom 1 diisi nomor urut

ƒ Kolom 2 diisi tanggal pengamatan

ƒ Kolom 3 diisi nama siswa

ƒ Kolom 4 diisi kekuatan sikap siswa yang berkaitan dengan KI-1 dan/atau KI-2 (seperti yang tertuang pada tabel di bawah).

ƒ Kolom 5 diisi kelemahan sikap siswa yang berkaitan dengan KI-1 dan/atau KI-2 (seperti yang tertuang pada tabel di bawah).

ƒ Kolom 6 diisi tindak lanjut yang direncanakan oleh guru, sekolah, dan orang tua berdasarkan hasil pengamatan terhadap sikap siswa.

No Muatan KI-1 (sikap spiritual) No Muatan K-2 (Sikap Sosial)

1 Ketaatan beribadah 1 Jujur

2 Perilaku syukur 2 Disiplin

3 Berdoa sebelum dan sesudah 3 Tanggung jawab

(27)

21

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

No Muatan KI-1 (sikap spiritual) No Muatan K-2 (Sikap Sosial)

melakukan kegiatan

4 Toleransi dalam beribadah. 4 Santun

5 Peduli

6 Percaya diri

7 Kerja sama

8 Ketelitian

2. Pengetahuan

Penilaian aspek pengetahuan bersumber dari: 1) tes tulis, tes lisan, dan 3)

penugasan. Penjelasan dan contoh penilaian tersebut dijelaskan pada bagian

A. Model Penilaian berdasarkan jenis

3. Penilaian Aspek Keterampilan

a. Praktik

Penilaian praktik adalah penilaian yang menuntut respons berupa

keterampilan melakukan suatu aktivitas atau perilaku sesuai dengan tuntutan

kompetensi.

Pada penilaian praktik menuntut siswa untuk melakukan suatu tugas pada

situasi yang sesungguhnya yang mengaplikasikan pengetahuan dan

keterampilan yang dibutuhkan. Misalnya tugas berlari berpasangan,

memainkan alat musik, menggunakan mikroskop, menyanyi, bermain peran,

(28)

Contoh penilaian praktik

Kelas/Semester : I/I

Tema/Sub Tema : Diriku/Aku dan Teman Baru Pembelajaran : 5

Format Penilaian praktik: Rubrik berlari berpasangan

No Nama

Penilaian

Semangat Kekompakan Ketaatan pada aturan

(1) (2) (3) (4) (1) (2) (3) (4) (1) (2) (3) (4)

1. Ani v v v

2. Ali v v v

3. Chairunnisa v v v

Keterangan:

• 1: kurang ; 2: cukup ; 3: baik, 4: baik sekali

• Deskripsi:

- Pada saat lari berpasangan Ani sangat taat pada aturan, untuk

semangat dan kekompakan perlu dibiasakan lagi

- Pada saat lari berpasangan Ali kompak tetapi ketaatannya perlu

dibiasakan

- Pada saat lari berpasangan Chairunnisa sangat taat pada aturan,

sangat kompak, dan sangat semangat.

(29)

b. Penilaian Projek

Contoh format penilaian Projek.

Kelas/Semester : IV / I

Tema : Selalu berhemat energi

Subtema : Macam-macam sumber energi

Pembelajaran : ke dua

Rubrik Penilaian Projek

Indikator : Mendesain kincir air dan kincir angin sederhana

menggunakan media kertas dan plastik bekas,dan

meningkatkan keterampilanmenggunting, melipat dan

menempel berdasarkan instruksi tertulis secara mandiri

Nama Projek : Membuat Karya Kincir angin sederhana

Nama siswa : Luqman

b. Tahapan pembuatan

v

v

2. Proses Pembuatan a. Persiapan alat dan bahan. b. Teknik pembuatan

c. K3 (keselamatan, keamanan, kebersihan).

• Penilaian dilakukan melalui pengamatan untuk menilai aspek keterampilan.

• Skor 1: kurang; 2: cukup; 3: baik; 4: baik sekali

23

(30)

• Deskripsi:

Dalam membentuk karya seni tiga dimensi dari bahan alam, dari segi

perencanaan baik sekali, namun dari segi hasil dan estetika masih

memerlukan usaha bimbingan lebih lanjut.

c. Penilaian berbasis portofolio

Penilaian Portofolio adalah penilaian melalui sekumpulan karya peserta

didik yang tersusun secara sistematis dan terorganisasi yang dilakukan selama

kurun waktu tertentu. Portofolio digunakan oleh guru dan peserta didik untuk

memantau secara terus menerus perkembangan pengetahuan dan

keterampilan peserta didik dalam bidang tertentu. Dengan demikian penilaian

portofolio memberikan gambaran secara menyeluruh tentang proses &

pencapaian hasil belajar peserta didik.

Contoh format penilaian portofolio

Nama Siswa : Ani Kelas : 4 Semester : II (dua) Tanggal

dokumen Nama dokumen Substansi/Isi Bahasa Estetika 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 tentang lingkungan

v

percobaan gaya dan gerak menggunakan tabel dan grafik.

v

v v

Kumpulan foto kegiatan bakti sosial ke panti asuhan

v

v v

(31)

Keterangan:

• 1: kurang; 2: cukup; 3: baik, 4: baik sekali

• Portofolio berfungsi sebagai bukti otentik hasil belajar siswa yang merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan hasil capaian kompetensi

siswa yang disampaikan kepada orang tua.

• Guru memberi komentar/catatan tentang dokumen portofolio yang telah dikumpulkan siswa dalam bentuk kalimat positif yang berisi motivasi,

semangat, juga usaha-usaha yang masih perlu ditingkatkan.

Komentar/catatan tersebut ditulis dan dimasukkan dalam file portofolio

setiap siswa.

Contoh komentar/catatan guru:

Ananda Ani telah mengumpulkan karya yang sangat bagus.

Dari segi substansi/isi telah menunjukkan pemahaman tugas-tugas dengan baik. Demikian juga, dari segi estetika sangat rapi dan bagus, namun dari segi bahasa perlu usaha untuk lebih tekun lagi dalam memahami ejaan dan tata kalimat.

Bandung, 5 Oktober 2013

Guru Kelas IV

Nita Evita

25

(32)
(33)

BAB IV

LAPORAN HASIL PENCAPAIAN KOMPETENSI SISWA

SEKOLAH DASAR

A. Pengolahan Nilai Hasil Belajar

1. Pengolahan Nilai Aspek Sikap

Penilaian aspek sikapdiperoleh dengan menggunakan instrumen: (1)

observasi; (2) Penilaian diri sendiri; (3) Penilaian antarteman; dan (4) Jurnal

catatan guru. Tetapi dalam pengolahan nilai yang akan diisikan pada buku

rapor, penilaian diri sendiri dan penilaian antarteman hanya digunakan sebagai

bahan konfirmasi. Sedangkan jurnal catatan guru digunakan untuk mengisi

saran-saran pada buku rapor.

a. Observasi

Instrumen penilaian sikap sosial (KI.2) Tema : Diriku

Indikator : ~ Menjalankan peraturan pada permainan disekolah ~ Mengidentifikasi nama teman

~ Menyebutkan identitas teman

Nama

Percaya diri Disiplin Bekerja sama

Be

o Berilah dengan “checklist” atau “V” pada kolom yang sesuai.

o Nilai skala pada masing-masing aspek (percaya diri, disiplin, bekerja keras), akan dimasukkan dalam rekap nilai sikap social per tema dalam satu semester

27

(34)

REKAP HASIL OBSERVASI SIKAP SOSIAL semester-1

Nama

Perilaku yang diamati (mulai tema1 – tema4)

D

e

skri

p

si

Percaya diri Disiplin Bekerja sama Santun Teliti Dsb

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Ani V V V V V

Ali V V V V V

Dst

Keterangan :

1. Angka 1 : belum terlihat, 2: mulai terlihat; 3: mulai berkembang, 4: membudaya

2. Rekapitulasi hasil observasi sikap, diperoleh dari observasi terkait dengan sikap sosial dari tema 1 s.d tema 4 yang telah dibuat pada rubrik dari tiap-tiap tema.

3. Kolom deskripsi diisi kecenderungan yang menunjukkan sikap yang menonjol dan hal-hal yang masih diperlukan bimbingan.

Contoh Deskripsi yang disiapkan untuk mengisi buku rapor.

Ani:

Menunjukkan sikap percaya diri dan bekerja sama yang sangat menonjol, namun masih perlu usaha-usaha dan bimbingan dalam hal ketelitian.

Ali:

Menunjukkan sikap sopan santun yang sangat menonjol, namun masih perlu usaha-usaha dan bimbingan dalam hal menumbuhkan disiplin dan ketelitian.

(35)

b. Jurnal catatan guru

Contoh penilaian Jurnal catatan guru

No Tanggal Nama

Catatan Pengamatan

(KI-1 dan KI-2) Tindak lanjut

Kekuatan Kelemahan

1. Perlu bimbingan konseling untuk menumbuhkan rasa percaya diri.

2. Sering diberi tugas dan diberi pujian

1. Sering diberi tugas menjadi ketua kelompok

Keterangan:

ƒ Kolom 1 diisi nomor urut

ƒ Kolom 2 diisi tanggal pengamatan

ƒ Kolom 3 diisi nama siswa

ƒ Kolom 4 diisi kekuatan sikap siswa yang berkaitan dengan KI-1 dan/atau KI-2 (seperti yang tertuang pada tabel di bawah).

ƒ Kolom 5 diisi kelemahan sikap siswa yang berkaitan dengan KI-1 dan/atau KI-2 (seperti yang tertuang pada tabel di bawah).

ƒ Kolom 6 diisi tindak lanjut yang direncanakan oleh guru, sekolah, dan orang tua berdasarkan hasil pengamatan terhadap sikap siswa.

No Muatan KI-1 (sikap spiritual) No Muatan K-2 (Sikap Sosial)

1 Ketaatan beribadah 1 Jujur

2 Perilaku syukur 2 Disiplin

3 Berdoa sebelum dan sesudah 3 Tanggung jawab

29

(36)

30

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

No Muatan KI-1 (sikap spiritual) No Muatan K-2 (Sikap Sosial)

melakukan kegiatan

4 Toleransi dalam beribadah. 4 Santun

5 Peduli

6 Percaya diri

7 Kerja sama

8 Ketelitian

2. Pengolahan Nilai Aspek Pengetahuan

Meskipun nilai aspek pengetahuan diolah secara kuantitatif, tetapi yang diisikan

di buku rapor adalah deskripsi kualitatif. Deskripsi tersebut berupa kalimat

positif tentang apa yang menonjol terkait kemampuan siswa dalam tiap muatan

pelajaran, dan usaha-usaha apa yang perlu untuk mencapai kompetensi yang

ditetapkan. Oleh sebab itu, sebelum melaksanakan ulangan harian, ulangan

tengah semester, dan ulangan akhir semester diperlukan langkah-langkah

sebagai berikut.

a. Menyusun kisi-kisi:

• Untuk ulangan harian kisi-kisi bersumber dari muatan mata pelajaran pada KD dari aspek pengetahuan (KI-3) yang terangkum dalam satu

sub tema yang sesuai.

• Untuk UTS kisi-kisi bersumber dari muatan mata pelajaran pada KD dari aspek pengetahuan (KI-3) yang terangkum dalam dua tema yang

sesuai.

• Untuk UAS kisi-kisi bersumber dari muatan mata pelajaran pada KD dari aspek pengetahuan (KI-3) yang terangkum dalam seluruh tema dalam

satu semester.

b. Menyusun soal sesuai kisi-kisi

c. Melaksanakan ulangan

d. Menganalisis hasil ulangan yang bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan

kelemahan tiap siswa dari muatan-muatan mata pelajaran dalam satu

(37)

Contoh analisis soal pada tema 1 / sub tema 1

Kelas / semester : IV / I

Tema : Indahnya kebersamaan

Sub tema : Keberagaman budaya bangsaku

Muatan mata

pelajaran Indikator No. butir soal

PPKN 3.4.1. Menjelaskan keberagaman yang ada di

Indonesia dalam bentuk tulisan

1 – 5

3.4.2. Menjelaskan ciri khas suku Minang

dalam bentuk peta pikiran

6 – 10

BI 3.1.1.Mengolah informasi dari teks mengenal

suku Minang dalam bentuk peta pikiran

11 – 15

IPS 3.5.1.Menjelaskan sikap yang harus ditunjukan

untuk menghormati keberagaman dalam

bentuk tulisan

Keterangan : 1. Bentuk soal pilihan ganda/obyektif tes, jumlah soal 20 yang terdiri dari

10 soal PPKn, 5 soal BI, dan 5 soal IPS

2. Angka 1 = soal dijawab benar, angka 0 = soal dijawab salah / kurang

tepat (untuk semua bentuk soal)

Hasil analisis ulangan harian sub tema 1 :

No Nama Indikator yang perlu remedial

1 Ani 3.1.1 (BI)

2 Ali 3.4.1 (PPKN)

3.5.1 (IPS)

3 Dst

31

(38)

Hasil analisis ini digunakan untuk program remedial dan pengayaan.

Demikian juga untuk UTS dan UAS, dengan menggunakan langkah yang sama tetapi

dengan cakupan KD yang lebih luas.

Untuk mengisi deskripsi pada buku rapor dengan mempertimbangkan kecenderungan

anak (kekuatan dan kelemahan tentang muatan mata pelajaran yang terangkum dalam

ulangan harian, UTS dan UAS)

Penghitungan nilai capaian kompetensi siswa secara kuantitatif dilakukan untuk

mengetahui kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebagi pertimbangan untuk melakukan

program remedial.

Penghitungan nilai capaian kompetensi siswa dalam satu semester secara kuantitatif,

dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Menghitung nilai harian (NH) . Nilai harian diperoleh dari hasil ulangan harian.Nilai

harian dapat diperoleh dari tes tulis, tes lisan, dan penugasan yang dilaksanakan

pada setiap akhir satu sub-tema pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pendidik.

b. Menghitung nilai Ulangan Tengah Semester (NUTS). Nilai UTAS diperoleh dari

hasil tes tulis yang dilaksanakan pada tengah semester. Materi Ulangan Tengah

Semester mencakup seluruh kompetensi yang telah dibelajarkan sampai dengan

saat pelaksanaan UTS.

c. Menghitung nilai Ulangan Akhir Semester (NUAS) . Nilai UAS diperoleh dari hasil

tes tulis yang dilaksanakan di akhir semester. Materi UAS mencakup seluruh

kompetensi pada semester tersebut.

d. Penghitungan Nilai Pengetahuan diperoleh dari rata-rata Nilai Harian (NH),

Ulangan Tengah Semester (NUTS), Ulangan Akhir Semester (NUAS).

e. Penilaian rapor untuk pengetahuan menggunakan penilaian kuantitatif 1 – 4,

dengan kelipatan 0,33 , dengan 2 (dua) desimal di belakang koma seperti berikut:

(39)

Tabel 1 : Rentang Nilai Kompetensi Pengetahuan

No. Rentang Nilai Keterangan Predikat

1 0 ˂ D≤ 1,00 Nilai D = lebih dari 0 dan kurang dari atau sama

dengan 1.

D

2 1,00 ˂ D+≤ 1,33 Nilai D+ = lebih dari 1 dan kurang dari atau sama

dengan 1,33.

D+

3 1,33 ˂C ≤ 1,67 Nilai C- = lebih dari 1,33 dan kurang dari atau sama

dengan 1,67.

C-

4 1,67 ˂ C ≤ 2,00 Nilai C = lebih dari 1,67 dan kurang dari atau sama

dengan 2,00.

C

5 2,00 ˂ C+ ≤ 2,33 Nilai C+ = lebih dari 2,00 dan kurang dari atau sama

dengan 2,33.

C+

6 2,33 ˂ B-≤ 2,67 Nilai B- = lebih dari 2,33 dan kurang dari atau sama

dengan 2,67.

B-

7 2,67˂ B ≤ 3,00 Nilai B = lebih dari 2,67 dan kurang dari atau sama

dengan 3,00.

B

8 3,00 ˂ B+≤ 3,33 Nilai B+ = lebih dari 3,00 dan kurang dari atau sama

dengan 3,33.

B+

9 3,33 ˂ A- ≤ 3,67 Nilai A- = lebih dari dan kurang dari 3,33 atau sama

A-

33

(40)

dengan 3,67.

10 3,67 ˂ A ≤ 4,00 Nilai A = lebih dari 3,67 dan kurang dari atau sama

dengan 4,00.

A

f. Ketuntasan minimal untuk seluruh kompetensi dasar pada kompetensi

pengetahuan adalah 2.67 (B-)

g. Penghitungan nilai pengetahuan dilakukan dengan cara :

Menggunakan skala nilai 0 sd 100, selanjutnya dikonversi pada skala 1-4.

Contoh pengolahan nilai aspek pengetahuan dari Tema-1:

Nama siswa

Rekap Nilai Harian Tema-1

UH1 UH2 UH3 UH4 Rata-rata

Ani 78 76 78 80 78

Ali 84 86 88 86 86

Contoh Rekap nilai aspek pengetahuan Semester I:

Nama siswa

Rekap Nilai setiap tema

UTS UAS Nilai

Rekap di atas, untuk tema 1, 2, 3, dan 4 angkanya ditetapkan hanya sebagai

contoh.

Nilai aspek pengetahuan:

1. Ani

• NH = = 78,75

• NUTS = 89

(41)

• NUAS = 68

• Nilai Rapor Ani =

2. Ali

Panji memperoleh nilai PPKn sebagai berikut:

• NH = = 88

1. Pengolahan nilai Aspek Keterampilan

Penilaian Keterampilan diperoleh melalui penilaian kinerja yang terdiri atas:

a. Nilai Kinerja atau praktik

b. Nilai Proyek dan atau produk

c. Nilai Portofolio

a. Penilaian Praktik

Contoh penilaian praktik

Kelas/Semester : I/I

Tema/Sub Tema : Diriku/Aku dan Teman Baru Pembelajaran : 5

Format Penilaian praktik: Rubrik berlari berpasangan

No Nama

Penilaian

Semangat Kekompakan Ketaatan pada aturan

(42)

Keterangan:

• 1: kurang ; 2: cukup ; 3: baik, 4: baik sekali

• Deskripsi:

- Pada saat lari berpasangan Ani sangat taat pada aturan, tetapi masih kurang semangat

- Pada saat lari berpasangan Ali kompak tetapi kurang semangat

- Pada saat lari berpasangan Chairunnisa sangat taat pada aturan, sangat kompak, dan sangat semangat.

Deskripsi tersebut di atas merupakan bahan pertimbangan yang akan diisikan

ke buku rapor untuk aspek keterampilan.

b. Penilaian Projek

Contoh format penilaian Projek.

Kelas/Semester : IV / I

Tema : Selalu berhemat energi

Subtema : Macam-macam sumber energi

Pembelajaran : ke dua

Rubrik Penilaian Projek

Indikator : Mendesain kincir air dan kincir angin sederhana

menggunakan media kertas dan plastik bekas,dan

meningkatkan keterampilanmenggunting, melipat dan

menempel berdasarkan instruksi tertulis secara mandiri

(43)

Nama Projek : Membuat Karya Kincir angin sederhana

b. Tahapan pembuatan

v v 2. Proses Pembuatan

a. Persiapan alat dan bahan. b. Teknik pembuatan

c. K3 (keselamatan, keamanan, kebersihan).

• Penilaian dilakukan melalui pengamatan untuk menilai aspek keterampilan.

• Skor 1: kurang; 2: cukup; 3: baik; 4: baik sekali

• Deskripsi:

Dalam membentuk karya seni tiga dimensi dari bahan alam, dari segi

perencanaan baik sekali, namun dari segi hasil dan estetika mash

memerlukan usaha bimbingan lebih lanjut.

Deskripsi tersebut di atas merupakan bahan pertimbangan yang akan diisikan

ke buku rapor untuk aspek keterampilan.

c. Penilaian berbasis portofolio

Contoh format penilaian portofolio

Nama Siswa : Ani

Kelas : 4

Semester : II (dua)

37

(44)

Tanggal

dokumen Nama dokumen

Substansi/Isi Bahasa Estetika

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

percobaan gaya dan gerak menggunakan tabel dan grafik.

V V V

Kumpulan foto kegiatan bakti sosial ke panti asuhan

V V V

Keterangan:

• 1: kurang; 2: cukup; 3: baik, 4: baik sekali

Deskripsi tersebut di atas merupakan bahan pertimbangan yang akandiisikan

ke buku rapor untuk aspek keterampilan.

Untuk mengisi nilai pada buku rapor untuk aspek keterampilan (KI-4),

dirangkum dari ketiga sumber nilai yaitu: praktik, proyek, portofolio yang

hasilnya sebagai berikut:

No Nama

Siswa

Sumber penilaian

Praktik Projek Portofolio

1 Ani

Sangat taat aturan pada lari berpasangan

Perencanaan baik sekali dalam membentuk karya seni tiga dimensi dari bahan alam.

Sangat bagus dalam menyusun laporan hasil percobaan gaya dan gerak menggunakan tabel dan grafik.

(45)

39

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

No Nama

Siswa

Sumber penilaian

Praktik Projek Portofolio

2 Ali

Sangat kompak dalam lari berpasangan

Perencanaan baik sekali dalam membentuk karya seni tiga dimensi dari bahan alam.

Sangat bagus dalam membuat karangan tentang lingkungan

Perlu bimbingan

lebih lanjut dalam membentuk karya seni tiga dimensi dari bahan alam pada segi hasil dan estetika.

(46)
(47)

41

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

LAPORAN

HASIL PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK

SEKOLAH DASAR

(SD)

Nama Peserta Didik:

NISN:

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

(48)

42

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

HASIL PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK

SEKOLAH DASAR

(SD)

Nama Sekolah :

________________________________________________

NIS/NSS/NDS :

________________________________________________

Alamat Sekolah :

________________________________________________

_______________________________________________

Kode Pos _____________________ Telp. _____________

Kelurahan/Desa : _______________________________________________

Kecamatan : _______________________________________________

Kabupaten/Kota : _______________________________________________

Provinsi : _______________________________________________

Website : _______________________________________________

(49)

43

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

1. Buku Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik, merupakan ringkasan hasil penilaian terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Laporan perkembangan dan hasil Pencapaian Kompetensi peserta didik secara rinci, disajikan dalam portofolio yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Buku Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik ini.

2. Buku Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik dipergunakan selama peserta didik yang bersangkutan mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar;

3. Apabila pindah sekolah, buku Laporan HasilPencapaian Kompetensi Peserta Didik ini dibawa oleh yang bersangkutan untuk dipergunakan di sekolah baru dengan meninggalkan arsip/copy di sekolah lama;

4. Apabila buku Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik ini hilang, dapat diganti dengan Buku Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik pengganti yang disahkan oleh Kepala Sekolah asal;

5. Buku Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik ini harus dilengkapi dengan pas foto(3 cm x 4 cm) dan pengisiannya dilakukan oleh Guru Kelas;

6. Laporan penilaian memuat hasil Pencapaian Kompetensi yang disajikan secara deskriptif untuk masing-masing kompetensi inti.

7. Laporan perkembangan fisik diisi dengan data kondisi peserta didik berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan guru bekerjasama dengan pihak lain yang relevan.

8. Laporan kondisi kesehatan diisi dengan deskripsi hasil pemeriksaan yang dilakukan guru,bekerjasama dengan tenaga kesehatan atau puskesmas terdekat.

(50)
(51)

45

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

Nomor Induk : ………... Semester : 1 (satu)

Nama Sekolah : ...………... Tahun Pelajaran : 20..../ 20.... Alamat Sekolah : ………...

... ...

A. Sikap

Aspek Deskripsi

Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri, dan cinta tanah air

B. Pengetahuan

Aspek Deskripsi

Mengingat dan memahami pengetahuan faktual dan konseptual berdasarkan rasa ingin tahu tentang:

• dirinya,

• makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya

(52)

46

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

Aspek Deskripsi

Menyajikan kemampuan mengamati,menanya, dan mencoba dalam:

• bahasa yang jelas, logis dan sistematis

• karya yang estetis • gerakan anak sehat

• tindakan anak beriman dan berakhlak mulia

D. Kokurikuler dan Ekstrakurikuler

No. Kegiatan Ko dan

Ekstrakurikuler Kegiatan yang pernah diikuti

(53)

47

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

Nomor Induk : ………... Semester : 2 (dua)

Aspek Deskripsi

Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri, dan cinta tanah air

B. Pengetahuan

Aspek Deskripsi

Mengingat dan memahami pengetahuan faktual dan konseptual berdasarkan rasa ingin tahu tentang:

• dirinya,

• makhluk ciptaan Tuhan dan

• kegiatannya benda-benda lain di sekitarnya

C. Keterampilan

Aspek Deskripsi

Menyajikan kemampuan mengamati,menanya, dan mencoba dalam:

(54)

48

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

No. Kegiatan Ko dan Kegiatan yang pernah diikuti

1. Pramuka

2. ………

3. . ………

E. Saran-saran

………...

..………...

....………...

...………...

...………...

...

Mengetahui: ……….

Orang Tua/Wali, Guru Kelas,

………... ……….. NIP ... Ketidakhadiran

(55)

49

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

G. Kondisi Kesehatan

H. Catatan Prestasi

No Jenis Prestasi Keterangan

No Aspek Yang Dinilai Semester

1 2

1 Tinggi ….. cm ……cm

2 Berat Badan …… kg ….…kg

No Aspek Fisik Keterangan

1. Pendengaran

2. Penglihatan

3. Gigi

(56)

50

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

Nama Peserta Didik: ……….

KELUAR

Tanggal Kelas yang Ditinggalkan

Sebab-sebab Keluar atau atas permintaan

(Tertulis)

Tanda Tangan Kepala Sekolah, Stempel Sekolah, dan Tanda

Tangan Orang Tua/Wali

__________, ___________ Kepala Sekolah,

NIP

Orang Tua/Wali,

__________, ___________ Kepala Sekolah,

NIP

Orang Tua/Wali,

__________, ___________ Kepala Sekolah,

NIP

(57)

51

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

Nama Peserta Didik: ……….

NO MASUK

Masuk di Sekolah ini:

Masuk di Sekolah ini:

Masuk di Sekolah ini:

a. Tanggal

……….

b. Di Kelas ……….

(58)
(59)

53

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

PETUNJUK PENGISIAN

LAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK

SEKOLAH DASAR

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH DASAR

(60)

54

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

I. PENGANTAR

Mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik

Indonesia no 66 tahun 2013tentang Standar Penilaian Pendidikan menyebutkan

bahwa Hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan dilaporkan dalam

bentuk nilai dan deskripsi pencapaian kompetensi kepada orangtua dan

Pemerintah.

Pada Standar Penilaian Pendidikan disebutkan bahwa Laporan hasil penilaian

oleh pendidik berbentuk: (1) nilai dan/atau deskripsi pencapaian kompetensi, untuk

hasil penilaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan termasuk penilaian

hasil pembelajaran tematik-terpadu (2) deskripsi sikap, untuk hasil penilaian

kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial(3) Penilaian oleh masing-masing

pendidik tersebut secara keseluruhan selanjutnya dilaporkan kepada orang

tua/wali peserta didik dalam bentuk Laporan Hasil Belajar Peserta Didik.

Pengembangan Laporan Hasil Belajar Peserta Didik pada dasarnya merupakan

wewenang sekolah.Untuk membantu sekolah mengembangkan Laporan Hasil

Belajar Peserta Didik, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyusun Buku

Raport untuk SD beserta Panduan Pengisian Laporan Hasil Belajar Peserta Didik.

Buku Petunjuk Teknis Pengisian Laporan Hasil Belajar Peserta Didik pada jenjang

Sekolah Dasar diharapkan dapat membantu sekolah dalam mengisi format

Laporan Hasil Belajar Peserta Didik sesuai dengan Kurikulum 2013.

Penilaian oleh pendidik pada dasarnya digunakan untuk menilai pencapaian hasil

belajar peserta didik sebagai dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran, dan

bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar peserta didik.

Proses pembelajaran dan penilaian difokuskan pada tiga ranah yaitu: sikap,

pengetahuan dan keterampilan. Pada kurikulum 2013 tiga ranah tersebut

dijabarkan menjadi empat kompetensi inti yaitu kompetensi inti 1 (satu) sikap

spiritual, kompetensi inti 2 (dua) sikap sosial, kompetensi inti 3 (tiga) pengetahuan,

(61)

55

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

A. Sikap

Pada kolom deskripsi diisi oleh guru dalam kalimat positif tentang:

1. Apa yang menonjol terkait dengan kemampuan pada aspek sikap anak

dalam tiap muatan pelajaran yang ada pada komptensi inti 1 dan 2

(KI-1dan KI-2).

2. Usaha pengembangan kemampuan pada aspek sikap anak dalam tiap

muatan pelajaran untuk mencapai kompetensi inti 1 dan 2 (KI-1 dan KI-2)

pada kelas yang diikutinya.

Pada aspek sikap, deskripsi menggambarkan prestasi siswa pada muatan

mata pelajaran pada kelas dan semester tertentu dari aspek sikap.

Berikutnya dari deskripsi yang dituangkan guru juga menggambarkan

kompetensi-kompetensi yang masih perlu ditingkatkan dan perlu mendapat

perhatian guru dan orang tua, agar seorang siswa dapat mencapai

kompetensi secara optimal.

Deskripsi tersebut merupakan ringkasan dan intisari dari penilaian yang

sudah dilakukan oleh guru dengan berbagai alat penilaian termasuk

penilaian otentik setelah siswa mengikuti pembelajaran dengan model

pembelajaran proyek (project based learning), penemuan (discovery

learning), dan pemecahan masalah (problem based learning). Disamping

itu juga memanfaatkan portofolio dan hasil observasi dan wawancara.

Contoh pengisian aspek: Sikap Kelas I semester 1 (satu)

Aspek Deskripsi

Menerima, menjalankan ajaran agama yang dianutnya

• diisi oleh guru dalam kalimat positif

tentang apa yang menonjol terkait dengan kempuan anak dalam tiap

muatan mata pelajaran, dan usaha-usaha apa yang perlu dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang ditetapkan pada kelas yang diikutinya

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri, dalam berinteraksi dengan keluarga dan guru

• diisi oleh guru dalam kalimat positif

tentang apa yang menonjol terkait dengan kempuan anak dalam tiap

(62)

56

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

B. Pengetahuan

Pada kolom deskripsi diisi oleh guru dalam kalimat positif tentang:

1. Apa yang menonjol terkait dengan kemampuan pada aspek

pengetahuan anak dalam tiap muatan pelajaran yang ada pada

komptensi inti 3 (KI 3).

2. Usaha pengembangan kemampuan pada aspek pengetahuan anak

dalam tiap muatan pelajaran untuk mencapai kompetensi inti 3 (KI 3)

pada kelas yang diikutinya.

Pada aspek pengetahuan, deskripsi menggambarkan prestasi siswa

pada muatan mata pelajaran pada kelas dan semester tertentu dari

aspek pengetahuan.

Berikutnya dari deskripsi yang dituangkan guru juga menggambarkan

kompetensi-kompetensi yang masih perlu ditingkatkan dan perlu

mendapat perhatian guru dan orang tua, agar seorang siswa dapat

mencapai kompetensi secara optimal.

Deskripsi tersebut merupakan ringkasan dan intisari dari penilaian yang

sudah dilakukan oleh guru dengan berbagai alat penilaian termasuk

penilaian otentik setelah siswa mengikuti pembelajaran dengan model

pembelajaran proyek (project based learning), penemuan (discovery

learning), dan pemecahan masalah (problem based learning).

Disamping itu juga memanfaatkan portofolio dan hasil penilaian yang

dilakukan melalui tes (ulangan harian, ulangan tengah semester,

ulangan akhir semester).

Contoh pengisian aspek: Pengetahuan Kelas I semester 1 (satu)

Aspek Deskripsi

Mengingatdan memahami pengetahuan faktual dan konseptual berdasarkan rasa ingin tahu tentang:

• dirinya,

• makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya • benda-benda lain di

sekitarnya

• Mahir menyebut huruf-huruf hijaiyyah secara lengkap, tetapi masih perlu bimbingan untuk harakatnya secara benar.

• Menguasai benar simbol-simbol sila Pancasila.

• Mahir menyebut teks deskriptif tentang anggota tubuh dan pancaindera dengan kosakata bahasa Indonesia

• Pandai membandingkan dengan

(63)

sehari-57

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

Aspek Deskripsi

hari.

• Masih perlu latihan tentang pola irama lagu bervariasi menggunakan alat musik ritmik

C. Keterampilan

Pada kolom deskripsi diisi oleh guru dalam kalimat positif tentang:

1. Apa yang menonjol terkait dengan kemampuan pada aspek

keterampilan anak dalam tiap muatan pelajaran yang ada pada

komptensi inti 4 (KI-4).

2. Usaha pengembangan kemampuan pada aspek keterampilan anak

dalam tiap muatan pelajaran untuk mencapai kompetensi inti 4 (KI-4)

pada kelas yang diikutinya.

Pada aspek keterampilan, deskripsi menggambarkan prestasi siswa

pada muatan mata pelajaran pada kelas dan semester tertentu dari

aspek keterampilan.

Berikutnya dari deskripsi yang dituangkan guru juga menggambarkan

kompetensi-kompetensi yang masih perlu ditingkatkan dan perlu

mendapat perhatian guru dan orang tua, agar seorang siswa dapat

mencapai kompetensi secara optimal.

Deskripsi tersebut merupakan ringkasan dan intisari dari penilaian yang

sudah dilakukan oleh guru dengan berbagai alat penilaian termasuk

penilaian otentik setelah siswa mengikuti pembelajaran dengan model

pembelajaran proyek (project based learning), penemuan (discovery

learning), dan pemecahan masalah (problem based learning).

Disamping itu juga memanfaatkan portofolio dan hasil penilaian praktik

(64)

58

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

Kelas I semester 1 (satu)

Aspek Deskripsi

Menyajikan kemampuan mengamati, menanya, dan mencoba dalam :

- bahasa yang jelas,logis, dan sistematis

- karya yang estetis

- gerakan anak sehat

- tindakan anak beriman dan berakhlak mulia

• diisi oleh guru dalam kalimat positif tentang apa yang menonjol terkait dengan kempuan anak dalam tiap muatan mata pelajaran, dan usaha-usaha apa yang perlu dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang ditetapkan pada kelas yang diikutinya

D. Kokurikuler Dan Ekstrakurikuler

No. Kegiatan Ekstrakurikuler Deskripsi

1. Pramuka

Diisi dengan kegiatan yang pernah diikuti dan peranannya.

2. UKS

Diisi dengan kegiatan yang pernah diikuti dan peranannya.

E. Perkembangan Fisik/Kesehatan

1. Perkembangan Fisik/Kesehatan

No Aspek Yang Dinilai

Semester

1 2

1

Tinggi Diisi sesuai hasil

pengukuran pada semester 1

Diisi sesuai hasil pengukuran pada semester 2

2

Berat Badan Diisi sesuai hasil pengukuran pada semester 1

(65)

59

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

3. Catatan Prestasi

No Jenis baik di tingkat kelas,

Diisi dengan prestasi yang dicapai siswa dalam kejuaraan dan perlombaan dengan

mencantumkan tingkat, waktu, dan tempat.

Dapat juga dicantumkan kelebihan atau hal-hal lain yang menonjol.

No Aspek Fisik Keterangan

1. Pendengaran Diisi sesuai hasil pemeriksaan bekerjasama dengan tenaga kesehatan/Puskesmas

2. Penglihatan Idem

3. Gigi idem

4. Lainnya

(diisi jika ada aspek/kondisi kesehatan lainnya)

(66)
(67)

61

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

LAPORAN

HASIL PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK

SEKOLAH DASAR

(SD)

Nama Peserta Didik:

NISN:

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

REPUBLIK INDONESIA

2211045

(68)

62

Panduan Teknis Kurikulum 2013 - SD

HASIL PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK

SEKOLAH DASAR

(SD)

Nama Sekolah : SD Melati_______________________________________

NIS/NSS/NDS : _______________________________________________

Alamat Sekolah : Jl. Sudirman No. 6________________________________

_______________________________________________

Kode Pos ______15151______ Telp. _(022)34592_______

Kelurahan/Desa : Desa Kucinta____________________________________

Kecamatan : Harapan________________________________________

Kabupaten/Kota : Kota Bandung____________________________________

Provinsi : Jawa Barat______________________________________

Website : www.sdmelati.co.id________________________________

Figur

tabel dan grafik.
tabel dan grafik. . View in document p.30
Tabel 1 : Rentang Nilai Kompetensi Pengetahuan
Tabel 1 Rentang Nilai Kompetensi Pengetahuan . View in document p.39
tabel dan grafik.
tabel dan grafik. . View in document p.44

Referensi

Memperbarui...