PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK
KORBAN TINDAK PIDANA PENCABULAN
(STUDI KASUS PUTUSAN MA NOMOR : 2658 K / Pid.Sus / 2015)
SKRIPSI
Oleh :
Wini Lestari Zebua
201310115207
PROGRAM STUDI ILMU HUKUM
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA RAYA
vii
ABSTRAK
Wini Lestari Zebua. 201310115207. Skripsi. Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Pencabulan (Studi Kasus Putusan Pengadilan MA nomor 2658K/Pid.Sus/2015)
Kata kunci : membujuk, anak, pencabulan
Pencabulan adalah semua perbuatan yang berkenaan dengan kehidupan di bidang seksual yang melanggar kesusilaan (kesopanan), termasuk pula persetubuhan di luar perkawinan. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menggolongkan tindak pidana pencabulan ke dalam tindak pidana kesusilaan. Saat ini marak terjadi tindak pidana pencabulan yang korbannya adalah anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan unsur-unsur Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dalam Putusan Nomor 152/PID/2015/PT.DKI tentang tindak pidana pencabulan terhadap anak dan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana pada Putusan Nomor 152/PID/2015/PT.DKI. Hakim dalam menjatuhkan pidana pada Putusan Nomor 152/PID/2015/PT.DKI telah mempertimbangkan dasar mengadili, dasar memutus, dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat. Mendasarkan pada pembuktian dengan alat bukti yang sah yang diatur dalam Pasal 184 A yat (1) KUHAP yang berupa keterangan saksi, surat dan keterangan terdakwa; telah terpenuhinya unsur-unsur Pasal 81 Ayat (2) Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa, serta dengan telah terpenuhinya syarat-syarat pemidanaan baik pada orangnya atau pada perbuatannya.
Kesimpulan penelitian ini adalah pertimbangan Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta belum mendasarkan pada pembuktian dengan alat bukti yang sah yang diatur dalam pasal 184 ayat (1) KUHP yang berupa keterangan saksi, surat keterangan terdakwa dan keterangan ahli. Hakim dalam putusannya menyatakan bahwa terdakwa Neil Bantleman tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana “membujuk anak untuk melakukan persetubuhan dengannya”. Hakim memutuskan terdakwa Neil Bantleman bebas dari dari segala tuntutan jerat hukum.
Pembimbing I : Dr. H. Syahrir Kuba, S.Sos., SIK., MM., MH Pembimbing II : Ndaru Satrio, SH., MH
viii
ABSTRACT
Wini Lestari Zebua. 201310115207. Essay. Protection of Child Victims of Abuse Crime (Case Study of Court Decision Number MA 2658K/Pid.Sus/ 2015)
Keywords: Persuade, Child, Abuse
Abuses are all acts pertaining to life in the sexual plane that violate decency, including intercourse outside of marriage. The Criminal Code classifies criminal acts of immorality into criminal acts of decency. Currently marakitu violations of child abuse. The purpose of this research is to know the application of the elements of Article 81 Paragraph (2) of Law Number 23 Year 2002 regarding Child Protection in Decision Number 152 / PID / 2015 / PT.DKI about criminal acts of abuses against children and to know the legal problem of judges in imposing a criminal sanction in Decision Number 152 / PID / 2015 / PT.DKI. The judge in the imposition of a criminal sanction in Decision Number 152 / PID / 2015 / PT.DKI has the basis of judging, basic, and living values in the community. Basing on verification by valid evidence in article 184 A yat (1) Criminal Procedure Code which is a statement, letter and statement of defendant; the fulfillment of the elements of Article 81 Paragraph (2) of Law Number 23 Year 2002 on the Protection of the Child with the matters of lawiness and the lightening of the defendant, and with the fulfillment of penalty requirements either to the person or to his actions.
The conclusion of this study is the consideration of the Jakarta High Court Judge has not based on the evidence with valid evidence set forth in Article 184 paragraph (1) of the Criminal Code in the form of witness statements, certificate of defendant and expert statement. The judge in his verdict stated that the defendant Neil Bantleman was not legally proven to commit a crime "persuading a child to have sex with him". The judge decided the defendant Neil Bantleman was free from any legal charges.
Adviser I : Dr. H. Syahrir Kuba, S.Sos., SIK., MM., MH Adviser II : Ndaru Satrio, SH., MH
xi
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI ……… ii
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING SKRIPSI ... iii
LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI ... iv
LEMBAR PERNYATAAN SKRIPSI ………. v
LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI SKRIPSI vi
ABSTRAK ... vii
xii
1.6 Sistematika Penulisan ………. 10
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 12
2.1 Pertimbangan hakim pengadilan tinggi yang memberikan putusan bebas terhadap terdakwa pada putusan nomor 152/PID/2015/PT. DKI ……… 12
2.1.1 Pengertian Tindak Pidana …….………. 12
2.1.2 Tindak Pidana Kesusilaan dan Pencabulan ….……....….. 17
2.1.3 Pertimbangan Hakim ……….……… 24
2.1.4 Pengertian Putusan Bebas ………... 26
2.2 Penerapan Perlindungan Hukum TerhadapAnak Korban Pencabulan Pada Putusan Nomor 2658K/Pid.Sus/2015 ……….. 27
2.2.1 Pengertian Umum Tentang Anak ………. 27
2.2.2 Perlindungan Hukum ……….... 32
2.2.3 Korban ………... 38
BAB III HASIL PENELITIAN ... 40
3.1 Pertimbangan hakim pengadilan tinggi yang memberikan putusan bebas terhadap terdakwa pada putusan nomor 152/PID/2015/PT. DKI ………..……….. 40
3.1.1 Kasus Posisi ……….. 40
3.1.2 Proses Penahanan ………... 43
3.1.3 Dakwaan ………. 45
3.1.4 Pertimbangan Hakim ………. 60
3.2 Penerapan Perlindungan Hukum TerhadapAnak Korban Pencabulan Pada Putusan Nomor 2658K/Pid.Sus/2015 ………. 69
3.2.1 Barang Bukti ………..….… 71
3.2.2 Putusan Hakim ……… 73
xiii
BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS HASIL PENELITIAN ... 80
4.1 Pertimbangan hakim pengadilan tinggi yang memberikan putusan bebas terhadap terdakwa pada putusan nomor 152/PID/2015/PT. DKI ………..… 80
4.2 Penerapan Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Pencabulan Pada Putusan Nomor 2658K/Pid.Sus/2015 ……… 94
BAB IV PENUTUP ... 110
5.1 Kesimpulan ………... 110
5.1 Saran ………. 110 DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
RIWAYAT HIDUP PENULIS
xiv
MOTTO
Niscaya Allah akan mengangkat (Derajat) orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang diberi ilmu beberapa
derajat
( QS : Al-Mujadillah 11 )
Untuk mendapatkan yang anda inginkan, anda harus bersabar melalui yang tidak anda inginkan. Maka tabahilah masa sulit yang sedang anda alami, Agar anda sampai dimasa mudah dan
makmur anda ( Mario Teguh)
Kegagalan adalah kesempatan untuk memulai kembali ( Penulis )
xv
PERSEMBAHAN
Kususun jari jemariku diatas keyboard laptop sebagai pembuka kalimat persembahanku, diikuti dengan
Bismillahirrahmanirrahim sebagai awal setiap memulai pekerjaanku.
Sembah sujud seta puji dan syukurku pada-Mu Allah SWT, Tuhan semesta alam yang menciptakanku dengan bekalyang
begitu amat sempurna. Taburan cinta, kasih sayang rahmat serta hidayat-Mu telah memberikanku kekuatan, kesehatan semangat pantang menyerah dan memberkatiku dengan ilmu
pengetahuan serta cinta yang pasti ada disetiap ummat-Mu. Atas karunia serta kemudahan yang Engkau berikan akhirnya
tugas akhir ini dapat terselesaikan. Sholawat dan salam selalu ku limpahkan kehariban Rasulullah Muhammad SAW. Ku persembahkan Tugas akhir ini untuk orang tercinta dan
tersayang atas kasihnya yang berlimpah.
Teristimewa Ayah dan ibu tercinta dan terhormat. Ku persembahkan sebuah tulisan dari didikan kalian yang kuaplikasikan dengan ketikan hingga menjadi barisan tulisan
dengan beribu kesatuan, berjuta makna kehidupan, tidak bermaksud yang lain hanya ucapan TERIMA KASIH yang setulusnya tersirat dihati yang ingin ku sampaikan atas segala usaha dan jerih payah pengorbanan untuk anakmu selama ini. Kakak-kakak dan Adik-adikku terima kasih atas motivasi yang
telah kalian berikan, atas doayang selalu mengiringiku. Terucap kata maaf untuk kalian yang selalu mengabaikan
nasihat dan selalu merepotkan.
xvi
DAFTAR SINGKATAN
Lambang/Singkatan Arti dan Keterangan
KUHAP Kitab Undang – Undang Hukum Acara Pidana
KUHP Kitab Undang – Undang Hukum Pidana