• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tindak Pidana Penyertaan Pembunuhan Perspektif Hukum Islam (Analisis Putusan Mahkamah Agung No. 959 K/Pid/2012)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Tindak Pidana Penyertaan Pembunuhan Perspektif Hukum Islam (Analisis Putusan Mahkamah Agung No. 959 K/Pid/2012)"

Copied!
116
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Pasal 77 KUHAP, menyatakan bahwa Pengadilan Negeri berwenang untuk memeriksa dan memutus, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang ini tentang: a) sah atau tidaknya

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka penegakan hukum terhadap terorisme yang menyimpang dari KUHAP adalah dikenalnya proses pemeriksaan

Didalam kasus penulis menemukan beberapa alat bukti yang diajukan dimuka persidangan, yaitu antara lain berupa keterangan saksi, keterangan terdakwa dan juga alat bukti

Alat bukti keterangan ahli diatur dalam Pasal 186 KUHAP yang menyatakan bahwa, keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli katakan di sidang pengadilan. Menurut Pasal 1 angka

Mendasarkan pada pembuktian dengan alat bukti yang sah yang diatur dalam Pasal 184 A yat (1) KUHAP yang berupa keterangan saksi, surat dan keterangan terdakwa;

Perumusan saksi dalam Pasal 1 angka 26 dan angka 27 KUHAP tidak meliputi pengertian saksi alibi, dan secara umum mengingkari pula keberadaan jenis saksi dimana

Dari putusan Mahkamah Agung tersebut yang menjadi permasalahan yang pertama yaitu mengenai ketidaksesuaian tindak pidana yang di dakwakan terhadap terdakwa dengan Pasal

bentuk kejahatan terhadap jiwa manusia, diatur dalam Pasal 340 KUHP yang rumusannya adalah : “Barang siapa dengan sengaja rencana terlebih dahulu mengambil nyawa orang lain, dipidana