ANALISIS JURIDIS PENERAPAN PIDANA BERSYARAT DALAM TINDAK PIDANA PERPAJAKAN (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO K/PID.
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Dasar hukum yang digunakan oleh Majelis Hakim Mahkamah Agung dalam menjatuhkan hukuman dalam perkara tindak pidana korupsi ini adalah Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) , (2),
Berdasarkan fakta-fakta dipersidangan dengan keterangan saksi dan alat bukti yang begitu banyak bahwa tepat dikenakan Terdakwa Yudi hasmir Siregar dengan pasal 112 ayat (2) UU No
perbarengan perbuatan yang terdiri dari beberapa kejahatan yang masing-masing diancam dengan pidana pokok yang sama jenisnya (Pasal 65), penjatuhan pidananya dengan
Jika dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sudah mengatur tentang korporasi sebagai subjek hukum pidana namun yang dapat dimintai pertanggungjawaban
Ketentuan mengenai pidana bersyarat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana di Belanda diatur di dalam Pasal 14a-k yaitu penjatuhan pidana penjara/kurungan oleh Hakim tidak
Terhadap pendapat tersebut, penulis kurang sependapat karena tidak semua pasal dalam UUPTPK mempunyai ancaman pidana minimal 1 (satu) tahun penjara dapat diterapkan pidana
Kerugian yang ditimbulkan oleh pelaku tindak pidana korupsi berbeda beda satu sama yang lainnya walaupun pasal yang dikenakan sama tetapi ada perbedaan kerugian yang
Berdasarkan uraian di atas, maka permasalahan yang ingin dibahas dalam skripsi ini yaitu, pedoman hakim dalam menjatuhkan pidana bersyarat terhadap pelaku tindak pidana