• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Proses Penagihan Pajak - PROSES PENAGIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI UNIT PELAKSAN TEKNIS DINAS PENDAPATAN SURABAYA TIMUR - Perbanas Institutional Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Proses Penagihan Pajak - PROSES PENAGIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI UNIT PELAKSAN TEKNIS DINAS PENDAPATAN SURABAYA TIMUR - Perbanas Institutional Repository"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Prosedur Penagihan pajak

Referensi

Dokumen terkait

19 Tahun 2000 Menurut undang-undang tersebut pengertian dari penagihan pajak adalah serangkaian tindakan agar penanggung pajak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak

Pengertian penagihan pajak menurut Mardiasmo (2011:125) menyatakan bahwa penagihan pajak adalah serangkaian tindakan agar penanggung pajak melunasi utang pajak dan

melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau rnemperingatkan, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan Surat Paksa, mengusulkan

Penagihan pajak adalah tindakan yang dilakukan kepada Penanggung Pajak (PP) untuk melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau

Menurut Mardiasmo,(2009:119).Pengertian Penagihan Pajak adalah ”serangkaian tindakan agar Penanggung Pajak melunasi Utang Pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau

Sekalipun Penanggung Pajak telah melunasi utang pajak termasuk sanksi administrasi, tetapi belum melunasi biaya penagihannya maka biaya penagihan tersebut tetap

dengan jangka waktu tindakan penagihan pajak, apabila atas tindakan penyitaan tersebut Penanggung Pajak tetap tidak melunasi utang pajaknya, maka Pejabat Pajak dalam jangka waktu paling

Jika penanggung pajak tidak kunjung melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajaknya, kepala KPP Pratama Serpong segera menyampaikan surat permintaan untuk memindahbukukan harta