Informasi Dokumen
- Pengajar:
- Dr. Samsul Islam, dr, SpMK, MKes
- Sekolah: Universitas Brawijaya
- Mata Pelajaran: Kebidanan
- Topik: Pedoman Pendidikan Jurusan / Program Studi S1 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Tahun Akademik 2009/2010
- Tipe: buku pedoman
- Tahun: 2009/2010
- Kota: Malang
Ringkasan Dokumen
I. LANDASAN HUKUM DAN DASAR PENYELENGGARAAN
Bagian ini menjelaskan landasan hukum yang mendasari pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) di Program Studi Pendidikan Bidan. Mengacu pada berbagai keputusan menteri dan konsil kedokteran, bagian ini menekankan pentingnya standar pendidikan yang relevan dengan kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia. Dengan adanya standar ini, diharapkan lulusan dapat memenuhi tuntutan kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan yang diperlukan di masyarakat.
II. SISTEM PENDIDIKAN
Sistem pendidikan di Program Studi Pendidikan Bidan mengacu pada pengertian dasar kompetensi, yang mencakup batasan dan elemen-elemen kompetensi. Penjelasan mengenai standar kompetensi dan keterampilan klinis yang dibutuhkan oleh bidan juga disampaikan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas profesi secara profesional dan bertanggung jawab.
2.1 Kompetensi
Kompetensi diartikan sebagai seperangkat tindakan yang cerdas dan bertanggung jawab. Elemen kompetensi mencakup landasan kepribadian, penguasaan ilmu, keterampilan, sikap, dan pemahaman kaidah kehidupan bermasyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi bidan melampaui sekadar pengetahuan, tetapi juga melibatkan sikap dan perilaku dalam praktik.
2.2 Kurikulum Berbasis Kompetensi
Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk menyiapkan lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam praktik kebidanan. Kurikulum ini tidak hanya berfokus pada mata kuliah, tetapi juga pada pengembangan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan lulusan dapat beradaptasi dengan cepat di lapangan.
III. PERAN, FUNGSI, KOORDINASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Bagian ini membahas tentang peran dan fungsi berbagai elemen dalam penyelenggaraan pembelajaran. Koordinasi antara dosen, mahasiswa, dan staf administrasi sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Pembelajaran yang efektif memerlukan partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat.
IV. PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN
Penyelenggaraan pembelajaran meliputi silabus, waktu dan tempat pembelajaran, serta strategi pembelajaran yang digunakan. Ditekankan pentingnya metode pembelajaran yang aktif dan terintegrasi, sehingga mahasiswa tidak hanya menerima informasi tetapi juga terlibat dalam proses pembelajaran secara aktif.
4.1 Silabus Pembelajaran
Silabus pembelajaran dirancang untuk mencakup semua aspek yang diperlukan dalam pendidikan bidan. Hal ini termasuk materi kuliah, praktikum, dan pelatihan keterampilan yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Dengan silabus yang jelas, mahasiswa dapat memahami tujuan pembelajaran dan apa yang diharapkan dari mereka.
4.2 Strategi Pembelajaran
Strategi pembelajaran yang diterapkan dalam program ini berfokus pada pendekatan aktif, di mana mahasiswa didorong untuk terlibat dalam diskusi, praktik, dan kolaborasi. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis mahasiswa dalam bidang kebidanan.
V. EVALUASI KEBERHASILAN
Evaluasi keberhasilan pendidikan merupakan aspek penting dalam memastikan bahwa mahasiswa mencapai kompetensi yang diharapkan. Berbagai metode penilaian digunakan untuk mengukur kemampuan dan pengetahuan mahasiswa, termasuk penilaian formatif dan sumatif. Evaluasi ini juga berfungsi untuk memberikan umpan balik bagi pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran.
5.1 Metoda Assessment Hasil Belajar
Metoda assessment hasil belajar mencakup berbagai teknik yang digunakan untuk mengevaluasi kompetensi mahasiswa. Ini termasuk ujian, tugas, dan proyek yang dirancang untuk mengukur pemahaman dan penerapan pengetahuan dalam konteks kebidanan.
VI. PENUNJANG KEBERHASILAN STUDI
Bagian ini membahas tentang berbagai dukungan yang tersedia untuk mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka. Ini termasuk ujian perbaikan, bimbingan akademik, dan layanan konseling yang dirancang untuk membantu mahasiswa mengatasi tantangan yang mungkin mereka hadapi selama pendidikan.
VII. PENUTUP
Penutup buku pedoman ini menekankan pentingnya komitmen semua pihak dalam penyelenggaraan pendidikan kebidanan yang berkualitas. Dengan adanya pedoman yang jelas, diharapkan semua elemen dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.