• Tidak ada hasil yang ditemukan

viii 5.2 Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "viii 5.2 Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

vi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

HALAMAN PERNYATAAN ... iii

HALAMAN PERSEMBAHAN ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xiv

INTISARI ... xv ABSTRACT ... xvi BAB 1 PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 2 1.3 Tujuan Penelitian ... 2 1.4 Batasan Masalah ... 3 1.5 Manfaat Penelitian ... 3 1.6 Keaslian Penelitian ... 4

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI ... 5

2.1 Volume dan Anggaran Biaya ... 5

2.1.1 Rencana Anggaran Biaya (RAB) ... 7

2.1.2 Manfaat rencana anggaran biaya ... 8

2.1.3 Tahapan penyusunan estimasi biaya ... 8

2.1.4 Kesalahan yang sering terjadi pada RAB ... 11

2.2 Pekerjaan Beton ... 11

2.2.1 Acuan ... 12

2.2.2 Baja tulangan ... 12

2.2.3 Campuran beton ... 13

(2)

vii

2.3.1 Building Information Modelling (BIM) ... 15

2.3.2 Revit Structure ... 17

2.3.3 Revit user interface... 18

2.3.4 Istilah-istilah dalam Revit ... 22

2.3.5 Cara menghitung volume dalam Revit 2014 ... 26

BAB 3 METODE PENELITIAN... 31

3.1 Tahapan Penelitian ... 31

3.1.1 Pencarian referensi Revit ... 32

3.1.2 Pengumpulan data ... 32

3.1.3 Pengolahan data ... 33

3.1.4 Analisis dan pembahasan ... 34

3.1.5 Kesimpulan dan saran ... 35

3.2 Perangkat Lunak ... 35

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN ... 36

4.1 Proses Penghitungan Volume Menggunakan Revit ... 36

4.1.1 Pemodelan elemen beton ... 40

4.1.2 Pemodelan elemen tulangan ... 49

4.1.3 Perhitungan di Revit ... 59

4.2 Penghitungan Manual ... 62

4.3 Analisis Tiap Elemen ... 66

4.3.1 Fondasi tiang pancang ... 66

4.3.2 Fondasi poer... 68

4.3.3 Sloof dan balok ... 70

4.3.4 Kanopi... 81

4.3.5 Plat lantai ... 86

4.3.6 Kolom ... 90

4.3.7 Tangga ... 94

4.3.8 Tulangan ... 96

4.4 Total Volume dan Biaya Beton ... 112

4.5 Total Volume dan Biaya Tulangan ... 119

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN ... 128

(3)

viii 5.2 Saran ... 128 DAFTAR PUSTAKA ... 130 LAMPIRAN ... 132

(4)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Elemen primary user interface window bagian atas ... 19

Tabel 2.2 Elemen primary user interface bagian bawah ... 20

Tabel 2.3 Tools dan options dari ribbon tabs ... 22

Tabel 2.4 Kategori dan deksripsi elemen struktur ... 23

Tabel 2.5 Jenis view dan contoh gambar tiap jenis ... 24

Tabel 3.1 RAB kontrak ... 33

Tabel 4.1 Z-positioning kolom utama ... 42

Tabel 4.2 Tabel kategori dalam New Schedule Dialog Box ... 59

Tabel 4.3 Schedule Revit untuk tiang pancang ... 68

Tabel 4.4 Perbandingan volume tiang pancang ... 68

Tabel 4.5 Clash fondasi dengan elemen struktur lain ... 70

Tabel 4.6 Schedule Revit untuk fondasi poer... 70

Tabel 4.7 Penghitungan manual untuk sloof ... 71

Tabel 4.8 Penghitungan manual untuk balok ... 72

Tabel 4.9 Clash beam dengan elemen struktur lain ... 74

Tabel 4.10 Schedule Revit untuk balok B1 elevasi +3.95 ... 75

Tabel 4.11 Schedule Revit untuk balok dan sloof ... 79

Tabel 4.12 Perbandingan total volume sloof dan balok ... 79

Tabel 4.13 Total volume sloof dan balok ... 80

Tabel 4.14 Perbandingan biaya sloof dan balok ... 80

Tabel 4.15 Perbandingan total biaya balok dan sloof ... 81

Tabel 4.16 Penghitungan manual untuk balok kanopi ... 83

Tabel 4.17 Schedule Revit untuk balok kanopi ... 83

Tabel 4.18 Clash plat dengan elemen struktur lain ... 84

Tabel 4.19 Perbandingan volume plat kanopi pada Revit dan manual ... 85

Tabel 4.20 Perbandingan total volume kanopi ... 86

Tabel 4.21 Perbandingan total biaya kanopi ... 86

Tabel 4.22 Perhitungan manual plat lantai ... 89

(5)

x

Tabel 4.24 Perbandingan volume plat lantai ... 90

Tabel 4.25 Perbandingan biaya plat lantai ... 90

Tabel 4.26 Clash kolom dengan elemen struktur lain... 91

Tabel 4.27 Kolom dan elevasinya ... 92

Tabel 4.28 Perbandingan volume kolom ... 93

Tabel 4.29 Perbandingan biaya kolom ... 93

Tabel 4.30 Semua parameter tangga ... 94

Tabel 4.31 Semua kode tipe tulangan ... 97

Tabel 4.32 Perbandingan metode estimated dan volume rebar ... 99

Tabel 4.33 Perbandingan tulangan fondasi, sloof, dan balok ... 101

Tabel 4.34 Perbandingan total biaya Revit tanpa tiang pancang ... 104

Tabel 4.35 Penghitungan manual volume tulangan sampel balok B2 ... 106

Tabel 4.36 Perbandingan panjang dan volume tulangan sampel balok B2 ... 106

Tabel 4.37 Perbandingan volume tulangan Revit dan manual ... 108

Tabel 4.38 Total berat dan biaya tulangan ... 110

Tabel 4.39 Perbandingan volume beton ... 114

Tabel 4.40 Perbandingan biaya beton ... 117

Tabel 4.41 Total volume dan biaya beton bangunan ... 119

Tabel 4.42 Selisih total volume dan biaya bangunan ... 119

Tabel 4.43 Perbandingan volume tulangan dan manual (cm3) ... 121

Tabel 4.44 Perbandingan berat dan biaya tulangan ... 123

Tabel 4.45 Harga satuan 1 kg pekerjaan pembesian ... 125

Tabel 4.46 Penghitungan total tulangan Revit ... 126

(6)

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Contoh bentuk WBS ... 10

Gambar 2.2 Hubungan Revit Structure dengan aplikasi lain ... 17

Gambar 2.3 Recent files window ... 18

Gambar 2.4 Primary user interface window bagian atas ... 19

Gambar 2.5 Primary user interface bagian bawah ... 20

Gambar 2.6 Ribbon tabs ... 21

Gambar 2.7 Tahapan menemukan Schedule/Quantities ... 28

Gambar 2.8 Name field schedule ... 28

Gambar 2.9 Schedule properties dialog box ... 29

Gambar 2.10 Hasil footing schedule ... 29

Gambar 2.11 Tahapan ekspor schedule ... 30

Gambar 2.12 Penyimpanan hasil ekspor schedule dalam format teks ... 30

Gambar 3.1 Flowchart penelitian ... 31

Gambar 4.1 Komponen bangunan yang dihitung ... 36

Gambar 4.2 Model bangunan ... 37

Gambar 4.3 Pengecekan satuan... 38

Gambar 4.4 Level elevasi ... 39

Gambar 4.5 Grid bangunan ... 39

Gambar 4.6 Pembuatan slab beton dengan Family Editor ... 40

Gambar 4.7 Pembuatan tiang pancang dengan family editor ... 40

Gambar 4.8 Fondasi dalam tampilan 3D... 41

Gambar 4.9 Parameter K1 Lantai 1... 42

Gambar 4.10 Peletakan elemen kolom pada pertemuan grid ... 43

Gambar 4.11 Pengaturan parameter balok B2 di lantai 2 ... 43

Gambar 4.12 Pembuatan balok dari as ke as... 44

Gambar 4.13 Balok kanopi yang rata luar ... 44

Gambar 4.14 Pemodelan kolom praktis ... 45

Gambar 4.15 Clash kolom praktis dengan balok yang berada di atasnya ... 45

(7)

xii

Gambar 4.17 Parameter pemodelan tangga ... 46

Gambar 4.18 Tangga dalam 3D ... 47

Gambar 4.19 Plat kanopi ... 47

Gambar 4.20 Garis sketch plat lantai ... 48

Gambar 4.21 Plat lantai 3 ... 48

Gambar 4.22 Rebar Cover Setting ... 49

Gambar 4.23 Kode tulangan di dalam Revit ... 49

Gambar 4.24 Pengaturan parameter tulangan sengkang ... 51

Gambar 4.25 Garis referensi pada balok ... 52

Gambar 4.26 Section pada balok ... 52

Gambar 4.27 Tulangan yang di-input dalam section ... 53

Gambar 4.28 Placement Orientasi ... 53

Gambar 4.29 Pengaturan tulangan utama pada balok ... 54

Gambar 4.30 Pengaturan tulangan sengkang pada balok... 54

Gambar 4.31 Tulangan di-input ke dalam bangunan ... 55

Gambar 4.32 Parameter tulangan spiral fondasi ... 56

Gambar 4.33 Tulangan fondasi ... 56

Gambar 4.34 Tulangan kolom ... 57

Gambar 4.35 Tulangan plat kanopi ... 57

Gambar 4.36 Pola tulangan satu blok plat lantai... 58

Gambar 4.37 Tulangan plat lantai 3 ... 58

Gambar 4.38 Data dengan format teks ... 60

Gambar 4.39 Membuka data hasil schedule Revit ... 60

Gambar 4.40 Pilihan delimited ... 61

Gambar 4.41 Pilihan tab dan tanda petik ... 61

Gambar 4.42 Diambil pilihan general ... 62

Gambar 4.43 Hasil ekspor schedule dalam aplikasi spreadsheet ... 62

Gambar 4.44 Panjang balok ... 64

Gambar 4.45 Lebar plat kanopi ... 64

Gambar 4.46 Luasan plat kanopi ... 65

Gambar 4.47 Hitungan manual sengkang ... 66

(8)

xiii

Gambar 4.49 Clash fondasi poer dan sloof ... 69

Gambar 4.50 Panjang balok dalam penghitungan manual ... 71

Gambar 4.51 Denah balok B1 pada elevasi +3,95 ... 72

Gambar 4.52 Clash balok B1 pada elevasi +3,95 ... 73

Gambar 4.53 Parameter concrete rectangular beam 0,1 × 1 × 10 m ... 73

Gambar 4.54 Dimensi kolom K1 di ujung balok B1 ... 74

Gambar 4.55 Sloof TB1 mengalami clash dengan kolom dan fondasi... 76

Gambar 4.56 Clash antartipe ... 77

Gambar 4.57 Balok B3 yang clash dengan balok lain ... 78

Gambar 4.58 Data volume balok B3 yang mengalami clash ... 78

Gambar 4.59 Balok dan plat kanopi ... 82

Gambar 4.60 Kanopi yang mengalami clash dengan kolom ... 82

Gambar 4.61 Contoh ukuran plat kanopi ... 84

Gambar 4.62 Pengukuran manual contoh satu panel plat lantai ... 87

Gambar 4.63 Pengukuran satu panel plat lantai dari sisi dalam balok... 88

Gambar 4.64 Luasan yang hilang... 88

Gambar 4.65 Posisi kolom K1 dan fondasi poer ... 91

Gambar 4.66 Pemodelan tangga ... 94

Gambar 4.67 Nosing pada tangga ... 96

Gambar 4.68 Pemodelan tulangan gedung... 97

Gambar 4.69 Posisi tulangan fondasi ... 101

Gambar 4.70 Balok bertulang B2 sebelum terkena clash ... 102

Gambar 4.71 Balok bertulang B2 setelah terkena clash ... 102

Gambar 4.72 Spasi sengkang tumpuan berjarak 150 mm ... 103

Gambar 4.73 Spasi sengkang tumpuan 300 mm ... 103

Gambar 4.74 Penghitungan sengkang ... 105

Gambar 4.75 Total bar length satu sengkang ... 107

Gambar 4.76 Pembesaran nilai stirrup/tie bend diameter ... 108

Gambar 4.77 Tulangan fondasi poer ... 110

Gambar 4.78 Perbandingan tulangan K1 dan KP ... 110

(9)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A Gambar As Built Drawing

Lampiran B Rencana Anggaran Biaya Kontrak Lampiran C Analisis Harga Satuan Kontrak Lampiran D Hasil Schedule Revit

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari pembuatan framework Codeigniter ini menurut user manualnya adalah untuk menghasilkan framework yang akan dapat digunakan untuk pengembangan proyek

Merupakan sistem pengelolaan aduan masyarakat , bisa secara manual atau fasilitas yang berbasis IT yang digunakan untuk merespon segala saran ,keluhan &informasi

Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer faktor umur, pendidikan, pekerjaan, pemakaian tattoo, dan perilaku seks tanpa pengaman, yang diperoleh melalui

Pengertian umum yang paling simpel untuk masyarakat awam ter-hadap musik non klasik adalah musik populer, dengan kelompok band sebagai bentuk ekspresinya, sehingga dalam buku

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks semua kelompok pengeluaran, yaitu : kelompok bahan makanan 0,28 persen; kelompok makanan

 MJO pada bulan April berada pada fase 1 hingga 8 dengan sifat lemah hingga kuat. Dimana MJO melewati wilayah Indonesia dengan sifat kuat sehingga pada bulan April MJO

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih karunia-Nya, Skripsi yang berjudul “ Pengaruh Variasi Proporsi Sari Bit Merah Dan Susu UHT

Mengenai hal itu, Kirdi Dipoyudo (1979: 30) menjelaskan: “Negara Pancasila adalah suatu negara yang didirikan, dipertahankan dan dikembangkan dengan tujuan untuk melindungi