• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Strategis (Revisi) Strategic Plan (Revised)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Rencana Strategis (Revisi) Strategic Plan (Revised)"

Copied!
151
0
0

Teks penuh

(1)

Rencana Strategis (Revisi)

Strategic Plan (Revised)

2016-2021

Pemerintah Kota Tangerang Selatan

Dinas Pekerjaan Umum

Membangun Infrastruktur Jalan dan Sumber

Daya Air untuk Kesejahteraan Masyarakat Kota

Tangerang Selatan

City Government of South Tangerang

Public Works Agency

Building Road and Water Resources

Infrastructure for Community Welfare in South

Tangerang City

(2)

i

Kata Pengantar

Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan Karunianya atas penyelesaian Rencana Strategis Revisi Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2016-2021.

Pada tahun 2018 Dinas Pekerjaan Umum melakukan revisi Renstra 2016-2021 sehubungan adanya pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah baru pada Dinas Pekerjaan Umum, yaitu UPTD Pemeliharaan alat berat yang bertugas melakukan pemeliharaan alat-alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan sesuai dengan Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 14 tahun 2018 tentang Pembentukan, Kedudukan, Susunan organisasi, Tugas dan Tata kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Dinas Pekerjaan Umum.

Renstra revisi ini selanjutnya akan menjadi panduan dalam perencanaan tahunan dan penyusunan rencana anggaran dan kegiatan agar dapat diperoleh hasil-hasil pembangunan di bidang pekerjaan umum sesuai dengan yang direncanakan. Semoga dengan perencanaan yang berkualitas dan sinergis, diharapkan di masa mendatang Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan dapat memberikan pelayanan prima di bidang pekerjaan umum dalam rangka mendukung terwujudnya Visi dan Misi Kota Tangerang Selatan.

Kami menyadari bahwa pencapaian kinerja yang direncanakan dalam Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 – 2021 ini bukan pekerjaan yang mudah, namun Dinas Pekerjaan Umum akan menjalankan RENSTRA tersebut dengan penuh tanggung jawab untuk mewujudkan visi

(3)

ii

“Terwujudnya Tangsel Kota Cerdas, Berkualitas, dan Berdaya Saing Berbasis Teknologi dan Inovasi” pada akhir periode Renstra ini.

Tangerang Selatan, 2018 PLT. KEPALA

DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN

ARIES KURNIAWAN, ST. MT NIP. 19750408 200112 1 003

(4)

iii

Daftar Isi

Halaman

Kata Pengantar i

Daftar isi iii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Renstra

I-1 I-6 I-7 I-8

BAB II GAMBARAN UMUM PELAYANAN SKPD 2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi 2.2 Sumber Daya

2.3 Kinerja Pelayanan SKPD

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD

II-1 II-22 II-24

II-34

BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi

3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

3.5 Penentuan Isu – isu Strategis

III-1

III-5 III-25

III-31 III-36

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN IV-1

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN V-1

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN

V-1

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN VI-1

BAB VIII PENUTUP VIII-1

(5)

I - 1

Bab I

Pendahuluan

1.1. Latar Belakang

Latar Belakang Perencanaan pembangunan daerah merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, dan dilakukan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan berdasarkan peran dan kewenangan masing-masing. Dengan demikian, maka perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem perencanaan pembangunan nasional yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang mengamanatkan Kepada Kementerian/ Lembaga/ Pemerintah Daerah dan unit kerja di bawahnya, termasuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menyusun rencana pembangunan jangka

(6)

I - 2

menengah dengan periode 5 tahun.

Pada tahun 2017 telah terbit Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tersebut menggantikan Permendagri 54 Tahun 2010.

Renstra ini merupakan renstra revisi Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan periode 2016-2021. Revisi renstra tersebut dilakukan dengan beberapa pertimbangan sebagai berikut:

1.

Adanya Unit Pelaksana Teknis Daerah yang baru dibentuk pada Dinas Pekerjaan Umum, yaitu UPTD Pemeliharaan alat berat yang bertugas melakukan pemeliharaan alat-alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan.

2.

Menindaklanjuti saran hasil evaluasi SAKIP oleh Inspektorat Kota Tangerang Selatan.

Pengertian Renstra SKPD

Renstra SKPD merupakan dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahun yang memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan dalam rangka pelaksanaan Urusan Pemerintahan Wajib dan/atau Urusan Pemerintahan Pilihan sesuai dengan tugas dan fungsi setiap Perangkat Daerah.

Fungsi Renstra SKPD

Renstra SKPD ini berfungsi sebagai penjabaran lebih lanjut tujuan dan sasaran strategis RPJMD, dan memandu perencanaan program dan kegiatan serta rencana pendanaan oleh perangkat daerah dalam rangka mendukung pencapaian target pembangunan daerah yang ditetapkan dalam RPJMD.

(7)

I - 3 Proses

Penyusunan Renstra SKPD

Penyusunan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 – 2021 dilaksanakan berdasarkan proses dan pendekatan sebagai berikut:

1.

Proses Teknokratik.

Proses teknokratik dalam penyusunan Renstra SKPD adalah proses perencanaan yang dilakukan dengan menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah untuk menganalisis kondisi obyektif dengan mempertimbangkan beberapa skenario pembangunan selama periode rencana. Proses teknokratik ini menghasilkan Rancangan Teknokratik Renstra SKPD. Rancangan teknokratik Renstra Dinas Pekerjaan Umum Tahun 2016-2021 dalam penyusunannya mengacu pada Rancangan Teknokratik RPJMD Kota Tangerang Selatan Tahun 2016-2021. Oleh karena itu penentuan visi, misi, tujuan, sasaran strategis, strategi, kebijakan, program dan kegiatan selama 5 tahun mendatang berfokus pada pencapaian tujuan RPJMD Kota Tangerang Selatan Tahun 2016-2021.

2.

Proses Politik

Proses politik dalam penyusunan Renstra SKPD merupakan proses penyusunan rencana strategis SKPD yang diselaraskan dengan Visi, Misi dan program prioritas Kepala Daerah terpilih. Proses politik ini merupakan kelanjutan dari proses teknokratik dan menghasilkan Rancangan Renstra SKPD. Rancangan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Tahun 2016-2021 dalam penyusunannya berpedoman pada Rancangan Awal RPJMD Kota Tangerang Selatan yang telah memuat visi, misi, dan program prioritas Kepala Daerah terpilih.

Rancangan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Tahun 2016-2021 dalam proses berikutnya kembali disesuaikan dengan Rancangan Akhir RPJMD Kota Tangerang Selatan. Penyesuaian ini dilakukan untuk melihat kemungkinan terjadinya ketidaksesuaian substansi rancangan Renstra Dinas dengan Rancangan Akhir RPJMD. Ketidaksesuaian tersebut dapat terjadi karena Rancangan Akhir RPJMD

(8)

I - 4

disusun berdasarkan Musrenbang Jangka Menengah Daerah yang mungkin saja memuat hal-hal baru yang sebelumnya tidak terdapat pada Rancangan Awal RPJMD Kota Tangerang Selatan.

3.

Top Down dan Bootom Up

Hasil perencanaan diselaraskan dalam musyawarah pembangunan yang dilaksanakan mulai dari Desa, Kecamatan, Daerah kabupaten/kota, Daerah provinsi, hingga nasional.

4.

Pendekatan Partisipatif

Pendekatan ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

Dalam pelaksanaannya, penyusunan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2016–2021 dilakukan melalui tiga tahapan yaitu Persiapan, Penyusunan, dan Penetapan Renstra Dinas, yang ditunjukkan pada gambar 1.1. sebagai berikut:

Gambar 1.1

(9)

I - 5 Keterkaitan

Renstra SKPD

Sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, penyusunan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang SelatanTahun 2016 – 2021 mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 – 2021, dan memperhatikan Renstra Kementerian Pekerjaan Umum serta Renstra Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, serta Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman Provinsi Banten. Renstra tersebut selanjutnya akan dijabarkan secara tahunan dalam bentuk Rencana kerja/kinerja (Renja) agar kegiatan pembangunan yang direncanakan dapat dianggarkan. Keterkaitan Renstra Dinas PU dengan RPJMD Kota Tangerang Selatan, Renstra Kementerian Pekerjaan Umum, Renstra Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, dan Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman Provinsi Banten disajikan pada gambar 1.2.

Gambar 1.2

(10)

I - 6 1.2. Landasan Hukum

Landasan Hukum

Penyusunan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2016 – 2021 dilandasi oleh berbagai peraturan perundang-undangan dan ketentuan-ketentuan yang berlaku sebagai landasan hukum, sebagai berikut :

1.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4010)

2.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

3.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

4.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 88);

5.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

6.

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

7.

Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

8.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana

(11)

I - 7

Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

9.

Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah.

10.

Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 09 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2016-2021.

1.3. Maksud dan Tujuan

Maksud Maksud disusunnya Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 – 2021 adalah melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, dalam rangka menjamin penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, transparan, akuntabel, efisien dan efektif dalam perencanaan pembangunan daerah.

Tujuan Tujuan penyusunan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang SelatanTahun 2016 – 2021 adalah :

a.

Memberikan arah dan panduan dalam penyusunan rencana kegiatan dan anggaran pembangunan tahunan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan.

(12)

I - 8

pencapaian kinerja Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan.

c.

Menjadi acuan dalam menilai keberhasilan dan kegagalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan.

1.4. Sistematika Renstra

Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan periode Tahun 2016-2021 ini disusun berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 dengan sistematika sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan

Berisi latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan, serta sistematika Rencana Strategis.

Bab II Gambaran Pelayanan Perangkat Daerah

Berisi informasi mengenai 1) tugas pokok dan fungsi serta struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan dalam penyelenggaraan urusan pemerintah daerah, 2) informasi sumber daya yang dimiliki Dinas, meliputi sumber daya manusia, sumber daya keuangan dan sumber daya sarana prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas. 3) menguraikan kinerja pelayanan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan tahun-tahun sebelumnya, dan 4) menguraikan informasi mengenai tantangan dan peluang pengembangan pelayanan Dinas.

Bab III Permasalahan dan Isu-isu Strategis Perangkat Daerah Berisi informasi mengenai 1) hasil identifikasi permasalahan-permasalahan terkait dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya, 2) menguraikan isu-isu strategis berdasarkan hasil telaahan visi, misi, serta program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih yang terkait dengan tugas dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan, 3) menguraikan isu-isu strategis berdasarkan hasil telaahan renstra kementerian/lembaga dan renstra unit kerja terkait di Pemerintah

(13)

I - 9

Provinsi Banten 4) Hasil telaahan atas rencana tata ruang dan kajian lingkungan hidup strategis, dan 5) Penentuan isu-isu strategis berdasarkan berbagai penelaahan tersebut di atas.

Bab IV Tujuan dan Sasaran

Menguraikan rumusan pernyataan tujuan dan sasaran jangka menengah (sasaran strategis) Dinas untuk periode 2016 - 2021.

Bab V Strategi dan Arah Kebijakan

Menguraikan strategi dan arah kebijakan Dinas untuk periode 2016 - 2021 dalam rangka mendukung pencapaian tujuan dan sasaran dinas.

Bab VI Rencana Program dan Kegiatan serta Rencana Pendanaan Menguraikan rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan untuk periode 2016 – 2021. Bab VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan

Menguraikan indikator kinerja Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Dinas dalam periode 2016 - 2021 sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran strategis RPJMD Kota Tangerang Selatan.

Bab VIII Penutup

Memuat kalimat-kalimat penutup.

(14)

II - 1

Bab II

Gambaran Pelayanan

Perangkat Daerah

2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Tugas dan

Fungsi SKPD

Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah. Selanjutnya tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum tertuang dalam Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 52 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, Dan Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum.

Dinas Pekerjaan Umum merupakan unsur pelaksana Urusan Pemerintahan Daerah bidang Pekerjaan Umum. Dinas Pekerjaan Umum mempunyai tugas membantu walikota melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan

(15)

II - 2

tugas pembantuan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah.

Dalam menjalankan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Dinas Pekerjaan Umummenyelenggarakan kewenangan sebagai berikut:

1)

Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan tugas dan fungsi lingkup Dinas;

2)

Pelaksanaan pelayanan bidang sumber daya air;

3)

Pelaksanaan pelayanan bidang bina marga;

4)

Pelaksanaan pelayanan bidang drainase dan pedestrian kota;

5)

Pelaksanaan pelayanan bidang teknik ke-PU-an;

6)

Pelaksanaan pelayanan bidang jasa konstruksi.

Sebagai satuan kerja perangkat daerah di Kota Tangerang Selatan, Dinas Pekerjaan Umum dipimpin oleh seorang kepala dinas dengan dibantu oleh satuan kerja dibawahnya sebagaimana tersebut di atas, dengan rincian tugas dan fungsi sebagai berikut:

Tugas dan Fungsi Kepala Dinas

Kepala Dinas memiliki tugas Melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang Pekerjaan Umum.Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Kepala Dinas menyelenggarakan fungsi :

1)

Perumusan, penetapan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis bidang dibidang kesekretariatan, bidang sumber daya air, bidang bina marga, bidang drainase, bidang bina teknik dan jasa konstruksi;

2)

Perumusan, Penetapan, Pelaksanaan program dan anggaran bidang kesekretariatan, bidang sumber daya air, bidang bina marga, bidang drainase, bidang bina teknik dan jasa konstruksi;

3)

Pembinaan, Pengawasan, Pengendalian, Pemantauan pelaksanaan tugas bidang kesekretariatan, bidang sumber daya air, bidang bina marga, bidang drainase, bidang bina teknik dan jasa konstruksi;

4)

Pembinaan, Pengawasan, Pengendalian, Pemantauan pelaksanaan tugas umum dan Kepegawaian, keuangan, serta program evaluasi dan pelaporan;

(16)

II - 3

5)

Pengkoordinasian pelaksanaan bidang kesekretariatan, bidang sumber daya air, bidang bina marga, bidang drainase, bidang bina teknik dan jasa konstruksi;

6)

Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan tugas dan fungsi lingkup Dinas

7)

Pelaksanaan pelayanan bidang sumber daya air

8)

Pelaksanaan pelayanan bidang bina marga

9)

Pelaksanaan pelayanan bidang drainase dan pedestrian kota

10)

Pelaksanaan pelayanan bidang teknik ke PU an

11)

Pelaksanaan pelayanan bidang jasa konstruksi;

12)

Pengembangan pemanfaatan data dan inovasi pelayanan.

Tugas dan Fungsi Sekretaris Dinas

Sekretaris Dinas mempunyai tugas Membantu Kepala Dinas dalam memberikan pelayanan administrasi dan teknis yang meliputi umum dan kepegawaian, keuangan dan perencanaan, evaluasi dan pelaporan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Sekretaris menyelenggarakan fungsi :

1)

Pengkoordinasi perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis dilingkup Dinas;

2)

Pengkoordinasian Pelaksanaan program dan anggaran dilingkup Dinas.

3)

Perumusan dan pelaksanaan program dan anggaran dilngkup Sekretariat Dinas;

4)

Pembinaan, Pengawasan, Pengendalian, Pemantauan pelaksanaan tugas umum dan kepegawaian, keuangan dan program, evaluasi dan pelaporan dan lingkup Dinas.

5)

Pengkoordinasian pelaksanaan tugas dilingkup umum dan kepegawaian, keuangan dan program, evaluasi dan pelaporan;

6)

Pelaporan dan evakuasi pelaksanaan tugas dilingkup umum dan kepegawaian, keuangan dan program, evaluasi dan pelaporan;

7)

Pelaksanaan fasilitasi Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID).

(17)

II - 4

Sekretariat dibantu oleh tiga sub bagian, dengan uraian tugas sebagai berikut :

1)

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas :

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan

strategis dan teknis pada sub bagian Umum dan Kepegawaian

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada sub bagian Umum dan Kepegawaian.

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada sub bagian Umum dan Kepegawaian;

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian,

pemantauan pelaksanaan tugas staf pada sub bagian Umum dan Kepegawaian

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada sub bagian Umum dan Kepegawaian;

f)

Melaksanakan pelayanan ketatausahaan.

g)

Melaksanakan pelayanan kerumahtanggaan

h)

Melaksanakan pengadaan dan pengelolaan barang milik daerah

i)

Melaksanakan pengadaan dan Pencatatan kebutuhan perlengkapan kantor barang pakai habis

j)

Melaksanakan kehumasan dan informasi publik

k)

Melaksanakan pelayanan administrasi kepegawaian

l)

Melaksanakan peningkatan keamampuan dan kapasitas

pegawai

m)

Melaksanakan pengelolaan perpustakaan dan kearsipan lingkup dinas

n)

Melaksanakan pelayanan dan pengelolaan perjalanan dinas

o)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada sub bagian Umum dan Kepegawaian.

(18)

II - 5

2)

Sub Bagian Keuangan

Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas:

a)

Menyusun rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan sub bagian keuangan

b)

Melaksanakan perencanaan kegiatan pengelolaan keuangan, penata usahaan, akuntansi, verifikasi dan pembukuan

c)

Melaksanakan pengelolaan keuangan, penata usahaan, akuntansi, verifikasi dan pembukuan

d)

Melaksanakan penyusunan laporan neraca keuangan

e)

Melaksanakan koordinasi dengan instansi/lembaga

lainnya terkait dengan pengelolaan keuangan, penata usahaan, akuntansi, verifikasi dan pembukuan

f)

Melakukan koordinasian, pengendalian, pengawasan pengelolaan keuangan

g)

Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya

3)

Sub Bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan

Sub Bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas:

a)

Melaksanakan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan sub bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan

b)

Menyusun perencanaan kegiatan pengumpulan data

bahan perumusan kebijakan dinas

c)

Menyusun program dan anggaran dinas

d)

Melaksanakan pengolahan, penganalisisan data dinas

e)

Menyusun pedoman dan program kerja dinas

f)

Melaksakan Penyusunan dokumen perencanaan umum dinas

g)

Melaksanakan pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan program dan kegiatan dinas

h)

Melaksanakan monitoring, evaluasi serta pelaporan program dan kegiatan dinas

i)

Melaksanakan konsultasi dan koordinasi dengan isntansi/lembaga lainnya terkait program, anggaran,

(19)

II - 6

j)

monitoring dan evaluasi dinas

k)

Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengantugas dan fungsinya.

Tugas dan Fungsi Bidang Bina Marga

Bidang Bina Marga mempunyai tugas Membantu Kepala Dinas dalam memberikan pelayanan dibidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Pemeliharaan Jalan dan Jembatan serta Perencanaan Jalan dan Jembatan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Bidang Bina Marga menyelengarakan fungsi :

1)

Pengkoordinasian perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis dilingkup Bidang Bina Marga

2)

Penyusunan perencanaan kebinamargaan yang meliputi jalan, simpang sebidang dan tidak sebidang, jembatan penyeberangan kendaraan dan orang serta bangunan jalan lainnya

3)

Pengkoordinasian Perumusan program dan anggaran dilingkup bidang Bina Marga

4)

Pembinaan, Pengawasan, Pengendalian, Pemantauan pelaksanaan tugas dilingkup kebinamargaan;

5)

Pengkoordinasian pelaksanaan tugas dilingkup kebinamargaan yang meliputi jalan, simpang sebidang dan tidak sebidang, jembatan penyeberangan kendaraan dan orang serta bangunan jalan lainnya;

6)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan kebinamargaan,

7)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan

rekomendasi bidang Bina Marga dan

8)

Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi dilingkup bidang Bina Marga.

Bidang Bina Marga dibantu oleh tiga seksi, dengan uraian tugas sebagai berikut :

1)

Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan

Seksi pembangunan jalan dan jembatan mempunyai tugas :

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan

strategis dan teknis pada seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan

(20)

II - 7

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan

f)

Melaksanakan kegiatanfisik Pembangunan, peningkatan dan rehabilitasi Jalan dan Jembatanyang meliputi jalan, simpang sebidang dan tidak sebidang, jembatan penyeberangan kendaraan dan orang serta bangunan jalan lainnya

g)

Penyelenggaraan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Pembangunan jalan dan jembatan;

h)

Penyiapan pelaksanaan pembangunan, peningkatan dan rehabilitasi jalan dan jembatan;

i)

Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

j)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Pembangunan Jalan dan Jembatan

k)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangPembangunan Jalan dan Jembatan

l)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan

tugas dan fungsi pada seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan.

2)

Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

Seksi pemeliharaan jalan dan jembatan mempunyai tugas:

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan

strategis dan teknis pada seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

(21)

II - 8

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksiPemeliharaan Jalan dan Jembatan

f)

Melaksanakan kegiatanfisik Pemeliharaan Jalan dan Jembatan yang meliputi jalan, simpang sebidang dan tidak sebidang, jembatan penyeberangan kendaraan dan orang serta bangunan jalan lainnya

g)

Penyelenggaraan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

h)

Penyiapan pelaksanaan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

i)

Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

j)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

k)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangPemeliharaan Jalan dan Jembatan

l)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan

tugas dan fungsi pada seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan.

3)

Seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan

Seksi perencanaan jalan dan jembatan mempunyai tugas :

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan

strategis dan teknis pada seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan

b)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program

dan anggaran pada seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan

(22)

II - 9

pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan

d)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksiPerencanaan Jalan dan Jembatan

e)

Melaksanakan kegiatanPerencanaan Jalan dan Jembatan yang meliputi studi kelayakan, penyusunan DED, legger jalan dan dokumen perencanaan lainnya

f)

Melaksanakan pelayanan penerbitan rekomendasi bidang kebina margaan

g)

Penyelenggaraan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan

h)

Penyiapan pelaksanaan Perencanaan Jalan dan Jembatan

i)

Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

j)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Perencanaan Jalan dan Jembatan

k)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangPerencanaan Jalan dan Jembatan

l)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan

tugas dan fungsi pada seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan.

Tugas dan Fungsi Bidang Sumber Daya Air

Bidang sumber daya air mempunyai tugas Membantu Kepala Dinas dalam memberikan pelayanan Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA, Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA serta Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Bidang sumber daya air menyelengarakan fungsi :

1)

Pengkoordinasian perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis dilingkup Bidang Sumber Daya Air

2)

Penyusunan perencanaan bidang Sumber Daya Air yang meliputi pengelolaan air baku, bangunan air pengendali banjir, saluran pembuang, sungai/kali, situ/tandon dan bangunan air

(23)

II - 10 lainnya;

3)

Pengkoordinasian Perumusan program dan anggaran dilingkup bidang Sumber Daya Air

4)

Pembinaan, Pengawasan, Pengendalian, Pemantauan pelaksanaan tugas dilingkup Sumber Daya Air;

5)

Pengkoordinasian pelaksanaan tugas dilingkup Sumber Daya Air;

6)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan Penyediaan dan pendistribusian air baku;

7)

Pengkoordinasian pelaksanaan bangunan pengendali banjir;

8)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan Pengendalian

kawasan rawan air;

9)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi bidang Sumber Daya Air dan

10)

Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi dilingkup bidang Sumber Daya Air.

Bidang Sumber Daya Air dibantu oleh tiga seksi, dengan uraian tugas sebagai berikut :

1)

Seksi Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA

Seksi Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA mempunyai tugas:

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi Seksi Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Seksi Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada seksi Seksi Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA

(24)

II - 11

seksi Seksi Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA

f)

Melaksanakan kegiatan fisik Pembangunaninfrastruktur SDA yang meliputi sarana dan prasarana sungai/kali, saluran pembuang, situ/rawa, tandon dan bangunan penampungan air lainnya ;

g)

Melaksanakan kegiatan fisikoperasi dan pemeliharaan infrastruktur SDA yang meliputi sarana dan prasarana sungai/kali, saluran pembuang, situ/rawa, tandon dan bangunan penampungan air lainnya ;

h)

Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Pembanguan, Operasional dan Pemeliharaan Infrastruktur SDA;

i)

Menyiapkan pelaksanaan pembangunan, Operasional dan Pemeliharaan Infrastruktur SDA ;

j)

Melaksanakan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

k)

Menyiapkan pelaksanaan Pembangunan Operasional dan Pemeliharaan Infrastruktur SDA;

l)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA;

m)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangPembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA;

n)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi Seksi Pembangunan, operasional dan pemeliharaan infrastruktur SDA.

2)

Seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

Seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA mempunyai tugas:

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

(25)

II - 12

pada seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada

seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

f)

Melaksanakan kegiatan Pengelolaan Air Baku yang meliputi identifikasi, penyediaan, pendistribusian dan pemanfaatan infrastruktur SDA lainnya;

g)

Melaksanakan koordinasi lintas sektor dengan stakeholder bidang pengelolaan air baku;

h)

Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

i)

Menyiapkan pelaksanaan Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

j)

Melaksanakan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

k)

Menyiapkan pelaksanaan Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

l)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA

m)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan

pelaporan dibidang pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA.

3)

Seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA Seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA mempunyai tugas:

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

(26)

II - 13

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada

seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

f)

Melaksanakan kegiatan Perencanaan meliputi studi kelayakan, penyusunan DED dan dokumen perencanaan lainnya serta Pengembangan Infrastruktur SDA

g)

Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

h)

Menyiapkan pelaksanaan Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

i)

Melaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi bidang sumber daya air

j)

Melaksanakan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

k)

Melaksanakan monitoring dan evaluasi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

l)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang pengelolaan Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

m)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidang Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA

n)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA.

(27)

II - 14 Tugas dan

Fungsi Bidang DRainase dan Pedestrian Kota

Bidang Drainase dan Pedestrian Kota mempunyai tugas Membantu Kepala Dinas dalam memberikan pelayanan dibidang Drainase dan Pedestrian Kota.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Bidang Drainase dan Pedestrian Kota menyelengarakan fungsi :

1)

Pengkoordinasian perumusan, pelaksanaan kebijakan

strategis dan teknis dilingkup Bidang Drainase dan Pedestrian Kota

2)

Penyusunan perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

3)

Pengkoordinasian Perumusan program dan anggaran

dilingkup bidang Drainase dan Pedestrian Kota

4)

Pembinaan, Pengawasan, Pengendalian, Pemantauan pelaksanaan tugas dilingkup Drainase dan Pedestrian Kota

5)

Pengkoordinasian pelaksanaan tugas dilingkup Drainase dan

Pedestrian Kota

6)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan Drainase dan Pedestrian Kota

7)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi bidang Drainase dan Pedestrian Kota dan

8)

Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi dilingkup bidang Drainase dan Pedestrian Kota.

Bidang Drainase dan Pedestrian Kota dibantu oleh tiga seksi, dengan uraian tugas sebagai berikut :

1)

Seksi Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota

Seksi Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota mempunyai tugas:

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program

dan anggaran pada seksi Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi

(28)

II - 15

Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksiPembangunan Drainase dan Pedestrian Kota yang meliputi saluran air, bantaran saluran air, trotoar jalan dan bangunan air lainnya

f)

Melaksanakan kegiatan fisikPembangunan, peningkatan dan rehabilitasiDrainase dan Pedestrian Kota

g)

Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota

h)

Menyiapkan pelaksanaan Pembangunan, peningkatan dan rehabilitasiDrainase dan Pedestrian Kota yang meliputi saluran air, bantaran saluran air, trotoar jalan dan bangunan air lainnya

i)

Melaksanakan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

j)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota

k)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangPembangunan Drainase dan Pedestrian Kota

l)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota.

2)

Seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

Seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota mempunyai tugas:

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program

dan anggaran pada seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

(29)

II - 16

pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksiPemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

f)

Melaksanakan kegiatanfisik Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota yang meliputi saluran air, bantaran saluran air, trotoar jalan dan bangunan air lainnya

g)

Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

h)

Menyiapkan pelaksanaan Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

i)

Melaksanakan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

j)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

k)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangPemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

l)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota.

3)

Seksi Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

Seksi Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota mempunyai tugas :

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program

dan anggaran pada seksi Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

(30)

II - 17

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksiPerencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

f)

Melaksanakan kegiatanPerencanaan Drainase dan Pedestrian Kota yang meliputi saluran air, bantaran saluran air, trotoar jalan dan bangunan air lainnya berupa studi kelayakan, penyusunan DED dan dokumen perencanaan lainnya

g)

Melaksanakan pelayanan penerbitan rekomendasi penataan drainase

h)

Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

i)

Menyiapkan pelaksanaan Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota

j)

Melaksanakan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

k)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

l)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangPemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota

m)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota.

Bidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi

Bidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi mempunyai tugas Membantu Kepala Dinas dalam memberikan pelayanan dibidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Bidang BinaTeknik dan Jasa Konstruksi menyelengarakan fungsi:

1)

Pengkoordinasian perumusan, pelaksanaan kebijakan

strategis dan teknis dilingkup Bidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi

2)

Penyusunan perencanaan Bina Teknik dan Jasa Konstruksiyang meliputi pengawasan fisik konstruksi, uji mutu hasil konstruksi, pengadaan lahan ke PU an dengan luasan

(31)

II - 18

tertentu dan pembinaan pelaku usaha jasa konstruksi;

3)

Pengkoordinasian Perumusan program dan anggaran dilingkup bidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi

4)

Pembinaan, Pengawasan, Pengendalian, Pemantauan pelaksanaan tugas dilingkup Bina Teknik dan Jasa Konstruksi

5)

Pengkoordinasian pelaksanaan tugas dilingkup Bina Teknik

dan Jasa Konstruksi

6)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan laporan hasil pengawasan hasil konstruksi

7)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan uji mutu hasil hasil konstruksi

8)

Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi bidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi dan

9)

Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi

dilingkup bidangSumber Daya Air.

Bidang Bina Teknikdan Jasa Konstruksi dibantu oleh tiga seksi, dengan uraian tugas sebagai berikut :

1)

Seksi Pengawasan Teknik

Seksi Pengawasan Teknik mempunyai tugas :

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi Pengawasan Teknik

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi Pengawasan Teknik

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada seksi Pengawasan Teknik

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Pengawasan Teknik

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksiPengawasan Teknik

f)

Melaksanakan kegiatanPengawasan fisik bidang SDA, Bina Marga, Drainase dan Pedestrian Kota

g)

Menyiapkan laporan hasil pengawasan fisik bidang SDA, Bina Marga, Drainase dan Pedestrian Kota

h)

Penyelenggaraan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi Pengawasan Teknik

(32)

II - 19

i)

Penyiapan pelaksanaan Pengawasan Teknik

j)

Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

k)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Pengawasan Teknik

l)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangPePengawasan Teknik

m)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi Pengawasan Teknik.

2)

Seksi Laboratorium dan Lahan

Seksi Laboratorium dan Lahan mempunyai tugas :

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi Laboratorium dan Lahan

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran

pada seksi Laboratorium dan Lahan

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada seksi Laboratorium dan Lahan

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi Laboratorium dan Lahan

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksiLaboratorium dan Lahan

f)

Melaksanakan kegiatan pengelolaan Laboratorium berupa uji hasil konstruksi

g)

Menyiapkan laporan hasil uji hasil konstruksi

h)

Melaksanakan kegiatan pengadaan Lahan luasan tertentu untuk urusan ke PU an

i)

Penyusunan rencana pengelolaan Laboratorium dan pengadaan Lahan luasan tertentu untuk urusan ke PU an

j)

Penyelenggaraan penyusunan rencana kerja, kinerja dan

anggaran tahunan Seksi Laboratorium dan lahan

k)

Penyiapan pelaksanaan Laboratorium dan pengadaan Lahan luasan tertentu untuk urusan ke PU an

l)

Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja dan unit kerja terkait;

(33)

II - 20

m)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang Laboratorium dan Lahan

n)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidangLaboratorium dan Lahan

o)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi Laboratorium dan Lahan.

3)

Seksi Bina Jasa Konstruksi

Seksi BinaJasa Konstruksi mempunyai tugas :

a)

Menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis pada seksi BinaJasa Konstruksi

b)

Menyiapkan bahan perencanaan program dan anggaran pada seksi BinaJasa Konstruksi

c)

Menyiapkan dokumen pendukung pelaksanaan program dan anggaran pada seksi BinaJasa Konstruksi

d)

Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf pada seksi BinaJasa Konstruksi

e)

Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan tugas pada seksiBinaJasa Konstruksi

f)

Melaksanakan kegiatanpeningkatan kualitas dan kapasitas pelaku usaha jasa konstruksi

g)

Melaksanakan pelayanan penerbitan kartu penanggung jawab teknis badan usaha jasa konstruksi

h)

Penyusunan rencana pembinaan Jasa Konstruksi

i)

Penyelenggaraan penyusunan rencana kerja, kinerja dan anggaran tahunan Seksi pembinaan Jasa Konstruksi

j)

Penyiapan pelaksanaan pembinaan Jasa Konstruksi

k)

Melaksanakan pembinaan dan pengendalian dibidang BinaJasa Konstruksi

l)

Melaksanakan pengawasan/pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidang BinaJasa Konstruksi

m)

Menyusun laporan dan melakukan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi Bina Jasa Konstruksi.

(34)

II - 21 Struktur

Organisasi

Untuk melaksanakan tugas pokok di atas, maka ditetapkan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum yang menggambarkan jenjang-jenjang tugas baik dari unsur pimpinan sampai kepada jenjang yang berada dibawahnya sebagai unsur pelaksana. Hal ini memperlihatkan bahwa adanya pembagian tugas yang dilaksanakan secara menyeluruh.Berikut struktur organisasi pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan.

a.

Kepala Dinas;

b.

Sekretaris yang membawahi:

1)

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

2)

Sub Bagian Keuangan;

3)

Sub Bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan

c.

Bidang Bina Marga yang membawahi:

1)

Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan;

2)

Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan;

3)

Seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan

d.

Bidang Sumber Daya Air yang membawahi:

1)

Seksi Pembangunan, operasional dan Pemeliharaan Infrastruktur SDA;

2)

Seksi Pengelolaan Air Baku dan Pemanfaatan Infrastruktur SDA;

3)

Seksi Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur SDA.

e.

Bidang Drainase dan Pedestrian Kota, membawahi:

1)

Seksi Pembangunan Drainase dan Pedestrian Kota;

2)

Seksi Pemeliharaan Drainase dan Pedestrian Kota;

3)

Seksi Perencanaan Drainase dan Pedestrian Kota.

f.

Bidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi yang membawahi:

1)

Seksi Pengawasan Teknik;

2)

Seksi Laboratorium dan Lahan

3)

Seksi Bina Jasa Konstruksi

g.

Kelompok Jabatan Fungsional

h.

UPT

(35)

II - 22 Gambar 2.1. Struktur Organisasi 2.2. Sumber Daya Sumber Daya Manusia

Jumlah personil pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan berjumlah 288 orang, terdiri dari pegawai negeri sipil sebanyak 59 orang (20,49%), dan pegawai dengan status tenaga kerja sukarela sebanyak 229 orang (79,51%). Dilihat dari jenjang pendidikan yang ditamatkan, gender, dan unit kerja, komposisi pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan adalah sebagaimana pada gambar 1.2.

(36)

II - 23

Gambar 2.2.

Komposisi Pegawai Dinas PU tahun 2018 (Juli)

Sumber Daya Sarana dan Prasarana

Untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi (kinerja) Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan, ketersediaan sarana dan prasarana sangat penting. Kondisi sarana dan prasarana kerja untuk mendukung pelaksanaan tugas kebinamargaan dan sumber daya air pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan adalah sebagai berikut :

Tabel 2.1 Sarana Prasarana

No Jenis/Model Merk/Type

1 Mini Eskavator Bob Cat E42 2 Eskavator Komatsu/C130f-7 3 Mini Eskavator Caterpilar 4 Mini Eskavator Caterpilar 5 Mini Eskavator Yanmar VIO55-6B 6 Mini Eskavator Yanmar VIO55-6B

7 Mini Eskavator Hitachi Excavator ZAXIS 48U 8 Amphibius Excavator Ultratex

9 Mini Amphibius Excavator Ultratex 10 Kit still Loader Bob Cat S185

(37)

II - 24

No Jenis/Model Merk/Type

11 Mini Whell Eskavator Hyundai Robex R60W-9S 12 Mini Eskavator Yanmar VIO55-6B 13 Vibro Roller TEREX

14 Mixer Concreate 15 Baby Roller Mikasa 16 Baby Roller Mikasa 17 Baby Roller Twin Exciter

Double-Drum Vibratory Roller ROL800

Hope

18 Baby Roller Sakai HV80 ST

19 Vibro Roller Combine Caterpillar/C2.2 / Caterpillar CC34

20 Vibro Roller Bomag BW 131AD-3 21 Baby Roller Sakai HV80 ST 22 Baby Roller Sakai HV80 ST 23 Baby Roller Sakai HV80 ST 24 Baby Roller Sakai HV80 ST 25 Vibro Roller TEREX 26 Baby Roller Sakai HV80 ST 27 Baby Roller Sakai HV80 ST

28 Vibro Roller Combine Caterpillar/C2.2 / Caterpillar CC34

29 Baby Roller Sakai HV80 ST 30 Baby Roller Sakai HV80 ST 31 Vibro Roller Bomag BW 131AD-3 32 Baby Roller Sakai HV80 ST 33 Baby Roller Sakai HV80 ST 34 Baby Roller Sakai HV80 ST

2.3. Kinerja Pelayanan SKPD Kinerja Dinas

PU Periode 2016-2021

Capaian kinerja Dinas PU berdasarkan sasaran/target Renstra Perangkat Daerah periode renstra 2016-2021 digambarkan pada tabel 2.2.

(38)

II - 25 Tabel 2.2.

Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas PU Kota Tangerang Selatan

No Indikator Kinerja Target NSPK (SPM Bidang PUPR)

Target Renstra Dinas PU Th Realisasi Capaian Th Rasio Capaian Th

2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2020 2021

1 Persentase kelayakan perusahaan jasa konstruksi

- 90% 95% 100% 100% 100% 100% - - - - 111% - - - -

2 Persentase tersedianya 7 (tujuh) jenis informasi Tingkat Kota pada Sistem Informasi Pembina Jasa Konstruksi (SIPJAKI)

60% (Th 2019)

55% 60% 65% 70% 75% 55% - - - - 100% - - - -

3 Persentase tersedianya layanan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan waktu penerbitan paling lama 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah Persyaratan Lengkap

100% (Th 2019)

100% 100% 100% 100% 100% 100% - - - - 100% - - - -

4 Persentase jalan dan jembatan dalam kondisi baik

60% 84% 86% 88% 90% 90% 96,41 %

- - - - 115% - - - -

5 Persentase jalan lingkungan dalam kondisi baik - 50% 55% 60% 65% 70% 50,25 % - - - - 100,50 % - - - -

6 Persentase kapasitas debit saluran - 40% 45% 50% 55% 60% 40% - - - - 100% - - - - 7 Persentase peningkatan panjang

saluran drainase permanen (primer, sekunder dan tersier)

- 5% 5% 5% 5% 5% 5% - - - - 100% - - - -

(39)

II - 26 No Indikator Kinerja Target NSPK (SPM Bidang PUPR)

Target Renstra Dinas PU Th Realisasi Capaian Th Rasio Capaian Th

2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2020 2021

saluran drainase, dalam kondisi terpelihara baik

9 Persentase pedestrian jalan yang dibangun

- 2% 4% 5% 6% 7% 2% - - - - 100% - - - -

10 Persentase pemanfaatan air sungai, danau, dan penampung air lainnya sebagai layanan air baku

- 14% 15% 17% 18% 20% 14% - - - - 100% - - - -

11 Persentase debit sungai/ tandon - 34% 36% 38% 40% 42% 34% - - - - 100% - - - - 12 Persentase luas genangan yang

tereduksi

- 34% 36% 38% 40% 42% 34% - - - - 100% - - - -

Ket: Target NSPK (SPM Bidang PUPR) berdasarkan Permen PU Nomor 01/PRT/M/2014 tanggal 24 Februari 2014

Tabel 2.3.

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas PU Kota Tangerang Selatan

No Program Anggaran Dinas PU Th (Rp milyar) Realisasi Anggaran Th (Rp milyar) Rasio Capaian Th (Rp milyar) Rata-rata Pertumbuhan 2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2020 2021 Anggaran Realisasi 1 Program Pembangunan dan pemeliharaan Saluran Drainase dan Gorong-gorong 57,9 200 250 250 280 57,0 - - - - 98,4 - - - - 383,59% - 2 Program 221,4 511,5 464 500 330 208,4 - - - - 94.1 - - - - 49,05% -

(40)

II - 27 No Program Anggaran Dinas PU Th (Rp milyar) Realisasi Anggaran Th (Rp milyar) Rasio Capaian Th (Rp milyar) Rata-rata Pertumbuhan 2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2020 2021 Anggaran Realisasi pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan 3 Program pengembangan, pengelolaan dan konversi sungai, danau dan sumber daya air lainnya

52,6 88 92 95 87 52,3 - - - - 99,3 - - - - 65,40% -

4 Program

Pengendalian Banjir

37,7 25,4 37 41 9,2 35,9 - - - - 95,3 - - - - (75,80%) - Jumlah 369,6 824,9 843 886 706,2 353,6 - - - - 95,7 - - - - 91,07% -

(41)

II - 28

Kinerja pelayanan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan tahun 2017 secara umum telah sesuai dengan yang direncanakan.

Kinerja di bidang Bina Marga

Penyelenggaraan jalan dan jembatan, kinerjanya telah melampaui standar pelayanan minimal yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. SPM dari Kementerian Pekerjaan Umum menetapkan target sebesar 60% pada tahun 2019, sementara kinerja penyelenggaraan jalan dan jembatan telah mencapai 96,41%, atau 160,68% dari target dalam SPM.

Persentase panjang jalan kondisi baik tahun 2017 sebesar 96,41%, mengalami kenaikan sebesar 1,35% dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar 95,06%. Keberhasilan kinerja pelayanan ini dipengaruhi oleh dukungan pendanaan, serta komitmen Dinas untuk terus menerus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam penyelenggaraan jalan dan jembatan. Secara umum, jalan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terdiri atas Jalan Kota dan Jalan Strategis Kota, dengan ringkasan sebagai berikut:

No Status Ruas Jalan Jumlah Ruas Jumlah Panjang (Km)

1 Jalan Kota 171 227,14

2 Jalan Strategis Kota 250 178,53

Jumlah 421 405,67

Data Jalan Kota dan Jalan Strategis Kota berdasarkan kecamatan di Kota Tangerang Selatan Tahun 2017. sebagai berikut:

Tabel 2.4.

Ruas Jalan Kota dan Strategis Kota menurut Kecamatan Tahun 2017

No. Kecamatan

Ruas Jalan

Total Jalan Kota Jalan Strategis

Kota Jml Ruas Panjang (m) Jml Ruas Panjang (m) Jml Ruas Panjang (m) 1 Pamulang 49 58.541,31 46 27.111,98 95 85,653,29 2 Setu 5 6.645,00 18 17.372,00 23 24,017,00 3 Ciputat 27 33.814,38 34 22.430,22 61 56,244,60 4 Ciputat Timur 23 24.260,52 59 34.834,55 82 59,095,07 5 Pondok Aren 33 57.405,66 47 38.797,00 80 96,202,66 6 Serpong 12 21.432,00 34 30.689,00 46 52,121,00 7 Serpong Utara 22 25.039,00 12 7.291,00 34 32,330,00 Jumlah Total 171 227.137,87 250 178.525,75 421 405.663,62

(42)

II - 29

Kondisi jalan pada tahun 2016 dan 2017 Kota Tangerang Selatan sebagaimana pada tabel 2.5. – 2.10.

Tabel 2.5 Kondisi Jalan Kota Tangerang Selatan Tahun 2016

No. Kecamatan Jumlah Ruas Panjang Total (Km)

Inspeksi Kondisi Jalan (Km) Baik Rusak Sedang Rusak Ringan Rusak Berat 1 Pamulang 95 85,653 81,608 3,145 0,430 0,470 2 Setu 23 24,017 22,733 1,174 0,040 0,070 3 Ciputat 61 56,245 53,691 1,904 0,330 0,320 4 Ciputat Timur 82 59,095 55,486 2,769 0,365 0,475 5 Pondok Aren 80 96,203 90,720 4,103 0,600 0,780 6 Serpong 46 52,121 50,106 1,725 0,010 0,280 7 Serpong Utara 34 32,330 31,297 0,805 0,210 0,018 Jumlah Total 421 405,664 385,641 15,625 1,985 2,413 Persentase (%) 95,06 3,85 0,49 0,59

Tabel 2.6. Realisasi Pembangunan Jalan Kota Tangerang Selatan Th 2017

No. Kecamatan Jalan Kota (m) Jalan Strategis

Kota (m) Jumlah 1 Pamulang 152,15 1.657,00 1.809,15 2 Setu 1.800.00 1.687,00 3.487,00 3 Ciputat 717,00 1.900,00 2.617,00 4 Ciputat Timur 2.101,55 1.636,80 3.738,35 5 Pondok Aren 2.163,50 1.310,00 3.473,50 6 Serpong 2.163,50 1.665,01 3.828,51 7 Serpong Utara 717,00 - 717,00 Jumlah 9.814,70 9.855,81 13.090,01

Sumber: DPU Dalam Angka 2017

Tabel 2.7

Kondisi Jalan Kota Tangerang selatan tahun 2017

No Kecamatan Jumlah Ruas Panjang Jalan (m) Kondisi Jalan (m)

Baik Sedang Rusak Ringan Rusak Berat 1 Serpong Utara 34 32.330 31.031 986 238 75 2 Serpong 46 52.121 50.423 1.182 347 169 3 Pondok Aren 80 96.203 92.211 3.134 636 222 4 Ciputat Timur 82 59.095 56.262 1.925 357 552 5 Ciputat 61 56.245 54.000 1.478 399 367 6 Setu 23 24.017 23.049 803 158 8 7 Pamulang 95 85.653 84.113 1.334 73 134 Jumlah 421 405.664 391.089 10.841 2.207 1.526 Persentase 96,41% 2,67% 0,54% 0,38%

(43)

II - 30 Tabel 2.8

Jembatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2017

No Kecamatan Jumlah Jembatan 1 Setu 21 2 Ciputat Timur 12 3 Ciputat 17 4 Serpong 10 5 Serpong Utara 21 6 Pamulang 8 7 Pondok Aren 43 JUMLAH 132 Tabel 2.9

Jalan Lingkungan di Kota Tangerang selatan tahun 2017

No Kecamatan Jumlah Ruas Jalan Panjang Jalan Baik RR RB 1 Setu 873 127.111 63.873 44.997 18.240 2 Ciputat Timur 844 156.804 78.794 55.509 22.501 3 Ciputat 541 157.944 79.367 55.912 22.665 4 Serpong 484 124.192 62.406 43.964 17.822 5 Serpong Utara 722 116.391 58.486 41.202 16.702 6 Pamulang 1.007 222.313 111.712 78.699 31.902 7 Pondok Aren 1.251 213.906 107.488 75.723 30.696 JUMLAH 5.722 1.118.661 562.127 396.006 160.528 Persentase 100 50,25 35,40 14,35 Tabel 2.10

Jumlah Jembatan pada Jalan Lingkungan di Kota Tangerang selatan tahun 2017

No Kecamatan Jumlah Jembatan

1 Setu 70 2 Ciputat Timur 51 3 Ciputat 49 4 Serpong 23 5 Serpong Utara 26 6 Pamulang 18 7 Pondok Aren 79 JUMLAH 316

(44)

II - 31 Kinerja di

bidang Sumber Daya Air

Penyelenggaraan pelayanan di bidang sumber daya air pada tahun 2017 telah mencapai target. Dari tiga indikator di bidang sumber daya air, seluruhnya mencapai target, yaitu persentase pemanfaatan air sungai, danau dan penampung air lainnya sebagai layanan air baku, persentase debit sungai/tandon, dan persentase luas genangan yang tereduksi.

Pengelolaan sumber daya air yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan air baku, irigasi dan pengendalian banjir.

Sungai yang melintasi wilayah Kota Tangerang Selatan ada tiga sungai yaitu sungai Cisadane (122.000 m), sungai Angke (62.500 m), dan sungai Pesanggrahan (71.800 m). Tiga sungai tersebut memiliki 12 anak sungai yang mengalir di wilayah Kota tangerang Selatan, sebagai berikut:

Tabel 2.11. Daftar Anak Sungai/ Kali di Kota Tangerang Selatan No Sungai/ Kali Panjang (m)

I Sungai Cisadane 1 Kali Cisengkol 2.000 2 Kali Cisalak 5.850 3 Kali Jaletreng 11.400 4 Kali Cibarengkok 4.000 5 Kali Cirompang 2.210 II Sungai Angke 6 Kali Ciater 14.085 7 Kali Cibenda 19.360 8 Kali Ciputat 25.275 9 Kali Kedaung 5.760 10 Kali Serua 13.464 11 Kali Baru 1.800 12 Kali cantiga 4.200 Jumlah 109.404

Realisasi penanganan anak sungai/ kali tahun 2012-2016 sebagai berikut:

(45)

II - 32 Tabel 2.12.

Realisasi Penanganan Anak Sungai/ Kali 2012-2016

No Sungai/ Kali Panjang (m)

Perkuatan dinding sungai (m)

2012 2013 2014 2015 2016 Jumlah I Sungai Cisadane 1 Kali Cisengkol 2.000 1.065,00 618,31 1.683,31 2 Kali Cisalak 5.850 35,00 796,00 50,50 148,50 1.030,00 3 Kali Jaletreng 11.400 127,00 152,00 234,10 170,00 683,10 4 Kali Cibarengkok 4.000 265,00 868,00 134,40 1.267,40 5 Kali Cirompang 2.210 375,00 431,50 806,50 II Sungai Angke 6 Kali Ciater 14.085 306,00 288,00 22.756,93 201,72 23.552,65 7 Kali Cibenda 19.360 460,00 345,00 6.370,00 1.681,43 577,90 9.434,33 8 Kali Ciputat 25.275 270,00 616,00 2.025,00 2.809,16 5.720,16 9 Kali Kedaung 5.760 2.041,00 125,00 1.504,00 3.481,97 7.151,97 10 Kali Serua 13.464 181,00 101,00 2.503,40 799,85 3.585,25 11 Kali Baru 1.800 157,00 899,00 1.056,00 12 Kali Cantiga 4.200 282,00 211,40 70,00 563,40 Jumlah 109.404 3.558,00 1.501,00 36.451,93 13.256,89 1.766,25 56.534,07

Situ/ danau di wilayah Kota Tangerang Selatan ada 7, sebagai berikut:

Tabel 2.13. Daftar Situ di Kota Tangerang Selatan

No Nama Situ Luas (ha) Kecamatan 1 Situ Ciledug 19.394,00 Pamulang

2 Situ Pamulang 7,71 Pamulang

3 Situ Gintung 23,99 Ciputat Timur

4 Situ legoso - Ciputat Timur

5 Situ Rompong 15,00 Ciputat 6 Situ parigi 4.026,00 Pondok Aren 7 Situ Pondok jagung 8,80 Serpong Utara

Tandon di wilayah Kota Tangerang Selatan ada 3, sebagai berikut:

Tabel 2.14. Daftar Tandon di Kota Tangerang Selatan No Nama Tandon Luas (ha) Kecamatan

1 Tandon Ciater 6,00 Serpong

2 Tandon Nusaloka 1,20 Serpong

Gambar

Tabel 2.1  Sarana Prasarana
Tabel 2.5 Kondisi Jalan Kota Tangerang Selatan Tahun 2016  No.  Kecamatan  Jumlah  Ruas   Panjang Total (Km)
Tabel 2.11. Daftar Anak Sungai/ Kali di Kota Tangerang Selatan No  Sungai/ Kali  Panjang (m)
Tabel 2.13. Daftar Situ di Kota Tangerang Selatan
+4

Referensi

Dokumen terkait

Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi serta sebagai upaya pencapaian visi dan misi Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan, Bappeda selalu berupaya untuk terus meningkatkan

Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tangerang sesuai tugas dan fungsinya adalah membantu Walikota dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah urusan Kepemudaan dan

e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur terkait dengan tugas dan fungsi Dinas Kesehatan. 2) Sekretariat mempunyai tugas koordinasi pelaksanaan tugas,

• Ruang lingkup, tugas pokok, dan fungsi unit maupun individu dalam organisasi; • Struktur wewenang dan tanggung jawab terhadap tugas pokok dan fungsi yang ada; • Cakupan atau

Tugas pokok dan fungsi Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes diatur berdasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Brebes Nomor 041 Tahun 2013 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi

Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Pokok dan fungsi dan Rincian Tugas Perangkat Daerah Kabupaten Semarang, Dispermasdes menjadi salah satu PD yang menyelenggarakan

Selanjutnya berdasarkan Peraturan Walikota Tangerang Nomor 64 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas

Sesuai Peraturan Walikota Blitar Nomor 21 Tahun 2014 tentang Tugas Pokok dan Fungsi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah, Struktur organisasi Sekretariat Daerah saat ini adalah