(1) Identitas LVLK :
a. Nama Lembaga : PT. TransTra Permada
b. Nomor Akreditasi : LVLK-009-IDN
c. Alamat : Jl. Petung No. 2 Papringan, Yogyakarta
d. Nomor telepon/faks/E-mail : 08112652998
e. Direktur : Ir. Tri Madiyono
f. Standar : Perdirjen PHPL No. P.14/PHPL/SET/4/2016
tanggal 29 April 2016
g. Tim Audit : Titik Kuswandari (Auditor)
h. Pengambil Keputusan : Dr. Ir. Nunuk Supriyatno, M.Sc
(2) Identitas Auditee :
a. Nama Pemegang Izin : CV. RIMBA HARAPAN
b. Nomor & Tanggal IUIPHHK : No. 351 Tahun 2004 tanggal 21 Juli 2004
c. Alamat kantor dan Pabrik : Jl. Harapan No. 05 Kecamatan Tungkal,
Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
d. Nomor telepon/fax : -
e. E-mail : -
f. Pengurus :
Direktur : ANTONI ANGJAYA
Wakil Direktur : JIMMY A.
Pesero Komanditer : LENAWATI
(3) Ringkasan Tahapan :
Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan
Konsultasi Publik (bila dibutuhkan)
- Tidak dilakukan konsultasi
Publik
Pertemuan Pembukaan Waktu :3 April 2017
Tempat : Kantor & Pabrik CV.
RIMBA HARAPAN di Jl.
Harapan No. 05 Kecamatan Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
Disampaikan susunan Tim
Audit, Tujuan kegiatan
verifikasi, ruang lingkup sesuai dengan peraturan
terbaru, rencana kerja
mekanisme verifikasi,
kerahasiaan dan
permintaan wakil dari
manajemen Verifikasi Dokumen dan
Observasi Lapangan
Waktu : 3 – 4 April 2017 Tempat : Kantor & Pabrik CV.
RIMBA HARAPAN di Jl.
Harapan No. 05 Kecamatan Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
Dilakukan pengecekan
dokumen legalitas
perusahaan, dokumen
bahan baku, proses
produksi dan penjualan, uji petik pengukuran bahan baku.
Pertemuan Penutupan Waktu : 4 April 2017
Tempat : Kantor & Pabrik CV.
RIMBA HARAPAN di Jl.
Harapan No. 05 Kecamatan Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
Disampaikan mengenai
hasil sementara hasil
penilaian lapangan,
konfirmasi temuan hasil
dengan auditee, BA
Pertemuan.
Pengolahan Data dan
Penyusunan Laporan
Waktu : 5 s.d 24 April 2017 Tempat : Kantor PT. Transtra Permada di Yogyakarta
Pembahasan dan
pengolahan data yang
diberikan dari Auditee,
Penyusunan Buku I dan Buku II.
Pengambilan Keputusan Yogyakarta, 25 April 2017 Lulus,
Sertifikat dipertahankan
(4) Resume Hasil Penilaian :
Prinsip/Kriteria/Indikat
or/Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi
Prinsip 1. Pemegang Izin Usaha Mendukung Terselenggaranya Perdagangan Kayu Sah
Kriteria 1.1. Unit usaha dalam bentuk : (a) Industri memiliki izin yang sah, dan
(b) Eksportir produk olahan memiliki izin yang sah
Indikator 1.1.1. Unit usaha adalah produsen yang memiliki izin yang sah
Verifier1.1.1 (a) Akte Pendirian Perusahaan dan/atau Perubahan Terakhir untuk perusahaan yang berbadan hukum atau KTP bagi usaha perorangan
Memenuhi Hasil verikasi Penlikan 1, tidak terdapat
perubahan dari assesmen awal, Tersedia Akte Pendirian CV. RIMBA HARAPAN diterbitkan oleh Notaris Dorika, SH., Nomor 01 tanggal 2 Desember 2008, Akta telah
Notaris.
Verifier1.1.1 (b) Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Izin Perdagangan yang tercantum dalam Izin Industri
Memenuhi Hasil verikasi Penlikan 1, tidak terdapat
perubahan dari assesmen awal. CV. RIMBA HARAPAN memiliki SIUP Menengah Nomor: 04-078/DISKOPPERINDAG/PM/I/2004 tanggal 20 Januari 2004, diterbitkan oleh
Dinas Koperasi Perindustrian dan
Perdagangan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi dan telah didaftar ulang pada tanggal 19 Januari 2016 dengan No. Reg. 503.10/06/KPPT/2016
berlaku hingga 20 Januari 2019,
ditandatangani oleh Kepala Kantor
Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.. Usaha tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia, kegiatan usaha sesuai yaitu produksi kayu olahan. Informasi izin Usaha Perdagangan telah sesuai dengan informasi yang terdapat dalam dokumen perijinan lainnya.
Verifier1.1.1 (c) Izin HO (Izin Gangguan Lingkungan Sekitar Industri)
Memenuhi Hasil verikasi Penlikan 1, tidak terdapat
perubahan dari assesmen awal. CV. RIMBA HARAPAN memiliki Ijin Undang-undang Gangguan (HO) No. 503.6/11/KPPT/2016 tanggal 19 Januari 2016. Ijin diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, jenis usaha sesuai antara izin dan di lapangan yaitu Industri penggergajian kayu. Izin masih berlaku sampai dengan tanggal 19 Januari 2019.
Verifier1.1.1 (d) Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
Memenuhi Hasil verikasi Penlikan 1, terdapat
Pelayanan Perijinan Terpadu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, berlaku hingga 17 Agustus 2021. TDP masih berlaku. Informasi kegiatan usaha yang tercantum dalam dokumen TDP sesuai dengan informasi yang tercantum dalam dokumen perijinan lainnya.
Verifier1.1.1 (e) Nomor
Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Memenuhi Hasil verikasi Penlikan 1, tidak terdapat
perubahan dari assesmen awal. CV. RIMBA HARAPAN telah memiliki dokumen NPWP dan SKT dengan nomer 9 digit awal NPWP sudah sesuai dengan dokumen lainnya.
Verifier1.1.1 (f) Dokumen lingkungan hidup (UKL - UPL/SPPL/DPLH/SIL/DELH/ dokumen lingkungan hidup lain yang setara.
Memenuhi Hasil verikasi Penlikan 1, tidak terdapat
perubahan dari assesmen awal. CV. RIMBA
HARAPAN telah mempunyai Izin
Lingkungan yang diterbitkan oleh Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dengan ruang lingkup kegiatan usahanya sesuai yaitu untuk Industri Pengolahan Kayu Gergajian. Laporan Semester I dan II telah dibuat.
Verifier 1.1.1 (g) IUIPHHK, Izin Usaha Industri (IUI) atau Izin Usaha Tetap (IUT).
Memenuhi Hasil verikasi Penlikan 1, tidak terdapat
perubahan dari assesmen awal. CV. RIMBA HARAPAN telah memiliki Izin Usaha Industri IUIPHHK No. 351 Tahun 2004 tanggal 21 Juli 2004 diterbitkan dengan SK Gubernur. Jenis usaha yang dijalankan sesuai dengan Izin yaitu pengolahan kayu menjadi kayu gergajian.
Verifier 1.1.1 (h) Rencana Pemenuhan Bahan Baku
Industri (RPBBI) untuk
IUIPHHK.
Memenuhi Hasil verikasi Penlikan 1, CV. RIMBA
HARAPAN telah membuat RPBBI dan telah dilaporkan ke Dinas Kehutanan secara
online dengan bukti Tanda Terima
Kriteria 1.2. Importir kayu dan produk kayu
Indikator 1.2.1. Importir adalah importir yang memiliki izin yang sah
Verifier 1.2.1. Dokumen
identitas importir.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN tidak memiliki izin sebagai importir dan dalam proses produksinya tidak menggunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Indikator 1.2.2. Importir memiliki sistem uji tuntas (due diligence)
Verifier:
Panduan/pedoman/prosedu r pelaksanaan dan bukti
pelaksanaan sistem uji
tuntas (due diligence)
importir.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN tidak memiliki izin sebagai importir dan dalam proses produksinya tidak menggunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Kriteria 1.3 Unit usaha dalam bentuk kelompok
Indikator 1.3.1 Kelompok memiliki akte notaris pembentukan kelompok atau dokumen pembentukan kelompok
Verifier: Akte notaris
pembentukan kelompok
atau dokumen pembentukan kelompok.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN mengajukan
sertifikasi secara mandiri, tidak melalui kelompok, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan.
Verifier: Internal Audit
anggota kelompok
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN mengajukan
sertifikasi secara mandiri, tidak melalui kelompok, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan.
Prinsip 2. Unit usaha mempunyai dan menerapkan sistem penelusuran kayu yang menjamin keterlacakan kayu dari asalnya.
Kriteria 2.1. Keberadaan dan penerapan sistem penelusuran bahan baku (termasuk impor) dan hasil olahannya.
Indikator 2.1.1. Unit usaha mampu membuktikan bahwa bahan baku yang diterima berasal dari sumber yang sah.
Verifier 2.1.1. (a) Dokumen jual beli/nota atau kontrak
Memenuhi Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku
suplai bahan baku dilengkapi bukti pembelian.
melakukan pembelian dengan beberapa pemasok. Seluruh pembelian bahan baku, dilengkapi dokumen jual beli dan dokumen angkutan berupa Nota Angkutan dan SKSHH.
Verifier 2.1.1. (b) Daftar
Pemeriksaan Kayu Bulat
(DPKB).
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN dalam proses produksinya hanya menerima bahan baku berupa kayu yang berasal dari hutan rakyat, tidak menerima kayu bulat dari hutan negara.
Verifier 2.1.1.(c) Bukti serah terima kayu selain kayu bulat dari hutan Negara, dilengkapi dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
Memenuhi Seluruh penerimaan kayu bulat dari
Supplier dilengkapi dengan Berita Acara Serah Terima dan dilengkapi dokumen angkutan yang sah berupa Nota Angkutan disertai DKB untuk kayu bulat dan Nota
Perusahaan/SKSHHK untuk Kayu
Gergajian.
Verifier 2.1.1. (d) Dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
Memenuhi Terdapat bukti dokumen angkutan hasil
hutan kayu bulat yang sah, berupa Nota Angkutan disertai DKB yang di dalamnya melekat DKP untuk kayu Hutan Hak yang belum mempunyai S-LK, sedang untuk penerimaan kayu gergajian menggunakan dokumen Nota Perusahaan/SKSHHK. Uji petik kayu bulat tidak dapat dilakukan karena tidak tersedia stok kayu bulat. Data yang ada dalam LMKB maupun LMHHOK
sesuai dengan dokumen angkutan.
Terdapat SK Lokasi penempatan di CV. RIMBA HARAPAN untuk petugas GANIS
PHPL PKB-R. Tidak menerima dan
mengolah kayu hasil lelang.
Verifier 2.1.1. (e) Nota & Dokumen Keterangan (Berita
Acara dari petugas
kehutanan atau dari Aparat Desa/Kelurahan) yang dapat
Tidak diaplikasikan
menjelaskan asal usul untuk
kayu bekas/ hasil
bongkaran/ sampah kayu bukan dari kayu lelang,serta DKP.
produksi.
Verifier 2.1.1. (f) Dokumen angkutan berupa Nota untuk kayu limbah industri.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN tidak pernah
melakukan pembelian dan menerima kayu limbah industri untuk digunakan dalam proses produksi.
Verifier 2.1.1. (g) Dokumen S-LK/ S-PHPL yang dimiliki pemasok dan/atau DKP dari pemasok.
Memenuhi Pemasok kayu bulat menggunakan Nota
Angkutan yang melekat di dalamnya DKP, sehingga ketentuan DKP berlaku. Prosedur pemeriksaan terhadap pemasok yang menerbitkan DKP telah tersedia. CV. RIMBA HARAPAN telah menunjuk personel yang bertanggung jawab dalam pemeriksaan DKP yaitu Ahyar dengan bukti adanya Surat Penunjukan oleh Pimpinan. Laporan hasil
pemeriksaan terhadap DKP yang
diterbitkan oleh pemasok telah tersedia.
Verifier 2.1.1. (h) Informasi terkait VLBB untuk pemasok
yang belum memiliki
SLK/S-PHPL/DKP
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN menggunakan bahan baku berupa kayu bulat dari hutan Rakyat, penerimaan bahan baku sudah dilengkapi dengan DKP yang melekat pada Nota Angkutan.
Verifier 2.1.1. (i) Dokumen pendukung RPBBI.
Memenuhi Dokumen RPBBI tersedia dan telah
dilaporkan secara online ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sumber bahan baku berasal dari kayu hutan hak/hutan rakyat. Pasokan bahan baku di perkuat dengan adanya Surat Perjanjian Kontrak Kerjasama Supply Bahan Baku Kayu Bulat dari 1 (satu) Pemasok Erwin Gumay.
Verifier2.1.2. (a)
Pemberitahuan Impor
Barang (PIB).
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Verifier 2.1.2. (b) Bill of
Lading (B/L)
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Verifier 2.1.2. (c) Packing
List (P/L)
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Verifier 2.1.2. (d) Invoice Tidak
diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Verifier 2.1.2. (e) Deklarasi Tidak
diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Verifier 2.1.2. (f) Bukti
pembayaran bea masuk
(bila terkena bea masuk)
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Verifier 2.1.2. (g) Dokumen lain yang relevan untuk jenis
kayu yang dibatasi
perdagangan nya.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Verifier 2.1.2. (h) Bukti
penggunaan kayu dan
produk turunannya
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor.
Indikator 2.1.3. Unit usaha menerapkan sistem penelusuran kayu
Verifier 2.1.3. (a) Tally sheet penggunaan bahan baku
Memenuhi Tersedia tallyseet/catatan laporan
dan hasil produksi. CV. RIMBA HARAPAN periode April 2016 s.d Maret 2017 yang dapat menunjukkan informasi ketertelusuran asal usul bahan baku.
Verifier 2.1.3. (b) Laporan produksi hasil olahan.
Memenuhi Berdasar laporan produksi CV. RIMBA
HARAPAN yang dibuat, terdapat
kesesuaian antara input – output dan
rendemen sebesar 69,06 %, terdapat hubungan yang logis.
Verifier 2.1.3. (c) Produksi
industri tidak melebihi
kapasitas produksi yang
diizinkan.
Memenuhi Hasil verifikasi Penilikan 1 CV. RIMBA
HARAPAN menunjukkan bahwa Realisasi produksi kayu gergajian selama periode audit April 2016 s.d Maret 2017 (12 bulan)
sebesar 277,4645 m3. Realisasi produksi
berdasar ukuran volume masih di bawah kapasitas izin (Izin Usaha Industri Primer Hasil Hutan Kayu CV. RIMBA HARAPAN No. 351 Tahun 2004 tanggal 21 Juli 2004, Kapasitas izin sebesar 6.000 m3). Jenis produk yang dihasilkan berupa kayu gergajian telah sesuai dengan jenis produk yang diijinkan dalam IUIPHHK.
Verifier 2.1.3. (d) Hasil produksi yang berasal dari kayu lelang dipisahkan.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil lelang.
Verifier 2.1.3. (e) Dokumen catatan / laporan mutasi kayu
Memenuhi Dokumen LMKB dan LMHHOK yang dibuat
oleh CV. RIMBA HARAPAN pada kolom perolehan maupun pengurangan sesuai dengan dokumen pendukungnya, mulai dari penerimaan kayu bulat, penggunaan kayu bulat untuk digesek/digergaji, hasil
gesek/penggergajian, sampai dengan
penjualan kayu yang seluruhnya dijual di
dalam negeri/domestik. Data sesuai
Indikator 2.1.4. Proses pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain (industri lain atau pengrajin/industri rumah tangga).
Verifier 2.1.4. (a) Dokumen S-LK atau DKP.
Verifier tidak berlaku bila penyedia jasa bukan
industri pengolahan
kayu.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN melakukan kegiatan produksi sendiri, tidak melakukan kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain.
Verifier 2.1.4. (b) Kontrak
jasa pengolahan produk
antara auditee dengan pihak penyedia jasa (pihak lain).
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN melakukan kegiatan produksi sendiri, tidak melakukan kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain.
Verifier 2.1.4. (c) Berita acara serah terima kayu yang dijasakan.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN melakukan kegiatan produksi sendiri, tidak melakukan kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain.
Verifier 2.1.4. (d) Ada
pemisahan produk yang
dijasakan pada perusahaan penyedia jasa.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN melakukan kegiatan produksi sendiri, tidak melakukan kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain.
Verifier 2.1.4. (e) Adanya
pendokumentasian bahan
baku, proses produksi, dan
ekspor apabila ekspor
dilakukan melalui industri penyedia jasa.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN tidak melakukan ekspor dan tidak ada kerjasama dengan pihak lain untuk kegiatan ekspor.
Prinsip 3. Keabsahan perdagangan atau pemindahtanganan kayu olahan
Kriteria 3.1. Perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi dengan tujuan domestik.
Indikator 3.1.1 Unit usaha menggunakan dokumen angkutan hasil hutan yang sah untuk perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi dengan tujuan domestik.
Verifier : Dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
Memenuhi Pemindahtanganan atau penjualan
domestik, seluruhnya didukung dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
Indikator 3.2.1. Pengapalan kayu olahan untuk ekspor harus memenuhi kesesuaian dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
Verifier 3.2.1. (a) Produk hasil olahan kayu yang diekspor
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Verifier3.2.1. (b) Pemberita- huan Ekspor Barang (P E B)
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Verifier 3.2.1. (c) Packing
List (P/L)
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Verifier 3.2.1. (d) Invoice Tidak
diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Verifier 3.2.1. (e) Bill of
Lading (B/L)
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Verifier 3.2.1. (f) Dokumen V-Legal untuk produk yang wajib dilengkapi dengan Dokumen V-Legal
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Verifier 3.2.1. (g) Hasil verifikasi teknis (Laporan
Surveyor) untuk produk
yang wajib verifikasi teknis.
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Verifier 3.2.1. (h) Bukti pembayaran bea keluar bila terkena bea keluar
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Verifier 3.2.1. (i) Dokumen
lain yang relevan
(diantaranya CITES) untuk jenis kayu yang dibatasi perdagangannya
Tidak diaplikasikan
CV. RIMBA HARAPAN merupakan industri pengolahan kayu yang tidak melakukan kegiatan ekspor.
Indikator 3.3.1. Implementasi Tanda V-Legal
Verifier : Tanda V-Legal yang dibubuhkan sesuai ketentuan.
Memenuhi Verifikasi dilakukan terhadap penggunaan
tanda V-Legal, CV. RIMBA HARAPAN telah
membubuhkan tanda V-Legal dalam
dokumen penjualan kayu. CV. RIMBA HARAPAN tidak menggunakan kayu lelang (sitaan, temuan, rampasan) serta tidak membubuhkan Tanda V-Legal pada produk kayu lelang.
Prinsip 4. Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan bagi industri pengolahan. Kriteria 4.1. Pemenuhan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Indikator4.1.1. Pedoman/Prosedur dan implementasi K3 Verifier4.1.1. (a)
Pedoman/prosedur K3.
Memenuhi Hasil verifikasi berdasarkan bukti audit,
menunjukkan CV. RIMBA HARAPAN telah memiliki Prosedur K3 dan Petugas/personil
yang bertanggung jawab dalam
implementasi K3.
Verifier 4.1.1. (b) Implementasi K3
Memenuhi Hasil verifikasi lapangan di areal pabrik CV.
RIMBA HARAPAN, tersedia peralatan K3 yang berfungsi dengan baik. APAR telah diletakkan di ruang produksi dan masih berfungsi, APD (masker) didistribusikan kepada karyawan bila ada permintaan karyawan. Terdapat jalur evakuasi, tempat berkumpul di areal yang aman dan
terdapat tanda-tanda
peringatan/himbauan K3. Berdasarkan
hasil verifikasi tersedia peralatan K3 sesuai ketentuan dan kebutuhan serta berfungsi dengan baik.
Verifier4.1.1. (c) Catatan Kecelakaan Kerja
Memenuhi Hasil verifikasi diperoleh catatan/laporan
kecelakaan kerja periode April 2016 s.d Maret 2017. Terdapat catatan kecelakaan kerja dan tindakan penanganannya. Juga terdapat pernyataan pada Peraturan Perusahaan CV. RIMBA HARAPAN terkait
perawatan dan pengobatan terhadap karyawan yang mengalami kecelakaan saat bekerja maupun sakit akibat bukan kecelakaan kerja (apabila karyawan belum diikutkan BPJS).
Kriteria 4.2. Pemenuhan Hak-Hak Tenaga Kerja Indikator4.2.1.Kebebasan Berserikat Bagi Pekerja Verifier : Ada Serikat pekerja
atau kebijakan perusahaan
(auditee) yang
membolebkan untuk
membentuk atau terlibat
dalam kegiatan serikat
pekerja.
Memenuhi Hasil verifikasi menunjukkan tersedia Surat
Pernyataan yang membolehkan karyawan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja.
Indikator 4.2.2 Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) yang mengatur hak-hak pekerja untuk IUIPHHK dan IUI yang mempekerjakan karyawan > 10 orang.
Verifier : Ketersediaan Dokumen KKB atau PP yang mengatur hak-hak pekerja.
Memenuhi Berdasarkan Hasil verifikasi Penilikan 2,
tidak terdapat perubahan pada Peraturan Perusahaan CV. RIMBA HARAPAN dan SK Pengesahannya yaitu SK Pengesahan
Peraturan Perusahaan No.
560/02/4.1/Peng-PP/IV 2015 mulai berlaku dari 30 April 2015 s.d 29 April 2017.
Indikator 4.2.3. Tidak Mempekerjakan Anak di bawah Umur (di luar ketentuan). Verifier : Pekerja yang
masih di bawah Umur
Memenuhi Hasil verifikasi terhadap Daftar Karyawan
CV. RIMBA HARAPAN, tidak terdapat karyawan yang masih di bawah umur, karyawan termuda berumur 20 tahun 8 bulan.
Yogyakarta, 25 April 2017