MAKALAH
INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION
“ANALISIS STRATEGI MEDIA: PEMAHAMAN MEDIA INTERPERSONAL, MEDIA MASSA, MEDIA INTERAKTIF”
Dosen Pembimbing:
Mustiawan,M.I.Kom
KELOMPOK V
Elisa Dwi Lestari (1806015149)
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF.DR HAMKA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
ILMU KOMUNIKASI 2021
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang
Komunikasi adalah suatu transaksi, proses simbolik yang menghendaki orang-orang mengatur lingkungannya dengan membangun hubungan sesama manusia melalui pertukaran informasi untuk menguatkan sikap dan tingkah laku. Jadi dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada orang lain. Perkembangan komunikasi berjalan dengan pesat dan cepat, sehingga banyak dijumpai dalam bidang komunikasi. Salah satu bidang komunikasi yang menyangkut kehidupan sosial adalah komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi, membujuk dan mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan (Tjiptono, 1997: 219).
Strategi komunikasi pemasaran merupakan salah satu awal dalam rangka mengenalkan produk pada konsumen dan mendapatkan keuntungan yang banyak dari usaha yang dijalankan.
Secara umum, bauran komunikasi pemasaran meliputi iklan, promosi penjualan, acara khusus dan pengalaman, hubungan masyarakat dan pemberitaan, pemasaran langsung dan penjualan pribadi. Setiap strategi komunikasi pemasaran memiliki kelebihan dan kelemahan masingmasing. Hanya saja apakah semua harus diterapkan atau tidak karena perlu dikaji mana strategi yang paling efetkif dan menyesuaikan ketersediaan anggaran. Seperti yang terlihat, internet merupakan strategi pemasaran yang tepat untuk dekat dengan khalayak. Banyak sekali penawaran penjualan produk melalui internet, baik lokal maupun internasional, harga mahal hingga harga yang murah. Persaingan bisnis yang ketat di era modern ini tidak hanya menuntut para pebisnis dan pengusaha untuk menciptakan produk unggulan yang berkualitas baik dan murah, namun mereka harus mampu memasarkan produk mereka terhadap konsumen. Berbeda dengan strategi pemasaran secara konvensional atau offline yang hanya berputar pada itu-itu saja. Strategi pemasaran secara online jauh lebih luas dan kompleks sehingga dapat di sesuaikan dengan berbagai jenis bisnis atau produk yang ingin di jual.
1.2 Rumusan Masalah
1 Apa yang dimaksud media interpersonal, media massa dan media interaktif?
2 Fungsi dari media interpersonal, media massa dan interaktif?
3 Dampak dari media interpersonal, media massa dan media interaktif?
1.3 Tujuan Masalah
1 Untuk memahami maksud dari media interpersonal, media massa dan media interaktif
2 Untuk memahami fungsi dari media interpersonal, media massa dan media interaktif
3 Untuk memahami dampak dari media interpersonal, media massa dan media interaktif.
BAB II
KAJIAN TEORI 2.1 Pengertian media interpersonal
Interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan dengan orang lain. Komunikasi yang melibatkan dua orang atau lebih. Tujuan komunikasi ini biasanya adalah untuk sharing atau berbagi informasi, pendapat, gagasan, mengajak, menawarkan sesuatu, dan lain lain. Dapat dilakukam baik secara langsung (face to face) maupun dengan media.
Komunikasi Interpersonal dapat dibagi menjadi tiga tipe:
1. Assertive Communication (Komunikasi Asertif).
2. Nonassertive Communication (Komunikasi Nonasetif) 3. Aggressive Communication (Komunikasi Agresif).
Ciri-ciri (karakterstik) komunikasi asertif adalah dengan percaya diri mengekspresikan yang Anda pikirkan, rasakan, dan percayai; dengan lantang membela hak Anda seraya menghormati hak orang lain; menyampaikan maksud dan harapan tanpa menghina, mempermalukan, atau merendahkan orang lain; respek terhadap kebutuhan dan hak.
Ciri-ciri komunikasi nonasertif adalah ketidakmampuan mengekspresikan pemikiran, perasaan, dan keyakinan secara konsisten; membolehkan orang lain untuk melanggar hak Anda tanpa tantangan; kurang menghargai preferensi sendiri; orang lain dengan mudah mengabaikan pemikiran, perasaan, dan keyakinan Anda. Ciri-ciri komunikasi agresif adalah mengekspresikan diri dengan cara mengintimidasi, menghina, atau merendahkan orang lain serta meraih keinginan dengan cara merusak hak-hak orang lain.
Komunikasi interpersonal penting dipahami. Hal ini terjadi karena komunikasi interpersonal :
• Dapat meningkatkan hubungan dari tidak kenal (impersonal) menjadi hubungan yang bersifat pribadi atau sebaliknya.
• Menyampaikan emosi dan perasaan kita.
• Melatih diri komunikator maupun komunikan menjadi pribadi yang peka, peduli dan empati pada pasangan komunikasi, sehingga dari berorientasi pada diri sendiri (self oriented) menjadi berorientasi kepada pihak lain.
2.2 Fungsi komunikasi interpersonal
• Untuk mendapatkan respon atau umpan balik. Hal ini sebagai salah satu tanda efektivitas proses komunikasi. Bayangkan bagaimana kalau tidak ada umpan balik, saat Anda berkomunikasi dengan orang lain. Misalnya ketika Anda mengirimkan pesan ke orang lain tetapi orang tersebut tidak membalas pesan Anda.
• Untuk melakukan antisipasi setelah mengevaluasi respon atau umpan balik. Contohnya, setelah apa yang akan kita lakukan setelah mengetahui lawan bicara kita kurang nyaman diajak berbincang.
• Untuk melakukan kontrol terhadap lingkungan sosial, yaitu kita dapat melakukan modifikasi perilaku orang lain dengan cara persuasi. Misalnya, iklan yang arahnya membujuk orang lain.
2.3 Dampak Media Sosial terhadap Komunikasi Interpersonal
Perkembangan teknologi sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Hampir seluruh kegiatan ataupun aktivitas manusia tergantung pada penggunaannya terhadap teknologi. Bagi kehidupan manusia teknologi bukan lagi menjadi kebutuhan sekunder melainkan telah berubah menjadi kebutuhan primer. Teknologi yang merupakan pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang dapat membantu manusia dalam menyelesaikan masalah inilah yang banyak menjadi pertimbangan seseorang dalam menggunakan teknologi. Salah satu teknologi yang berkembang pesat saat ini adalah teknologi informasi. Semua orang bisa mengakses informasi dimana saja, dan kapan saja. Banyak produk-produk yang telah dihasilkan dari perkembangan teknologi. Melihat pesatnya kebutuhan masyarakat dalam penggunaan teknolgi, para ahli yang bergerak di bidang teknologi akan terus menerus berusaha untuk mengembangkan produk terbaru yang dikembangkan melalui teknologi.
Salah satu produk dari hasil perkembangan teknologi saat ini adalah media sosial.
Media sosial merupakan media yang berbasis online dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi dan berbagi informasi melalui jejaring sosial dan dunia virtual. Media sosial ini juga disebut sebagai media online yang mendukung interaksi social yang menggunakan teknologi berbasis web yang mampu mengubah pola komunikasi antar individu bahkan kelompok. Media sosial telah banyak melakukan perubahan. Kehadiran media sosial membuat komunikasi interpersonal tidak hanya dilakukan secara face to face, tetapi juga bisa dilakukan dengan menggunakan media sosial. Media sosial saat ini telah merubah paradigma dan cara berkomunikasi masyarakat. Apalagi saat ini media sosial telah didukung dengan
banyaknya media sosial yang tersedia seperti facebook, youtube, twitter, instagram, google plus dan lain sebagainya.
Kehadiran media sosial yang semakin maju dengan fitur-fitur yang lebih menarik telah membuat manusia terkungkung atau tergantung pada media sosial. Banyak waktu yang ada hanya digunakan untuk mengakses berbagai macam media sosial seperti membuka youtube, facebook, instagram, dan lain sebgainya. Perkembangan teknologi ini juga membawa perubahan besar dalam cara manusia berkomunikasi. Dengan adanya media sosial ini membuat sebagian aktivitas komunikasi interpersonal secara face to face berkurang.
3.1 Pengertian media massa
Media massa merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.Karena media massa adalah alat atau media yang berperan sebagai perantara untuk menyampaikan informasi dari sumber informasi kepada khalayak umum dalam jumlah yang banyak bahkan tidak mengenal jarak.Dengan adanya media massa, masyarakat lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan informasi.
Pada abad ini diketahui ada berbagai macam media massa antara lain seperti surat kabar, majalah, media elektronik seperti televisi, radio, film dan yang sering digunakan dan sangat familiar dengan internet.
Media cetak atau surat kabar merupakan media massa paling tua sebelum adanya film,radio, televisi dan internet. Surat kabar pertama kali masuk ke Indonesia sekitar tahun 1615 dengan koran memoriesdes Nouvelles.
Media massa merupakan media yang cocok untuk melakukan aktivitas komunikasi pemasaran. Berbagai media seperti media cetak dan media elektronik banyak digunakan sebagai media komunikasi pemasaran suatu merek.Salah satunya adalah media elektronik yang berupa televisi. Televisi merupakan media massa yang dapat menjangkau audience secara luas. Melalui media televisi,audience dapat menerima pesan-pesan persuasi yang disampaikan dalam bentuk audio-visual sehingga pesan-pesan persuasi dapat disampaikan dengan efektif dan dapat dengan mudah dimengerti oleh audience, oleh karena itu iklan televisi (TVC) kerap kali menjadi sarana utama dalam kegiatan promosi yang digunakan para produsen dan pemasaran.
Melihat perkembangan teknologi yang semakin pesat dimana individu dapat dengan mudah mendapatkan informasi dengan mengakses internet melalui perangkat pintar seperti handphone, tablet maupun notebook, hal ini tidak hanya di manfaatkan oleh individu namun juga organisasi, maupun perusahaan khususnya perusahaan industri media kini mulai merambah media sosial untuk meningkatkan sektor bisnisnya.
Media sosial memungkinkan perusahaan dapat mengubah cara berkomunikasi dengan audience, pelanggan, memasarkan produk dan jasa serta saling berinteraksi dengan pelanggan yang bertujuan untuk membangun hubungan lebih baik melalui Pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan dengan menggunakan media sosial mendatangkan keuntungan tersendiri bagi pengusaha yang melakukannya, baik dari peningkatan segi penjualan, minat, dan perhatian khalayak, referensi untuk selalu berinovasi dan lain sebagainya. Kehadiran media sosial telah menimbulkan sikap keseriusan bagi para pengusaha, untuk selalu memperbaiki kualitas produk mereka.
Menurut Narullah, (2016:2), fungsi-fungsi media sebagaimana selama ini didapat dari media tradisional, juga telah bertambah bisa di dapat di internet. Misalnya, media televisi menyediakan program yang bertujuan membuat penonton terhibur.
Kehadiran YouTube memberikan alternatif pilihan untuk menyaksikan tayangan audio- visual yang bersaing dengan program acara di televisi tersebut. Tidak hanya itu, waktu yang disediakan, sumber yang tanpa batas, serta bisa diakses kapan dan dimana saja, menyebabkan kehadiran internet dan media-media di dalamnya, seperti media sosial (social media), menjadi lebih mendominasi.
3.2 Fungsi dan tujuan iklan di media massa Fungsi Sosial Budaya
Periklanan mampu menjadi wahana penyampaian nilai-nilai sosial budaya masyarakat yang muncul dalam kreatif iklannya.
Fungsi Ekonomi
Karena promosi pemasaran melalui iklan, sebuah produk meningkat penjualannya sehingga pemasukan pun naik sehingga menguntungkan produsen dan membuatnya tetap dapat memproduksi, memperdagangkan, memasarkan, dan mendistribusikan produknya.Konsumen juga mudah mendapatkan suatu produk. Industri media, biro iklan, agensi periklanan, dan industri lain yang berkorelasi dengan periklanan menjadi berkembang.
Fungsi Pembagi Beban Biaya
Produksi kepada lebih banyak konsumen, sehingga mencapai skala ekonomisasi produksi dan pemasaran yang amat efisien.
Fungsi Informasi
Iklan berfungsi memberikan informasi kepada masyarakat tentang alternatif produk yang lebih baik atau lebih sesuai dengan kebutuhan dan daya beli.
Fungsi Citra Korporat
Periklanan dapat menjadi alat membentuk dan menjaga citra produk, merek, dan perusahaan yang memproduksi suatu produk yang sedang diiklankan.
Fungsi Kontrol
Periklanan mampu membedakan produk-produk resmi yang berani beriklan, mempertontonkan, dan menonjolkan diri. Iklan membantu kredibilitas produk ditambah dengan pencantuman secara jelas identitas produsen.
Fungsi Advokasi
Periklanan sebagai sarana mengkritisi kebijakan pemerintah atau peristiwa sosial.
Tujuannya antara lain agar kepentingan masyarakat tetap terwadahi. Iklan jenis ini disebut advocacy advertising.
Fungsi Demokratisasi
Iklan sangat penting untuk membangun demokratisasi dalam masyarakat. Contohnya adalah iklan partai politik. Masyarakat mendapatkan informasi mengenai sebuah partai yang akan maju dalam pemilihan umum beserta program kerjanya.
3.3 Dampak media massa
Social media mempunyai dampak positif dan negatif pada bisnis, berikut ini dampak positif yang dikemukakan oleh Lakshmi, Mahboob and Chudhary (2017):
1. Penyebaran informasi yang lebih cepat kepada konsumen 2. Menjangkau konsumen dengan area yang lebih luas 3. Teknologi merupakan asset untuk bisnis
4. Memberikan lebih banyak pilihan dengan mengkreasikan media yang merupakan kombinasi dari audio, visual, teks dan media interaktif
Selain dampak positif, dampak negatif yang ditimbulkan oleh social media terhadap bisnis menurut Lakshmi, Mahboob and Chudhary (2017), adalah:
1. Meningkatkan kekuatan konsumen karena publisitas buruk, ketidakpuasan konsumen juga lebih cepat menyebar
2. Kesulitan untuk mendeteksi pernyataan konsumen yang bersifat negative 3. Ketidaksengajaan melepaskan informasi yang penting atau rahasia
4. Kesulitan untuk memonitor aktivitas social media dari karyawan dan mencegah untuk membuat pernyataan tanpa autorisasi.
4.1 Pengertian media interaktif
Media interaktif hadir dengan fungsinya yang lebih fleksibel, dinamis, global dan dapat berubah mengikuti waktu dan jaman. Kemudian media interaktif ini menjadi sangat kompetitif dan dapat secara efektif mengerti kebutuhan konsumen sesuai dengan kondisi waktu yang sedang berlaku. Kemudian komunikasi akan secara efektif terbangun untuk tetap menjaga sebuah kemitraan dalam lingkungan bisnis khususnya business to business .
Kebiasaan dari pelaku bisnis juga menunjukkan bahwa peran media interaktif tidak lepas dari lifestyle masyarakat di era ini, terutama bagi mereka yang bekerja dalam lingku- ngan profesional. Pengiriman data, informasi terbaru mengenai produk, event berkala hingga kegiatan promosi untuk menjaga hubungan kemitraan seperti potongan harga hingga bonus dapat lebih cepat dan lebih menyuluruh kepada target dengan menggunakan media interaktif.
Media interaktif juga hadir untuk menunjang adanya hubungan timbal balik agar terjalinnya komunikasi yang lebih tepat yang kemudian dikemas lebih persuasif dan menarik. Keywords: Media interaktif, Komunikasi, Business to business , Pelaku bisnis, Profesional, Globalisasi.Saluran internet adalah saluran terbaru untuk berkomunikasi dan menjual secara langsung ke pelanggan. Internet juga menyediakan peluang kepada pemasar dan konsumen untuk interaksidan individualisasi yang jauh lebihbesar. Alat-alat pemasaran interaktif antara lain situs Web, situs mikro, iklan pencari, iklan tampilan, iklan antara, iklan dan video khusus internet, pemberian sponsor, aliansi internet, komunitas online, e-mail, dan pemasaran mobile. Salah satu konsep pemasaran dalam penerapan digital marketing strategy, yang dilakukan untuk
memasarkan produk, jasa, atau memperkenalkan brand, namun tetap dalam rangka memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen, disebut dengan istilah interaktif marketing. Tujuannya, agar konsumen dapat terlibat secara langsung dalam kegiatan jual beli suatu perusahaan. Dalam artikel kali ini, Redcomm akan fokus membahas tentang interaktif marketing dan perannya dalam pemasaran digital.
Interaktif marketing dapat diartikan sebagai suatu metode pemasaran, yang mana konsumen terlibat langsung dan mengharapkan adanya respons dari Anda sebagai pemilik perusahaan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sederhananya, konsumen menyampaikan apa yang sedang mereka butuhkan atau inginkan dengan harapan brand bisa memenuhi kebutuhan tersebut.
Pengertian lain dari interaktif marketing, yang kadang disebut juga sebagai trigger-based atau event-driven marketing, adalah strategi pemasaran yang menggunakan saluran komunikasi dua arah, sehingga memungkinkan konsumen terhubung langsung dengan perusahaan untuk menyampaikan harapan mereka akan pemenuhan kebutuhan yang krusial. Konten yang interaktif memang sudah dianggap efektif untuk menarik perhatian konsumen. Pengalaman yang ditimbulkan dari efek konten terhadap tiap-tiap konsumen juga berbeda, sehingga Anda sebagai pemilik usaha yang ingin menerapkan interaktif marketing perlu mencoba beberapa cara penerapan metode ini.
1. Survei dan Kuis
Menyelenggarakan survei atau kuis yang interaktif bisa menjadi wadah bagi konsumen untuk memberikan respons terkait suatu produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Langkah ini sudah sering diterapkan oleh banyak perusahaan mengingat hasilnya memang cukup signifikan untuk peningkatan konversi dan angka penjualan. Survei, kuis, dan polling dapat menjadi umpan bagi calon konsumen untuk tertarik mencoba suatu produk maupun jasa. Anda tinggal menyediakan sejumlah pertanyaan yang mengarahkan konsumen untuk menyampaikan penilaian mereka terhadap produk, jasa, atau brand Anda. Misalnya, kuis yang memungkinkan konsumen memilih mana produk yang paling mereka inginkan. Bisa pula dalam bentuk survei kepuasan konsumen terkait suatu produk baru yang mereka harapkan.
2. Video Interaktif
Video interaktif juga bisa digunakan karena sudah banyak yang membuktikan efektivitas dari video seperti ini dalam menarik perhatian konsumen. Faktanya di masa modern sekarang, kebanyakan orang memang lebih tertarik melihat gambar, suara, atau menonton video, dibandingkan melihat informasi yang hanya berupa teks. Video interaktif di sini juga bisa dengan menggabungkan fitur-fitur pendukung yang memungkinkan konsumen dapat berinteraksi secara langsung, misalnya ikut permainan, menjawab kuis, dan sebagainya. Bahkan, Anda bisa mengadakan lelang melalui video interaktif yang Anda lakukan.
3. Kustomisasi
Beberapa perusahaan besar telah mencoba cara ini dengan mencantumkan nama konsumen pada produk edisi terbatas sebagai salah satu penghargaan atas loyalitas yang diberikan konsumen tersebut. Cara ini bisa menarik calon konsumen baru untuk ikut mencoba dan membeli produk dengan harapan mereka pun mendapatkan kesempatan yang sama seperti konsumen sebelumnya. Mencantumkan nama atau foto konsumen di produk edisi terbatas bisa menjadi penghargaan tersendiri bagi mereka sehingga mereka bisa jadi semakin setia dengan produk dan brand Anda. Konsumen lainnya pun juga akan merasa tertarik untuk memperoleh keuntungan ini dengan mencoba membeli produk terkait.
4. Augmented Reality
Augmented Reality (AR) kini menjadi salah satu strategi bagi banyak brand besar di dunia untuk mengenalkan produk kepada konsumen. Tren pemasaran ini menggabungkan beberapa elemen sekaligus sehingga sebuah merek dapat dirasakan secara langsung oleh konsumen.
Salah satu contohnya, penggunaan video 360 derajat dengan beberapa elemen interaktif. Teknologi ini membuat Anda seolah-olah bisa merasakan sensasi secara langsung di dalamnya. Beberapa brand ternama yang sudah menerapkan strategi ini adalah Oreo, IKEA, dan Starbucks.
4.2 Fungsi media interaktif
Terdapat beberapa fungsi yang akan diproleh dari pelaksanaan interactive marketing, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
Personalization (Personalisasi).
Konsep personalized merupakan bagian dari salah satu bagian dari bauran pemasaran yang terdapat dalam kebutuhan pengenalan dan untuk pengidentifikasian para pelanggan tertentu dalam membangun hubungan baik dengan para pelanggan. Hal ini sangat penting untuk dapat mengidentifikasikan para pelanggan-pelanggan perusahaan pada level tingkat individu dan untuk mengumpulkan semua informasi tentang pelanggan, dengan tujuan agar dapat mengembangkan produk dan jasa.
2. Privacy (Bersifat Pribadi).
Privasi juga merupakan salah satu dari elemen bauran pemasaran yang sangat berhubungan erat dengan personalisasi. Tugas utama yang harus dilakukan pada saat akan mengimplementasikan strategi internet marketing yaitu menciptakan dan mengembangkan kebijakan diatas prosedur-prosedur pengaksesan untuk pengumpulan berabgai informasi.
3. Customer service (Pelayanan Pelanggan).
Customer service merupakan salah satu dari kebutuhan berbagai aktivitas yang banyak dibutuhkan dalam proses transaksional.
4. Community (Komunitas).
Komunitas merupakan sekelompok identitas, yang berinteraksi dengan tujuan yang sama. Pelanggan akan dapat menjadi bagian dari komunitas yang mana mereka akan saling berinteraksi, oleh karena itu pengembangan komunitas merupakan tugas yang harus dilakukan oleh semua bisnis.
5. Site (Situs).
Interaksi interactive marketing pada jaringan atau media digital yaitu internet.
Baik berinteraksi maupun relasi yang membutuhkan tempat sesuai, yang tersedia kapan saja, yaitu lokasi digital untuk berinteraksi digital. Lokasi seperti ini yang dapat disebut sebagai site.
6. Security (Keamanan).
Fungsi dari keamanan dalam sebuah transaksi merupakan fungsi yang sangat penting pada saat transaksi tersebut akan dilakukan melalui jaringan atau media internet.
7. Sales Promotion (Promosi Penjualan).
Promosi penjualan akan dilakukan secara luas dalam pemasaran tradisional.
Fungsi seperti ini akan memperhitungkan kemampuan para pemasar untuk berfikir secara kreatif, dimana banyak pekerjaan dan inspirasi yang nanti akan dibutuhkan untuk menemukan kemungkinan baru dalam mengembangkan rencana untuk berpromosi secara efisien.
8. Word-of-mouth marketing (Pemasaran dari mulut ke mulut).
Menurut Kotler dan Keller (2009 : 472) word of mouth adalah percakapan dari orang ke orang, tertulis atau komunikasi melalui elekktronik atau yang berhubungan dengan manfaat atau pengalaman membeli menggunakan barang dan jasa.
BAB III PEMBAHASAN Studi Kasus Go Pro
GoPro adalah perusahaan asal amerika serikat yang memproduksi kamera berjenis Action Camera atau Sports Camera , kamera jenis ini sering digunakan pada kegiatan ekstrim seperti olahraga dan juga merekam video didalam air.
GoPro pertama kali didirikan oleh Nick Woodman pada tahun 2002 , pada saat itu Nick Woodman sedang hoby surfing di pantai . Tahun 2002 Nick Woodman berniat untuk mengambil gambar saat dirinya sedang berselancar di Australia , sayangnya karena keterbatasan peralatan , Nick Woodman tidak berhasil mendapatkan foto yang dia inginkan karena pada saat itu sangatlah sulit untuk mengambil gambar dari dekat pemain surfing . Inilah yang menjadi awal pemikiran Nick Woodman untuk menciptakan kamera yang berukuran kecil dan bisa dipasang dimana pun sehingga mampu mengambil foto pada kondisi sulit dan ekstrim . Kamera tersebut dia beri nama GoPro .Awalnya , Nick Woodman mencari modal untuk mencetuskan GoPro dengan berjualan aksesoris dan perlengkapan kamera lewat mobil VW Combi nya , hingga akhirnya dia mendapatkan bantuan modal dari orang tuanya sebanyak $230,000.
Pada tahun 2004 , Nick Woodman pertama kali memperkenalkan sebuah kamera dengan menggunakan film berukuran 35 mm , pada saat GoPro 35mm belum menggunakan teknologi digital dan hanya bisa digunakan untuk mengambil foto saja . Kamera pertama GoPro ini berhasil memberikan keuntungan sebanyak $150,000 bagi Nick Woodman dan perusahaannya . setelah mulai dijual pada tahun 2005 . Akhirnya pada tahun 2006 , GoPro berhasil merilis sebuah kamera dengan teknologi digital sehingga mampu merekam video dengan durasi 10 detik saja. etelah merilis kamera GoPro HERO Digital pertama , Nick Woodman bersama perusahaannya terus memproduksi kamera action. Kamera pertama gopro , hanya bisa menggambil foto dengan menggunakan film berukuran 35mm. Selain produk kamera , GoPro juga memproduksi sebuah GoPro Karma Drone dan juga GoPro Omni yang merupakan perangkat pendukung untuk membuat video 360 derajat dengan menggunakan kamera GoPro . GoPro menjadi populer karena kameranya yang tahan banting dan memiliki flexibilitas yang sangat tinggi karena ukurannya yang kecil . Hasil video yang jernih dan stabil
meski merekam dengan penuh guncangan juga menjadi alasan mengapa action camera ini sangat populer .
GoPro telah menguasai penggunaan konten online untuk menarik perhatian audiens targetnya . Perusahaan ini memiliki saluran YouTube di mana ia mencari banyak video yang diambil dengan kamera aksi mini berkualitas tinggi termasuk bidikan yang menarik, unik,dan sangat indah yang diambil oleh pengguna dan oleh perusahaan itu sendiri, untuk menjangkau audiens targetnya. Mereka memiliki ratusan ribu pengikut dan suka di Facebook, Twitter, dan Instagram, dan telah menggunakan platform tersebut untuk menarik perhatian basis penggemarnya dengan memposting video pendek yang merangsang secara visual yang diambil dengan kamera. Untuk memaksimalkan SEO, GoPro mengadakan kontes hampir setiap hari secara online di mana peserta memiliki kesempatan untuk memenangkan satu dari setiap produk yang mereka bawa dan kamera terbaru yang mereka bawa. Perusahaan juga telah menggunakan publisitas dalam upaya pemasarannya untuk menjangkau audiens targetnya. Pada hari-hari awal, mereka mengandalkan dari mulut ke mulut dan perlahan-lahan bergerak dan sangat memanfaatkan platform online untuk promosinya.
BAB IV PENUTUP
Kehadiran media social yang merupakan suatu perkembangan dari teknologi telah mengubah paradigma dan pola komunikasi masyarakat.Adanya media ini membuat komunikasi tidak hanya dilakukan satu arah tetapi bisa dikakukan dua arah. Pengguna media social yang tidak efektif akan menimbulkan dampak yang luar biasa salah satunya pengguna akan menghabiskan banyak waktu hanya sekedar untuk mengakses berbagai macam media social. Tetapi media social yang efektif akan mempermudah untuk mendapatkan informasi yang memang benar benar dibutuhkan sehingga mampu menimbulkan ide ide kreatif.
Implementasi online marketing pada sebuah bisnis sangat penting dilakukan mengingat telah disebutkan bahwa dengan media online perusahaan akan sangat diuntungkan karena tingkat efektivitas dan effisiensi yang dijanjikan.
DAFTAR PUSTAKA Jurnal.ar-raniry.ac.id
https://medis.penelitian.com https://ejournal.unsrat.ac.id https://ejurnal.esaunggul.ac.id
https://jurnal.amaypk.ac.id?index.php/jbma/article/view 10
BUKU
A Shimp.Terence.Periklanan dan promosi.penerbit Erlangga.Jakarta.2003 Little.John,Stephen,W.2009.Teori komunikasi edisi 9 jakarta:salemba humanika