• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prediksi Soal dan Pembahasan UN IPA Fisika 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Prediksi Soal dan Pembahasan UN IPA Fisika 2014"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1 DOKUMEN NEGARA

SANGAT RAHASIA

PREDIKSI

UJIAN NASIONAL

TAHUN PELAJARAN

2013/2014

UTAMA

SMA/MA

PROGRAM STUDI

IPA

(2)

2 DOKUMEN NEGARA

SANGAT RAHASIA

MATA PELAJARAN

Mata pelajaran Fisika

Jenjang SMA/MA

Program studi IPA

PETUNJUK UMUM

1. Isikan nomor ujian, nama peserta dan tanggal lahir pada lembar jawaban ujian nasional.

2. Hitamkan bulatan di depan nama mata ujian pd LJUN.

3. Tersedia waktu 120 menit untuk mengerjakan paket tes tersebut.

4. Jumlah soal sebanyak 40 butir, pada setiap butir soal terdapat 5 (lima) pilihan jawaban.

5. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum anda menjawabnya.

6. Laporkan kepada pengawas ujian apabila terdapat lembar soal yang kurang jelas, rusak, atau tidak lengkap.

7. Mintalah kertas buram kepada pengawas ujian, bila di perlukan.

8. Tidak diizinkan menggunakan kalkulator, HP, tabel matematika atau alat bantu lainnya.

(3)

3

1. Untuk mengetahui tebal sebuah balok kayu digunakan jangka sorong seperti gambar.

Tebal balok kayu itu adalah ... A. 0,31 cm

B. 0,40 cm C. 0,50 cm D. 0,55 cm E. 0,60 cm

Pembahasan :

Tetapi jika melihat aturan pembacaan, maka jawaban soal ini adalah 0,86 cm, karena 1) Skala 0 nonius ada di 0,8 cm lebih

2) Skala nonius yang berimpit tepat dengan skala cm adalah skala nonius ke 6 Jadi pembacaan skala menunjukkan 0,8 + 0,06 = 0,86 cm (Tidak ada jawaban)

JAWABAN: tidak ada

2. Vektor 1 = 14 N dan 2 = 10 N diletakkan pada diagram Cartesius seperti pada gambar

Resultan [ ] = 1 + 2 dinyatakan dengan vektor satuan adalah ...

A. 7i + 10 j B. 7i + 10 j C. 3i + 7 j D. 3i + 10 j E. 3i + 7 j

Pembahasan :

(4)

4

3. Tetesan oli yang bocor jatuh dari mobil yang bergerak lurus dilukiskan seperti pada gambar!

Yang menunjukkan mobil bergerak dengan percepatan tetap adalah ... A. 1 dan 3 waktu (kecepatan konstan)

 Gambar (2) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang dipercepat karena jarak tetesan oli semakin lama semakin jauh

 Gambar (3) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang diperlambat (percepatan negatif) karena jarak tetesan oli semakin lama semakin dekat

 Gambar (4) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang dipercepat kemudian diperlambat (percepatan berubah dari positif ke negatif) karena jarak tetesan oli semakin lama semakin jauh kemudian berubah menjadi semakin lama semakin dekat.

(1)

(2)

(3)

(5)

5

 Maka yang mengalami percepatan tetap adalah no. 2 dan no. 3

JAWABAN: B

4. Informasi dari gerak sebuah mobil mulai dari bergerak sampai berhenti disajikan dengan grafik (v-t) seperti gambar

Jarak tempuh mobil dari t = 2 sekon hingga t = 5 sekon adalah ... A. 225 m

B. 150 m C. 115 m D. 110 m E. 90 m

Pembahasan :

Untuk menentukan jarak tempuh pada kurva v-t, bisa dilakukan dengan menghitung luas dibawah kurva. Pada t = 2 – 5 s, grafik pada soal di atas dapat dibagi menjadi 2 trapesium seperti gambar di bawah ini :

Maka dengan rumus luas trapesium, kita memperoleh : Luas Trapesium I = (30 + 50).½.2 = 80 m

Luas Trapesium II = (50 + 20).½.1 = 35 m +

JARAK TEMPUH = 115 m

(6)

6

5. Sebuah benda bergerak dengan kelajuan konstan v melalui lintasan yang berbentuk lingkaran berjari-jari R dengan percepatan sentripetal (as). Agar percepatan sentripetal menjadi dua kali dari semula maka ...

A. v dijadikan 4 kali dan R dijadikan 2 kali semula B. v dijadikan 2 kali dan R dijadikan 4 kali semula C. v dijadikan 2 kali dan R dijadikan 2 kali semula D. v tetap dan R dijadikan 2 kali semula

E. v dijadikan 2 kali semula dan R tetap

Pembahasan :

Rumus percepatan sentripetal pada gerak melingkar adalah :

, maka

a) V2 = 4v dan R2 = 2R, maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = 8 aSP

b) V2 = 2v dan R2 = 4R, maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = aSP c) V2 = 2v dan R2 = 2R, maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = 2 aSP

d) V2 = v dan R2 = 2R, maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = ½ aSP

Referensi

Dokumen terkait

Menyimpulkan karakteristik gerak lurus berubah beraturan (GLBB) melalui percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait... 5. Membedakan percepatan rata-rata

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak lurus pada arah mendatar dengan kecepatan v yang berubah setiap saat karena adanya percepatan yang tetap.. Dengan kata lain benda

Waktu Sumber Belajar Tekni k Bentu k Instru men Menganalisis gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari  Jarak,

 Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus dengan kecepatan berubah secara teratur, baik semakin cepat atau semakin lambat,

Gerak Lurus Berubah Beraturan atau disingkat dengan GLBB ini adalah suatu gerakan benda yang linear berarah mendatar (yakni Gerak Lurus) itu dengan kecepatan yang berubah tiap

mahasiswa dapat menentukan besaran, besaran kinematika, yaitu posisi, kecepatan, percepatan, dan waktu untuk gerak lurus beraturan dan gerak.. lurus

o Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) [1 : hal 10-13] o Praktikum Laboratorium o Ketepatan dalam menentukan percepatan (GLBB) menggunakan pesawat attwood o Ketepata dalam

GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN Gerak suatu benda pada lintasan lurus terhadap titik acuan terntentu dengan percepatan a tetap/konstan... Percepatan bila ap positif a>0