BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH TUGAS 2
Nama Mahasiswa : PRAMUDIYA TRI HARTADI Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 042145225
Kode/Nama Mata Kuliah : ISIP4211 / LOGIKA Kode/Nama UPBJJ : 24/UPBJJ-UT Bandung Masa Ujian : 2020/21.1(2020.2)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS TERBUKA
SOAL
Pandemi covid 19 telah menyebar di berbagai daearah Indonesia. Pemerintah dan segenap jajarannya telah mengupayakan pencegahan dan penanggulangannya, seperti melalui jarak fisik dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Partisipasi masyarakat, dengan mengedepankan logika dalam berpikir berpikir dan bertindak diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 tersebut. Wabah covid-19 antara lain berdampak pada hilangnya mata pencaharian warga masyarakat dan meningkatkan kemiskinan di berbagai wilayah Indonesia dan negaranegara dunia.
Dalam tugas matakuliah Logika, sepatutnya Anda mampu menganalisis fenomena social covid-19 dengan penalaran logis. Sehubungan dengan hal tersebut, Anda diminta untuk menjawab pertanyan-pertanyaan berikut.
1. Jelaskan konsep proposisi, dan proposisi kategoris, serta berikan contoh?
2. Jelaskan kelompok-kelompok proposisi kategoris, disertai contoh?
3. Kenapa ada negasi proposisi kategoris? Jelaskan disertai contoh?
JAWABAN
1. Konsep Proposisi merupakan pokok kedua dari penalaran, yaitu membuat putusan sebagai kegiatan mental/pikiran, yang diekspresikan secara verbal dalam proposisi, pengakuan atau pemikiran sesuatu tentang sesuatu yang lain, yang berlangsung didalam akal budi dan dapat diungkapkan dalam sebuah proposisi, atau pernyataan yang didalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain.
Sedangkan proposisi kategoris adalah merupakan pangkal pikir penalaran kategoris yang merupakan hubungan dua term yang dapat diungkapkan dalam bentuk diagram himunan. Proposisi adalah term, term merupakan istilah untuk mengungkapkan suatu konsep sehingga keduanya merupakan satu kesatuan.
Ada empat unsure proposisi:
- Term sebagai subjek, yaitu yang diterangkan dalam pernyataan yang sering disimbolkan dengan “s”.
- Term sebagai predikat, yaitu hal yang menerangkan dalam pernyataan, yang sering disimbolkan dengan “p”. Kedua unsure sebagai subjek dan predikat.
- Kopula, yaitu hal yang mengungkapkan adanya hubungan antara subjek dan predikat, dapat mengiyakan atau mengingkari, afirmatif atau negative yang menunjukkan kualitas pernyataan.
- Kuantor, pembilang yang menunjukkan lingkungan yang dimaksud oleh subjek, dapat berbentuk universal atau particular, yang sekaligus juga menunjukan kualitas pernyataan.
Contohnya :
Covid-19 adalah virus yang paling membahayakan saat ini.
-X + 5 = 11 (bukan proposisi, karena “X” belum ditentukan)
Page | 1
2. Proposisi kategoris dibagi menjadi 4 (empat) kelompok:
a. Proposisi Universal Afirmatif, disebut proposisi tipe A dalam ilmu Logika, yaitu proposisi yang menerangkan keadaan yang berlaku kepada semua anggota di dalam suatu kelompok benda tanpa kecuali
Contohnya : Seluruh bangsa Indonesia terdiri dari manusia
b. Proposisi Universal Negatif, disebut proposisi tipe E dalam ilmu Logika, yaitu proposisi yang menerangkan keadaan yang tidak berlaku kepada semua anggota didalam kelompok suatu benda tanpa kecuali.
Contohnya: Semua manusia tidak abadi
c. Proposisi Partikular Afirmatif, disebut proposisi tipe I dalam ilmu Logika, yaitu proposisi yang menjelaskan keadaan yang hanya berlaku bagi sebagian anggota didalam kelompok suatu benda.
Contohnya : Beberapa orang ada yang jahat
d. Proposisi particular Negatif, disebut proposisi tipe O dalam ilmu Logika, yaitu proposisi yang menjelaskan keadaan yang tidak berlaku untuk sebagian anggota di dalam kelompok suatu benda
Contohnya : Sebagian manusia tidak percaya Tuhan.
Contoh-contoh tipe proposisi tersebut bisa banyak sekali dan dapat dinyatakan dengan susunan kalimat yang beraneka ragam. Namun demikian, memahami secara baik masuk ke dalam jenis proposisi yang manakah sebuah kalimat merupakan modal dasar sebelum seseorang dapat mempelajari hukum2 Logika terkait dengna pengambilan kesimpulan langsung ataupun tidak langsung.
3.
Page | 2