• Tidak ada hasil yang ditemukan

tabel kebenaran proposisi gabungan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "tabel kebenaran proposisi gabungan"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

TABEL KEBENARAN

(2)

• Logika hanya berhubngan dengan bentuk- bentuk logika dari argumen-argumen, serta penarikan kesimpulan tentang validitas dari argumen tersebut.

• Logika tidak mempermasalahkan arti

sebenarnya dari pernyataan tersebut, ataupun isi dari pernyataan.

– Binatang mempunyai 2 mata – Manusia mempunyai 2 mata

– Dengan demikian, binatang sama dengan manusia

(3)

Perangkai Logika

Terdapat 5 perangkai logika, yaitu :

• And (dan)

• Or (atau)

• Not (tidak)

• If…then…/implies (jika…maka)

• …If and only if… (…jika dan hanya jika…)

Contoh 3-3

Jika hari hujan, maka Badu basah kuyub Contoh 3-4

Badu menangkap bola dan menendangnya

Badu menendang bola dan menangkapnya

(4)

KONJUNGSI ()

• Pada TK And, hanya ada satu nilai True jika pasangan tersebut

keduanya bernilai True

(5)

DISJUNGSI (V)

Pada TK OR, bernilai False jika nilai keduanya bernilai

False

(6)

DISJUNGSI (V)

• Saya berada di Malang atau Surabaya

Exclusive or, karena tidak mungkin berada di dua tempat dalam waktu yang bersamaan.

“atau” berarti “p atau q tetapi bukan keduanya”.

• Kamu memilih pizza atau hamburger

Inclusive or, karena masih mungkin memili salah satu atau bahkan keduanya.

“atau” berarti “p atau q atau keduanya”

(7)

Exclusive OR

Operator logika disjungsi eksklusif: xor Notasi: 

Tabel kebenaran:

p q p  q T T F

T F T

F T T

F F F

(8)

NEGASI (~)

• Negasi hanya kebalikan dari nilai variabel

proposisional yang dinegasinya.

(9)

Example

(10)

IMPLIKASI

• Bentuk proposisi: “jika p, maka q”

• Notasi: p  q

• P : hipotesis, antesenden, premis, atau kondisi

• Q : consequent

• Implikasi adalah pengkondisian satu

kemungkinan saja dari sebab dan akibat

(11)

IMPLIKASI

Cara-cara mengekspresikan implikasi p  q:

• Jika p, maka q

Jika hari hujan, maka tanaman akan tumbuh subur.

• Jika p, q

Jika tekanan gas diperbesar, mobil melaju kencang.

• p mengakibatkan q (p implies q)

Es yang mencair di kutub mengakibatkan permukaan air laut naik.

• q jika p

Orang itu mau berangkat jika ia diberi ongkos jalan.

(12)

IMPLIKASI

• p hanya jika q

Ahmad bisa mengambil matakuliah Teori Bahasa Formal hanya jika ia sudah lulus matakuliah Matematika Diskrit.

• p syarat cukup untuk q (hipotesis menyatakan syarat cukup (sufficient condition) )

Syarat cukup agar pom bensin meledak adalah percikan api dari rokok.

• q syarat perlu untuk p (konklusi menyatakan syarat perlu (necessary condition) )

Syarat perlu bagi Indonesia agar ikut Piala Dunia adalah dengan mengontrak pemain asing kenamaan

• q bilamana p (q whenever p)

Banjir bandang terjadi bilamana hutan ditebangi.

(13)

IMPLIKASI

Ubahlah proposisi ketiga sampai keempat pada Contoh di atas ke dalam bentuk proposisi “jika p maka q”

Penyelesaian:

• Jika es mencair di kutub, maka permukaan air laut naik.

• Jika orang itu diberi ongkos jalan, maka ia mau berangkat.

• Jika Ahmad mengambil matakuliah Teori Bahasa Formal, maka

ia sudah lulus matakuliah Matematika Diskrit.

(14)

IMPLIKASI

• Pernyataan yang diberikan ekivalen dengan “Percikan api dari rokok adalah syarat cukup untuk membuat pom bensin

meledak” atau “Jika api memercik dari rokok maka pom bensin meledak”

• Pernyataan yang diberikan ekivalen dengan “Mengontrak

pemain asing kenamaan adalah syarat perlu untuk Indonesia agar ikut Piala Dunia” atau “Jika Indonesia ikut Piala Dunia maka Indonesia mengontrak pemain asing kenamaan”.

• Jika hutan-hutan ditebangi, maka banjir bandang terjadi.

(15)

IMPLIKASI

P Q P  Q

True True True

True False False

False True True

False False True

(16)

IMPLIKASI

 Hanya ada satu nilai False dari TK Implikasi,

yaitu jika P bernilai T dan Q bernilai F.

(17)

IMPLIKASI

Dosen: “Jika nilai ujian akhir anda 80 atau lebih, maka anda akan mendapat nilai A untuk kuliah ini”.

Apakah dosen anda mengatakan kebenaran atau dia berbohong? Tinjau empat kasus berikut ini:

Kasus 1: Nilai ujian akhir anda di atas 80 (hipotesis benar) dan anda mendapat nilai A untuk kuliah tersebut(konklusi benar).

 pernyataan dosen benar.

Kasus 2: Nilai ujian akhir anda di atas 80 (hipotesis benar) tetapi anda tidak mendapat nilai A (konklusi salah).

 dosen berbohong (pernyataannya salah).

Kasus 3: Nilai ujian akhir anda di bawah 80 (hipotesis salah) dan anda mendapat nilai A (konklusi benar).

 dosen anda tidak dapat dikatakan salah (Mungkin ia melihat kemampuan anda secara rata- rata bagus sehingga ia tidak ragu memberi nilai A).

Kasus 4: Nilai ujian akhir anda di bawah 80 (hipotesis salah) dan anda tidak mendapat nilai A (konklusi salah).

 dosen anda benar.

(18)

IMPLIKASI

 Perhatikan bahwa dalam implikasi yang dipentingkan nilai kebenaran premis dan

konsekuen, bukan hubungan sebab dan akibat diantara keduanya.

 Beberapa implikasi di bawah ini valid meskipun secara bahasa tidak mempunyai makna:

“Jika 1 + 1 = 2 maka Paris ibukota Perancis”

“Jika n bilangan bulat maka hari ini hujan”

(19)

IMPLIKASI

Tunjukkan bahwa p  q ekivalen secara logika dengan ~ p  q.

Penyelesaian:

p q ~ p p  q ~ p  q

T T F T T

T F F F F

F T T T T

F F T T T

 “Jika p, maka q”  “Tidak p atau q”.

(20)

IMPLIKASI

Dua pedagang barang kelontong mengeluarkan moto jitu untuk menarik pembeli. Pedagang pertama mengumbar moto “Barang bagus tidak murah” sedangkan pedagang kedua mempunyai moto “Barang murah tidak bagus”. Apakah kedua moto pedagang tersebut menyatakan hal yang sama?

Penyelesaian:

p : Barang itu bagus q : Barang itu murah.

Moto pedagang pertama: “Jika barang itu bagus maka barang itu tidak murah”

atau p  ~ q

Moto pedagang kedua: “Jika barang itu murah maka barang itu tidak bagus”

atau q  ~ p.

p q ~ p ~ q p  ~ q q  ~ p

T T F F F F

T F F T T T

F T T F T T

F F T T T T

 p  ~ q  q  ~ p.

 Kedua moto tersebut menyatakan hal yang sama.

(21)

EKUIVALENSI

P Q P  Q

True True True

True False False

False True False

False False True

(22)

EKUIVALENSI

• Nilai Ekuivalensi mempunyai nilai T jika pasangan A dan B bernilai sama, baik T

maupun F, jika pasangan berbeda, nilainya pasti F

• Perangkai Ekuivalensi disebut biconditional

karena ia mengkondisikan dua ekspresi logika

(23)

• Tunjukkan bahwa p  q ekivalen secara logika dengan (p  q)  (q  p).

p q p  q p  q q  p (p  q)  (q  p)

T T T T T T

T F F F T F

F T F T F F

F F T T T T

• Dengan kata lain, pernyataan “p jika dan hanya jika q” dapat dibaca “Jika p

maka q dan jika q maka p”.

(24)

Cara-cara menyatakan bikondisional p  q:

p jika dan hanya jika q.

Bandung terletak di Jawa Barat jika dan hanya jika Jawa Barat adalah sebuah propinsi di Indonesia.

p adalah syarat perlu dan cukup untuk q.

Syarat cukup dan syarat perlu agar hari hujan adalah kelembaban udara tinggi.

Jika p maka q, dan sebaliknya.

Jika anda orang kaya maka anda mempunyai banyak uang, dan

sebaliknya.

(25)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini di lakukan menggunakan teknik snow ball ( bola salju ). Hasil penelitian penelitian menunjukan bahwa : 1) Pendapatan lahan pertanian padi menjadi perkebunan

Menurut Ditjen Penataan Ruang (2005) dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui upaya konservasi dan pengelolaan sumberdaya alam, maka prinsip

Laporan Monitoring dan Evalusi Program dan Kegiatan PKH Triwulan III Tahun 2020 menggambarkan capaian kinerja kegiatan PKH Triwulan III Tahun 2020 yang mencakup (1)

Berdasarkan hasil penelitian dari analisis data dan pembahasan yang dilakukan oleh Ade Ali Nurdin (2009) yang berjudul “perbandingan Kinerja portofolio optimal

Ekstrak Etanol / Metanol / kloroform / heksana yang diperoleh dari bagian yang berbeda dari tanaman seperti bagian aerial, daun, batang, akar, polong telah ditemukan

tanya ADIKSIMBA (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana), pada tahap ini terdapat siswa yang kesulitan menuliskan kembali isi teks bacaan dan terdapat

Penyakit meningitis adalah suatu infeksi (peradangan) pada meninges (lapisan yang tipis/encer yang mengepung otak dan jaringan saraf dalam sumsum tulang belakang) dan disebabkan

Hasil belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Ronggurnihuta pada pelajaran akuntansi belum optimal. Hal ini diprediksi karena metode pembelajaran yang digunakan belum bervariasi