Pertemuan 8
2.4. Tegangan pada Potongan Miring
Gambar 2.15. Tegangan pada potongan datar
Gambar 2.16. Tegangan pada potongan miring
Gambar 2.17. Tegangan yang bekerja pada potongan miring
σ
x= P A A
1= A
cosθ
N=P cos θ cos
2θ= 1
2 ( 1+cos2 θ )
V =P sin θ sin θ cosθ= 1
2 sin2θ σ
θ= N
A
1= P cosθ A cosθ
= P A cos
2θ
σ
θ=σ
xcos
2θ= σ
x2 ( 1+cos 2 θ )
τ
θ= V
A
1=− P
A sinθ cosθ
τ
θ=− σ
xsinθ cosθ=− σ
x2 sin 2θ
τ
max= σ
x2
2.5. Energi Regangan
Energi regangan adalah energi total mekanik per unit volume yang diperlukan suatu material untuk meregang sampai batasan tertentu.
U= ∫
0 δ
P
1.dδ
1Gambar 2.18. Diagram beban-peralihan
Gambar 2.19. Diagram beban-peralihan untuk bahan elastis linier
Gambar 2.20. Batang yang terdiri atas segmen-segmen prismatis yang mempunyai luas penampang dan gaya aksial yang berbeda
Gambar 2.21. Batang non-prismatis dengan gaya aksial yang bervariasi
Contoh 2.7 :
Hitunglah energi regangan pada batang prismatis yang tergantung pada ujung atasnya. Tinjaulah beban berikut :
a. Berat sendiri batang
b. Berat batang ditambah beban P di ujung bawahnya
Gambar 2.22. Batang dengan berat sendiri dan ditambah beban P
Penyelesaian :
a. Gaya aksial (Nx) = berat batang
N ( x ) =γA ( L−x )
γ= berat jenis batang
U= ∫
0
L
[ N ( x ) ]
2dx
2 EA ( x ) = ∫
0
L
[ γA ( L−x ) ]
2dx
2 EA ( x )
U= γ
2A
2 E ( L
2x−Lx
2+ 1 3 L
3) ]0L= γ
26 E AL
3
atau :
σ = N ( x )
A =γ ( L−x )
U= σ
22 E = γ
2(L−x )
22 E
U= ∫ u.dV = ∫
0 L
u( A .dx)
U= ∫
0
L
γ
2A ( L−x)
22 E dx= γ
2AL
36 E
b.
N ( x ) =γA ( L−x ) + P
U= ∫
0
L
[ γA ( L−x ) + P ]
2dx
2 EA ( x )
U= γ
2AL
36 E + γ PL
22 E + P
2L
2 EA
Contoh 2.8 :
Tiga batang mempunyai panjang yang sama, tetapi bentuk yang berbeda seperti tergambar. Ketiga batang ini mengalami beban aksial P yang sama. Hitunglah besarnya energi regangan yang disimpan pada masing-masing batang, dengan menganggap perilaku elastis linier.
Gambar 2.23. Perhitungan energi regangan
Penyelesaian :
U
1= P
2L
2 EA = ( 20. 10
3)
2.3000
2 ( 200. 10
3) ( 1 4 π ( 10
2) ) =38197 N−mm
U
2= ∑
i=1
n
N
i2
L
i2 E
iA
U
2= ( 20 .10
3)
2. 1500 2 ( 200 . 10
3) ( 1 4 π ( 15
2) ) +
( 20 . 10
3)
2.500 2 ( 200. 10
3) ( 1 4 π ( 10
2) ) +
( 20 .10
3)
2. 1000 2 ( 200 .10
3) ( 1 4 π ( 15
2) )
U
2=20513 N −mm
U
3= ∑
i=1
n
N
i2