• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Penyelidikan Tanah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makalah Penyelidikan Tanah"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH PENYELIDIKAN TANAH DENGAN SONDIR MAKALAH PENYELIDIKAN TANAH DENGAN SONDIR BAB 1 BAB 1 PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang

Pondasi merupakan bagian bangunan yang menyalurkan beban langsung

Pondasi merupakan bagian bangunan yang menyalurkan beban langsung ke dalamke dalam lapisan tanah. Jika kondisi tanah di bawah struktur cukup kuat dan mampu

lapisan tanah. Jika kondisi tanah di bawah struktur cukup kuat dan mampu

mendukung beban yang ada berarti pondasi plat setempat dapat digunakan untuk mendukung beban yang ada berarti pondasi plat setempat dapat digunakan untuk menyalurkan beban. Dilain pihak, seandainya kondisi tanah permukaan adalah menyalurkan beban. Dilain pihak, seandainya kondisi tanah permukaan adalah lunak berarti tiang atau

lunak berarti tiang atau pier  pier  dapat digunakan untuk menyalurkan beban lebih dapat digunakan untuk menyalurkan beban lebih dalam pada kondisi tanah yang paling sesuai.

dalam pada kondisi tanah yang paling sesuai. PadPada tulisan a tulisan ini pembahasan dibatasiini pembahasan dibatasi hanya pada pondasi dangkal. Dalam dunia konstruksi yang

hanya pada pondasi dangkal. Dalam dunia konstruksi yang menentukan dayamenentukan daya dukung ijin pondasi dangkal biasanya adalah insinyur

dukung ijin pondasi dangkal biasanya adalah insinyur geoteknik. Berdasarkangeoteknik. Berdasarkan pengalaman dan didukung oleh teori-teori, insinyur

pengalaman dan didukung oleh teori-teori, insinyur geoteknik menginterprestasikageoteknik menginterprestasikann informasi hasil

informasi hasil soil investigationsoil investigation untuk  untuk mendapatkan prediksi performansi pondasi.mendapatkan prediksi performansi pondasi. Penyelidi

Penyelidikan tanah untuk kan tanah untuk pondasi dangkal di Indonesia umumnya menggunakanpondasi dangkal di Indonesia umumnya menggunakan metode

metode Conus Penetration Test (CPT)Conus Penetration Test (CPT) atau  atau soundingsondirsoundingsondir. Dan . Dan hasil prediksihasil prediksi tersebut berakhir pada laporan

tersebut berakhir pada laporan rekomrekomendasi yang dibuat oleh endasi yang dibuat oleh insinyur geoteknik.insinyur geoteknik. !da berbagai cara untuk menentukan daya dukung tanah, salah satu diantaranya !da berbagai cara untuk menentukan daya dukung tanah, salah satu diantaranya adalah melakukan pengetesan dengan alat sondir

adalah melakukan pengetesan dengan alat sondir. !lat ini . !lat ini mempunyai standar luasmempunyai standar luas penampang sebesar "# cm

penampang sebesar "# cm$$, sudut puncak %#&, dan luas , sudut puncak %#&, dan luas selimut "'# cmselimut "'# cm$$ (di (di

Indonesia "## cm

Indonesia "## cm$$). *ecepatan penetrasi $ cmdetik (standar !+ D""-/').). *ecepatan penetrasi $ cmdetik (standar !+ D""-/').

!rsitek dan insinyur struktur

!rsitek dan insinyur struktur mungkin sangat familiar dengan pernyataan sepertimungkin sangat familiar dengan pernyataan seperti 01

01ekomendasi daya dukung ijin pondasi ekomendasi daya dukung ijin pondasi plat setempat pada plat setempat pada lokasilokasi sitesite yaitu $ yaitu $ kgcm$2. 

kgcm$2. etapi bagaimana cara etapi bagaimana cara mendapatkannya dan menentukannya mendapatkannya dan menentukannya sehinggasehingga reko

rekomendasi tersebut muncul mendasi tersebut muncul 3 Pengetahuan ini berguna bagi arsitek 3 Pengetahuan ini berguna bagi arsitek untukuntuk keperluan

keperluan preliminary d preliminary designesign pondasi atau disain pondasi bangunan sederhana, pondasi atau disain pondasi bangunan sederhana, yang paling ideal jika didapatkan dari hasil penyelidikan tanah seperti

yang paling ideal jika didapatkan dari hasil penyelidikan tanah seperti 4P atau4P atau sondir yang biasa digunakan di

sondir yang biasa digunakan di Indonesia dalam mendisain pondasi dangkal tetapiIndonesia dalam mendisain pondasi dangkal tetapi  jika belum ada

(2)
(3)

mengasumsikan jika lokasi rencana bangunan dekat dengan lokasi sondir terdahulu, mengasumsikan jika lokasi rencana bangunan dekat dengan lokasi sondir terdahulu, dianggap daya dukung tanahnya diasumsikan sama walaupun

dianggap daya dukung tanahnya diasumsikan sama walaupun asumsi tersebut tidakasumsi tersebut tidak sepenuhnya benar tetapi paling

sepenuhnya benar tetapi paling tidak dapat memberikan gambaran kondisi tanahtidak dapat memberikan gambaran kondisi tanah pada wilayah rencana.

pada wilayah rencana.

1.2 Peruu!an Ma!ala" 1.2 Peruu!an Ma!ala"

".

". !pa y!pa yang dang dimaimaksud dksud dengengan tean tes sons sondir 3dir 3

$.

$. !pa sa!pa saja kja keuntungeuntungan dan an dan kerkerugian uugian uji soji sondir 3ndir 3

5.

5. BagBagaimaimana tana teoreori uji i uji sonsondir idir itu 3tu 3

.

. !pa s!pa saja aja alat alat dan bdan bahan ahan pengupengujian jian sondisondir 3r 3

'.

'. BagaBagaimana imana langklangkah kah kerja perja pengujiengujian sondan sondir 3ir 3

1.# Tu$uan Penul%!an 1.# Tu$uan Penul%!an

akalah ini disusun dengan tujuan untuk6 akalah ini disusun dengan tujuan untuk6

".

". engeengetahui atahui apa yapa yang dimng dimaksud aksud dengadengan tes son tes sondirndir

$.

$. engeengetahui aptahui apa saja ka saja keuntungeuntungan dan kan dan kerugiaerugian uji sondin uji sondirr

5.

(4)

.

. engeengetahui tahui alat alat dan bdan bahan pahan pengujiengujian soan sondirndir

'.

'. engeengetahui tahui langlangkah kah kerkerja uja uji ji sondisondirr

BAB II BAB II

PEMBAHASAN PEMBAHASAN

2.1 Pengert%an Te! S&n'%r 2.1 Pengert%an Te! S&n'%r  

 es sondir merupakan salah satu tes daes sondir merupakan salah satu tes dalam bidang teknik siplam bidang teknik sipil yang berfungsi untukil yang berfungsi untuk mengetahui letak kedalaman tanah keras, yang nantinya

mengetahui letak kedalaman tanah keras, yang nantinya dapat diperkirakandapat diperkirakan seberapa kuat tanah

seberapa kuat tanah tersebut dalam menahan tersebut dalam menahan beban yang didirikan di beban yang didirikan di atasnya. atasnya. eses ini biasa dilakukan sebelum membangun pondasi tiang pancang,

ini biasa dilakukan sebelum membangun pondasi tiang pancang, atau pondasi-atau pondasi-pondasi dalam lainnya. Data yang didapatkan dari tes ini nantinya berupa besaran pondasi dalam lainnya. Data yang didapatkan dari tes ini nantinya berupa besaran gaya perlawanan dari tanah

gaya perlawanan dari tanah terhadap konus, serta hambatan pelekat dari tanahterhadap konus, serta hambatan pelekat dari tanah yang dimaksud. 7ambatan pelekat adalah perlawanan geser dari tanah tersebut yang dimaksud. 7ambatan pelekat adalah perlawanan geser dari tanah tersebut yang bekerja pada selubung bikonus alat sondir dalam

yang bekerja pada selubung bikonus alat sondir dalam gaya per satuan gaya per satuan panjang.panjang.

7asil dari tes sondir ini dipakai untuk6 7asil dari tes sondir ini dipakai untuk6

• enentukan tipe atau jenis pondasi apa yang mau enentukan tipe atau jenis pondasi apa yang mau dipakaidipakai

• enghitung daya dukung tanah aslienghitung daya dukung tanah asli

• enentukan seberapa dalam pondasi harus diletakkan nantinyaenentukan seberapa dalam pondasi harus diletakkan nantinya

2.2 Met&'e S&n'%r 2.2 Met&'e S&n'%r

etoda soundingsondir terdiri dari penekanan suatu tiang pancang untuk meneliti etoda soundingsondir terdiri dari penekanan suatu tiang pancang untuk meneliti penetrasi atau tahanan gesernya. !lat pancang dapat berupa suatu tiang bulat atau penetrasi atau tahanan gesernya. !lat pancang dapat berupa suatu tiang bulat atau

(5)

pipa bulat tertutup dengan ujung yang berbentuk kerucut dan atau

pipa bulat tertutup dengan ujung yang berbentuk kerucut dan atau suatu tabungsuatu tabung pengambil contoh tanah, sehingga dapat diperkirakan (diestimasi) sifat-sifat 8sis pengambil contoh tanah, sehingga dapat diperkirakan (diestimasi) sifat-sifat 8sis pada strata dan lokasi dengan 9ariasi tahanan pada waktu pemancangan alat pada strata dan lokasi dengan 9ariasi tahanan pada waktu pemancangan alat pancang itu. etoda ini berfungsi untuk eksplorasi dan pengujian di

pancang itu. etoda ini berfungsi untuk eksplorasi dan pengujian di lapangan. :ji inilapangan. :ji ini dilakuk

dilakukan untuk an untuk mengetahui ele9asi lapisan 0keras2 (mengetahui ele9asi lapisan 0keras2 (Hard Layer Hard Layer ) dan homogenitas) dan homogenitas tanah dalam arah lateral. 7asil

tanah dalam arah lateral. 7asil Cone Penetration TestCone Penetration Test disajikan dalam bentukdisajikan dalam bentuk diagram sondir yang mencatat nilai tahanan konus dan friksi selubung, kemudian diagram sondir yang mencatat nilai tahanan konus dan friksi selubung, kemudian digunakan untuk menghitung daya

digunakan untuk menghitung daya dukung pondasi yang diletakkan pada tanahdukung pondasi yang diletakkan pada tanah tersebut.

tersebut.

Di Indonesia alat sondir sebagai alat tes di lapangan yang sangat terkenal karena di Di Indonesia alat sondir sebagai alat tes di lapangan yang sangat terkenal karena di negara ini banyak dijumpai tanah

negara ini banyak dijumpai tanah lembek (misalnya lempung) hingga kedalamanlembek (misalnya lempung) hingga kedalaman yang cukup besar sehingga mudah

yang cukup besar sehingga mudah ditembus dengan alat sondir. Di duniaditembus dengan alat sondir. Di dunia

penggunaan +ondir ini semakin populer terutama dalam menggantikan +P untuk penggunaan +ondir ini semakin populer terutama dalam menggantikan +P untuk test yang dilakukan pada jenis tanah liat yang lunak dan untuk

test yang dilakukan pada jenis tanah liat yang lunak dan untuk tanah pasir halustanah pasir halus sampai tanah pasir sedangkasar

sampai tanah pasir sedangkasar. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk . Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengetahuimengetahui perlawanan penetrasi konus (;c), hambatan lekat (fs) tanah

perlawanan penetrasi konus (;c), hambatan lekat (fs) tanah dandan friction ratiofriction ratio (rf) (rf) untuk memperkirakan jenis tanah yang diselidiki.

untuk memperkirakan jenis tanah yang diselidiki.

2.# Keuntungan 'an Kerug%an Alat S&n'%r 2.# Keuntungan 'an Kerug%an Alat S&n'%r

• *euntungan6*euntungan6

".

". 4u4ukkup up ekekononomomisis..

$.

$. !pab!pabila contila contoh tanah padoh tanah pada boring tia boring tidak bisa ddak bisa diambiiambil (tanah lunal (tanah lunak  pasir).k  pasir).

5.

5. DapaDapat digunat digunakan mankan manentukentukan daya dan daya dukunukung tanah deg tanah dengan baingan baik.k.

.

. !da!danya knya koreorelasi lasi empirempirik seik semakin makin handahandal.l.

'.

'. DapaDapat membantt membantu menentuku menentukan posisan posisi atau kedi atau kedalamaalaman pada pembn pada pemboran.oran.

%.

%. DalaDalam prakteknm prakteknya uji sondir sangya uji sondir sangat dianjat dianjurkan didurkan didampiampingi dengangi dengan uji lainnyan uji lainnya baik uji lapangan maupun uji laboratorium, sehingga hasil uji sondir bisa

baik uji lapangan maupun uji laboratorium, sehingga hasil uji sondir bisa di9eri8kasi atau dibandingkan dengan uji lainnya.

(6)

/. Dapat dengan cepat menentukan lekat lapisan tanah keras.

<. Dapat diperkirakan perbedaan lapisan

=. Dapat digunakan pada lapisan berbutir halus

• *erugian6

". Jika terdapat batuan lepas biasa memberikan indikasi lapisan keras yang salah.

$. Jika alat tidak lurus dan tidak bekerja dengan baik maka hasil yang diperoleh bisa merugikan.

5. idak dapat diketahui tanah secara langsung

2.( Te&r% S&n'%r

+ondir merupakan salah satu pengujian tanah untuk mengetahui karakteristik tanah yang dilakukan di lapangan atau pada lokasi yang akan dilakukan pembangunan konstruksi. +ondir ada dua macam, yang pertama adalah sondir ringan dengan kapasitas $'# kgcm> dan yang kedua adalah sondir berat dengan kapasitas #-%## kgcm>. Jenis tanah yang cocok disondir dengan alat ini adalah tanah yang tidak banyak mengandung batu.

P?17I:@A!@6

 7ambatan Cekat (7C)

7C  (JP-P*) E !B

Dimana 6

 JP  Jumlah Perlawanan *onus dan 7ambatan Cekat (pE$)

P*  Perlawanan Penetrasi *onus (pE")

(7)

B  Faktor !lat  C *onusC torak "# cm

 Jumlah 7ambatan Cekat

 J7Ci  G 7C

Dimana 6

i  *edalaman Capisan Hang Ditinjau

G Gigma

2.( Alat 'an Ba"an Alat)

". esin sondir

$. +atu set batang sondir lengkap dengan stang dalam yang panjangnya " meter

5. anometer $ buah

 *apasitas #-'# kgcm>

 *apasitas #-$'# kgcm>

. +atu buah Bikonus dan satu buah paten konus.

'. Pelat persegi $ batang

%. +atu set ($) buah angker

Ba"an )

". inyak 7idrlolik

(8)

2.* LANGKAH KER+A

". enentukan lokasi yang permukaannya datar

$. emasang empat buah angker ke dalam tanah dengan memutarnya

menggunkan kunci pemutar angker (kunci ). kemudian memasang $ pelat persegi yng memanjang di saming angker. Jarak antar angker dan jarak kedua pelat disesuaikan dengan ukuran mesin sondir.

5. emasang mesin sondir tegak lurus dan perlengkapannya pada lokasi pengujian, yang diperkuat dengan pelat besi pendek untuk menjepit mesin dan diperkuat dengan mor pengunci angker yang dipasang ke dalam tanah.

. emasang raker,tekan stang dalam. Pada penekanan pertama ujung konus akan bergerak ke bawah sedalam  cm, kemudian manometer dibaca yang menyatakan perlawanan ujung. Pada penekanan berikutnya konus dan mantelnya bergerak

cm. @ilai pada manometer yang terbaca adalah nilai tekanan ujung dan perlawanan lekat.

'. enekan stang luar sampai kedalaman baru, penekanan stang dilakukan sampai setiap kedalaman tambahan sebanyak $# cm.

%. elakukan hal yang sama dengan langkah kerja di atas sampai pembacaan manometer tiga kali berturut-turut menunjukkan nilai "'# kgcm$ dan jika

penekanan mesin sondir sudah mencapai maksimalnya atau dirasa telah mencapai tanah keras, maka pengujian ini dapat dihentikan.

A!B!16 !C! +@DI1

A!B!16 *?1J! :JI +@DI1

• ,&nt&" Data 'an Ha!%l Per"%tungan

(9)

/10 Ke'alaa n /0 /20 Perlaanan K&nu! /kg340 /#0  +ula" Perlaana n /kg340 /(0 Perlaana n Ge!ek  /kg340 /*0 Ha-atan Pelekat /kg340 /50  +HP /kg340 /60 Ha-ata n Seteat /kg340 /#07/20 /(082 S/*0 /(0319 # # # # # # # #,$ "# $# "# $# $# " #, " $< " $< < ", #,% " $< " $< /% ", #,< "< 5$ " $< "# ", ",# $# 5# "# $# "$ " ",$ 5# # "# $# " " ", $# 5# "# $# "% " ",% $# 5# "# $# "< " ",< %# /# "# $# $# " $,# "## "# # <# $<  BAB III PENUTUP #.1 Ke!%ulan

+ondir merupakan salah satu pengujian tanah untuk mengetahuikarakteristik tanah yang dilakukan di lapangan atau pada lokasi yang akandilakukan pembangunan konstruksi. Dari cara kerja dan dilakukannya tes makaakan didapatkan nilai perlawanan konus pada kedalaman-kedalaman tertentu, Pemeriksaan *ekuatan tanah Dengan +ondir, menentukan tipe atau jenis pondasiapa yang mau dipakai, menghitung daya dukung tanah asli, dan menentukan seberapa dalam pondasi harus diletakkan nantinya.

+etelah melakukan praktikum sondir, maka dapat disimpulkan bahwa 6

$. @ilai perlawanan konus pada kedalaman $,## m sebesar "## kgcm$ dan

(10)

5. +ondir dihentikan pada kedalaman $,## m sebelum manometer menunjukkan "'# kgcm$ karena alat sondir sudah terangkat.

https6tekniksipil##%.wordpress.com$#""#"$makalah-penyelidikan-tanah-dengan-sondir #.2 Da:tar Pu!taka http6tanya-konstruksi.blogspot.com$#"5#$apa-itu-tes-sondir.html http6tukangsondir.blogspot.com$#"5#$cara-kerja.html eprints.unsri.ac.id"//""pondasiKdangkal#".doc http6rickyhamLah.blogspot.com$#""#sondir.html http6labmektansipilusu.blogspot.com$#""#$pemeriksaan-kekuatan-tanah-dengan.html www.ilmusipil.comwp-contentuploads$#"##"alat-tes-sondir".jpg https6tekniksipil##%.8les.wordpress.com$#""#$/c/<-caratekniskerjaujisondir".jpg http6www.academia.edu/%<%%"P1A1!K+:DIK+?!@A1!FIKJ:1:+!@KIC:  K*?C!:!@KF!*:C!+KP?1I*!@!@KD

(11)

https6untungsuprayitno.wordpress.comcategorysoil-in9estigation

Ar"%;e :&r t"e <S&%l In;e!t%gat%&n= ,ateg&r>

Pen>el%'%kan Tana" 'engan Met&'e Penge-&ran /B&r%ng0

Penyelidikan tanah dengan metode ini bertujuan menentukan jenis dan sifat-sifat tanah (soil properties) pada lokasi yang akan dibangun pondasi dari tiap tebal

lapisannya. Pengambilan sample tanah ini dikenal dengan sebutan undisturbed soil sample (pengambilan tanah tidak terganggu). Pengambilan sample tanah ini adalah dengan cara menge-bor sampai kedalaman tertentu dengan menggunakan tabung (pipa) logam berongga kedalam tanah. Di proyek transmisi biasanya dengan

metode 7and !uger (manual), kedalaman umum dengan cara ini bisa sampai '-%m, kedalaman ini mungkin memadai untuk penyelidikan tanah pondasi pada tipe pad and chimney. api tentu saja tidak cukup untuk rencana pondalam (pile foundation), untuk itu dengan pengeboran dengan mesin diperlukan (deep boring). Cembaga penyelidikan tanah seperti halnya konsultan tanah, lembaga P: (Pekerjaan :mum) dan uni9ersitas$ tertentu yang memiliki peralatan dan laboratorium mekanika tanah biasanya jasa mereka selalu dimanfaatkan dalam melakukan in9estigasi ini.

Dalam spesi8kasi proyek C, jumlah titik penyelidikan umumnya dilakukan pada tiap lokasi tower jenis tension atau satu titik tiap jarak "# km jalur, ataupun

berdasarkan usulan kontraktor atau klien dalam penentuan jumlah titik dan

lokasinya. Biasanya pekerjaan bor ini melengkapi hasil penyelidikan tanah dengan cara sondir, artinya sondir dilakukan terlebih dahulu. *elemahan boring adalah kesulitan untuk menembus lapisan batuan, untuk lapisan batuan diperlukan cara penyelidikan khusus yaitu core drill.

 abung-tabung dimasukkan (ditekanpush) kedalam tanah, dengan cara menyambung ujung-ujungnya bagian demi bagian sampai kedalaman yang dikehendaki. +ample tanah yang berada dalam tiap bagian tabung selanjutnya dijaga dan dirawat (ujung-ujung pipa yang berisikan tanah ditutup dengan bahan khususlilin), untuk kemudian dibawa ke laboratorium penyelidikan tanah.

:mumnya untuk menghemat, tidak seluruh tanah pada tiap lapisan yang dibawa ke laboratorium, hanya tanah pada lapisan kedalaman desain rencana saja yang

(12)

7asil uji dilaboratorium akan memberikan beberapa soil dataparameter penting yang dibutuhkan dalam perhitungan desain pondasi. :ntuk itu dipilih beberapa metode pengujian saja di laboratorium yang akan menghasilkan data tanah yang diperlukan.

Data tersebut antara lain 6

". Indeks tanah (H, w, e, gs, dll) 6

 Pengukuran 9olume dan berat benda uji  :ji saringan (sie9e analysis test)

 !tterberg est

$. *uat Aeser anah (c, M)6

 riaEial est (::,4:,4D)  Direct +hear est

 :ncon8ned 4ompression est

NNNN

Caporan hasil pengeboran tanah harus dibuat jelas dan tepat pengawas lapangan yang menangani pekerjaan selain harus selalu mencatat hal-hal kecil yang

berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan, seperti 6 pergantian alat dan tipenya, kedalaman pada waktu penggantian alat, metode penahanan lubang bor agar stabil atau penahan tebing lobang uji.

+esudah contoh tanah diuji di laboratorium, ditentukan klasi8kasinya. 4atatan lapangan bersama dengan hasil pengujian laboratorium tersebut dirangkum

sedemikian sehingga batas-batas antara material yang berbeda diplot pada ele9asi yang benar, menurut skala yang ditentukan.

+emua hasil-hasil pengeboran dicatat dalam laporan hasil pengeboran (atau disebut boring log), yang berisi antara lain6

(13)

 ?le9asi permukaan tiik bor, lapisan tanah dan muka air tanah.

 +imbol jenis tanah secara gra8s.

 Deskripsi tanah.

-Posisi dan kedalaman pengambilan contoh. Disebutkan kondisi contoh terganggu atau tak terganggu.

 @ama proyek, lokasi, tanggal, dan nama penanggung jawab pekerjaan pengeboran.

Dalam penggambaran pro8l lapisan tanah, lapisan tanah disajikan dalam bentuk simbol-simbol yang digambar secara 9ertical. Aambar berikut menyajikan contoh symbol-simbol tersebut. *ebanyakan tanah terdiri dari beberapa campuran dari  jenis tanah-tanah tertentu, seperti lempung berlapis, lanau berlapis, lanau berpasir,

kerikil berlanau, dan sebagainya. Dalam kondisi ini, symbol-simbol dapat

dikombinasikan, dengan kandungan tanah yang dominan digambar lebih banyak atau lebih tebal.

(bersambung)

Posted Friday $/ ay, $#"" by Fellow in +oil In9estigation

Peng&la"an Data S&n'%r 5 &ent!

Pengolahan data sondir diperlukan bagi kepentingan interprestasi desain untuk pondasi tower (atau pole) transmisi. Data yang dibutuhkan dari lapangan adalah

(14)

berupa raw data, yang memuat hasil bacaan manometer tiap inter9al kedalaman per $# cm sampai kedalaman akhir konus, yaitu bacaan yang pertama berupa

perlawanan konus (;c) dan bacaan kedua berupa perlawanan geser (;cOfs). @omor ID konus yang digunakan, kedalamanan muka air tanah, pelaksanapenanggung  jawab pencatatanpembacaan manometer, tanggal penyelidikan, lokasi

(sawahladangrawa), prediksi muka banjir (jika ada), @ama proyek, @omor lokasi (nomor tower), dll.

7asil pengolahan berbentuk tabel perhitungan dan gra8k sondir, yang memuat informasi berikut 6

;c (perlawanan konus, atau daya dukung) fs (perlawanan geser)

rf (angka banding geser, atau friction ratio)  f (geseran total)

Perhitungan dan penggambaran gra8k sondir ini dilakukan dengan menggunakan komputer yang memakai software dari icrosoft ?Ecel atau program software yang khusus untuk pengolahan data 4P (4one Penetration est).

(15)

Data hasil pengukuran adalah cell yang berwarna kuning, dan rumus yang terpakai adalah sebagai berikut 6

(16)

Dari tabel diatas terlihat bahwa Qariabel Dc, Ds dan Cs adalah dimensi konus yang dipakai pada penyelidikan ini, 9ariabel ini akan dihitung sebagai koreksi alat konus.

Dari tabel diatas kita akan memindahkan kedalam bentuk gra8k yang disebut juga Ara8k sondir.

(17)

Pada tabel perhitungan sondir, terdapat kolom estimasi jenis tanah, jenis tanah yang diprediksikan adalah berdasarkan angka friction ratio, 1f. Pengklasi8kasian ini bermacam-macam tergantung dari hasil penyelidikan tanah yang dilakukan

beberapa ahli geoteknik. Penggunaan klasi8kasi ini diserahkan kepada pembaca blog yang tercinta.

(18)
(19)
(20)

Dari hasil penyondiran , jenis tanah +and (pasir) dapat diketahui dari nilai ;c yang tinggi dan 1f yang kecil, sebaliknay untuk 4lay (lempung) ;c-nya kecil dan 1f-nya tinggi.

Ralau kelompok jenis tanah cukup banyak, namun penulis hanya mengelompokkan kedalam $ kelompok besar saja yaitu sand atau clay , semoga maklum adanya.

Posted Rednesday "< ay, $#"" by Fellow in +oil In9estigation

Pen>el%'%kan tana" '%laangan 'engan ara S&n'%r ? &ent!

Penyelidikan tanah dibutuhkan untuk keperluan desain pondasi C. Hang sering digunakan adalah dengan metode sondir. engingat bahwa umumnya rute jalur transmisi sangat panjang dan lokasinya seperti persawahan dan perbukitan dan  jauh dari jalan yang bisa diakses dengan kendaraan roda empat, , untuk

gampangnya dipakai mesin sondir ringan, yaitu dengan kapasitas sondir $.' ton. Dan alat sondir ini mudah diangkut dengan kendaraan kecil (pick up) dengan bak terbuka dan dibawa ke lokasi penyondiran dengan tenaga manusia. im sondir biasanya terdiri dari ' orang.

(21)

+tandar umum yang digunakan dalam penyelidikan tanah ini adalah 6

!+ D5"  #' +tandard est ethod for echanical 4one Penetration ests of +oil

+@I $<$/6$##< 4ara uji penetrasi lapangan dengan alat sondir

Penyondiran dilakukan secara manual (mechanic hydraulic) pada titik tempat dimana pondasi akan dibangun. :ntuk kepentingan penyelidikan tanah ,

penyondiran dilakukan pada setiap titik di areal tapak tower (tower area) biasanya " lokasi dititik pusat(tengah)nya. Jika tiang transmisi menggunakan tower, ada  kaki (leg) dan tiap leg akan dibuat pondasi, maka dilakukan sondir pada tiap tengah kaki-kaki tower tersebut atau di titik pusat telapak (foot) pondasi tersebut, demi keakuratan dalam proses desainnya.

 Jumlah dan lokasi titik yang disondir tidak ada aturan pasti, yang jelas pada tiap lokasi tower atau pole, minimal diambil satu hasil penyelidikan sondir. :rusan beginian diserahkan kepada Aeotechnic ?ngineer berdasarkan ?ngineering

 Judgement yang dimilikinya. Filoso8 dalam hasil in9estigasi adalah tiap titik lokasi penyelidikan selalu berbeda daya dukungnya. Dari pengalaman kami kecepatan progress pelaksanaan sondir di C (transmission line) adalah $- lokasi tower perhari dengan " titik per lokasi tower.

!lat sondir memiliki alat ukur $ buah manometer, dengan skala berbeda dan ukuran diameter manometer itu juga berbeda. anometer berguna mengukur gaya tekan, skala satuannya bermacam-macam (seperti kg atau ton, atau kgcm$ ). :ntuk

(22)

sondir ringan manometer yang dipakai adalah untuk ukuran #-'# kgcm$ dan #-$'# kgcm$. anometer yang dipakai selalu dikalibrasi dan berserti8kasi sebelum

dipergunakan. +ecara reguler manometer dikalibrasi (kami melakukannya per semester atau sebelum dipergunakan secara efektif di proyek C, sedangkan +@I mensyaratkan minimal " kali dalam periode 5 tahun).

(23)

Batang sondir (rod) dipergunakan untuk menyondir secara 9ertikal hingga

kedalaman tanah $' m dari permukaan tanah, atau kira$ ada $' batang yang lurus (9ertically) ( panjang " btg  " m) yang lurus. :mumnya dari supplier jumlah

batang hanya disediakan $# buah saja, perlu diorder kembali untuk keperluan pengukuran yang lebih dalam dan cadangan sewaktu-waktu hilang atau

rusakbengkok. Dan tipe konus (cone) yang selalu dipakai adalah hanya dual-cone atau bikonus (lihat gambar). :ntuk pelumas alat sondir perlu diperhatikan bahwa oli yang dipakai adalah dengan tingkat kekentalan (9ikositas) khusus, yaitu +!?-"#, dan jarang didapatkan disekitar lokasi, maka perlu disediakan dengan jumlah yang cukup selama perawatan dan pemakaian.

(24)

+atu hal yang sering terjadi, dimana pengguna (end user) jarang memperhatikan bahwa ukuran konus tidak sesuai dengan standar baik !+ ataupun +@I

dikarenakan fabrikator alat yang tidak konsisten. Bila ukuran konus tidak sesuai maka dalam perhitungan sondir akan dibuat angka koreksi konus, atau dikenal dengan sebutan koreksi alat. Bila de9iasi dimensi konus ini sangat besar dari persyaratan standar, maka konus tidak boleh digunakanSSS Bila digunakan jumlah yang banyak dari perlatan sondir maka tiap konus diberikan nomor pengenalnya atau ID (identi8kasi), agar perhitungan sondir sesuai dengan pendataan.

Dalam pelaksanaan sondir pada proyek C sesuai spesi8kasi (technical

re;uirement), kedalaman penyelidikan dibatasi maksimum $' m atau konus telah mencapai $#o kgcm$ (penekanan sebanyak 5 E berturut-turut) atau yg umum kami gunakan dibatasi sampai angka "'# kgcm$ atau mencapai kedalaman $# meter, tergantung mana dulu yang tercapai apakah gaya tekan konus atau kedalaman maksimumnya.

Dalam prakteknya, bila lapisan tanah tidak dapat ditembus pada kedalaman yang dangkal "-5m, atau angka penetrasi konus maksimum tercapai, dan bila

diasumsikan menyentuh lapisan batuan bongkahan batu, maka dilakukan

penyondiran ulang dititik lain didekatnya sekitar $m lebih dari titik sebelumnya.

Penyelidikan sondir harus dilakukan dilokasi pembuatan pondasi towerpole. *arena +!: kali penyondiran untuk mewakili beberapa lokasi tower haram dilakukan.

4elakanya lagi jika ada anggapan bahwa dalam satu wilayah 11R, kondisi lapisan tanah serupa, seperti kata bang haji,2?1C!!!C:..S2.

Penyelidikan sondir adalah secara tegak lurus (9ertical), miringbersudut gak diperbolehkan, apalagi horiLontal (emangnya mau buat terowongan apa3S).

Data sondir yang dibutuhkan selain dari angka perlawanan konus dan gaya gesernya adalah penentuan kedalaman air tanah (ground water le9el) yang

diindikasikan basahnya batang sondirpipa sondir pada kedalam tertentu selama pengujian. 7al ini bisa juga diperoleh dari sur9ei sumur penduduk sekitarnya jika memungkinkan. *edalaman muka air tanah biasanya juga berbeda antara musim kering atau hujan. *ondisi lokasi juga perlu diperhatikan apakah, daerah tapak

(25)

tower terendam dalam keadaan banjir (musim hujan, apakah ada banjir tahunan atau pada periode tertentu, seperti disawah atau rawa misalnya). Proyeksi

ketinggian banjir juga sedapat mungkin diketahui dan dicantumkan dalam laporan penyelidikan.

Dalam peyondiran informasi penting adalah lokasi towerpole, tiap lokasi tapak tower ditandai dengan marka dari beton yang berisikan nomor lokasi atau nomor tower, letak marka ini adalah sebagai center peg (4P) dan jangan sampai

dipindahkan dari tempatnya atau terganggu oleh peralatan dan pekerja (karena bila ketahuan sur9eyor jalur, bisa dimarahin habis-habisan). Pantangan penyondiran  jangan dilakukan pada titik daerah dimana terdapat jalur pipa listrik, gas atau air,

karena berbahaya bagi keselamatan pekerja dan konstruksi eksisting, atau daerah pemakaman (karena pasti ada komplain dari dunia lain), hati-hati untuk lokasi yang ada semburan gas alam (natural gases) seperti methan, situs purbakala, dll. Dan  jangan pula mengharapkan dari hasil penyondiran akan ditemukan ladang sumur

minyak yang baru, keterlaluan itu namanya.

Posted Rednesday "< ay, $#"" by Fellow in +oil In9estigation

General ) Pen>el%'%kan Tana" a'a r&>ek TL Lea;e a &ent

Penyelidikan tanah dilakukan pada sepanjang jalur transmisi yang berguna untuk penentuan klas tanah (soil class) yang akhirnya berguna untuk penentuan tipe pondasi (Foundation ype).

Ralaupun dari pengamatan (9isual) pada tanah dapat dilakukan pada saat kunjungan lapangan (site 9isit) di sepanjang jalur, data lain dapat diperoleh berdasarkan kondisi gogra8s tanah dari lembaga yang berkompeten, ataupun

dengan penyelidikan dengan alat bantu baik langsung dilapangan (on site) maupun dengan membawa contoh (sample) tanah untuk di tes di laboratorium tanah (+oil echanics Cab.)

Penyelidikan tanah yang umumnya dilakukan adalah berdasarkan metode 6

". ,&ne Penetrat%&n Te!t /,PT0 atau Tuasi-+tatic Penetration est, yang umum digunakan adalah sondir baik dengan Dutch 4one (Begemann ype) atau bikonus

(26)

(friction conemechanical cone) baik manual (yg paling sering dilaksanakan mengingat akses kelokasi yang jauh) dan maupun dengan truk (truck mounted 4P),untuk lokasi yang mudah dijangkau dan akses yang memungkinkan, berbagai macam konus (seperti electric cone) bisa dipergunakan sesuai peruntukannya

etode Penyelidikan anah yang umumnya mengacu pada +tandard !+ D5".

4P dilakukan untuk setiap lokasi towerpole di sepanjang jalur, umumnya

penyelidikan tanah untuk tower hanya satu titik penyelidikan pada satu lokasi tower dan bila perlu pada tiap kaki tower untuk memperoleh hasil yang memuaskan,

sedangkan untuk pole hanya satu titik yang umumnya dilakukan,

$. B&re"&le , pekerjaan penyelidikan lapangan dengan cara membor tanah sampai dengan jarak tertentu ('-"# m) pada kedalam baik secara manual (hand auger) maupun dengan mesin. Berbagai jenis lapisan dapat dipeoleh melalui pengamatan (dalam bentuk bore log) dan beberapa parameter tiap lapisan (soil layer) di peroleh lewat serangkain tes di laboratorium

5. S&%l Me"an% Te!t %n La-&rat&r>, penyelidikan dilakukan dengan membawa hasil (sample) dari pengeboran tanah untuk dilakukan parameter nilai dari lapisan tanah. +eperti berat jenis, triaEial test, dll

. Tr%al /Te!t0 P%t , atau penggalian percobaan umumnya dilakukan pada saat akan dimulai pekerjaan kontruksi pondasi dan berguna untuk jenis pondasi dangkal

(shallow foundation). Jika terdapat perbedaan dari hasil penyelidikan tanah pada saat awal dapat memeberikan kesempatan untuk mengusulkan perubahan soil class atau foundation type.

Dari hasil penyelidikan tanah tersebut akan dirangkum (compile) ke dalam @&un'at%&n S"e'ule.

Berdasarkan penyelidikan tanah, tanah di bagi kedalam berbagai soil class, yang didasarkan pada 6

(27)

 *ondisi letak air tanah (Around Rater 4ondition) 6 *ering (dry) atau jenuh (submerged)

 +udut keruntuhan tanah (+oil Frustrum !ngle)

 *ondisi lapisan bawah (Around Cayer 4ondition) 6 anah (soil) atau Batuan (1ock)

:ntuk berbagai soil class diberikan pengenal umum dalam bentuk angkahuruf seperti +oil 4lass ", $, 5, 5w, a, b, ', %a, %b, / dll yang juga diberikan type pondasi (foundation type) yang diusulkan untuk berbagai soil class.

7asil Penyelidikan anah disiapkan dalam bentuk dokumen engineering yang berisikan 6

". ,PT Re&rt yang berisikan 6 Data pengukuran , 4P 4hart  gra8k sondir dan foto lokasi sondir

$. B&rel&g, untuk tiap lokasi tower yang dibutuhkan penentuan jenis lapisan dan penyelidikan lanjutan

5. S&%l Te!t Re&rt, dari laboratorium untuk lokasi tanah buat pondasi yang diperlukan guna penyelidikan lanjutan

. @&un'at%&n S"e'ule, yang merupakan rangkuman rencana tipe pondasi dari tiap lokasi struktur yang akan dibangun

(28)
(29)

http6jasasondirbandung.blogspot.co.id$#"#<penyelidikan-tanah-sondircpt-borehole.html

Pen>el%'%kan Tana" /S&n'%r3,PT B&re"&le SPT0

Penyelidikan tanah dilakukan pada sepanjang jalur transmisi yang berguna untuk penentuan klas tanah (soil class) yang akhirnya berguna untuk penentuan tipe pondasi (Foundation ype).

Ralaupun dari pengamatan (9isual) pada tanah dapat dilakukan pada saat kunjungan lapangan (site 9isit) di sepanjang jalur, data lain dapat diperoleh berdasarkan kondisi gogra8s tanah dari lembaga yang berkompeten, ataupun dengan penyelidikan dengan alat bantu baik langsung dilapangan (on site) maupun dengan membawa contoh (sample) tanah untuk di tes di laboratorium tanah (+oil echanics Cab.)

Penyelidikan tanah yang umumnya dilakukan adalah berdasarkan metode 6

". 4one Penetration est (4P)  atau Tuasi-+tatic Penetration est, yang umum digunakan adalah sondir baik dengan Dutch 4one (Begemann ype) atau bikonus (friction conemechanical cone) baik manual (yg paling sering dilaksanakan mengingat akses kelokasi yang jauh) dan maupun dengan truk (truck mounted 4P),untuk lokasi yang mudah dijangkau dan akses yang memungkinkan, berbagai macam konus (seperti electric cone) bisa dipergunakan sesuai peruntukannya

etode Penyelidikan anah yang umumnya mengacu pada +tandard !+ D5".

4P dilakukan untuk setiap lokasi towerpole di sepanjang jalur, umumnya penyelidikan tanah untuk tower hanya satu titik penyelidikan pada satu lokasi tower

(30)

dan bila perlu pada tiap kaki tower untuk memperoleh hasil yang memuaskan, sedangkan untuk pole hanya satu titik yang umumnya dilakukan,

$. Borehole , pekerjaan penyelidikan lapangan dengan cara membor tanah sampai dengan jarak tertentu ('-"# m) pada kedalam baik secara manual (hand auger) maupun dengan mesin. Berbagai jenis lapisan dapat dipeoleh melalui pengamatan (dalam bentuk bore log) dan beberapa parameter tiap lapisan (soil layer) di peroleh lewat serangkain tes di laboratorium

5. +oil echanic est in Caboratory, penyelidikan dilakukan dengan membawa hasil (sample) dari pengeboran tanah untuk dilakukan parameter nilai dari lapisan tanah. +eperti berat jenis, triaEial test, dll

.  rial (est) Pit , atau penggalian percobaan umumnya dilakukan pada saat akan dimulai pekerjaan kontruksi pondasi dan berguna untuk jenis pondasi dangkal (shallow foundation). Jika terdapat perbedaan dari hasil penyelidikan tanah pada saat awal dapat memeberikan kesempatan untuk mengusulkan perubahan soil class atau foundation type.

Dari hasil penyelidikan tanah tersebut akan dirangkum (compile) ke dalam Foundation +chedule.

Berdasarkan penyelidikan tanah, tanah di bagi kedalam berbagai soil class, yang didasarkan pada 6

- Daya dukung tanah (allowable bearing capacity)

- *ondisi letak air tanah (Around Rater 4ondition) 6 *ering (dry) atau jenuh (submerged)

(31)

- +udut keruntuhan tanah (+oil Frustrum !ngle)

- *ondisi lapisan bawah (Around Cayer 4ondition) 6 anah (soil) atau Batuan (1ock)

:ntuk berbagai soil class diberikan pengenal umum dalam bentuk angkahuruf  seperti +oil 4lass ", $, 5, 5w, a, b, ', %a, %b, / dll yang juga diberikan type pondasi (foundation type) yang diusulkan untuk berbagai soil class.

7asil Penyelidikan anah disiapkan dalam bentuk dokumen engineering yang berisikan 6

". 4P 1eport yang berisikan 6 Data pengukuran , 4P 4hart  gra8k sondir dan foto lokasi sondir

$. Borelog, untuk tiap lokasi tower yang dibutuhkan penentuan jenis lapisan dan penyelidikan lanjutan

5. +oil est 1eport, dari laboratorium untuk lokasi tanah buat pondasi yang diperlukan guna penyelidikan lanjutan

. Foundation +chedule, yang merupakan rangkuman rencana tipe pondasi dari tiap

lokasi struktur yang akan dibangun

(32)

S&%l Te!t /S&n'%r 'an B&r%ng0 Dan Al%ka!%n>a ,

Pemboran tanahboring dan sondir (4P) adalah pekerjaan yang paling umum dan akurat untuk tanah berlempung dalam sur9ey geoteknik lapangan. Hang dimaksud dengan pemboran tanah adalah membuat lubang kedalam tanah dengan menggunakan alat bor manual maupun alat bor mesin dengan

tujuan 6

• engidenti8kasi jenis tanah sepanjang kedalaman lubang bor.

• :ntuk mengambil contoh tanah asli maupun tidak asli pada kedalaman yang

dikehendaki.

• :ntuk memasukkan alat uji penetrasi baku (+tandart Penetration est, +P)

pada kedalaman yang dikehendaki.

• :ntuk memasukkan alat uji lainnya kedalam tanah yang dikehendaki,

misalnya 6 uji rembesan lapangan, uji 9ane shear, uji presuremeter, pengukuran tekanan air pori dan lain-lain.

(33)

+ondir anah

S&n'%r

Pekerjaan sondir (Dutch 4one Penetration est, 4P) merupakan alat penyelidikan tanah yang sangat sederhana dan populer di Indonesia. Dari alat sondir, memberikan tekanan konus dan hambatan pelekat yang dapat dikorelasikan terhadap parameter tanah yang lain seperti 6 undrained shear strength, kompressibilitas, elastisitas tanah dan dapat memperkirakan jenis lapisan tanah dan parameter tanah lainnya.

+ampai sekarang ini, hasil uji sondir untuk tujuan-tujuan seperti 6

• ?9aluasi kondisi tanah bawah permukaan di lapangan, stratigra8 (menduga

struktur lapisan tanah), klasi8kasi lapisan tanah, kekuatan lapisan tanah dan kedalaman lapisan tanah keras.

• enentukan lapisan tanah yang harus dibuang dan diganti dengan tanah

yang lebih baik dan dipadatkan dan kontrol kepadatan tanah timbunan.

• Perencanaan pondasi dan perhitungan settlement.

(34)

Letak 'an Ban>akn>a T%t%k B&r 'an S&n'%r

:ntuk menentukan letak dan banyaknya titik bor dan sondir suatu proyek banyak ditentukan oleh 6 jenis dan karakteristik sruktur bangunan atas yang direncanakan, keanekaragaman sruktur geologi dan kondisi topogra8 daerah setempat, serta lokasi atau daerah yang dianggap kritis. Pedoman penentuan letak dan banyaknya bor dan sodir belum ada acuan yang jelaspasti, dari berbagai sumber yang pernah kami dapat dapat disimpulkan sebagai berikut 6

". :ntuk proyek baru yang luas, untuk sur9ey pendahuluan jarak titik bor dan sondir antara '# m sampai "'# m satu dengan yang lainnya. +edangkan pada sur9ey detail penentuan titik-titik bor dan sondir harus dilakukan pada bangunan yang berat dan penting.

$. :ntuk sruktur yang besar dengan jarak kolom dekat, tempatkan titik-titik bor dan sondir berjarak "'  $' m, utamakan meletakkan titik bor dan sondir pada kolom yang bebannya berat, lokasi shearwall, lokasi ruang mesin dan sebagainya.

5. Bangunan Jembatan, tempatkan titik bor dan sondir ditengahsekitar perletakan pondasi, jika tanah diragukan perlu dilakukan pemboran kearah keliling pondasi. Pada timbunan oprit jembatan yang tinggi dan lebar, minimal dilakukan " (satu) titik bor dan sondir.

(35)

. Bangunan Aedung atau pabrik yang luas dengan beban kolom ringan sampai sedang, penempatan titik bor dan sondir cukup pada ke-empat sudut ditambah satu titik ditengah. +edangkan untuk beban kolom berat dan daerah pantai perlu ditambah titik sondir dan boring.

'. Bangunan berat di tepi laut, seperti dry dock yang sudah ditentukan letaknya, letakkan titik bor dan sondir berjarak "' meter, dan tempatkan titiktitik bor pada daerah kritis dan rawan erosi.

%. 1encana tembok penahan tanah yang panjang, tempatkan titik bor dan sondir masing-masing berjarak %# m sepanjang alinemen dinding, dan tambahkan $ (dua) titik bor atau $ (dua) titik sondir diluar rencana dinding pada daerah yang dianggap kritis dan rawan longsor.

@amun demikian penentuan akhir letak dan jumlah titik boring dan sondir tergantung dari tenaga akhli geoteknik yang bersangkutan dan tergantung dari pengalaman yang apernah dilakukan. 7al yang terjadi adalah dibatasi oleh anggaran biaya yang tersedia.

Usumber 6 Soil Test, Masala dan !pli"asinya pada Tana Luna", #r$ Muro%i, MS, Lab$ Me"ani"a Tana &urusan Te"ni" Sipil'niversitas iponegoroV

(36)

Mak!u' 'an Tu$uan S&n'%r Tana"

aksud dari penyelidikan geologi teknik ini adalah untuk mengetahui karakteristik 8sik tanah dan kedalaman yang sesuai untuk pelaksanaan teknis perencanaan pondasi bangunan sipil yang akan didirikan di daerah rencana proyek tersebut dengan adanya penyelidikan tanah ini maka dapat diharapkan bahwa perencanaan pembangunan jembatan tersebut dapat direncanakan secara lebih efektif dan ekonomis serta aman sesuai dengan sifat-sifat dan klasi8kasi dari lapisan tanah atau batuan.

soil test proyek rusunawa santri

 ujuan dari pekerjaan sondir tanah ini adalah untuk menge9aluasi pembangunan gedung atau bangunan lain untuk mengetahui gambaran mengenai susunan tanah, sifat 8sik, besarnya daya dukung tanah di lokasi rencana proyek telah dilakukan pekerjaan penyelidikan tanah dengan penyondiran.

(37)

U$% Tana" /S&%l Te!t0 Untuk P&n'a!% Bangunan ,

 anah mempunyai fungsi yang penting dalam suatu lokasi pekerjaan konstruksi.  anah adalah pondasi pendukung suatu bangunan. Penyelidikan lapangan (soil test) selalu diperlukan untuk mendapatkan data tanah di lapangan. 7asil penyelidikan akan didapat parameter tanah yang digunakan dalam perhitungan perencanaan struktur bawah bangunan. ujuan penyelidikan untuk mendapatkan desain pondasi yang optimal sesuai dengan beban dan sifat-sifat tanah yang menempati pada area tersebut.

Pelaksanaan penyelidikan tanah meliputi penyelidikan lapangan dengan menggunakan alat sondir (4one Penetrometer est). +ondir adalah suatu alat berbentuk silinder dengan ujungnya berupa suatu konus. Dalam metoda ini didapat hasil penyelidikan berupa gra8k yang terdiri dua parameter yang diukur yang nilai perlawanan konus (;c) dan hambatan pelekat (fs) dan penyelidikan boring.

7asil penyelidikan ini dapat disebutkan diantaranya 6

(38)

$. erupakan pelengkap bagi informasi dari pengeboran tanah.

5. enge9aluasi karakteristik.

. enentukan daya dukung pondasi

'. enentukan penurunan pondasi.

Me%l%" P&n'a!%

Pemilihan Pondasi Berdasar Daya Dukung anah 6

• Bila tanah keras terletak pada permukaan tanah atau $-5 meter di bawah

permukaan tanah maka jenis pondasinya adalah pondasi dangkal. (misal6 pondasi jalur, pondasi telapak atau pondasi strauss).

• Bila tanah keras terletak pada kedalaman sekitar "# meter atau lebih di

bawah permukaan tanah maka jenis pondasinya adalah pondasi tiang minipile, pondasi sumuran atau pondasi bored pile.

(39)

• Bila tanah keras terletak pada kedalaman $# meter atau lebih di bawah

permukaan tanah maka jenis pondasinya adalah pondasi tiang pancang atau pondasi bored pile.

Pemilihan jenis tiang untuk suatu pekerjaan tergantung dari daya dukung yang cukup yang diberikan untuk pondasi yang direncanakan. Pemilihan tipe tiang untuk berbagai jenis keadaan tergantung pada banyak faktor.

Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan pondasi tiang 6

". ipe dari tanah dasar yang meliputi jenis tanah dasar dan ciri-ciri topogra8nya.

$. Jenis bangunan yang akan dibuat

5. *ondisi lingkungan disekitar pekerjaan (adjacent structures)

(40)

Alur Keg%atan S&n'%r Tana" ,

Penyelidikan tanah dengan menggunakan +ondir atau 4one Penetration est dilakukan dalam beberapa tahap pekerjaan. ulai dari sur9ey lokasi, penentuan titik sondir, melkukan penyondiran, menganalisa hasil penyondiran dan membuat rekonmendasi untuk pemakainya. Flowchart penyelidikan tanah yang biasa dilakukan dapat dilihat pada bagan dibawah ini 6

!lur kerja penyelidikan tanah

Dari bagan di atas, pertama kali pekerjaan yang dilakukan adalah sur9ey lokasi sondir. Dalam sur9ey ini melihat luas lokasi, kontur lokasi dan hal-hal lain yang nanti dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penyondiran ataupun dalam hal transportasi alat sondirnya. +ur9ey ini digunakan untuk menentukan titik sondirnya, sebaiknya titik sondir didasarkan pada rencana pembangunan yang sudah dibuat.

(41)

+etelah sur9ey selesai maka pekerjaan lapangan dapat dilakukan. Penentuan urutan pengeboran titik-titik yang sudah ditentukan sebaiknya didasarkan efekti8tas dalam perpindahan alat sehingga tidak memerlukan tenaga yang berlebihan. Dahulukan titik-titik yang berdekatan.

Pada saat pengeboran memakai alat sondir ini operator mencatat kedalaman, tahanan ujung konus dan tahanan gesek konus yang ditunjukan oleh jarum pada angka-angka manometer. Pencatatan dilakukan setiap kedalaman $# cm. 7al ini dilakukan sampai angka tahanan konus mencapai angka maksimal. Biasanya untuk bangunan $-5 lantai pada angka "/#, tetapi hal ini disesuaikan dengan permintaan perencana. Dalam satu hari biasanya dapat menyelesaikan pengeboran -' titik sondir, tergantung kedalaman dan kesulitannya.

Data-data hasil sondir kemudian dianalisa oleh ahli sipil, dalam analisa ini dibuat gra8k tiap titik dan tabel hasil sondirnya. Dari analisa data ini dapat ditentukan sebaiknya bangunan menggunakan pondasi dangkal atau pondasi dalam.

1ekomendasi yang diberikan selain tipe pondasi (dangkaldalam) juga simulasi daya dukung tiang pancang dengan diameter tertentu.

(42)

7asil uji sondir hanya salah satu faktor dalam menentukan jenis pondasi atau konstruksi bawah bangunan. asih banyak faktor-faktor lain yang harus dipertimbangkan, misalnya beban-beban yang ditopang oleh bangunan tersebut, baik beban mati maupun beban hidup.

(43)

Pen>el%'%kan Tana" /S&n'%r3,PT B&re"&le SPT0

Penyelidikan tanah dilakukan pada sepanjang jalur transmisi yang berguna untuk penentuan klas tanah (soil class) yang akhirnya berguna untuk penentuan tipe pondasi (Foundation ype).

Ralaupun dari pengamatan (9isual) pada tanah dapat dilakukan pada saat kunjungan lapangan (site 9isit) di sepanjang jalur, data lain dapat diperoleh berdasarkan kondisi gogra8s tanah dari lembaga yang berkompeten, ataupun dengan penyelidikan dengan alat bantu baik langsung dilapangan (on site) maupun dengan membawa contoh (sample) tanah untuk di tes di laboratorium tanah (+oil echanics Cab.)

Penyelidikan tanah yang umumnya dilakukan adalah berdasarkan metode 6

". 4one Penetration est (4P)  atau Tuasi-+tatic Penetration est, yang umum digunakan adalah sondir baik dengan Dutch 4one (Begemann ype) atau bikonus (friction conemechanical cone) baik manual (yg paling sering dilaksanakan mengingat akses kelokasi yang jauh) dan maupun dengan truk (truck mounted 4P),untuk lokasi yang mudah dijangkau dan akses yang memungkinkan, berbagai macam konus (seperti electric cone) bisa dipergunakan sesuai peruntukannya

etode Penyelidikan anah yang umumnya mengacu pada +tandard !+ D5".

4P dilakukan untuk setiap lokasi towerpole di sepanjang jalur, umumnya penyelidikan tanah untuk tower hanya satu titik penyelidikan pada satu lokasi tower dan bila perlu pada tiap kaki tower untuk memperoleh hasil yang memuaskan, sedangkan untuk pole hanya satu titik yang umumnya dilakukan,

(44)

$. Borehole , pekerjaan penyelidikan lapangan dengan cara membor tanah sampai dengan jarak tertentu ('-"# m) pada kedalam baik secara manual (hand auger) maupun dengan mesin. Berbagai jenis lapisan dapat dipeoleh melalui pengamatan (dalam bentuk bore log) dan beberapa parameter tiap lapisan (soil layer) di peroleh lewat serangkain tes di laboratorium

5. +oil echanic est in Caboratory, penyelidikan dilakukan dengan membawa hasil (sample) dari pengeboran tanah untuk dilakukan parameter nilai dari lapisan tanah. +eperti berat jenis, triaEial test, dll

.  rial (est) Pit , atau penggalian percobaan umumnya dilakukan pada saat akan dimulai pekerjaan kontruksi pondasi dan berguna untuk jenis pondasi dangkal (shallow foundation). Jika terdapat perbedaan dari hasil penyelidikan tanah pada saat awal dapat memeberikan kesempatan untuk mengusulkan perubahan soil class atau foundation type.

Dari hasil penyelidikan tanah tersebut akan dirangkum (compile) ke dalam Foundation +chedule.

Berdasarkan penyelidikan tanah, tanah di bagi kedalam berbagai soil class, yang didasarkan pada 6

- Daya dukung tanah (allowable bearing capacity)

- *ondisi letak air tanah (Around Rater 4ondition) 6 *ering (dry) atau jenuh (submerged)

- +udut keruntuhan tanah (+oil Frustrum !ngle)

(45)

:ntuk berbagai soil class diberikan pengenal umum dalam bentuk angkahuruf  seperti +oil 4lass ", $, 5, 5w, a, b, ', %a, %b, / dll yang juga diberikan type pondasi (foundation type) yang diusulkan untuk berbagai soil class.

7asil Penyelidikan anah disiapkan dalam bentuk dokumen engineering yang berisikan 6

". 4P 1eport yang berisikan 6 Data pengukuran , 4P 4hart  gra8k sondir dan foto lokasi sondir

$. Borelog, untuk tiap lokasi tower yang dibutuhkan penentuan jenis lapisan dan penyelidikan lanjutan

5. +oil est 1eport, dari laboratorium untuk lokasi tanah buat pondasi yang diperlukan guna penyelidikan lanjutan

. Foundation +chedule, yang merupakan rangkuman rencana tipe pondasi dari tiap lokasi struktur yang akan dibangun

(46)

http6www.ilmusipil.comalat-penyelidikan-tanah

Dalam dunia teknik sipil, penyelidikan tanah bertujuan untuk memperoleh data-data tanah yang diperlukan untuk perencanaan pondasi. Pondasi merupakan bangunan yang berada didalam tanah sering disebut sub structure, sehingga penyelidikan tanah sangat penting dilakukan. ujuan lain dari penyelidikan tanah adalah untuk menentukan kapasitas daya dukung tanah, menentukan tipe dan kedalaman

pondasi, mengetahui kedalaman muka air tanah, memprediksi besarnya penurunan yang terjadi, dan lain sebagainya. ergantung pada konstruksi yang akan dibangun pada tanah tersebut.

Penyelidikan tanah dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan

menggali lubang uji, pengeboran dan lain-lain. Biasanya tanah yang akan diuji akan dibawa ke laboratorium, namun ada juga yang melakukan pengujian langsung di lapangan. ergantung pada jenis pengujian yang akan dilakukan dan keperluannya.

Penyelidikan tanah biasanya tebagi atas 5 (tiga) tahap, antara lain pengeboran atau penggalian lubang uji, pengambilan contoh tanah, dan pengujian contoh tanah. Pengujian pun dilakukan pada tanah terganggu (disturbed sample) dan tanah tidak terganggu (undisturbed sample). anah yang diambil untuk sampel pengujian

merupakan tanah asli, yaitu bebas dari humus dan akar tumbuh-tumbuhan.

*etelitian dalam pengujian tanah sangat diperlukan. erutama dalam menentukan muka air tanah, karena data yang diperoleh untuk merencanakan pondasi sangatlah mempengaruhi perencanaan pondasi, dan dapat menyebabkan kesalahan dalam menganalisa stabilitas tanah.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk penyelidikan tanah yaitu dengan lubang uji( est-pit), Bor tangan (7and !uger), Bor 4uci ( Rash Boring), Penyelidikan

dengan pencucian (Rash Probing), dan Bor Putar (1otary Drill).

Penyelidikan dengan lubang uji bertujuan untuk mengetahu kondisi lapisan tanah dengan teliti. 4ara ini memungkinkan untuk mengidenti8kasi tanah secara

Referensi

Dokumen terkait

Prioritas masalah yang terdapat pada keluarga dampingan diperoleh setelah melakukan beberapa kali kunjungan dimana kunjungan ini dilakukan .Berdasarkan pengamatan

Percobaan Kerucut Pasir merupakan salah satu jenis pengujian yang dilakukan di lapangan, untuk menentukan berat isi kering (kepadatan) tanah asli atau pada hasil suatu

Berdasarkan data primer yang diperoleh melalui pengamatan lapangan dan data-data sekunder yang didapatkan dari literatur dan instansi terkait maka dilakukan

Pengambilan contoh tanah dimaksudkan untuk memperoleh data karakteristik tanah yang tidak dapat diperoleh langsung dari pengamatan lapangan.Lokasi pengambilan contoh tanah

Analisis kualitatif tentang jalur driveways dan walkways adalah analisis yang dilakukan dan disimpulkan berdasarkan data yang diperoleh melalui pengamatan

Berdasarkan pengamatan sifat-sifat morfologi tanah di lapangan bahwa semua profil tanah abu vulkanik yang diteliti mempunyai solum tebal (&gt; 100 cm), berwarna hitam sampai

Contoh tanah yang diambil akan di analisis di laboratorium dan kemudian di interpretasikan berdasarkan hasil satuan pengamatan tanah dan pengamatan lapangan dan disajikan dalam

Berdasarkan data primer yang diperoleh melalui pengamatan lapangan dan data-data sekunder yang didapatkan dari literatur dan instansi terkait maka dilakukan