• Tidak ada hasil yang ditemukan

Adat Istiadat Seputar Masyarakat Tionghoa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Adat Istiadat Seputar Masyarakat Tionghoa"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Adat Istiadat tentang Malam Menjelang Hari Tahun Baru Adat Istiadat tentang Malam Menjelang Hari Tahun Baru

Imlek  Imlek 

Malam tanggal 30 bulan ke-12 penanggalan Imlek, atau chuxi dalam bahasa Tionghoa Malam tanggal 30 bulan ke-12 penanggalan Imlek, atau chuxi dalam bahasa Tionghoa adalah malam terakhir menjelang hari Tahun Baru Imlek !huxi dalam bahasa Tionghoa adalah malam terakhir menjelang hari Tahun Baru Imlek !huxi dalam bahasa Tionghoa berarti mencabut malam terakhir

berarti mencabut malam terakhir supa"a men"ongsosupa"a men"ongsong kedatangan tahun "ang barung kedatangan tahun "ang baru #i antara

#i antara rak"at Tiongkrak"at Tiongkok, adat ok, adat istiadat mengenai chuxi ban"ak sekali istiadat mengenai chuxi ban"ak sekali $ada beberapa$ada beberapa hari menjelang chuxi, rak"at

hari menjelang chuxi, rak"at TiongkTiongkok mempun"ai tradisi untuk ok mempun"ai tradisi untuk melakukan pembersihamelakukan pembersihann besar-besa

besar-besaran di rumah ran di rumah $ada hari terakhir bulan ke-12, baju $ada hari terakhir bulan ke-12, baju "ang sobek dan lauk-pauk"ang sobek dan lauk-pauk "ang belum habis dimakan akan dibuang menjelang datangn"a hari Tahun Baru Imlek, "ang belum habis dimakan akan dibuang menjelang datangn"a hari Tahun Baru Imlek, dengan maksud agar kemiskinan tidak menjumpai rumah

dengan maksud agar kemiskinan tidak menjumpai rumah ituitu %etelah pembersihan, seisi keluarga akan mulai

%etelah pembersihan, seisi keluarga akan mulai memasang kuplet dan lampionmemasang kuplet dan lampion

pera"aan Tahun Baru Imlek, dalam rangka menciptakan suasana riang gembira $ada pera"aan Tahun Baru Imlek, dalam rangka menciptakan suasana riang gembira $ada malam tanggal 30 bulan ke-12 menjelang hari Tahun Baru Imlek, "aitu chuxi"e, seisi malam tanggal 30 bulan ke-12 menjelang hari Tahun Baru Imlek, "aitu chuxi"e, seisi keluarga akan berkumpul untuk makan bersama-sama

keluarga akan berkumpul untuk makan bersama-sama &dat istiadat tentang makan malam pada hari

&dat istiadat tentang makan malam pada hari chuxi berbeda dari tempat ke tempat dichuxi berbeda dari tempat ke tempat di Tiongko

Tiongkok #i k #i bagian selatan, lauk-pauk "ang disajikan pada malam itu harus meliputibagian selatan, lauk-pauk "ang disajikan pada malam itu harus meliputi tahu dan ikan, "ang dalam bahasa Tionghoa la'aln"a sama dengan (ka"a dan

tahu dan ikan, "ang dalam bahasa Tionghoa la'aln"a sama dengan (ka"a dan kemakmuran

kemakmuran) #i ) #i bagian utara, jiao*i adalah makanan "ang tak boleh kurang padabagian utara, jiao*i adalah makanan "ang tak boleh kurang pada malam chuxi +iao*i dalam bahasa Tionghoa melambangkan reuni keluarga

malam chuxi +iao*i dalam bahasa Tionghoa melambangkan reuni keluarga

$ada malam menjelang hari Tahun Baru Imlek, biasan"a orang tua akan membaa $ada malam menjelang hari Tahun Baru Imlek, biasan"a orang tua akan membaa anakn"a ke sanak saudara dan handai taulann"a untuk mengucapkan %elamat Tahun anakn"a ke sanak saudara dan handai taulann"a untuk mengucapkan %elamat Tahun Baru Imlek %edang di rumah, generasi muda juga harus mengucapkan %elamat Tahun Baru Imlek %edang di rumah, generasi muda juga harus mengucapkan %elamat Tahun Baru kepada generasi tua, dan generasi tua harus memberikan hadiah kepada bocah Baru kepada generasi tua, dan generasi tua harus memberikan hadiah kepada bocah "ang belum deasa

"ang belum deasa

(%houshui) atau tidak tidur pada malam menjelang hari Tahun Baru Imlek adalah (%houshui) atau tidak tidur pada malam menjelang hari Tahun Baru Imlek adalah kegiatan "ang umumn"a dilakukran rak"at Tiongkok &nak-anak kecil paling gembira kegiatan "ang umumn"a dilakukran rak"at Tiongkok &nak-anak kecil paling gembira melakukan kegiatan (shoushui) karena bisa mera"akan hari ra"a bersama dengan orang melakukan kegiatan (shoushui) karena bisa mera"akan hari ra"a bersama dengan orang deasa semalam suntuk, "ang penuh dengan suasana riang gembira

(2)

ADAT PERNIKAHAN ALA TIONGHUA

pacara pernikahan merupakan adat perkainan "ang didasarkan atas dan bersumber kepada kekerabatan, keleluhuran dan kemanusiaan serta

ber'ungsi melindungi keluarga pacara pernikahan tidaklah dilakukan secara seragam di semua tempat, tetapi terdapat berbagai .ariasi menurut tempat diadakann"a/ "aitu disesuaikan dengan pandangan mereka pada adat tersebut dan pengaruh adat lainn"a pada masa lampau

mumn"a orang-orang Tionghoa "ang bermigrasi ke Indonesia membaa adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan mereka %alah satu adat "ang seharusn"a mereka taati adalah keluarga "ang satu marga shee  dilarang menikah,

karena mereka dianggap masih mempun"ai hubungan suku Misaln"a  marga ie dilarang menikah dengan marga ie dari keluarga lain, sekalipun

tidak saling kenal &kan tetapi pernikahan dalam satu keluarga sangat diharapkan agar supa"a harta tidak jatuh ke orang lain Misaln"a  pernikahan dengan anak bibi tidak satu marga, tapi masih satu nenek mo"ang

&da beberapa "ang sekalipun telah memeluk agama lain, seperti ka4444k namun masih menjalankan adat istiadat ini %ehingga terdapat perbedaan di dalam melihat adat istiadat pernikahan "aitu terutama dipengaruhi

oleh adat lain, adat setempat, agama, pengetahuan dan pengalaman mereka masing-masing

$&!&5&-$&!&5& 6&78 #I&9%&7&9&7 #&&M $:57I9&;&7 $esta dan upacara pernikahan merupakan saat peralihan sepanjang kehidupan manusia "ang si'atn"a uni.ersal <leh karena itu, upacara perkainan selalu ada pada hampir setiap kebuda"aan #emikian pula haln"a dengan adat pernikahan orang Tionghoa "ang mempun"ai

upacara-upacara antara lain 

& pacara menjelang pernikahan  pacara ini terdiri atas = tahapan "aitu 

Melamar  6ang memegang peranan penting pada acara ini adalah mak comblang Mak comblang biasan"a dari pihak pria

$enentuan  Bila keahlian mak comblang berhasil, maka diadakan penentuan bilamana antaran>mas kain boleh dilaksanakan

(3)

#alam rangkaian adat Tionghoa, %angjit dilakukan setelah acara lamaran ;ari dan  aktu "ang baik untuk melakukan %angjit ini ditetapkan pada saat proses lamaran

tersebut #alam praktekn"a, %angjit sering ditiadakan atau digabung dengan lamaran 7amun sa"ang rasan"a meniadakan prosesi "ang satu ini, karena makna "ang

terkandung di dalamn"a sebenarn"a sangat indah

(%ecara har'iah, %angjit dalam bahasa Indonesia berarti proses seserahan &tau proses kelanjutan lamaran dari pihak mempelai pria dengan membaa persembahan ke pihak mempelai anita,) jelas &nthon" % dari &nthon" % Musical !onnections

($rosesi ini biasan"a dihadiri rombongan pria "ang terdiri dari keluarga inti dan keluarga besar saudara dari orang tua, sepupu atau teman-teman dekat jika dibutuhkan,)

ungkap ;enr" dari ?ine ?edding $lanner %angjit biasan"a diadakan antara 1 bulan sampai 1 minggu sebelum acara resepsi pernikahan dan berlangsung siang hari antara  jam 1100 sampai dengan 1300 ?IB dilanjutkan dengan makan siang

Tata !aran"a

?akil keluarga anita beserta para penerima seserahan biasan"a anggota keluarga "ang telah menikah menunggu di depan pintu rumah

#ipimpin oleh anggota keluarga "ang dituakan, rombongan pria pun datang membaa seserahan ke rumah si anita 5ombongan ini terdiri dari akil keluarga serta para gadis>pemuda "ang belum menikah pembaa nampan seserahan <h i"a, di beberapa adat orang tua pria tidak ikut dalam prosesi ini %eserahan diberikan 1 per 1 secara berurutan, mulai dari seserahan untuk ke-2 orang tua mempelai anita, lalu untuk mempelai anita, dan seterusn"a

Barang seserahan "ang sudah diterima oleh pihak mempelai anita dibaa ke dalam kamar untuk diambil sebagian lihat paragra' berikut

#ilanjutkan dengan ramah tamah

$ada akhir kunjungan, barang-barang seserahan "ang telah diambil sebagian

diserahkan kembali pada para pembaa seserahan #an sebagai balasann"a, keluarga  anita pun memberikan seserahan pada keluarga pria berupa manisan seperti

permen>coklat dan berbagai keperluan pria baju, baju dalam, sapu tangan ?akil keluarga anita juga memberikan ang pao ke tiap-tiap pembaa seserahan "ang biasan"a terdiri dari para gadis>pemuda "ang belum menikah tersebut ang pao

diberikan dengan harapan agar enteng jodoh +umlahn"a .ariati', biasan"a sekitar 5p 20000 @ 5p =0000

Barang-barang seserahan %angjit

%ebelum keluarga calon pengantin pria memutuskan barang apa "ang akan dibaa, sebaikn"a didiskusikan bersama keluarga si anita terlebih dahulu Barang-barang ini tentu saja memiliki makna simbolis "ang juga disesuaikan dengan kondisi ekonomi

(4)

mempelai pria %etelah ditentukan, barang-barang tersebut diletakkan dalam nampan-nampan "ang berjumlah genap, biasan"a maksimal berjumlah 12 nampan-nampan

;al "ang menarik saat acara ini adalah baha sebagian besar barang-barang seserahan ini sebaikn"a sebagian dikembalikan lagi pada keluarga pengantin pria 9arena, bila keluarga anita mengambil seluruh barang "ang ada, artin"a mereka men"erahkan pengantin anita sepenuhn"a pada keluarga pria dan tak akan ada

hubungan lagi antara si pengantin anita dan keluargan"a 7amun bila keluarga anita mengembalikan separuh dari barang-barang tersebut ke pihak pria artin"a keluarga  anita masih bisa turut campur dalam keluarga pengantin

Barang-barang seserahan biasan"a terdiri dari 

&lat-alat kecantikan dan perhiasan untuk mempelai anita kadang-kadang juga sepatu untuk hari ;

$akaian>kain untuk mempelai anita Maksudn"a adalah segala keperluan sandang si gadis akan dipenuhi oleh si pria

ang susu ang pao dan uang pesta masing-masing di amplop merah $ihak

mempelai anita biasan"a han"a mengambil uang susu, sedangkan untuk uang pesta han"a diambil jumlah belakangn"a saja, sisan"a dikembalikan !ontoh uang pesta sebesar 5p 1A0000,- namun "ang diambil han"a 5p 0000,- &pabila keluarga  anita mengambil seluruh uang pesta, artin"a pesta pernikahan tersebut dibia"ai

keluarga anita

Tiga nampan masing-masing berisikan 1 buah apel, jeruk, pear atau buah "ang manis lainn"a sebagai lambang kedamaian, kesejahteraan dan rejeki $ihak mempelai anita mengambil separuhn"a, sisan"a dikembalikan

2 pasang lilin merah "ang cukup besar diikat dengan pita merah, sebagai simbol

perlindungan untuk menghalau pengaruh negati' ilin moti' naga dan burung hong lebih disukai $ihak mempelai anita mengambil 1 pasang saja

%epasang kaki babi jika tidak ada dapat digantikan dengan makanan kaleng beserta A kaleng kacang polong $ihak mempelai anita mengambil separuhn"a

%atu nampan berisikan kue mangkok berarna merah seban"ak 1 potong, sebagai lambang kelimpahan dan keberuntungan $ihak mempelai anita mengambil

separuhn"an

%atu nampan berisikan dua botol arak atau sampan"e $ihak mempelai anita

mengambil semuan"a, dan ditukar dengan dua botol sirup merah dan dikembalikan ke pihak mempelai pria

%eniman kain dan pakar batik <bin tern"ata juga seorang tokoh "ang sangat concern dan mendalami adat istiadat Tionghoa %elain barang-barang di atas, menurutn"a proses %angjit ini bisa juga ditambah dengan 

9ue satu, terbuat dari kacang hijau "ang dijual satu-satu, artin"a dua kebahagiaan menjadi satu

(5)

9aca, artin"a berkaca pada diri sendiri, sel' conscious-moralit"

ang-uangan dari emas "ang di-emboss kata C'ukD, "ang dalam bahasa Indonesia berarti hoki>untung

#ua bundel pita berupa huru' !ina "ang berarti double happiness, artin"a agar happ" sampai tua nanti

Buah-buahan

Buah atep "ang disepuh merah, artin"a agar tetap langgeng sampai kapan pun Buah ceremai, artin"a agar rumah tanggan"a rame, happ", ban"ak sahabat dan keturunan

Buah leket, artin"a agar nempel dan lengket sampai kapan pun

Buah atapson dari 9alimantan "ang tumbuh di atas atap 9alau sudah mulai muntah, mual-mual dikasih buah ini untuk memancing kehamilan

Buah pala, tumbuh tegak lurus dimana pun dia ditanam, artin"a kalau lurus, baik-baik saja maka dimana pun dia berada tetap tidak berubah

Tunangan  $ada saat pertunangan ini, kedua keluarga saling

memperkenalkan diri dengan panggilan masing-masing, seperti "ang telah diuraikan pada +elajah 7o 3

$enentuan ;ari Baik, Bulan Baik  %uku Tionghoa perca"a baha dalam setiap melaksanakan suatu upacara, harus dilihat hari dan bulann"a &pabila jam, hari dan bulan pernikahan kurang tepat akan dapat

mencelakakan kelanggengan pernikahan mereka <leh karena itu harus dipilih jam, hari dan bulan "ang baik Biasan"a semuan"a serba muda "aitu  jam sebelum matahari tegak lurus/ hari tergantung perhitungan bulan Tionghoa, dan bulan "ang baik adalah bulan naik > menjelang purnama

B pacara pernikahan 

3 - E hari menjelang hari pernikahan diadakan FmemajangF keluarga

mempelai pria dan 'amili dekat, mereka berkunjung ke keluarga mempelai  anita Mereka membaa beberapa perangkat untuk meng-hias kamar

pengantin ;amparan sprei harus dilakukan oleh keluarga pria "ang masih lengkap hidup dan bahagia #i atas tempat tidur diletakkan mas kain &da upacara makan-makan !alon mempelai pria dilarang menemui calon mempelai anita sampai hari ;

Malam dimana esok akan diadakan upacara pernikahan, ada upacara Fiau TiaaF pacara ini biasan"a dilakukan han"a untuk mengundang teman-teman calon kedua mempelai Tetapi adakalan"a diadakan pesta besar-besaran sampai jauh malam $esta ini diadakan di rumah mempelai anita $ada malam ini, calon mempelai boleh digoda sepuas-puasn"a oleh teman-teman

(6)

putrin"a Malam ini juga sering dipergunakan untuk kaum muda pria melihat-lihat calonn"a mencari pacar

! pacara %embah"ang Tuhan F!io TaoF

#i pagi hari pada upacara hari pernikahan, diadakan !io Tao 7amun, adakalan"a upacara %embah"ang Tuhan ini diadakan pada tengah malam menjelang pernikahan

pacara !io Tao ini terdiri dari   $enghormatan kepada Tuhan  $enghormatan kepada &lam  $enghormatan kepada eluhur  $enghormatan kepada <rang tua

 $enghormatan kepada kedua mempelai

Meja sembah"ang berarna merah 3 tingkat #i baahn"a diberi E macam buah, al %rika"a, lambang keka"aan

#i baah meja harus ada jambangan berisi air, rumput berarna hijau "ang melambangkan alam nan makmur #i belakang meja ada tampah dengan garis tengah G2 meter dan di atasn"a ada tong ka"u berisi sisir, timbangan,

sumpit, dll "ang semuan"a itu melambangkan kebaikan, kejujuran, panjang umur dan setia

9edua mempelai memakai pakaian upacara kebesaran !ina "ang disebut baju F$aoF Mereka menuangkan teh sebagai tanda penghormatan dan memberikan kepada "ang dihormati, sambil mengelilingi tampah dan berlutut serta

bersujud pacara ini sangat sakral dan memberikan arti secara simbolik

# 9e 9elenteng

%esudah upacara di rumah, dilanjutkan ke 9lenteng #i sini upacara penghormatan kepada Tuhan &llah dan para leluhur

: $enghormatan <rang tua dan 9eluarga

9embali ke rumah diadakan penghormatan kepada kedua orang tua, keluarga, kerabat dekat %etiap penghormatan harus dibalas dengan Fang pauF baik berupa uang maupun emas, permata $enghormatan dapat lama, bersujud dan bangun #apat juga sebentar, dengan disambut oleh "ang dihormati

(7)

%elesai upacara penghormatan, pakaian kebesaran ditukar dengan pakaian Fala baratF $esta pernikahan di hotel atau tempat lain

sai pesta, ada upacara pengenalan mempelai pria  9iangsa" 

Mengundang kiangsa" untuk makan malam, karena saat itu mempelai pria masih belum boleh menginap di rumah mempelai anita

8 pacara sesudah pernikahan

Tiga hari sesudah menikah diadakan upacara "ang terdiri dari  Teh $ai

teh pai adalah setelah acara pernikahan dimana seluruh sanak

keluarga dari keluarga suami maupun istri memberikan hadiah sebagai dasar pembangunan keluarga "ang menikah, dimana dalam Teh pai ini

pihak tertua biasan"a memberikan petuah kepada orang akan menikah, dalam membina rumah tangga mereka

%elesai memberi petuah mereka memberikan hadiah biasan"a berbentuk

perhiasan, uang, alat kebutuhan rumah tangga sebagai tanda membantu perekonomian keluarga mereka

iga hari sesudah menikah diadakan upacara "ang terdiri dari  1 !ia 9iangsa"

2 !ia !eem

$ada upacara menjamu mempelai pria F!ia 9iangsa"F intin"a adalah memperkenalkan keluarga besar mempelai pria di rumah mempelai anita Mempelai pria sudah boleh tinggal bersama

%edangkan F!ia !eemF di rumah mempelai pria, memperkenalkan seluruh keluarga besar mempelai anita

Tujuh hari sesudah menikah diadakan upacara kunjungan ke rumah-rumah 'amili "ang ada orang tuan"a Mempelai anita memakai pakaian adat !ina "ang lebih sederhana

$:5B&;&7 6&78 BI&%& T:5+&#I $&#& &#&T $&!&5& $:57I9&;&7

&da beberapa pengaruh dari adat lain atau setempat, seperti 

Mengusir setan atau mahkluk jahat dengan memakai beras kun"it "ang

ditabur menjelang mempelai pria memasuki rumah mempelai anita #emikian  juga dengan pemakaian sekapur sirih, dan lain-lain

(8)

$engaruh agama, jelas terlihat perkembangann"a 

%ekalipun upacara %embah"ang Tuhan > !io Tao telah diadakan di rumah, tetapi untuk "ang beragama kr4444n tetap ke 8ereja dan upacara di

8ereja $erubahan makin tampak jelas, upacara di 9elenteng diganti dengan di gereja

$engaruh pengetahuan dan teknologi, dapat dilihat dari kepraktisan upacara

#easa ini orang-orang lebih mementingkan kepraktisan ketimbang upacara "ang berbelit-belit &palagi kehidupan di kota-kota besar "ang telah

dipengaruhi oleh teknologi canggih

%ebagai suatu pranata adat "ang tumbuh dan mempengaruhi tingkah laku mas"arakat "ang terlibat di dalamn"a, sasaran pelaksanaan adat

pernikahan Tionghoa mengalami masa transisi ;al ini ditandai dengan terpisahn"a mas"arakat dari adat pernikahan tersebut melalui pergeseran moti' baik ke arah positi' maupun negati' dan kon'lik dalam keluarga

#easa ini mas"arakat Tionghoa lebih mementingkan kepraktisan ketimbang upacara adat ;ampir semua peraturan "ang diadatkan telah dilanggar

9eban"akan upacara pernikahan berdasarkan dari agama "ang dianut

$:5B&;&7 6&78 BI&%& T:5+&#I $&#& &#&T $&!&5& $:57I9&;&7

&da beberapa pengaruh dari adat lain atau setempat, seperti 

Mengusir setan atau mahkluk jahat dengan memakai beras kun"it "ang

ditabur menjelang mempelai pria memasuki rumah mempelai anita #emikian  juga dengan pemakaian sekapur sirih, dan lain-lain

$engaruh agama, jelas terlihat perkembangann"a 

%ekalipun upacara %embah"ang Tuhan > !io Tao telah diadakan di rumah, tetapi untuk "ang beragama kristen tetap ke 8ereja dan upacara di

8ereja $erubahan makin tampak jelas, upacara di 9elenteng diganti dengan di gereja

(9)

ADAT KEMATIAN ALA TIONGHUA

9ita sering melihat upacara kematian %uku Tionghoa di tempat-tempat>ruang duka di rumah-rumah sakit 9elihatann"a begitu ramai oleh aneka perhiasan rumah-rumahan dengan perlengkapann"a dan upacara "ang bising serta pakaian duka cita "ang dipakai oleh anak, menantu dan cucu-cucun"a Tetapi sebagian besar dari kita bertan"a-tan"a dan belum tahu apa arti semua ituG &dat upacara kematian suku Tionghoa

dilatarbelakangi oleh keperca"aan mereka Mereka memperca"ai baha dalam relasi seseorang dengan Tuhan atau kekuatan-kekuatan lain "ang mengatur kehidupan baik langsung maupun tidak langsung, berlaku hal-hal sebagai berikut  J &dan"a reinkarnasi bagi semua manusia "ang telah meninggal cut sie J &dan"a hukum karma bagi semua perbuatan manusia, antara lain tidak mendapat keturunan ko kut J eluhur "ang telah meninggal arah leluhur pada aktu-aktu tertentu dapat diminta datang untuk dijamu !eDng beDng J Menghormati para leluhur dan orang pandai tuapekong J 9utukan para leluhur, melalui kuburan dan batu nisan "ang dirusak bompa" J &pa "ang dilakukan semasa hidup di dunia juga akan dialami di alam akhirat 9ehidupan sesudah mati akan berlaku sama seperti kehidupan di dunia ini namun dalam kualitas "ang lebih baik $&!&5&-$&!&5& 6&78 #I&9%&7&9&7 #&&M 9:M&TI&7 pacara kematian terdiri atas empat tahap "aitu  & Belum masuk peti

• %emenjak terjadin"a kematian, anak-cucu sudah harus membakar kertas perak uang di akhirat  merupakan lambang bia"a perjalanan ke akhirat "ang dilakukan sambil mendoakan "ang meninggal

• Ma"at dimandikan dan dibersihkan, lalu diberi pakaian tujuh lapis apisan pertama adalah pakaian putih seaktu almarhum>almarhumah menikah %elanjutn"a pakaian "ang lain seban"ak enam lapis

• %esudah dibaringkan/ kedua mata, lubang hidung, mulut, telinga, diberi mutiara sebagai lambang penerangan untuk berjalan ke alam lain

• #i sisi kiri dan kanan diisi dengan pakaian "ang meninggal %epatu "ang dipakai harus dari kain &pabila "ang meninggal pakai kacamata maka kedua kaca harus dipecah "ang melambangkan baha dia telah berada di alam lain

B pacara masuk peti dan penutupan peti

• %eluruh keluarga harus menggunakan pakaian tertentu &nak laki-laki harus memakai pakaian dari blacu "ang dibalik dan diberi karung goni 9epala diikat dengan sehelai kain blacu "ang diberi potongan goni #emikian pula pakaian "ang dipakai oleh anak perempuan namun ditambah dengan kekojong "ang berbentuk kerucut untuk menutupi kepala !ucu han"a memakai blacu,

(10)

lima dan seterusn"a memakai pakaian merah sebagai tanda sudah boleh lepas dari berkabung

• Ma"at harus diangkat oleh anak-anak lelaki almarhum %ementara itu

anakperempuan, cucu dan seterusn"a harus terus menangis dan membakar kertas perak, di baah peti mati Mereka harus memperlihatkan rasa duka cita "ang amat dalam sebagai tanda bakti uhaou Bila kurang ban"ak tidak ada "ang meratap, maka dapat menggaji seseorang untuk meratapi dengan

bersuara, khususn"a pada saat tiba aktun"a untuk memanggil makan siang dan makan malamK

• %esudah masuk peti, ada upacara penutupan peti "ang dipimpin oleh heeshio atau ca"ma Bagi "ang beragama Budha dipimpin oleh Biksu atauBiksuni, sedangkan penganut 9on'usius melakukan upacara iam kengpacara ini cukup lama, dilaksanakan di sekeliling peti mati dengan satus"arat baha air mata peserta pada upacara penutupan peti tidak boleh mengenai ma"at #alam upacara ini juga dilakukan pemecahan sebuah kaca>cermin "ang kemudian

dimasukkan ke dalam peti mati Menurut keperca"aan mereka, pada hari ke tujuh almarhum bangun dan akan melihat kaca sehingga men"adarkan dia baha

dirin"a sudah meninggal

• Bagi anak cucu "ang (berada) ka"a, mulai men"iapkan rumah-rumahan "ang diisi dengan segala perabotan rumah tangga "ang dipakai semasa hidup

almarhum %emuan"a harus dibuat dari kertas Bahkan diperbolehkan diisi

secara berlebih-lebihan, termasuk adan"a para pembantu rumahtangga %emua perlengkapan ini dapat dibeli pada toko tertentu

• %etiap tamu-tamu "ang datang harus di sungkem di soja oleh • anak-anakn"a, khusus anak laki-laki

• #i atas meja kecil "ang terletak di depan peti mati, selalu disediakan makanan "ang menjadi kesukaan semasa almarhum masih hidup

• pacara ini berlangsung berhari-hari $aling cepat 3 atau L hari Makin lama biasan"a makin baik #ilihat juga hari baik untuk pemakaman

• %elama peti mati masih di dalam rumah, harus ada sepasang lampion putih "ang selalu men"ala di depan rumah ;al ini menandakan baha ada orang "ang meninggal di rumah tersebut

! pacara pemakaman J Menjelang peti akan diangkat, diadakan penghormatan terakhir #engan dipimpin oleh hee shio atau ca"ma, kembali mereka melakukan

(11)

upacara penghormatan J %esudah men"embah soja dan berlutut kui, mereka harus mengitari peti mati beberapa kali dengan jalan jongkok sambil terus menangis/ mengikuti hee shio "ang mendoakan arah almarhum J ntuk orang ka"a, diadakan meja

persembahan "ang memanjang G2 sampai = meter #i atas meja disediakan macam-macam jenis makanan dan buah-buahan $ada bagian depan meja diletakkan kepala babi dan di depan meja berikutn"a kepala kambing Makanan "ang harus ada pada setiap upacara kematian adalah (sam seng), "ang terdiri dari lapisan daging dan min"ak babi %amcan, seekor a"am "ang sudah dikuliti, darah babi, telur bebek %emuan"a direbus dan diletakkan dalam sebuah piring lonjong besar J $utra tertua memegang photo almarhum dan sebatang bambu "ang diberi sepotong kertas putih "ang

bertuliskan huru' !ina, biasa disebut (;oe) Ia harus berjalan dekat peti mati, diikuti oleh saudara-saudaran"a "ang lain Begitu peti mati diangkat, sebuah semangka dibanting hingga pecah sebagai tanda baha kehidupan almarhum di dunia ini sudah selesai J #alam perjalanan menuju tempat pemakaman, di setiap persimpangan, semua anak harus berlutut menghadap orang-orang "ang mengantar jenasah #emikian pula setelah selesai penguburan J %etiban"a di pemakaman, kembali diadakan upacara

penguburan Memohon kepada dea bumi )toapekong) tanah agar mau menerima  jenasah dan arah almarhum, sambil membakar uang akhirat J %emua anak @ cucu

tidak diperkenankan meninggalkan kuburan sebelum semuan"a selesai, berarti peti sudah ditutup dengan tanah dalam bentuk gundukan #i atas gundukan diberi uang kertas perak "ang ditindih dengan batu kecil Masing-masing dari mereka harus

mengambil sekepal >segenggam tanah kuburan dan men"impann"a di ujung kekojong J %etiban"a di rumah, mereka harus membasuh muka dengan air kembang %ekedar untuk melupakan ajah almarhum # pacara sesudah pemakaman J %emenjak ada "ang meninggal sampai saat tertentu, semua keluarga harus memakai pakaian dan tanda berkabung terbuat dari sepotong blacu "ang dilikatkan di lengan atas kiri Tidak boleh memakai pakaian berarna ceria, seperti  merah, kuning, coklat, oran"e J ?aktu perkabungan berlainan laman"a, tergantung siapa "ang meninggal, J untuk kedua

orangtua, terutama a"ah dilakukan selama 2 tahun J untuk nenek dan kakek dilakukan selama 1 tahun J untuk saudara dilakukan selama 3 atau A bulan J #i rumah disediakan meja pemujaan, rumah-rumahan dan tempat tidur almarhum %etiap hari harus dila"ani makann"a seperti semasa almarhum masih hidup pacara sesudah pemakaman

biasan"a terdiri dari  J Meniga hari 3 hari sesudah meninggal %esudah 3 hari

meninggal seluruh keluarga melakukan upacara penghomatan dan peringatan di tempat  jenasah berada pergi ke kuburan almarhum Mereka membaa makanan,

buah-buahan, dupa, lilin, uang akhirat #engan memakai pakaian berkabung>blacu mereka melakukan upacara penghormatan soja dan kui Tak lupa mereka juga menangis dan meratap sambil membakar uang akhirat $ulang ke rumah, kembali mencuci muka

dengan air kembang J Menujuh hari E hari sesudah meninggal %eperti haln"a upacara meniga hari, seluruh keluarga melakukan upacara penghomatan dan peringatan di

tempat jenasah berada kembali ke kuburan  Mereka membaa rumah-rumahan,

makanan dan buah-buahan serta uang akhirat ilin dan dupa  hio  din"alakan %eluruh rumah-rumahan dan sisa harta "ang perlu dibakar/ dibakar sambil melakukan upacara

(12)

mengelilingi api pembakaran %esudah selesai, tanah sekepal > segenggam diambil, diserakkan ke atasn"a J L0 hari sesudah meninggal $ada hari ke L0 ini kembali anak @ cucu dan keluarga melakukan upacara penghormatan di tempat jenasah berada

 kuburan %emua baju duka dari blacu dan karung goni dibuka dan diganti baju biasa Mereka masih dalam keadaan berkabung, namun telah rela melepaskan arah si

almarhum ke alam akhirat %ebagai tanda tetap berkabung, semua anak cucu memakai tanda di lengan kiri atas/ berupa sepotong kain blacu dan goni J Tiap-tiap tahun

memperingati hari kematian %atu tahun dan tahun-tahun berikutn"a, akan selalu

diperingati oleh anak cucun"a dengan melakukan ) soja dan kui) sebagai tanda berbakti dan menghormati $eringatan tahunan ini berupa upacara persembahan Bagi keluarga "ang berada, di atas meja persembahan diletakkan berbagai macam makanan, buah-buahan, minuman, antara lain teh dan kopi, manisan minimum 3 macam, rokok, sirih sekapur, sedangkan makanan "ang paling utama adalah (samseng) 2 pasang, lilin merah sepasang dan hio %enja hari sebelum upacara, harus din"alakan lilin merah berpasang-pasang tergantung pada jumlah orang > leluhur "ang akan diundang Maksud dari upacara ini adalah meminta kepada dea bumi toapekong tanah untuk

membukakan jalan bagi para arah "aitu dengan cara membakar uang akhirat kertas perak dan kertas emas 

(13)

PERAYAAN IMLEK

Sejarah Perayaan Imlek

%ebelum #inasti in, tanggal pera"aan permulaan sesuatu tahun masih belum jelas &da kemungkinan baha aal tahun bermula pada bulan 1 semasa #inasti Nia, bulan 12 semasa #inasti %hang, dan bulan 11 semasa #inasti Ohou di !hina Bulan kabisat "ang dipakai untuk memastikan kalendar Tionghoa sejalan dengan edaran mengelilingi matahari, selalu ditambah setelah bulan 12 sejak #inasti %hang menurut catatan tulang ramalan dan Ohou menurut %ima ian 9aisar pertama !hina in %hi ;uang menukar dan menetapkan baha tahun tionghoa beraal di bulan 10 pada 221 %M $ada 10L %M, 9aisar ?u "ang memerintah seaktu #inasti ;an menetapkan bulan 1 sebagai aal tahun sampai sekarang

Mitos tentang Imlek.

$uisi Tahun Baru Imlek tulisan tangan ditempel pada pintu ke rumah orang, di ijiang, 6unnan, !ina

Menurut legenda, dahulu kala, 7iPn 年 adalah seekor raksasa pemakan manusia dari pegunungan atau dalam ragam hika"at lain, dari baah laut, "ang muncul di akhir musim dingin untuk memakan hasil panen, ternak dan bahkan penduduk desa ntuk melindungi diri merka, para penduduk menaruh makanan di depan pintu mereka pada aal tahun #Iperca"a baha melakukan hal itu 7ian akan memakan makanan "ang telah mereka siapkan dan tidak akan men"erang orang atau mencuri ternak dan hasil $anen $ada suatu aktu, penduduk melihat baha 7ian lari ketakutan setelah bertemu

(14)

dengan seorang anak kecil "ang mengenakan pakaian berarna merah $enduduk kemudian perca"a baha 7ian takut akan arna merah, sehingga setiap kali tahun baru akan datang, para penduduk akan menggantungkan lentera dan gulungan kerta merah di jendela dan pintu Mereka juga menggunakan kembang api untuk menakuti 7ian &dat-adat pengurisan 7ian ini kemudian berkempang menjadi pera"aan Tahun Baru 8uQ niPn ;an*i tradisional 過年/ bahasa Tionghoa 过年, "ang berarti (men"ambut tahun baru), secara hara'iah berarti (mengusir 7ian)R1SR2S

%ejak saat itu, 7ian tidak pernah datang kembali ke desa 7ian pada akhirn"a ditangkap oleh 鸿钧老祖 atau 鸿钧天尊 ;ongjun ao*u, seorang $endeta Tao dan 7ian

kemudian menjadi kendaraan ;onjun ao*u

Ucapan salam yang iasa !iperg"nakan !alam Imlek.

%ekitar masa tahun baru orang-orang memberi selamat satu sama lain dengan kalimat J &ksara Tionghoa %ederhana 恭喜发财 – &ksara Tionghoa Tradisional 恭喜發財  (selamat dan semoga ban"ak rejeki), dibaca

o (8Ungxǐ 'VcPi) bahasa Mandarin o (9ung hei 'at choi) bahasa 9antonis o (9iong hi huat cai) bahasa ;okkien o (9iong hi 'at choi) Wbahasa ;akka

J (NXnniPn kuYilZ) 新年快樂  (%elamat Tahun Baru)

#ah"n $ar" Imlek !i In!onesia 

#i Indonesia, selama tahun 1[A-1[[[, pera"aan tahun baru Imlek dilarang dira"akan di depan umum #engan Instruksi $residen 7omor 1L Tahun 1[AE, re*im <rde Baru di baah pemerintahan $residen %oeharto, melarang segala hal "ang berbau Tionghoa, di antaran"a Imlek

(15)

Mas"arakat keturunan Tionghoa di Indonesia kembali mendapatkan kebebasan mera"akan tahun baru Imlek pada tahun 2000 ketika $residen &bdurrahman ?ahid mencabut Inpres 7omor 1L>1[AE 9emudian $residen &bdurrahman ?ahid

menindaklanjutin"a dengan mengeluarkan 9eputusan $residen 7omor 1[>2001 tertanggal [ &pril 2001 "ang meresmikan Imlek sebagai hari libur 'akultati' han"a berlaku bagi mereka "ang mera"akann"a Baru pada tahun 2002, Imlek resmi

din"atakan sebagai salah satu hari libur nasional oleh $residen Megaati %oekarnoputri mulai tahun 2003

AMALAN TAHUN BARU &78$&<

%ecara tradisi, ang pau atau sampul merah !ina Tradisional 紅包, !ina 5ingkas 红

, pin"in hóng bāo, bahasa ;okkien $<+ âng-pau/ bahasa ;akka hung bao/ 利是, 利市 atau 利事, bahasa 9antonis lai shi  atau lai see diedarkan sepanjang sambutan

Tahun Baru !ina, oleh pasangan suami isteri atau orang tua kepada muda-mudi "ang belum berkahin &dalah satu kebiasaan untuk orang deasa memberi sampul merah ini kepada kanak-kanak

%ampul merah ini sentiasa mengandungi ang, sama ada dua ataupun seratus ringgit +umlah ang dalam angpau sepatutn"a bermula bukan berakhir dengan angka genap, kerana angka ganjil dikaitkan dengan ang tunai "ang ditukarkan dalam upacara

pengebumian 帛金, bó jīn <leh sebab angka L dianggap membaa sial, kerana

perkataan untuk empat sama bun"in"a dengan mati, maka ang dalam angpau tidak boleh berjumlah L ringgit %ementara itu, angka  dianggap bertuah kerana sama bun"in"a dengan Fka"aF, maka  ringgit selalu didapati dalam angpau 9adang-kala s"iling coklat dimasukkan dalam angpau

(16)

Membeli-belah di $asar Tahun Baru 9reta &"er, %ingapura

$asar khas didirikan menjelang Tahun Baru untuk menjual barangan Tahun Baru $asar ini biasan"a berbentuk pasar terbuka dan menampilkan barangan bunga, mainan,

pakaian dan sebagain"a kepada para pembeli untuk membeli hadiah untuk kunjungan tahun baru atau sebagai hiasan rumah

9:MB&78 &$I

$ada *aman silam, batang buluh "ang berisi serbuk meriam dan dibakar untuk

menghasilkan letupan kecil pernah digunakan di !hina untuk mengusir puaka $ada *aman moden pula, kaedah ini berubah menjadi penggunaan mercun pada musim pera"aan Mercun biasan"a diikat pada tali panjang berlakur "ang digantung %etiap batang mercun digulungkan dalam kertas merah kerana arna merah itu bertuah, dan berisi serbuk merian dalam terasn"a &pabila dibakar, mercun melepaskan bun"i

meletup-letup "ang kuat <leh sebab mercun biasan"a berangkai dalam bilangan ratusan, mercun menghasilkan letupan memekakkan "ang diperca"ai boleh mengusir roh-roh jahat $en"alaan mercun juga melambangkan peristia "ang ria dan menjadi satu aspek penting dalam sambutan Tahun Baru !ina

&5&78&7 M:5!7

Meskipun penggunaan mercun adalah sebahagian amalan tradisi dalam sambutan tahun baru, namun selama ini telah men"aksikan kejadian "ang memilukan %etiap tahun adan"a laporan mengenai pengguna mercun hilang penglihatan, anggota badan, atau menderita akibat kecederaan serius "ang lain, terutaman"a pada musim pera"aan Maka, kerajaan-kerajaan dan pihak-pihak berkuasa akhirn"a menguatkuasakan undang-undang "ang mengharamkan sepenuhn"a penggunaan mercun untuk tujuan peribadi, terutaman"a atas sebab-sebab keselamatan

• Tanah Besar !hina Mercun diharamkan di keban"akan kaasan bandar, namun Beijing menarik balik larangann"a pada tahun 200A setelah sedekad, dan

undang-undangn"a tidak selalu dikuatukasakan #i kaasan luar bandar pula, mercun masih digemari ramai dan lorong-lorong selalu diliputi arna merah bangkai mercun

• ;ong 9ong Bunga api diharamkan atas sebab-sebab keselamatan 7amun begitu, kerajaan kolonial sebelum tahun 1[[E dan kerajaan %&5 selepas itu juga mengadakan pertunjukan bunga apa di $elabuhan \ictoria pada hari kedua

(17)

Tahun Baru !ina $ertunjukan seumpaman"a juga diadakan di bandara"a-bandara"a dalam dan luar !hina

• %ingapura $engharaman separa dikenakan terhadap mercun pada Mac 1[E0 setelah berlakun"a kebakaran "ang meragut enam n"aa dan mencederakan A orang lain Ini dilanjutkan menjadi larangan penuh pada tahun 1[E2, selepas berlakun"a letupan "ang mengorbankan n"aa dua orang serta satu serangan terhadap dua orang polis "ang cuba menghalang sekumpulan orang daripada membakar mercun pada Hebruari 1[E2 Bagaimanapun, pada tahun 2003, kerajaan membenarkan mercun dilepaskan pada musim pera"aan 9etika kegiatan men"ala mercun di 9reta &"er, tepat pada aktu malam hari pertama Tahun Baru !ina, mercun dilepaskan dalam keadaan terkaal oleh embaga $elancongan %ingapura $eristia-peristia lain "ang membenarkan mercun ditentukan oleh lembaga pelancongan atau pertubuhan kerajaan lain 7amun begitu, mercun tidak boleh dijual secara komersial

• Mala"sia Mercun juga dilarang atas sebab-sebab "ang sama dengan %ingapura Bagaimanapun, keban"akan orang Mala"sia berupa"a men"eludup mercun dari Thailand untuk memenuhi kehendak diri mereka

• Indonesia Mercun dan bunga api dilarang penggunaan"a di khala"ak aam ketika Tahun Baru !ina, terutaman"a di kaasan-kaasan "ang keban"akan pendudukn"a bukan kaum !ina agar menghindari apa-apa pertelingkahan antara kaum, kecuali di beberapa kaasan metropolitan seperti +akarta and Medan, di mana tahap toleransi sosial antara kaum cukup memuaskan

• &merika %"arikat $ada tahun 200E, Bandara"a 7e 6ork menarik balik larangan mercun setelah sedekad, agar membenarkan pertunjukan 300,000 batang

mercun dibakar di !hatham %]uare, !hinaton $&9&I&7

$emakaian "ang melebihkan arna merah sering dipakai sepanjang Tahun Baru !ina kerana diperca"ai arna merah akan menakutkan roh jahat dan nasib malang

Tambahan, orang "ang memakai baju baru dari kepala hingga kaki pula melambangkan permulaan baru pada tahun baru

SHOU SUI

Shou Sui  !ina Tradisional 守歲, !ina 5ingkas 守岁 berlangsung apabila ahli

keluarga berkumpul bersama pada malam selepas makan malam bersama dan

(18)

%esetengahn"a perca"a bahaa anak-anak "ang Shou Sui  akan memanjangkan usia ibu bapa

%IMB<

%epanjang 1= hari Tahun Baru !ina, orang akan mula melihat pantang larang atau keperca"aan buda"a tradisional dengan maksudn"a "ang boleh mengelirukan orang "ang tidak men"ambutn"a terdapat sebab "ang menerangkan semuan"a, bukan sekadar hiasan, "ang berputarkan arna merah $ada satu-satu masa, emas

merupakan arna pendamping bagi sebab "ang sangat jelas %atu sebab baik dan biasa bagi poster merah berbentuk berlian dengan aksara 福 fú, atau FtuahF "ang dipamerkan sekitar rumah dan pintu Tanda ini sering kelihatan tergantung terbalik, memandangkan perkataan !ina 倒 d ǎ o, atau FterbalikF, berbun"i sama dengan

dào, atau FtibaF Maka, fú dào melambangkan ketibaan tuah, kegembiraan dan kemakmuran

MAKALAH “ADAT ISTIADAT TIONGHUA”

D

I

S

U

S

(19)

U

N

OLEH :

1.STENITA

2.JULPRI D.

3.ERLIN

KELAS :

XI AK(AKUNTANSI)’1

SMK MANIAMAS NGABANG

Referensi

Dokumen terkait

Dalam kaitanya dengan penjelasan tersebut, kondisi dan fenomena keragaman bangsa Indonesia sebagai negara majemuk baik dalam segi agama, suku bangsa, golongan

Korea Utara merupakan negara yang sangat bergantung pada pertanian, apabila bahan yang dibutuhkan untuk bertani berkurang atau menipis dan pemerintah tidak

O Offffiic ce e o of f E Ed du uc ca attiio on n (USEO) (1971), anak berbakat ialah mereka yang (USEO) (1971), anak berbakat ialah mereka yang diidentifikasi oleh orang-orang

Sistem membran pada bangunan bentang lebar biasanya masih harus dibantu oleh struktur lainnya seperti kabel atau space frame, karena sistem membran bila terkena gaya

Hasil pengujian struktur dengan skala makro menunjukkan bahwa pada permukaan sampel baja tulangan sirip yang telah terkorosi seperti ditunjukkan pada gambar 2 sedangkan kondisi

Pada saat Peraturan Daerah ini mulai berlaku, Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 7 Tahun 2001 tentang Retribusi dan Sewa Pemakaian Kekayaan Daerah (Lembaran Daerah

Ayunda (2011), bahwa faktor lingkungan dalam suatu ekosistem akan mempengaruhi kelimpahan, keanekaragaman, dan penyebaran fauna yang hidup di dalamnya yang berkaitan

Tenaga Pengajar adalah orang yang memberikan informasi, dan pengetahuan kepada peserta dalam suatu kegiatan pembelajaran, yang terdiri dari pengampu materi