PEMBUATAN PROGRAM PERHITUNGAN DAN PENGGAMBARAN
DATA PENGUKURAN MENGGUNAKAN MEDIA POCKET PC
(POCKET PC: O2 SERI XDA IIS)
Hery Purwanto Sukron Fuadi
Teknik Geodesi FTSP ITN Malang
ABSTRAKSI
Pemanfaatan teknologi tepat guna ditambah dengan biaya murah sangat perlu dikembangkan. Dewasa ini telah banyak ditawarkan konsep field to finish oleh berbagai produsen peralatan survei. Permasalahan yang timbul adalah konsumsi terhadap peralatan baru bagaimanapun harus dilakukan karena kebutuhan terknologi tersebut harus didukung peralatan baru. Hal tersebut yang dirasakan berat terkait dengan biaya pengadaan yang cukup tinggi.
Berkenaan dengan penyelesaian kendala tersebut, maka penelitian ini telah berhasil mengembangkan Personal Digital Assistense (PDA) yang dilengkapi program PDA Survei, sehingga dapat mengakomodasi data dari berbagai peralatan pengukuran, meliputi: roll meter, theodolit, maupun total station untuk diolah secara otomatis dalam perhitungan dan penggambaran secara langsung di lapangan. Kelebihan yang ditawarkan adalah hasil pengukuran dapat langsung dikontrol kebenarannya di lapangan.
Dengan menggunakan Program PDA Survei, maka pengukuran dan penggambaran secara efektif dan fleksibel dapat dilakukan langsung di lapangan. Dengan demikian, efisiensi dan akurasi tinggi dapat dicapai. Kata Kunci : PDA, Efektif-Efisiensi, Fleksibel-Akurat.
PENDAHULUAN
Dalam suatu pekerjaan survei terrestrial, pengukuran topografi merupakan salah satu pekerjaan pokok yang harus dilakukan dalam rangka
memodelkan permukaan bumi. Pengolahan data survei dengan
menggunakan teknologi komputer pada dasarnya sudah dapat dikatakan praktis. Namun, kalau dipandang dari sudut efektifitas, fleksibilitas dan efisiensi hasil pengukuran, pengolahan data menggunakan teknologi komputer belum memenuhi hal-hal tersebut. Ini disebabkan perangkat komputer memiliki bobot dan ukuran fisik yang besar, sehingga tidak efektif apabila dibawa ke lokasi pengukuran yang jauh dari base camp. Adanya keterbatasan-keterbatasan tersebut, maka koreksi terhadap kesalahan
pengukuran seperti tingkat kedetailan, interval penampang melintang, maupun penyajian grafis hasil pengukuran tidak dapat dilakukan secara langsung di lokasi pengukuran.
Dalam rangka mengatasi keterbatasan tersebut, diperlukan suatu perangkat pengolah data pengganti komputer dengan bobot dan ukuran yang lebih kecil dan ringan, sehingga dapat digunakan sebagai alat kontrol di lapangan pada saat proses pengukuran. Hal ini dimaksudkan agar koreksi terhadap hasil pengukuran dapat dilakukan secara langsung di lapangan (field to finished), dimana Surveyor dapat mengevaluasi dan memperbaiki hasil pengukurannya tanpa menunggu hasil pekerjaan pengolah data yang dilakukan di base camp.
Memperhatikan berbagai permasalahan tersebut, maka perlu diupayakan suatu solusi agar efektifitas, fleksibilitas, dan efisiensi pekerjaan dapat dicapai. Personal Digital Assistense (PDA) bisa difungsikan sebagai mini komputer yang dapat dioptimalkan bagi kepentingan tersebut. Agar PDA dapat digunakan sebagai perangkat pengolah data lapangan pengganti teknologi komputer, diperlukan pembuatan program pengolah data dalam bentuk PowerCad yang dapat menyajikan model grafis hasil pengukuran lapangan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic NET 2005 yang dilengkapi dengan program untuk membuat transfer data dari Total Station ke PDA.
KAJIAN TEORITIS
Pengukuran Terestrial
Pengukuran terestrial memiliki cakupan yang sangat luas, diantaranya meliputi: pengukuran kerangka kontrol horisontal maupun vertikal, pengukuran topografi, serta penampang memanjang dan melintang. Pada
aplikasinya, pelaksanaan pengukuran dapat dilakukan dengan
menggunakan peralatan dari yang konvensional hingga teknologi tinggi. Hal tersebut sangat ditentukan oleh biaya pelaksanaan dan ketelitian yang akan dihasilkan. Perhitungan dan penggambaran data pengukuran juga telah mengalami perkembangan yang sangat cepat seiring dengan perkembangan komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak yang
mudah dioperasikan. Dengan demikian, pengukuran, perhitungan,
penggambaran, dan penyajian secara keseluruhan dapat dilakukan secara otomatis dan efisien.
Personal Digital Assistense (PDA)
PDA adalah sebuah komputer seukuran telapak tangan yang dapat digunakan untuk menyimpan, menjalankan, dan mengatur informasi. Beberapa PDA bekerja dengan menggunakan sistem operasi berbasis Windows atau juga sistem operasi Palm. Biasanya PDA juga dilengkapi
dengan Virtual Keyboard pada layarnya dan dapat juga menggunakan keyboard tambahan yang dipasangkan ke PDA agar proses input menjadi lebih cepat.
Perangkat ini memiliki program standar yang dapat digunakan untuk menyimpan alamat dan nomor telepon, mengatur jadwal kegiatan, kalender, dan menyimpan catatan. PDA yang lebih canggih memiliki program pengolah kata, pengatur keuangan, games, memainkan file MP3, memutar video clip, membaca elektronik book (eBook), bahkan mengakses email dan browsing internetpun dapat dilakukan dengan PDA (Chayo Y., 2006). Pada umumnya PDA dilengkapi fasilitas tambahan kabel atau docking station untuk mengkoneksikan PDA dengan desktop atau laptop komputer. Koneksi ini dilakukan untuk men-singkronisasi atau meng-update data atau file dari komputer ke PDA.
Komunikasi Data Menggunakan Kabel Serial RS-232
Standard RS-232 ditetapkan oleh Electronic Industry Association dan Telecomunication Industry Association pada tahun 1962. Nama lengkapnya adalah EIA/TIA-232 Interface Between Data Terminal Equipment and Data Circuit-Terminating Equipment Employing Serial Binary Data Interchange. Komunikasi standar yang dimiliki adalah data antara komputer Data Terminal Equipment (DTE) dengan alat-alat perlengkapan komputer Data Circuit-Terminating Equipment (DCE).
Pada dasarnya, komunikasi data dengan kabel serial dibedakan menjadi dua kategori, yaitu Data Communications Equipment (DCE) dan Data Terminal Equipment (DTE). DCE seperti halnya digunakan pada modem, printer, GPS, Total Station; sedangkan DTE digunakan pada komputer, laptop, PDA, dan terminal data lainnya (wiki.xda-developers.com, 2006).
Gambar 1.
Komunikasi data PDA dengan Total Station DTE
DCE Kabel Serial RS 232
Komunikasi data
Komunikasi data pada Total Station, yaitu jenis DCE menggunakan serial RS-232 yang terdiri dari sembilan pin. Susunan pin koneksi data pada jenis ini dapat dijelaskan pada ilustrasi Gambar 2.
Gambar 2. Koneksi Pin RS-232
Berbeda dengan sistem DCE pada Total Station, koneksi PDA phone O2 XDA IIS menggunakan sistem DTE yang terbagi menjadi 22 pin konektor sebagaimana Gambar 3. Fungsi dari masing-masing pin out dapat dilihat pada Tabel 1.
Gambar 3.
Tabel 1.
Nomer Pin dan Fungsi pada PDA O2
Pembuatan Perangkat Lunak PDA Survei
Perangkat Lunak PDA Survei dirancang untuk dapat mengakomodasi pengukuran dengan menggunakan peralatan roll meter, theodolit, maupun Total Station. Untuk peralatan roll meter dan theodolit, data langsung di-input-kan di lapangan; sedangkan data pengukuran dari Total Station langsung di-download dengan menggunakan kabel serial RS-232. Komunikasi antara PDA dan Total Station didesain sebagaimana Gambar 4.
Gambar 4.
Diagram Alir Program PDA Survei dengan Total Station Pin Out 1 CAR_MIC_IN 2 GND / SENSE 3 CAR_AUDIO_R 4 CAR_AUDIO_L 5 ANALOG GND 6 RS232_DCD 7 RS232_CTS 8 RS232_TXD 9 RS232_RTS 10 RS232_RXD 11 RS232_DTR 12 IN_CALL 13 USB_VDD 14 UDC+ 15 UDC- 16 GND 17 GND 18 GND 19 CAR_ON# 20 V_ADP 21 V_ADP 22 V_ADP
Berdasarkan fungsi dari PDA Survei yang digunakan untuk memproses data pengukuran roll meter, theodolit, dan Total Station; maka menu-menu pada program ini dilengkapi untuk input maupun download data. Adapun menu-menu tersebut meliputi:
Gambar 5.
Gambar 5. Menu Utama PDA Survei
Pada menu utama digunakan untuk melakukan download data. Sebelum pekerjaan tersebut dilakukan terlebih dulu harus diatur boudrate yang disesuaikan dengan pengaturan pada Total Station. Setelah data diterima, maka langsung dapat diproses menjadi koordinat. Proses selanjutnya adalah penggambaran detail, penampang melintang, dan memanjang dapat dilakukan dengan melakukan seleksi pada titik-titik yang akan digunakan. Penggambaran titik detail, potongan melintang dan memanjang serta batas bidang dapat dilakukan pada PDA Survei sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 6.
Gambar 6.
ANALISA HASIL
Dengan menggunakan PDA Survei data pengukuran Total Station dapat langsung di-download, sedangkan data ukuran theodolit dan roll meter dapat dimasukkan langsung di lapangan. Setelah proses tersebut data langsung dihitung dan sekaligus digambar untuk pengecekan serta dapat di lihat pada perangkat aplikasi PowerCad pada Pocket Pc. Dengan demikian, Surveyor dapat mengevaluasi dan memperbaiki hasil pengukurannya lokasi secara langsung.
Analisa Program Menu Utama
Program menu utama pada PDA Survei dibuat sebagai proses awal untuk download hingga proses perhitungan data menjadi koordinat. Pengaturan parameter download telah dibakukan, meliputi: parity none, Data bits 8, Stop Bits 1, sedangkan untuk kecepatan Baudrate dapat diubah sesuai yang diinginkan.
Analisa Program Data Input dan Penggambaran
Data yang diperoleh dari hasil download Total Station langsung tersusun sesuai urutan data pengukuran pada Total Station. Hal tersebut dapat dilihat pada Gambar 7.
Gambar 7.
Contoh Data Dasil Pengukuran Total Station Topcon GTS 235
Data tersebut selanjutnya dihitung menjadi koordinat dan disajikan sebagaimana Tabel 2.
Tabel 2.
Hasil Perhitungan Koordinat Data Ukuran TS. Topcon GTS 235
Karak-teristik
Posisi ID Tinggi CODE
Karak-teristik Nilai NILAI 1 2 3 STN P1 1.33 BM XYZ 100.000 10.000 5.000 BS P0 2 SD 0.0000 87.4740 6.720 SS P2 2 FS SD 176.0315 88.4505 31.494 SS P3 2 FS SD 176.1530 88.5500 71.099 SS 1 2 CS.P1 SD 265.1950 85.5840 19.602 Di mana,
STN : Titik berdiri alat BS : Titik backsight SS : Baris titik-titik detail Analisa Program Output
Berdasarkan hasil perhitungan dan penggambaran program PDA Survei diperoleh hasil analisa sebagai berikut:
Hasil perhitungan PDA Survei dibandingkan dengan perangkat lunak Topcon Link diperoleh hasil yang sama.
Data koordinat yang dihasilkan dari data perhitungan telah diuji dengan perhitungan manual maupun menggunakan software juga diperoleh hasil yang sama.
Penggambaran penampang memanjang dan melintang dapat dilakukan dengan memilih titik-titik yang akan dibuat penampangnya dengan urutan dari kiri ke kanan. Selain itu secara fleksibel skala vertikal maupun horisontal dapat diubah-ubah sesuai kebutuhan.
Hasil Pengolahan Data ukur
Keseluruhan data output dapat direkam dalam bentuk file dan dibedakan dalam bentuk:
Output Report
Terdiri dari: (1) File Report Coordinat Data yang berisi data koordinat hasil perhitungan, (2) File Report Meas Data yang berisi rekaman semua data hasil pengukuran serta (3) File Report Long & Cross Section, yaitu data penampang yang digambar.
File tersebut menggunakan extention (*.txt).
Output Script
Terdiri dari: file script format PowerCad (*.mcr) dan data script format AutoCad (*.scr). File tersebut digunakan untuk menggambar titik-titik detail maupun gambar penampang.
Kelebihan dan Kekurangan PDA Survei
Secara keseluruhan pembuatan PDA Survei memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat diuraikan sebagai berikut:
PDA Survei mampu melakukan perhitungan dan penggambaran secara langsung di lapangan berdasarkan titik-titik kontrol yang tersedia.
Kelebihan Program
Sebelum pengiriman data, pengaturan Total Station Topcon GTS 235 terdapat 2 (dua) tipe data transfer, yaitu GTS FORMAT dan SSS FORMAT, Program ini hanya bisa mengolah data apabila tipe data transfer adalah SSS FORMAT.
Kekurangan Program
Pada saat proses download kapasitas karaketer data maksimum yang dapat ditampung pada display PDA ± 70.000 karakter, tetapi karakter tersebut hanya tampilan saja. Data akan bisa dilihat apabila pada menu [Get file] diproses menjadi tabel.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:
1. PDA Survei mampu melakukan download data hasil pengukuran Total Station Topcon GTS-235 dan Leica TC-407.
2. PDA Survei mampu melakukan perhitungan dan penggambaran hasil pengukuran menggunakan alat: roll meter, theodolit dan Total Station Topcon GTS-235 dan Leica TC-407.
3. Semua data hasil pengukuran dan perhitungan dapat direkam secara langsung dalam bentuk file dan bisa diplot dalam Powercad aplikasi Pocket PC maupun Autocad pada PC.
4. Khusus untuk pengukuran bidang menggunakan roll meter, theodolit maupun Total Station, dapat direkam kronologis pengukuran lengkap dengan data ukuran yang bisa diaplikasikan untuk penggambaran gambar ukur.
5. Pada proses download menggunakan program PDA Survei, kapasitas karaketer data yang dapat ditampilkan pada display Pocket PC adalah ± 70.000 karakter, tetapi karakter tersebut
hanya tampilan saja. Semua data bisa dilihat apabila diproses dengan menekan opsi [Run] pada menu [Get File].
6. Program PDA Survei masih belum dilengkapi dengan perhitungan poligon, sehingga dalam perhitungan diperlukan titik referensi yang telah diketahui koordinatnya.
DAFTAR PUSTAKA
Kusumo, A.S. 2004. Latihan Visual Basic.NET. Jakarta: Elex Media Komputindo. Leica. 2005. User Manual
Micheal, Halvorson. 2001. Step by Step Microsoft Visual Basic 6.0. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Total Station TC-407.
Oki, Rosgani. 2002. Apa itu PDA. Entry from: http://www.Angelfire.com/id3/rosgani/ info_pda.html.
Prasetia R., Wibisono C.E. 2004. Interfacing Port Pararel dan Port Serial: Komputer dengan Visual Basic 6.0. Yogyakarta: PT. Andi.
Rais, J. 1979. Ilmu dan Alat Ukur Tanah. Yogyakarta: Kanisius.
Sinaga, I. 1992. Pengukuran dan Pemetaan Pekerjaan Konstruksi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Sosrodarsono S., Takasi M. 1997. Pengukuran Topografi dan Teknik Pemetaan. Malang: Pradnya Paramita.
The connectors on the Wallaby and Himalaya. 2006. Entry from: wiki.xda-developers.com.
Topcon. 2005. Buku Petunjuk Electronic Total Station GTS-230 Series. Usima. Wahana Komputer. 2003 Panduan Praktis Beralih ke Pemrograman Visual
Basic.NET. Yogyakarta: PT Andi.
Chayo, Y. 2006. Membuat Aplikasi Untuk PDA dengan Menggunakan Microsoft Embedded Visual Tools 3.0. Yogyakarta: Graha Ilmu.