ANTI CORRUPTION ACTION PLAN (ACAP)
RENCANA TINDAK ANTI KORUPSI (RTAK)
LAPORAN SOSIALISASI PERSIAPAN PEMILIHAN
PEMANTAU PIHAK KETIGA (PP3)/ THIRD PARTY MONITORING (TPM)
PAKET 01: KRUI – BIHA
PROVINSI LAMPUNG
1 4 F E B R U A R I 2 0 1 4
R e p o r t N o : 1 4 - 0 6 / 0 9
Laporan Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung Februari
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
i
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
i
I.
PENDAHULUAN
1
II.
MAKSUD DAN TUJUAN SOSIALISASI
2
III.
PELAKSANAAN SOSIALISASI
2
IV.
AGENDA SOSIALISASI
3
V.
RANGKUMAN HASIL SOSIALISASI
3
Laporan Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung Februari
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
1
I. PENDAHULUAN
Western Indonesia National Roads Improvement Project selanjutnya disingkat WINRIP merupakan proyek bantuan Bank Dunia melalui International Bank for Reconstruction and Development, dengan nomor IBRD Loan No. 8043-ID, Project ID: P090990, No. Reg. Pinjaman 10842601. Naskah Perjanjian Pinjaman ditandatangani antara Pemerintah Indonesai dengan Bank Dunia pada tanggal 14 Desember 2011, dan tanggal efektif pinjaman 12 Maret 2012, serta Loan Closing date, 31 Desember 2017.
Tujuan utama proyek adalah peningkatan dan penambahan kapasitas jalan nasional di bagian barat pulau Sumatera sepanjang 715.6 km termasuk penggantian jembatan sepanjang 194 meter.
Berdasarkan Appendix (Definition) 2, Loan Agreement Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) IBRD Loan No. 8043-ID menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia harus melaksanakan Anti-Corruption Action Plan (ACAP) atau Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK) yang sejalan dengan Guidelines Bank Dunia tentang Pencegahan dan Perlawanan Terhadap Tindak Penipuan dan Tindak Korupsi dalam proyek yang didanai oleh Bank Dunia, IDA Credit dan Grant tertanggal 15 Oktober 2006 dan telah diperbaharui Januari 2011.
Pelaksanaan RTAK WINRIP adalah sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam rangka pemberantasan korupsi dan merupakan bagian dari upaya untuk mendukung Kebijakan Pemerintah terkait dengan Pemberantasan Korupsi yang telah digariskan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Kroupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. RTAK dipersiapkan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia (Peminjam) dimana pengelolaannya berada di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga. Komponen RTAK terdiri dari 4 (empat) pilar, yaitu:
1. Pelibatan Wakil Pengamat Masyarakat (WPM)/ Community Representative Observers (CRO) untuk memantau proses Pelelangan/Pengadaan.
2. Keterbukaan Informasi kepada Publik/Public Disclosure.
3. Penanganan Pengaduan Masyarakat dan Pengelolaannya/Complaint Handling System (CHS). 4. Pelibatan Pemantau Pihak Ketiga (PP3)/ Third Party Monitoring (TPM) untuk memantau
tahap konstruksi.
Komponen keempat yaitu Pelibatan Pemantau Pihak Ketiga/Third Party Monitoring (TPM) untuk memantau proses pelaksanaan konstruksi harus segera tersedia sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Oleh karena itu Direktur Bina Program selaku Ketua Project Management Unit (PMU) telah mengirim surat No. HM.0202/Bp.II/0057/2014, tanggal 24 Januari 2014 kepada Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Padang dan BBPJN III Palembang perihal “Pemilihan Pemantau Pihak Ketiga/Third Party Monitoring (TPM) Pelaksanaan Komponen Anti-Corruption Action Plan (ACAP)/Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK); WINRIP Loan IBRD No. 8043-ID” serta surat No. HM.0202/Bp.II/0058/2014 kepada Universitas Lampung (UNILA) dan HM.0202/Bp.II/0059/2014 kepada Universitas Bandar Lampung (UBL) perihal “Pemantau Pihak Ketiga atau Third Party Monitoring (TPM); Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) Loan IBRD 8043-ID”.
Laporan Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung Februari
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
2
Menyusul surat Direktur Bina Program tersebut, Kepala Sub-Direktorat Sistem Pengendalian Wilayah I, selaku Ketua Pelaksana Harian PMU WINRIP mengirim surat No. UM.0206/BL-I/WINRIP/203 kepada Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Lampung, Satker PJN Wilayah I Provinsi Bengkulu, dan Satker PJN Wilayah I Provinsi Sumatera Barat perihal “Persiapan Pemilihan Pemantau Pihak Ketiga/ Third Party Monitoring (TPM) Pelaksanaan Komponen Anti-Corruption Action Plan (ACAP)/Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK); WINRIP Loan IBRD No. 8043-ID”.
Menindaklanjuti surat pemberitahuan dari Direktur Bina Program tersebut di atas, Pimpinan Universitas Lampung mengirimkan Surat Pernyataan Minat untuk menjadi Pemantau Pihak Ketiga/ Third Party Monitoring (TPM) melalui surat tertanggal 27 Januari 2014, begitu juga dengan Universitas Bandar Lampung melalui surat No. 03/U/FT-UBL/I/2014 tertanggal 30 Januari 2014.
Atas dasar Surat Pernyataan Minat tersebut maka kemudian Ketua Pelaksanan Harian PMU WINRIP mengirimkan surat undangan untuk mengikuti penjelasan teknis dan administratif pemilihan dan pelaksanaan TPM kepada Pimpinan UNILA dengan No. HL/0202/BL-1/007 dan UBL dengan No. HL/0202/BL-1/006.
II. MAKSUD DAN TUJUAN SOSIALISASI
Maksud dan tujuan dari sosialisasi penjelasan teknis dan administrasi pemilihan TPM ini adalah: 1. Membantu pihak pelaksana proyek (Satker dan PPK) memahami tentang Anti-Corruption
Action Plan (ACAP)/Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK) khususnya mengenai komponen keempat, yaitu Pelibatan Pemantau Pihak Ketiga/Third Party Monitoring (TPM) untuk memantau proses konstruksi.
2. Memperkenalkan proyek WINRIP kepada publik, khususnya melalui pelibatan pihak ketiga untuk memantau proses konstruksi.
3. Memberikan pemahaman kepada pihak pelaksana proyek (Satker dan PPK) dan calon pemantau pihak ketiga mengenai prosedur pemilihan TPM serta pelaksanaan pemantauan nantinya di lapangan.
Melalui sosialisasi ini, output yang diharapkan adalah terlaksananya pemilihan TPM untuk Paket 01: Krui – Biha, sedangkan outcome nya adalah terlaksananya proses konstruksi dengan lancar seperti yang diharapkan serta terhindar dari segala tindakan penyalahgunaan, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
III. PELAKSANAAN SOSIALISASI
Sosialisasi untuk Paket 01: Krui – Biha dilaksanakan di Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II, Jalan Wolter Mongonsidi No. 220 B Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada tanggal 14 Februari 2014. Sosialisasi penjelasan teknis dan administrasi pemilihan TPM dipimpin oleh PPK 08, Bapak Supardjono, ST.,MT dan dihadiri oleh staff Satker PJN Wilayah II Lampung, staff PPK 08, calon TPM dari Universitas Lampung dan Universitas Bandar Lampung, serta tim Community Development Officer dari CTC WINRIP.
Laporan Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung Februari
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
3
IV. AGENDA SOSIALISASI
1. Pembukaan oleh PPK 08 (Bapak Supardjono, ST.,MT).
2. Penjelasan umum tentang WINRIP oleh Community Development Officer CTC WINRIP. 3. Penjelasan tentang Kerangka Acuan Pemilihan TPM, termasuk prosedur pengajuan proposal
oleh calon TPM.
4. Penjelasan tentang Pedoman Pemilihan TPM. 5. Diskusi.
6. Penutupan oleh PPK 08.
Susunan Agenda Sosialisasi terlampir.
V. RANGKUMAN HASIL SOSIALISASI
Berdasarkan kesepakatan bersama, sosialisasi dilaksanakan dengan metode presentasi dan diskusi. Berikut pertanyaan yang terangkum selama sesi diksusi:
1. Berdasarkan perbandingan indeks KKN, Indonesia dinyatakan memiliki tingkat KKN yang lebih tinggi daripada negara-negara lainnya. Menurut calon TPM yang merupakan unsur akademisi, tingginya indeks KKN di Indonesia juga dinilai bukan hanya disebabkan oleh banyaknya pelaku KKN namun juga disebabkan oleh sistem. Untuk menanggapi hal ini, CTC WINRIP menyatakan bahwa Pemerintah juga sudah melakukan beberapa upaya untuk menekan KKN di Indonesia, salah satunya adalah pembentukan TPM ini.
2. Calon TPM menanyakan spesifikasi yang digunakan dalam proyek ini menggunakan standard apa. CTC menjelaskan spesifikasi yang digunakan adalah dari Bank Dunia, dan dapat diakses dari Satker/PPK terkait.
3. Calon TPM menanyakan mengenai hari efektif memantau yang dapat dijalankan mengingat lokasi proyek yang memerlukan waktu 12 jam perjalanan pulang-pergi. Agar waktu pemantauan yang diberikan dapat berjalan efektif, CTC meminta calon TPM membuat jadwal pemantauan yang disesuaikan dengan jadwal kerja kontraktor.
4. Calon TPM menanyakan mengenai sistem reimbursement biaya apakah berdasarkan RAB yang telah dibuat. CTC menjelaskan besarnya biaya yang dapat diganti adalah berdasarkan bukti fisik dari setiap pengeluaran, namun calon TPM tetap harus membuat RAB sebagai gambaran besarnya biaya yang dibutuhkan.
5. Calon TPM menanyakan kapan batas terakhir pengiriman proposal. CTC menjelaskan proposal paling lambat dikirim ke PMU WINRIP 7 hari kerja setelah sosialisasi ini, yaitu tanggal 23 Februari 2014.
6. Calon TPM mengeluhkan besarnya biaya yang dibutuhkan khususnya untuk transportasi ke lokasi proyek. Untuk sementara solusi yang bisa diberikan CTC untuk menekan biaya transportasi adalah pemantauan dilakukan bersama-sama untuk ketiga bidang yang diamati. 7. Calon TPM menanyakan maksud dari salah satu bagian proposal yaitu sumber daya yang
tersedia. CTC menjelaskan pihak universitas bisa mencantumkan daftar tenaga pendidiknya untuk menunjukkan sumber daya yang tersedia di universitas tersebut.
Laporan Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung Februari
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
ii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran I
Surat Pemilihan TPM dari Ketua PMU kepada Balai Besar
Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)
Lampiran II
Surat Persiapan Pemilihan TPM dari Ketua Pelaksana Harian
PMU kepada Satker
Lampiran III
Surat Pemberitahuan TPM dari Ketua PMU kepada Perguruan
Tinggi
Lampiran IV
Surat Pernyataan Minat dari Perguruan Tinggi
Lampiran V
Surat Undangan Penjelasan dari Ketua Pelaksana Harian PMU
kepada Perguruan Tinggi
Lampiran VI
Agenda Sosialisasi TPM Paket 01: Krui – Biha
Lampiran VII Notulensi Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM
Lampiran VIII Daftar Hadir Peserta Pemilihan TPM
I,
(,,,.1
K E MEN T E R I A N
P EKE R
J
A A N
U MUM
o
IRE K TOR A T
J
END E R
.
A L
BIN A
MAR G A
DIREKTORAT BINA PROGRAM
JI. Pattimura No.20 Keb. Baru - Jakarta 12110 Telp.(021) 7200281,7393928, Fax. (021) 7201760No
: H
l.o.1"'(fr·"
(OO'i't
(2/)r4
Jakarta, ~ Januari 2014 Lampiran : 2 (dua) berkasKepada Yth :
1. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II. J1. Jati No. l09, PO.Box. 32, Paclang, Sumatra Barat.
2. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III.
J1. HM. Noerdin Pandji No. 78, Km. 7, Palembang, Sumatera Selatan.
Perihal Pemilihan Pemantau Pihak Ketiga I Third Party Monitoring (TPM) Pelaksanaan Komponen Anti-Corruption Action Plan (ACAP)lRencanaTindak Anti Korupsi (RT AK); WINRIP Loan IBRD No. 8043-ID
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan pekerjaan konstruksi Pl;ogram WINRIP clan berclasarkan kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia dalam Loan Agreement Appendix (Definition) 2
selia Schedule 2 Section I C (Implementation Arrangement) yang mewajibkan Pemerintah Indonesia
(Direktorat Jenderal Bina Marga) untuk melaksanakan Rencana Tindak Anti Korupsi/Anti-Corruption Action Plan (ACAP), dimana salah satu komponennya aclalah keterlibatan Pemantau Pihak Ketiga IThird Party l\1onitoring (TPM) untuk memantau proses pelaksanaan pekerjaan pada tiap-tiap paket, sebagai
berikut:
1. Paket 01: Krui - Biha (Provinsi Lampung).
2. Paket 02: Padang Sawah - Simpang Empat, termasuk Jembatan Air Gadang (Provinsi Sumatera Barat). 3. Paket 03: Manggopoh - Padang Sawah (Provinsi SUl11atera Barat).
4. Paket 04: Ipuh - Bantal (Provinsi Bengkulu).
Sebagai informasi, paket-paket WINRIP tersebut pelaksanaan pekerjaan konstruksinya akan segera dimulai, maka PMU WINRIP merencanakal1 mengundang calon-calon TPM dari Perguruan Tinggi terclekat pada setiap paket terse but sebagai pelaksana TPM, clan clalam pelaksanaannya PMU akan berkoorclinasi clengan BBP IN serta Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional terkait.
Selanjutnya kami sampaikan Kerangka Acuan Seleksi TPM clan Pecloman Seleksi TPM WINRIP (terlampir).
Demikian clisampaikan, atas perhatian clan keljasamanya kami mengucapkan terima kasih.
Tembllsan clisampaikan kepada Yth:
1. Bapak Direktur Jencleral Bina Marga (sebagai laporan).
2. Bapak Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah I, Ditjen Bina Marga.
3. Kasubdit Pembiayaan dan Kerjasama Luar Negeri, Dit. Bipran, Ditjen Bina Marga.
4. Kasubdit Sistem Pengendalian Wilayah I, Dit. Binlak II Ketua Pelaksana Harian PMU WINRIP. 5. Kasatker Pembinaan Administrasi dan Pelaksanaan Pengendalian PHLN, Dit. Bina Program. 6. PMU WINRIP.
7. CTC WINRIP. 8. File.
KEMENTERIAN PEKERJAAN
UMUM
DIREKTORAT JENDERAL
BINA
MARGA
DIREKTORAT
BINA
PELAKSANAAN WILAYAH
IJALAN PATTIMURA No.20, TLP.725101s, FAX.7244353,KEBAYORANBARU-JAKARTASELATAN, KODEpOS(12110)
No Lampiran
:
tJM "$oL/H".r /w
tbtPcP/Obb
: 2 (dua) berkas
J akarta,Lb J anuari 20 | 4
penjelasan tentang proses
dengan setiap Satker/PPK
Kepada Yth :
1.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Lampung.2.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Witayah I Provinsi nenglulul3.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sumatera Barat.Perihal
:
Persiapan Pemilihan Pemantau pihak Ketiga / Third party Monitoring (TpM)Pelaksanaan Komponen Anti-Corruption Action PIan (ACAP)/RencanatinOat,q.nti Korupsi (RTAK); WINRIP Loan IBRD No.8043-ID
Sehubungan dengan telah selesainya proses pelelangan paket-paket WINRIP, serta akan dimulainya
pelaksanaan kegiatan pekerjaan konstruksi, maka dalam rangka penerapan komponen Rencana
Tindak
Anti
Korupsi (RTAK)I
Anti-Corruption Action Ptan (ACAP;, ukun diadakan,"l.kri
pemantau pihakKetiga
lThird
Party Monitoring (TPM) untuk memantau proses pelaksanaan pekerjaan konstruksi (clvllworks) pada tiap-tiap paket tersebut.
Dalam rangka persiapan pemilihan
TpM,
direncanakan akan diberikan pemilihan. PMU WINRIP dibantu olehcTC wINRIp
akan berkoordinasiterkait.
Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terima kasih.
Kasubdit Sistem Pengendalian Witayah
I/
NIP\ 19590819 198503
I
002Tembusan disampaikan kepada yth:
l.
Direktur Bina Program, Ditjen. Bina Marga/Ketua PMU WINRIP (sebagai laporan).2.
Direktur Bina Pelaksanaan wilayah I, Ditjen Bina Marga (sebagai laporan).3.
Kepala BBPJN II Padang.4.
Kepala BBPJNIII
Palembang.5.
Kasubdit Pembiayaan dan Kerjasama Luar Negeri, Dit. Bipran.6'
Kasatker Pembinaan Administrasi dan Pelaksanaan Pengendalian PHLN, Dit. Bina program.7.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) paket 01: Krui-
Biha (prov. Lampung).8.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Paket 02: Padang Sawah-
Simpang Empat (prov. Sumatera Barat).9'
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Paket 03: Manggopoh-
Padang Sawah (lrou. Sumatera Barat).l0.Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) paket 04: Ipuh
-
Bantal (prov. Bengkulu).1 I.PMU WINRIP.
12.CTC WINRIP.
I 3 . File.
--
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM
DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
DIREKTORAT BINA PROGRAM
JI. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru-Jakarta 12110, Telp.(021) 7200281, 7393928, Fax. (021) 7201760Nomor :
HL
.(J').(J2('f·
rr
levr;f,
f2JJr~
Jak31ta,;l4Januari 2014Lampiran: 1 (satll) Berkas
Kepada Yth, Bapak Rektor
Universitas Bandar Lampllng ll .p. Dekan Fakllitas Teknik
JI. Z. A. Pagar Alam No. 2b, Labllhanratu - Bandar Lampllng 35142.
Perihal : Pemantauan Pihak Ketiga atau Third Party Monitoring (TPM); Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) Loan IBRD 8043-ID
Sehubungan dengan telah ditandatanganinya peljanjian pinjaman antara Pemerintah Indonesia dan Bank Dllnia tentang Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) Loan IBRD 8043-ID dan berdasarkan kesepakatan dalam Loan Agreement Appendix (Definition) 2 serta Schedule 2 Section
1C (Implementation Agreement) mewajibkan Pemerintah Indonesia untuk melaksanakan Rencana
Tindak Anti Korupsil Anti-Corruption Action Plan (ACAP) dalam upaya meningkatkan transparansi
pelaksanaan proyek. Salah satu upaya tersebut adalah dengan keterlibatan masyarakatlinstitusi akademik sebagai Pemantauan Pihak KetigalThird Party Monitoring (TPM) pada kegiatan pelaksanaan pekerjaan
konstruksi proyek.
Paket 01: Krui - Biha yang berlokasi di Provinsi Lampung merupakan salah satu paket program WINRIP yang segera akan dilaksanakan kegiatan pekel]aan konstruksinya. Sehubungan dengan hal tersebut kami mengundang institusi yang Bapak pimpin untuk ikut berp31tisipasi melakukan pemantauan pelaksanaan pekeljaan konstruksi pada paket tersebut.
Keterangan lebih lanjllt tentang syarat-syarat, ruang lingkup pemantauan dan tugas/kewajiban TPM dapat dilihat pada Kerangka Acuan Seleksi Pemantall Pihak Ketiga, seperti terlampir pada lampiran surat ini.
Tim Pemantau dari Perguruan Tinggi yang Bapak pimpin dapat bekeIjasama dengan institllsi Perguruan Tinggi lainnya, bila dinilai perlll.
Proses pengaclaan TPM akan dilakukan menllrut jadwal berikut:
I. Surat Pernyataan Minat disampaikan paling lambat tanggal 27 Janllari 2014.
2. Peminat TPM cliharapkan memenuhi kritelia yang digunakan antara lain: Legitimasi Organisasi (resmi terdaftar) dan kesediaan untuk bekeIja sebagai Tim Pemantau Indepenclen.
3. Peminat mengirimkan proposal paling lambat tanggal 30 Januari 2014 untuk dievaluasi oleh Tim Seleksi TPM, selanjutnya akan diadakan wawancara gllna mengetahlli detail proposal serta menilai kompetensi keahlian calon Pemantau. Waktn pelaksanaan wawancara akan ditentukan kemudian.
4. Bagi pemantau yang memenuhi kriteria dan persyaratan, akan diterbitkan Surat Keputusan (SK) Direktur Bina Program, Ditjen. Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, tentang penunjukan dan penetapan sebagai Pemantau Pihak Ketiga.
5. Tim TPM yang telah ditetapkan dalam SK tersebut di atas menandatangani kontrak perjanjian kerja dengan CTC WD\11UP cq PMU WINRIP.
Surat Pernyataan Minat dan Proposal TPM dapat disampaikan ke alamat: Project Management Unit (PMU) WINRIP
Direktorat Bina Program, Direktorat Jenderal Bina Marga Gedung Sapta Taruna, Lantai 5
JI. Pattimura No. 20, Kebayoran Banl, Jakarta Selatan 12110 Telp: (021) 7200281, 7393928, Fax. (021) 7201760
e-mail: [email protected] atau melalui:
CTC WINRlP
JI. Ciniru
vn
No. 25, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: (021) 7229823. Fax: (021) 72796945e-mail: [email protected]
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kqmi mengucapkan terima kasih.
) UREKTUR BINA PROGRAM/
~ PE PMU WlNRIP I \ -, i
/<t;
'<}--
M.En .Sc 421 198501 1 001Tembusan disampaikan kepada Yth:
1. Bapak Direktur Jenderal Bina Marga (sebagai laporan).
2. Bapak Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah I, Ditjen Bina Marga.
3. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III Palembang. 4. Kasubdit Pembiayaan dan Ketjasama Luar Negeri, Dit. Bina Program.
5. Kasubdit Sistem Pengendalian Wil. I Oit. Binlak IIKetua Pelaksana Harian PMU WINRIP 6. Kasatker Pembinaan Administrasi dan P2PHLN, Oit. Bina Program.
7. Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasiona! Wilayah II Provinsi Lampung. 8. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 08.
9. Dekan Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung.
10. Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Bandar Lampung. 11 . PMU WINRIP.
12. CTC WINRIP. 13. File.
-
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM
'
DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
DIREKTORAT BINA PROGRAM
JI. Pattimura No. 20 Kebayoran Saru-Jakarta 12110, Telp.(021) 7200281, 7393928, Fax. (021) 7201760Jakarta, 2.~'Panuari 2014 Nomor :
Hl.02o'l (6r·rr
1r;()",!Z(),~Lampiran: I (salu) Berkas
Kepada Yth, Bapak Rektor
Universitas Lampung
u.p. Lembaga Penelitian UNILA
.J!. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No. I, Bandar Lampung 35145.
Telp: (0721) 705173
Peri hal : Pemantauan Pihak Ketiga atau Third Party Monitoring (TPM); Western Indonesia
National Roads Improvement P."oject (WINRIP) Loan IBRD 8043-ID
Sehubungan dengan telah ditandatanganinya perjanjian pinjaman antara Pemerintah Indonesia dan Bank
Dunia tentang Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) Loan IBRD 8043-10
dan berdasarkan kesepakatan dalam Loan Agreement Appendix (Definition) 2 serta Schedule 2 Section
I C (implementation Agreement) mewajibkan Pemerintah Indonesia untuk melaksanakan Rencana
Tindak Anti Korupsi! Anti-Corruption Action Plan (ACAP) dalam upaya meningkatkan transparansi pelaksanaan proyek. Salah satu upaya tersebut adalah dengan ~eterlibatan masyarakatlinstitusi akademik
sebagai Pemantauan Pihak KetigalThird Parry Monitoring (TPM) pada kegiatan pelaksanaan pekerjaan konstruksi proyek.
Paket 0 I: Krui - Hiha yang berlokasi di Provinsi Lampung merupakan salah satu paket program WINRIP yang segera akan dilaksanakan kegiatan pekeljaan konstruksinya. Sehubungan dengan hal tersebut kami mengundang institusi yang Bapak pimpin untuk ikut berpartisipasi melakukan pemantauan pelaksanaan pekerjaan konstruksi pada paket tersebut.
Keterangan lebih lanjut tentang syarat-syarat, luang lingkup pemantauan dan tugas/kewajiban TPM
dapat dilihat pada Kerangka Acuan Seleksi Pemantau Pihak Ketiga (terlampir).
Tim Pemantau clari Perguruan Tinggi yang Bapak pimpin dapat bekeljasama dengan institusi Perguruan Tinggi lainnya, bila dinilai perlu.
Proses pengadaan TPM akan clilakukan menUl11t jaclwal berikut:
1. Surat Pernyataan Minat clisampaikan paling lambat tanggal 27 Januari 2014.
2. Peminat TPM diharapkan memenuhi kriteria yang digunakan antara lain: Legitimasi Organisasi (resmi terclaftar) clan kesediaan untuk bekerja sebagai Tim Pemantau Independen.
3. Peminat mengirimkan proposal paling lambat tanggal 30 Januari 2014 untuk dievaluasi oleh
Tim Seleksi TPM, selanjutnya akan diadakan wawancara guna mengetahui detail proposal serta
menilai kompetensi keahlian calon Pemantau. Waktu pelaksanaan wawancara akan ditentukan kemudian.
4. Bagi pemantall yang memenuhi kriteria dan persyaratan, akan diterbitkan Surat Keputusan (SK) Direktur Bina Program, Ditjen. Bina Marga, Kementerian Pekeljaan Umum, tentang penunjukan clan penetapan sebagai Pemantau Pihak Ketiga.
5. Tim TPM yang telah ditetapkan daJam SK tersebut di atas menandatangani kontrak perjanjian kerja dengan CTC WINRIP cq PMU WINRIP.
Surat Pernyataan Minat dan Proposal TPM dapat disampaikan ke ,liamat: Project Management Unit (PMU) WINRIP
Direktorat Bina Program, Direktorat Jenderal Bina Marga Gedung Sapta Tamna, Lantai 5
JI. Pattimura No. 20, Kebayoran Bani, Jakarta Selatan 12110 Telp: (021) 7200281, 7393928, Fax. (021) 7201760
e-mail: [email protected] atau melalui:
CTC WINRIP
JI. Ciniru VII No. 25, Kebayoran Bani, Jakarta Selatan Telp : (021) 7229823. Fax: (021) 72796945 .
e-mail : [email protected]
Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terima kasih.
u:H1'h"q'UR BINA PROGRAM/
----...~ ~ A . .RMU WINRIP
c"
.
.Sc
Tembusan disampaikan kepada Yth:
1. Bapak Direktur Jenderal Bina Marga (sebagai laporan).
2. Bapak Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah J, Ditjen Bina Marga.
3. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III Palembang. 4. Kasubdit Pembiayaan dan Kerjasama Luar Negeri, Dit. Bina Program.
5. Kasubdit Sistem Pengendalian Wil. I Dit. Binlak I! Ketua Pelaksana Harian PMU WINRIP.
6. Kasatker Pembinaan Administrasi dan P2PHLN, Dit. Bina Program. 7. Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Lampung. 8. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 08.
9. Ketua Lembaga Penelitian Universitas Lampung. 10. PMU WINRIP.
I i.
erc
WINRIP. 12. File.Vth.Rektor Universitas Bandar lampung Tembusan:
t1
r'
\
1
.
("
l
~.lr.
.
~
...,.-Hery Riyanto, MT.
Bandar lampung, 30 Januari 2014 Oemikian terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Sehubungan dengan adanya Surat Oirektur Bina Program selaku Ketua PMU WINRIP No.Hl.0202/BP-Ii/OOS8/2014 Pemantau Pihak Ketiga (PP3)atau Third Party Monitoring (TPM) Western Indonesia National Road Improvement Project (WINRIP) loan IBRO 8043-10,bersamaini kami menyatakan berminat dengan Pernyataan Minat terlampir.
Oengan hormat,
JI. Ciniru VII No.2S, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan KepadaVth.
ere
WINRIP :03/U/FT-UBL/ 1/2014 :1 (satu) berkas : Pernyataan Minat Nomor lampiran Perihal {FAKUlTAS TEKNIK
UNIVERSrrAS
BANDAR LAMPUNG
Dr.lr. Hery Riyanto, MT.
Demtkian pernyataan ini dibuat de'hgansebenarnya dan akan mengikuti proses pengadaan yang akan dilakukan oleh PMU sesuai prosedur yang tertera dalam KerangkaAcuan Kerja Pemantau Pihak Ketiga.
( Pengamat Utama ) ( Pengamat Anggota ) ( Pengamat Anggota)
1.
Dr. Ir. Hery Riyanto , MT. 2. Ir. SugitoIMT.3. Ir.
Juniardi , MT.1. Institusi kami berminat untuk menjadi Pemantau Pihak Ketiga Independen pada Paket Konstruksi Jalan Krui - Biha.
2. Oapat
menyedtakan
tenaga Pengamat Utama dan Pengamat Anggota yang kompeten sebagaimana dijelaskan dalam KerangkaAcuan Kerja Pemantau Pihak Ketiga:Dalam rangka menanggapi surat Direktur Bina Program selaku Ketua PMU WIN RIP
No.HL.0202/BP-11/0058/2014 Pemantau Pihak Ketiga (PP3) atau Third PartyMonitoring
(TPM)Western Indonesia National Road improvement Project.(WINRLP)Loan IBRO8043-10 menyatakan :
Bertindak untuk dan atas nama Dekan Fakultas Tekntk Universitas Bandar Lampung. : Dr. Ir. Hery Riyanto , MT.
: Dekan Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung Nama
Jabatan
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
KEMENTERIAN
PEKERJAAN
UMUM
DIREKTORAT JENDERAL
BINA
MARGA
DIREKTORAT
BINA
PELAKSANAAN
WILAYAH
IJALAN PATTIMURA No.20, TLp. 72s10r9, FAx. 72443s3, KEBAYoRAN BARU -JAKARTA SELATAN, KoDEpos(121j0)
Nomor
:
HL/ouo2/bv-I
/oo4
Lampiran.
-Kepada Yth,
Bapak Ketua Jurusan Fakultas Teknik Sipil
Un iversitas Lampung
Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No. 1, Bandar Lampung 35 145.
Jakart4
TBebruai2}l4
Perihal
:
Undangan Penjelasan: Pemantauan pihak Ketiga atau Third party Monitoring (TPM) western Indonesia National Roads Improvement project (wINRlp) Loan IBRD 8043-I-Dsebagai
tindak lanjut surat dari
DirekturBina
program/
KetuapMU
wINRIp
No.LIL-0202/BP.W0O59/2O14 tanggal
24
Januui 2014 dan berdasarkan surat Pernyataan Minat dariinstitusi Bapak tanggal 27 Januui 2014 untuk melaksanakan tugas sebagai Pemantau Independen
Paket
0l:
Krui-
Biha" denganini
kami mengundang para calon pemantau pihak Ketiga untukmenghadiri rapat penjelasan yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Iumdll4 Februari 2014.
Waktu
: Jam 09.00 WIB-
selesai,Tempat
: Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi LampungJl. Wolter Mongonsidi No. 220 B, Lampung.
Acara
: Penjelasan Teknis dan Administratif Pelaksanaan Pemantauan Pihak Ketisa.Mengingat pentingnya acara ini, kami mengharapkan kehadiran para calon Pemantau Pihak Ketiga
untuk mengikuti penjelasan yang akan disampaikan.
Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terima kasih.
Kasubdit Sbtem Pengendalian Wilayah V
Tembusan disampaikan keoada yth:
1.
Bapak Direktur Bina program (sebagai laporan).2.
Bapak Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah I, Ditlen Bina Marga.3.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III palembang.4.
Kasubdit Pembiayaan dan Kerjasama Luar Negeri, Dit. Bina program.5.
Kasatker Pembinaan Administrasi dan p2pHLN, Dit. Bina program.6.
Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II provinsi Larnpung.7.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 0S.8.
Ketua Lembaga Penelitian Universitas Lampung.9.
PMUWINRIP. ,z^ 10. CTCWINRIP.KEMENTERIAN
PEKERJAAN
UMUM
DIREKTORAT JENDERAL
BINA
MARGA
DIREKTORAT
BINA
PELAKSANAAN
WILAYAH
IJALAN PATTIMURA No.20, TLP. 7251019. FAX.7244353, KEBAYORAN BARU -JAKARTA SELATAN, KOOEpOS(12110)
l\v
/O2o2/bL-I
/@b
Jakart4 ]Februad 2014Kepada Yth,
Bapak Dekan Fakultas Teknik
Universitas Bandar Lampung
Jl. Z. A. Pagar Alam No. 2b, t,abuhanratu
-
Bandar Lampung3Sl42.Perihal
:
undangan Penjelasan: Pemantauan Pihak Ketiga atau Third party Monitoring(TPM) Western Indonesia National Roads Improvement pruject (WINRIp) Loan IBRD 8043-ID
Sebagar
tindak lanjut
suratdai
DirekturBina
Program/
KetuapMU wINRIp
No.I{L.0202i8P.IV005812014 tmggal 24 Januari 2014 dan berdasarkan surat Pernyataan Minat dari
institusi Bapak No. }3IIJET-[JBIJU1O14 tanggal 30 Januari 2014 untuk melaksanakan tugas sebagai
Pemantau Independen Paket
0l: Krui
-
Biha dengan ini kami mengundang pea calon pemantauPihak Kaiga untuk menghadiri rapat penjelasan yang akan diselenggarakan pada:
I{ari/Tanggal : Jumd'll4 Februari 2014.
Waktu
: Jam 09,00 WIB-
selesai.Tempat
: Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi LampungJl. Wolter Mongonsidi No. 220 B, Lampung.
Acara
: Penjelasan Teknis dan Administratif Pelaksanaan Pemantauan Pihak Ketisa.Mengingat pentingnya acara ini, kami mengharapkan kehadiran para calon Pemantau Pihak Ketiga
untuk mengikuti penjelasan yang akan disampaikan.
Demrkian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan toima kasih.
Tembusan disampaikan keoada Yth:
1.
Bapak Direktur Bina Program (sebagai Iaporan).2.
Bapak Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah I, Ditjen Bina Marga3.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III palembang,4.
Kasubdit Pembiayaan dan Kerjasama Luar Negeri, Dit. Bina program.5.
Kasatker Pembinaan Administrasi dan P2PHLN, Dit. Bina program.6.
Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah lI provinsi Lampung.7.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 08.8.
Ke{ua Program Studi Teknik Sipil Universitas Bandar Lampung.9.
PMUWINRIP.r{-lo.
crcwINRIp.
I I.
File. Nomor : Lampiran: Pengendalian Wilayah V NrP. r9s90819 1985$I 0m
Laporan Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung Februari
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Project (WINRIP)
AGENDA SOSIALISASI PERSIAPAN PEMILIHAN PEMANTAU PIHAK KETIGA (PP3)/
THIRD PARTY MONITORING (TPM)
Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
Loan IBRD No. 8043 – ID
Lampung, 14 Februari 2014
Waktu
Kegiatan
Fasilitator
10.00 – 10.15 Pembukaan : Pengantar Sosialisasi PPK 08
10.15 – 11.15 Penjelasan Umum WINRIP Community Development Officer CTCWINRIP 11.15 – 12.15 Penjelasan Kerangka Acuan Pemilihan TPM Community Development Officer CTCWINRIP
12.15 – 13.00 ISHOMA
13.00 – 14.00 Penjelasan Pedoman Pemilihan TPM Community Development Officer CTCWINRIP 14.00 – 15.00 Diskusi Community Development Officer CTCWINRIP
Laporan Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung Februari
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Project (WINRIP)
Notulensi Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung
Tempat : Ruang Rapat Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Lampung
Waktu : 14 Februari 2014 Peserta : Daftar hadir terlampir
1. Sosialisasi dibuka oleh PPK 08 Lampung, yaitu Bapak Supardjono, ST.,MT. pada pukul 10.00 WIB. 2. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode presentasi dilanjutkan dengan diskusi. Pada sesi diskusi,
terangkum pertanyaan-pertanyaan yang didiskusikan, sebagai berikut:
1. Berdasarkan perbandingan indeks KKN, Indonesia dinyatakan memiliki tingkat KKN yang lebih tinggi daripada negara-negara lainnya. Menurut calon TPM yang merupakan unsur akademisi, tingginya indeks KKN di Indonesia juga dinilai bukan hanya disebabkan oleh banyaknya pelaku KKN namun juga disebabkan oleh sistem. Untuk menanggapi hal ini, CTC WINRIP menyatakan bahwa Pemerintah juga sudah melakukan beberapa upaya untuk menekan KKN di Indonesia, salah satunya adalah pembentukan TPM ini.
2. Calon TPM menanyakan spesifikasi yang digunakan dalam proyek ini menggunakan standard apa. CTC menjelaskan bahwa spesifikasi yang digunakan adalah dari Bank Dunia, dan dapat diakses dari Satker/PPK terkait.
3. Calon TPM menanyakan mengenai hari efektif memantau yang dapat dijalankan mengingat lokasi proyek yang memerlukan waktu 12 jam perjalanan. CTC menjelaskan agar waktu pemantauan yang diberikan dapat berjalan efektif, calon TPM diminta membuat jadwal pemantauan yang disesuaikan dengan jadwal kerja kontraktor.
4. Calon TPM menanyakan mengenai sistem reimbursement biaya apakah berdasarkan RAB yang telah dibuat. CTC menjelaskan besarnya biaya yang dapat diganti adalah berdasarkan bukti fisik dari setiap pengeluaran, namun calon TPM tetap harus membuat RAB sebagai gambaran besarnya biaya yang dibutuhkan.
5. Calon TPM menanyakan kapan batas terakhir pengiriman proposal. CTC menjelaskan proposal paling lambat dikirim ke PMU WINRIP 7 hari kerja setelah sosialisasi ini, yaitu tanggal 23 Februari 2014.
6. Calon TPM mengeluhkan besarnya biaya yang dibutuhkan khususnya untuk transportasi ke lokasi proyek. Untuk sementara solusi yang bisa diberikan oleh CTC untuk menekan biaya transportasi adalah pemantauan dilakukan bersama-sama untuk ketiga bidang yang diamati. 7. Calon TPM menanyakan apa yang dimaksud dengan sumber daya yang tersedia, yang
merupakan salah satu bagian yang harus dicantumkan dalam proposal. CTC menjelaskan pihak universitas bisa mencantumkan daftar tenaga pendidiknya untuk menunjukkan sumber daya yang tersedia di universitas tersebut.
.l
>;
.
~.~
"
~§
' ''¥t
J
~s.
....
'
]
~1
~ ~ ~ ~ ~ (t} <1:
c:. ~ ~ ~ ~ ~...
~ ~ ~s
; 1> . ~ ~ 5' ~ ~.
~ ~ c«
J
~~j
c ~ ~ ~ S' ~ ~ .... , ~ VII
~"'"
G
LU,
\
oaf . ~ :$-l
\ ~.
~
, C ~ 0 ~-d
~ ~ Es.
~
.
::tI
e
~.1"'\
:5
~ t'\ 0rl
~N
~ ~ ~ (;'l) ~ ,...s 0f
~ 0..0:: 0-. ~ ~ ~ ~s,
~ ~""'0
..J" ~ LUI-IS\ ~ ~s;
N ~2 '-1) ~ ~ ~ -N0«
~t'
-~ &.-~ ~ ~ 2~N
Cb
~"'
l €) ~'"
~ ~c
-C\ "-c--l ~"e.
i
~ ~ ~~ 0.. ~ ~ -:I: ~ ~ ~ ~--.
~ eo...
-'*
~ ~ 0.. 'IT' -~[_
::>..
~ ......
1:1") r-~ ~ ~ ~ ~ LU t\-~ ~I
-
e-~ ~...
...
t'" 1;<\.
"l ~ ~ ~ ~v..
~0
00 00 ~ ~ 2 ~ <P ~ ~ ~ ~ ~ ~ " ~ ."""Vt ...l ~~~,
«2
~ ~1
c«
I
~
~2C)
~ ~~ ~~«2
~W
I-~1
'0
K
~
~ ~47
~r-,
~.
1
t
~ 2 -~ ' ~«
1
. ~*
.
i
VIl-S
.J'
~-t(
ct::
«
1
~ 1 --~i
~ ms
f
~«
~!
~.
-l
~ ~,,
~
I
j
~ ~ ~§
-'..2.
=s ~ V) C701:
a.__ ::::>~
j
j2
~...
~ G ~I-j
-~ ~i=
....,j ~:s
~ V) ~ ~ ~ ..j ~ 2 -~ ~ -~ 2-~ ~ ~ ~ U ~.t£
B
~ ~ f=.:::>
\.J.
~
J
~ ,~ -+=-~ ~f_
>
~l
~«
~C'...
' '_ ~g
c: ~'
t
cr
~ ~g
«
.j
(S;;fS
~ ~ 2 ~£
t
~ ... ~'-§
:
§
Q, ~ ~ ]. ~ c;;t_ ~ . ~ ~ ~ ~e:L
~-l\\
7
l.I\
.
("',. ~0
-\'---.
(S'...._ ~ ~tr
LJ) ~ ~...
2 -~ 'V. . '-.) ...<t
C)i=
w ~ ~<t
:I: e, 2:<t
C) ::J 2<t
::::> I--e, 2: ~<t
~<t
...
w e, 2:<t
:I:<t
:I:«
<t
>
2: CC«
<t
I...
(/)-S
~ ::J<t
a:::
...
...
~«
w e,....
2 2: 0 ~0
I--~<t
w 0 V) C ~ N«
2:<t
0:: 2<t
e,-«
2 :I: ~ ::::>«
::::i e, 0:: ....I ~I--m
«
-LU -w 2 e, C) LL. LL. 2: ~«
i=
a:::
~«
<t
0 1-'" 2a:::
I--«
«
I--2: ~ V) (/) 0 ~ 2: ::::>«
~-...
~ LU ~ 0.. C«
<t
a:::
<t
-2: 0::<t
e..
LU C C ~ !:!2a:::
2 2: :I:«
~ I--::::> w l-I--«
2: V)<t
0:: (/)0
<t
I-...
2 w-«
2: ~ we..
a:::
c
<t
:I:a:::
<t
I--LL.<t
CLaporan Sosialisasi Persiapan Pemilihan TPM Paket 01: Krui – Biha, Provinsi Lampung Februari
DOKUMENTASI
SOSIALISASI PERSIAPAN PEMILIHAN TPM PAKET 01: KRUI – BIHA, PROVINSI LAMPUNG