PENGARUH VARIASI METODE EKSTRAKSI SECARA MASERASI DAN DENGAN ALAT SOXHLET TERHADAP KANDUNGAN KURKUMINOID DAN MINYAK ATSIRI DALAM EKSTRAK ETANOLIK RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian, aksesi temulawak asal Sukabumi dan varietas Kursina 3 dari Bogor memiliki bioaktivitas antioksidan yang kuat karena memiliki nilai
Hasil pemeriksaan minyak atsiri rimpang temulawak dengan KG-SM menunjukkan sedikitnya terdapat 42 komponen senyawa yang dipisahkan dengan komponen terbesar curcumene
Tujuan penelitian adalah mengevaluasi hubungan nilai RGB terhadap kadar kurkuminoid rimpang temulawak pada umur panen yang sama (9 bulan) dan umur panen berbeda (3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) mempunyai efek penurunan kadar kolesterol total pada
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa cemaran bakteri dari beberapa hasil pengolahan rimpang temulawak yang berupa rimpang basah temulawak, rimpang
Untuk mengetahui ekstrak kering temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dapat diformulasi menjadi tablet dengan berbagai variasi bahan pengisi dengan metode cetak
Berdasarkan hasil penelitian ini, perbandingan efektivitas minyak atsiri daun sirih hijau dengan minyak atsiri rimpang temulawak pada konsentrasi 25% didapatkan beda rerata
Kandungan senyawa aktif yang terdapat dalam temulawak seperti minyak atsiri menurut Rahardjo 2010 berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan, tetapi pada penelitian ini minyak atsiri dari