• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Periode Kritis Dengan Uji Interval Bebas Gulma Dalam Berbagai Varietas Pada Tanaman Sorgum ( Sorgum bicolor L.) Muench Dilihat Pada Aspek Pertumbuhan Vegetatif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Identifikasi Periode Kritis Dengan Uji Interval Bebas Gulma Dalam Berbagai Varietas Pada Tanaman Sorgum ( Sorgum bicolor L.) Muench Dilihat Pada Aspek Pertumbuhan Vegetatif"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Kadar protein 8,81% 9,12 %

Kadar phosphor - -

Kandungan lemak 1,97% -

Kadar karbohidrat 87,87% 84,58%

Kadar kalium - -

Kadar kalsium - -

Kadar magnesium - -

Kadar Tannin - -

Rasa nasi - -

Keterangan Dapat di tanamam dilahan sawah tegalan

Dapat di tanamam dilahan sawah tegalan

Pemulia Sumarni Singgih,

Muslimah

Hamdani, Marsum Dahlan,Roslina Amir, Syahrir Mas’ud

(3)

Lampiran.2.. Bagan Plot Penelitian

3.6 m

G3V1 G1V2 G1V1 G4V2 G10V2 G5V1

G6V1 G1V1 G3V2 G2V2 G8V2 G10V1

G8V2 G10V2 G6V1 G6V2 G3V2 G2V1

G5V1 G9V1 G4V1 G8V2 G8V1 G1V2

G7V2 G3V2 G8V1 G5V2 G6V2 G9V1

G2V1 G10V1 G7V2 G2V1 G3V1 G2V2

G9V2 G6V2 G5V1 G10V2 G4V2 G1V1

G4V1 G2V2 G10V1 G9V1 G6V1 G7V1

(4)

G4V2 G7V1 G9V2 G3V1 G7V2 G9V2

Ulangan I Ulangan II Ulangan III

Lampiran.3. Bagan sampel dalam plot

3.5 m

3.6 m

(5)

Lampiran.4. Bagan keseluruhan sampel dalam plot

3.5 m

3.6 m

(6)

Lampiran 6. Taksonomi jenis gulma yang ditemukan pada lahan penelitian. N

o

Jenis gulma Sub- Devisio Sub- Class Sub- Ordo Famili Genus Species

1 Acmella paniculata Esterales Esteraceae Acmella Acmella paniculata

2 Amaranthus sp Trac.Habionta Magnoliophyta Magnoliopsida Charyophylidae Charyophyllales Amaranthaceae Amaranthus Amaranthus sp

3 Commelina benghalensis

Tracheopyta Spermatophyta Angiospermae Dicotyledoneae Commelinales Commelinaceae Commelina Commelina benghalensis

4 Cynodon dactylin Liliopsida Cyperales Poaceae Cynodon Cynodon dactylon

5 Cyperius iria tracheobianta Magnoliophyta Liliopsida Cyperales Cyperaceae Cyperus Cyperus iria

6 Cyperus Rothundus Tracheobionta Spermatophyta Dicotyledoneae Poales Cyperaceae Cyperus Cyperus rotundus

7 Cyperus cyperoides Tracheobionta Magnoliophyta Liliopsida Cyperales Cyperaceae Cyperus Cyperus cyperoides

8 Digitaria ascendens Cyperales Poaceae Digitaria Digitaria ascendens

9 Digitaria ciliaris Tracheobinta Liliopsida Commelinidae Cyperales Poaceae Digitaria Digitaria ciliares

10 Euphorbia hirta Tracheophyta Spermatophyta Angiospermae Dicotyledoneae Euphorbiales Euphorbiaceae Euphornia Euphorbia hirta

11 Hedyotis corymbosa (L) Lamk

Spermatophyta Angiospermae Dicotyledon Rubiales Rubiaceae Hedyotis Hedyotis corymbosa (L) Lamk

12 Hyptis brevipes Mart & Gal

Trac.heobinta Spermatophyta Angiospermae Dicotyledoneae Lamiales Lamiaceae Hyptis Hyptis brevipes Mart & Gal

13 Ludwigia hyssopifolia

Magnoliophyta Magnoliopsida Myrtales Onagraceae Ludwigia Ludwigia hyssopifolia

14 Portulaca oleraceae Magnoliophyta Magnoliopsida Caryophyllales Portulacaceae Portulaca Portulaca oleraceae

15 Phyllanthus fraternus Magnoliphyta Magnoliopsida Euphorbiales Euphorbiaceae Phyllanthus Phyllanthus fraternus

16 Digitaria ischaemum Magnoliophyta Liliopsida Cyperales Poaceae Digitaria Digitaria ischaemum

17 Cleome rutidosperma

Spermatophyta Angiospermae Dicotyledoneae Capparidales Capparidaceae Cleome Cleome rutidosperma

18 Mimosa pudica Duchass & Walp

Magnoliophyta magnoliopsida Fabales Fabaceae Mimosa Mimosa pudic Duchass

& Walp

(7)
(8)

Lampiran 7. Analisis sidik ragam perlakuan bebas gulma dan perlakuan varietas

Lampiran 8. Analisis sidik ragam perlakuan bebas gulma dan perlakuan varietas terhadap tinggi tanaman pada umur 4 MST

(9)

Lampiran 10. Analisis sidik ragam perlakuan bebas gulma dan perlakuan varietas

Lampiran 11. Analisis sidik ragam perlakuan bebas gulma dan perlakuan varietas terhadap diameter batang tanaman pada umur 2 MST Source DF Type I SS Mean Square F Value Pr > F

(10)

Lampiran 13. Analisis sidik ragam perlakuan bebas gulma dan perlakuan varietas terhadap diameter batang tanaman pada umur 6 MST Source DF Type I SS Mean Square F Value Pr > F

Lampiran 14. Analisis sidik ragam perlakuan bebas gulma dan perlakuan varietas terhadap diameter batang tanaman pada umur 8 MST Source DF Type I SS Mean Square F Value Pr > F

Lampiran 15. Analisis sidik ragam perlakuan pebas gulma dan perlakuan varietas terhadap jumlah daun tanaman pada umur 2 MST

(11)

Lampiran 16. Analisis sidik ragam perlakuan pebas gulma dan perlakuan varietas terhadap jumlah daun tanaman pada umur 4 MST

Source DF Type I SS Mean Square F Value Pr > F

Lampiran 17. Analisis sidik ragam perlakuan pebas gulma dan perlakuan varietas terhadap jumlah daun tanaman pada umur 6 MST

Source DF Type I SS Mean Square F Value Pr > F

Lampiran 18. Analisis sidik ragam perlakuan pebas gulma dan perlakuan varietas terhadap jumlah daun tanaman pada umur 8 MST

(12)

Lampiran 19. Analisis sidik ragam perlakuan bebas gulma dan perlakuan varietas terhadap luas daun tanaman pada umur 8 MST

Source DF Type I SS Mean Square F Value Pr > F per_gulma 9 20730.2721 2303.3636 1.36 0.2373 varietas 1 190005.7846 190005.7846 112.40 <.0001 per_gulma*varietas 9 21102.9235 2344.7693 1.39 0.2263

R-Square Coeff Var Root MSE luasd_8MST Mean 0.774204 6.843878 41.11442 600.7473 Keterangan : Apabila nilai P > α = 0.05 = tidak nyata (tn)

P < α = 0.05 = nyata (*)

Lampiran 20. Analisis sidik ragam perlakuan bebas gulma dan perlakuan varietas terhadap bobot segar tanaman pada umur 12 MST

Source DF Type I SS Mean Square F Value Pr > F per_gulma 9 0.26487333 0.02943037 2.94 0.0090 varietas 1 0.19952667 0.19952667 19.92 <.0001 per_gulma*varietas 9 0.03957333 0.00439704 0.44 0.9055

R-Square Coeff Var Root MSE bsegar_8MST Mean 0.557139 14.28282 0.100075 0.700667 Keterangan : Apabila nilai P > α = 0.05 = tidak nyata (tn)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji lanjut terhadap interaksi antara pupuk NPK dan cacing tanah menunjukkan bahwa pada 6 MST yaitu perlakuan tanpa NPK dengan cacing tanah 16 ekor atau 32 ekor dan perlakuan

Hasil pengamatan berat biji/m 2 pada Tabel 1 memperlihatkan bahwa pemberian pupuk Urea dari dosis 60 kg/ha menjadi 120 kg/ha dapat meningkatkan berat biji/m 2 pada

Jumlah biji/ m 2 dan bobot biji kering/ m 2 tertinggi pada Tabel 7 menunjukkan bahwa varietas Numbu mempunyai dibandingkan dengan varietas Keller dan Wray; sedangkan

[r]

Sumber : Laboratorium Riset dan Teknologi, Fakultas Pertanian USU. Universitas

Tinggi batang sorgum manis yang dikembangkan di China dapat mencapai 5 m.. sehingga sangat ideal dikembangkan untuk pakan ternak dan

Perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, umur panen, berat biji malai per sub plot, dan produksi biji per sub plot.. Interaksi

pengusangan cepat 0-6 hari menurunkan viabilitas yang ditunjukkan oleh penurunan kecambah normal total, dan kecepatan perkecambahan, tetapi meningkatkan benih mati dan nilai