BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Pengaruh Keadaan Iklim terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Medan
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna sedang dengan arah negatif antara suhu udara dengan kejadian demam berdarah dengue, hubungan yang sedang dengan arah positif
Penelitian ini bersifat retrospektif dan merupakan studi deskriptif , untuk mengetahui hubungan antara faktor iklim (suhu, curah hujan, hari hujan dan kelembaban
udara dengan kasus DBD di kota Sukabumi di tahun 2010-2015, tetapi tidak ada hubungan yang signifi kan antara faktor iklim (curah hujan, dan kelembaban) dengan tingkat kejadian
maka diperoleh model terbaik untuk pemodelan pengaruh iklim terhadap angka kejadian Demam Berdarah Dengue adalah menggu- nakan regresi Binomial Negatif. Faktor-faktor
Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara kejadian demam berdarah dengue dengan variabilitas iklim dengan keeratan hubungan
Kasus demam berdarah dengue disuatu daerah dengan prevalensi tinggi dan rendahnya kejadian demam berdarah dengue dapat dipengaruhi oleh pengetahuan
Hasil kajian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan curah hujan, kecepatan angin, kelembaban, dan suhu udara dengan kejadian penyakit DBD.. Diperlukan kerjasama
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara faktor iklim suhu, curah hujan, hari hujan, lama penyinaran matahari, kelembaban, dan kecepatan