KEBIJAKAN PUBLIKASI ILMIAH SERTA
PROGRAM ARJUNA DAN SINTA
1 1
SUB DIREKTORAT FASILITASI JURNAL
DIREKTORAT PENGELOLAAN KEKAYAAN INTELEKTUAL DITJEN PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN
OUTLINE
Standar Nasional Pendidikan Tinggi
Perkembangan Jurnal Ilmiah Indonesia
Profil Publikasi Indonesia
Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA)
Strategi Pengembangan Jurnal Ilmiah
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI
PERMENDIKBUD 49/2014 STANDAR NASIONAL PENDIDIKTAN TINGGI
BAB III STANDAR NASIONAL
PENGABDIAN STANDAR DOSEN
& TENAGA KEPENDI STANDAR SARANA & PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN
STANDAR PENDANAAN &
PEMBIAYAAN SARANA & PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN
STANDAR PENDANAAN &
PEMBIAYAAN SARANA & PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN
STANDAR PENDANAAN &
PEMBIAYAAN DEFINISI
KOMPONEN SN DIKTI
TUJUAN SN DIKTI
KEWAJIBAN ATAS SN DIKTI
RUANG LINGKUP RUANG LINGKUP RUANG LINGKUP
Rumusan Pengetahuan &
Keterampilan Khusus yg belum
dikaji Pengelolaan & Penyelenggaraan
PT Permen yang terbit sebelum
permen ini Pendirian PT dan
Pembukaan Program Studi
STANDAR NASIONAL
PENDIDIKAN TINGGI
4 PERMENRISTEKDIKTI RI
STANDAR PENELITI
STANDAR SARPRAS STANDAR HASIL
STANDAR PENILAIAN
STANDAR PENGELOLAAN STANDAR PROSES
1
STANDAR PENELITI
STANDAR SARPRAS
STANDAR HASIL
STANDAR PENILAIAN STANDAR
PENGELOLAAN STANDAR PROSES
1
•
Kreteria minimal
hasil penelitian
•
Pengembangan
iptek,
meningkatkan
kesejahteraan
masyarakat, dan
daya saing bangsa
•
Wajib
disebarluaskan
Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017
Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017
Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017
Kriteria Jurnal Nasional
a. Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan; b. Memiliki ISSN;
c. Memiliki terbitan versi online;
d. Bertujuan menampung/mengomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan/atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu;
e. Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin-disiplin keilmuan yang relevan;
f. Diterbitkan oleh Penerbit/ Badan Ilmiah/ Organisasi Profesi/Organisasi Keilmuan/ Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya;
g. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris;
h. Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal 2 (dua) institusi yang berbeda; dan
i. Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya dan berasal dari minimal 2 (dua) institusi yang berbeda.
Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017
Kriteria Jurnal Internasional
a. Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan; b. Memiliki ISSN;
c. Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol, dan Tiongkok);
d. Memiliki terbitan versi online;
e. Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara;
f. Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 2 (dua) negara;
g. Jurnal yang diakui sebagai jurnal internasional oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
h. Jurnal yang memenuhi kriteria pad huruf a sampai g, namun mempunyai faktor dampak 0 atau not available dari ISI Web of Science atau jurnal terindeks di SCImago dengan Q4 atau terindeks di Microsoft Academic Search
i. Jurnal Ilmiah Nasional terakreditasi B dari Kementerian yang diterbitkan dalam salah satu bahasa PBB, terindeks di DOAJ dengan indikator green thick
Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017
Kriteria Jurnal Internasional Bereputasi
Memenuhi kriteria jurnal internasional (slide sebelumnya) dengan indikator:
a. Diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama di dunia atau Perguruan Tinggi atau Penerbit (Publisher) kredibel;
b. Terindeks oleh pemeringkat internasional yang diakui oleh Kementerian (contoh Web of Science dan/atau Scopus) serta mempunyai faktor dampak lebih besar dari 0 dari ISI Web of Science atau mempunyai faktor dampak (SJR) dari SCImago paling rendah Q3;
c. Alamat jurnal dapat ditelusuri daring;
d. Editor Boards dari Jurnal dapat ditelusuri daring dan tidak ada perbedaan antara editor yang tercantum di edisi cetak dan edisi daring;
e. Proses review dilakukan dengan baik dan benar;
f. Jumlah artikel setiap penerbitan adalah wajar dan format tampilan setiap terbitan tidak berubah ubah;
g. Tidak pernah diketemukan sebagai jurnal yang tidak bereputasi atau jurnal
meragukan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; dan
300 700
900
1500
4000
9240
16280
0 2000 4000 6000 8000 10000 12000 14000 16000
2009 2010 2011 2012 2013 2015 2016
TREND JURNAL ILMIAH ELEKTRONIK DI INDONESIA
204
267
Per April 2017
Jurnal Ilmiah Terakreditasi Nasional
Jumlah
43%
57%
KEMRISTEKDIKTi16
Kesehatan, 46, 17%
Agama, 42, 16%
Ekonomi, 34, 13%
Humaniora, 31, 12%
Pertanian, 28, 10% Rekayasa, 26,
10%
SEBARAN BIDANG ILMU JURNAL TERAKREDITASI
Kelompok Bidang Ilmu
Jumlah Mahasiswa Jabatan Akademik Kebutuhan Jurnal Nasional Terakreditasi
Jurnal Nasional Terakreditasi
Kekurangan Jurnal Nasional
Grand Total
KEBUTUHAN JURNAL TERAKREDITASI
PERKEMBANGAN JURNAL ILMIAH ASEAN TERINDEKS SCOPUS
TAHUN: 2010
–
2017
Country
2011
2015
Malaysia
46
79
Thailand
26
26
Philiphine
13
22
Indonesia
8
20
Number of Indexed Journal International
(SCOPUS)
DAFTAR JURNAL INDONESIA TERINDEKS SCOPUS (1)
No Nama Jurnal Ilmiah Penerbit
1 International Journal of Electrical Engineering
and Informatics
Institut Teknologi Bandung (ITB)
2 Journal of ICT Research and Applications Institut Teknologi Bandung (ITB) 3 Journal of Mathematical and Fundamental
Sciences
Institut Teknologi Bandung (ITB)
4 Journal of Engineering and Technological
Sciences
Institut Teknologi Bandung (ITB)
5 Indonesian Journal of Chemistry Universitas Gadjah Mada (UGM) 6 Indonesian Journal of Geography Universitas Gadjah Mada (UGM) 7 Gadjah Mada International Journal of Business Universitas Gadjah Mada (UGM) 8 International Journal of Power Electronics and
Drive Systems
Institute of Advanced Engineering and Science (IAES)
9 International Journal of Electrical and Computer
Engineering
Institute of Advanced Engineering and Science (IAES)
10 Bulletin of Chemical Reaction Engineering &
Catalysis
Universitas Diponegoro (UNDIP)
11 International Journal of Technology Universitas Indonesia (UI)
12 Biodiversitas Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) 13 Indonesian Journal of Applied Linguistics Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
No Nama Jurnal Ilmiah Penerbit
16 TELKOMNIKA Telecommunication
Computing Electronics and Control
Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
17 Biotropia SEAMEO BIOTROP
18 Critical Care and Shock Indonesian Society of Critical Care Medicine 19 Acta Medica Indonesiana Indonesian Society of Internal Medicine 20 Kukila (Bulletin of Indonesian ornithology) Pusat Informasi Lingkungan Indonesia 21 Studia Islamika UIN Jakarta
22 Medical Journal of Indonesia Universitas Indonesia 23 International Journal on Advanced Science,
Engineering and Information Technology
Indonesian Society for Knowledge and Human Development
24 Journal of Indonesian Islam (JIIS) UIN Sunan Ampel Surabaya 25 Media Peternakan (Journal of Animal
Science and Technology)
Institut Pertanian Bogor (IPB)
26 Hayati Journal of Biosciences Institut Pertanian Bogor (IPB) 27 Electronic Journal of Graph Theory and
Applications
Indonesian Combinatorial Society dan ITB
28 Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Universitas Negeri Semarang 29 Indonesian Journal of Electrical
Engineering and Informatics
Institute of Advanced Engineering and Science (IAES)
30 Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture
Universitas Diponegoro
31 Hayati Journal of Biosciences IPB
0 0 0 0 0 0 0 3 16
Indonesia Malaysia Thailand Philippines Singapore Cambodia Brunei Vietnam
http://www.doaj.org
23 April 2017
http://www.doaj.org
Year
Improvement Total Journals World Ranks
2009
3
3
66
2010
11
14
49
2011
13
27
44
2012
16
43
35
2013
65
108
26
2014
5
113
22
2015
116
229
14
2016
188
417
6
2017
148
565
4
23 April 2017
DOAJ
Perkembangan Jurnal Indonesia
SCIMAGO
Profil Publikasi Indonesia (ASEAN)
25
Data Publikasi Internasional dari
SCOPUS
0 5000 10000 15000 20000 25000 30000
2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Malaysia Singapore Thailand Indonesia Vietnam Philippines
26
Sumber: http://simlitabmas.dikti.go.id/kinerja
Tren Meningkat Jumlah Publikasi Internasional
Perguruan Tinggi
2010 2011 2012 2013 2014 2015
3.501
SCOPUS
Top 10 Universities (3 tahun)
Compiled from http://www.scopus .com by Hendra Gunawan (http://personal.fmipa.itb.ac.id/hgunawan)
Penjaminan Mutu Jurnal Nasional dan/atau
Menuju Jurnal Internasional
IN
(dan/atau Jurnal
Cetak)
AKREDITASI
JURNAL
NASIONAL
ELECTRONIC JOURNAL SYSTEM
• High Quality of Articles
• Online Submission
• Online Review
• Online Editorial Works
• Online Publishing
JOURNAL INDEXING (Google Scholar, DOAJ,
CrossRef/DOI, Pubmed, SCOPUS,
Thomson, etc.)
Memenuhi Kriteria Jurnal Internasional
Memenuhi Kriteria Akreditasi
Jurnal Nasional
Memenuhi Kriteria Jurnal Internasional
Memenuhi Kriteria Akreditasi Jurnal
STRATEGI PENGEMBANGAN JURNAL ILMIAH
E-JOURNAL
dan atau
JURNAL CETAK
INDEKSASI JURNAL
(
Google Scholar, DOAJ, Portal Garuda, EBSCO,
CrossRef/DOI; ERIC; Islamicus; PubMed; SCOPUS, Thomson Reuters
)
AKREDITASI JURNAL
dan/atau
JURNAL BEREPUTASI
INTERNASIONAL
Peningkatan Kualitas
Artikel Ilmiah
Impact Factor; Scimago Journal Ranking; h-index; i10-index; Jumlah sitasi; % Rejection Rates
Platform Jurnal
Internasional??
FULL ELECTRONIC JOURNAL:
•Online Submission
•Online Review
•Online Editorial Works
•Online Publishing
•Upload Back Issue Articles
Pol
Pemberlakuan Akreditasi Terbitan
Berkala Ilmiah (ATBI)
Perdirjen DIKTI No 1 Tahun 2014 dan Perka LIPI No. 3 tahun 2014 (ATBI ELEKTRONIK- ARJUNA) Perdirjen DIKTI dan Perka LIPI
Tahun 2011 (ATBI CETAK)
31 Agustus 2014
1 April 2016
STOP (31 Maret 2016)
Paradigma Lama Akreditasi Cetak
Paradigma Baru
ARJUNA DALAM ARSITEKTUR SIMLITABMAS
Pengelolaan Program Pengabdian Pengelolaan Program
Penelitian Pengelolaan
Bantuan/Insentif Pengelolaan Publikasi
Hasil Penelitian
Pengelolaan Program Kreativitas Mahasiswa Pengelolaan Kinerja PT Pengelolaan Publikasi
Hasil Abdimas
User Pengusul (Pengelola Terbitan
Berkala Ilmiah / Jurnal)
User Penilai Manajemen User Penilai
Konten
Pengelolaan ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional)
Garuda (Garba Rujukan Digital)
IRCI (Indonesian
Research Citatiton
Index)
Kluster Kinerja Penelitian PT (Mandiri, Utama,
Madya dan Binaan)
Pemeringkatan dan Pembinaan Kelembagaan
PT (Sumber Daya dan Fasilitas Penunjang/Lab.)
DATA SUMBER DAYA MANUSIA (PDDIKTI)
Pengelolaan Hasil PKM
Kluster Kinerja Pengabdian PT
SINTA
TKT, Paten dan HKI
http://arjuna.dikti.go.id
Instrumen
Lama
Baru
Format/Media Jurnal Format Cetak Wajib, On-line optional
Format On-line Wajib, Cetak optional
Manajemen Pengelolaan Terbitan
Berbasis cetak dikelola secara manual
E-Publishing System, dan mempersyaratkan pengelolaan secara full online (paperless)
Petunjuk Penulisan Bagi Penulis
Belum mempersyaratkan penggunaan template penulisan naskah
mempersyaratkan penggunaan template penulisan naskah untuk mempercepat pengelolaan naskah
Pengacuan , Pengutipan dan Penyusunan Daftar Pustaka
Konsisten secara manual mengutamakan penggunaan aplikasi referensi
Manajemen Pengelolaan (Review)
Penekanan Pada Hasil Penekanan pada Proses
Alamat Unik artikel Tidak Ada Mengutamakan memiliki identitas unik artikel (DOI)
Indeks Tiap Jilid Manual Otomatis dengan E-Publishing System
Penyebarluasan dan Dampak Ilmiah
Berbasis Oplah dan Tiras Penyebaran terbatas
Berbasis Akses dan Statistik penyebaran luas (global) dengan kunjungan unik
Indeksasi dan Internasionalisasi
Sulit dilaksanakan Lebih mudah dilaksanakan
Persyaratan Akreditasi TBI
Memiliki ISSN (e-ISSN dan atau p-ISSN)
Mencantumkan persyaratan etika publikasi di website jurnal
Terbitan berkala ilmiah harus bersifat ilmiah
Telah terbit paling sedikit 2 tahun berurutan
Frekuensi penerbitan paling sedikit 2 kali setahun secara teratur
Jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel
Syarat pengajuan perpanjangan akreditasi:
- Akreditasi ulang diajukan 6 bulan sebelum habis masa
akreditasi.
- Terbitan berkala ilmiah yang gagal mendapatkan akreditasi
diperbolehkan mengajukan lagi paling cepat setelah 1 tahun
Status
Nilai Total
Peringkat
Terbitan Berkala Ilmiah
Terakreditasi Nasional
> 85
A
(sangat baik)
Terbitan Berkala Ilmiah
Terakreditasi Nasional
70-85
B
(baik)
Terbitan Berkala Ilmiah Tidak
Terakreditasi
< 70
tidak
BAGIAN
UNSUR PENILAIAN
SKOR/BOBOT
A
PENAMAAN TERBITAN BERKALA ILMIAH
3
B
KELEMBAGAAN PENERBIT
4
C
PENYUNTINGAN DAN MANAJEMEN
PENGELOLAAN TERBITAN
17
D
SUBSTANSI ARTIKEL
39
E
GAYA PENULISAN
12
F
PENAMPILAN
8
G
KEBERKALAAN
6
H
PENYEBARLUASAN
11
JUMLAH
100
Penilaian Akreditasi
(masing-masing dua asesor)
•
Asesor manajemen (per jurnal-59 poin)
4. Substansi Artikel
• Menilai “GAP ANALYSIS / STATE OF THE ART/ PERNYATAAN
NOVELTY” (biasanya) di bagian akhir sub-bab Pendahuluan, sebelum Tujuan.
• Nilai 6: jika mengandung unsur “penting dan tidaknya riset” dan
“keunikan paper ini dibanding lainnya”
• Nilai 4: jika Gap Analysis mengandung unsur “penting dan tidaknya
riset saja” atau “keunikan paper ini dibanding lainnya saja”
• Nilai 2: jika Gap Analysis tidak mengandung hal tersebut, misalnya
setelah state of the art “langsung Tujuan Penelitian”
4. Substansi Artikel
• Makna Sumbangan bagi Kemajuan Ilmu dapat dinilai dari:
• Jumlah sitasi dan/atau nilai h-index jurnal
• Pentingnya penelitian tersebut menurut persepsi Asesor per bidang ilmu
• Jika jumlah sitasi dan h-index cukup tinggi (sesuai dengan normalisasi bidang ilmunya) dapat dinilai maksimum.
• Tetapi untuk jurnal yang relatif baru, tetapi menurut persepsi Asesor bernilai bagi kemajuan ilmu, maka dapat dinilai tinggi.
4. Substansi Artikel
• Setiap artikel diperiksa “rasio atau perbandingan antara literatur primer
berbanding literatur lainnya”.
• Yang termasuk “Literatur Primer” adalah artikel jurnal, artikel prosiding
seminar, disertasi/thesis/skripsi, buku yang berisi hasil penelitian, situs sejarah, artefak, dan lain-lain yang bersifat primer.
• Setiap artikel diperiksa “derajat kemutakhiran pustaka”. Idealnya adalah 10 tahun terakhir, dan 5 tahun terakhir untuk khusus bidang ilmu
komputer.
• Kemutakhiran Pustaka ini terutama untuk literatur-literatur yang dipakai
pada “State of The Art Penelitian Sebelumnya” yang menjustifikasi
4. Substansi Artikel
• Pada setiap artikel diperiksa kelengkapan unsur-unsur konten berikut di
bagian “Hasil dan Pembahasan”:
• What/How?: deskripsi finding atau temuan (bukan menceritakan
secara detil setiap angka di gambar atau tabel, tetapi finding-nya apa)
• Why?: kajian saintifik dari finding tersebut, keterkaitannya dengan konsep-konsep teori yang sudah ada, dan aspek-aspek saintifik lainnya sesuai kekhasan bidang ilmunya.
• What Else?: apakah hasil-hasil temuan atau finding tersebut sesuai
atau tidak sesuai, lebih baik atau lebih tidak baik, dibandingkan
dengan penelitian-penelitian sebelumnya (terutama yang tercantum di bagian State of The Art di Pendahuluan?.
4. Substansi Artikel
•
Setiap artikel diperiksa, apakah Simpulan/Kesimpulan
“cukup menjawab tujuan penelitian/hipotesis”.
•
Nilai akan kurang jika di dalam Simpulan/Kesimpulan
masih mengandung unsur-unsur pembahasan
•
Di Simpulan/Kesimpulan boleh memuat Implikasi
5. Gaya Penulisan
• Penilaian judul artikel apakah mewakili atau menunjukkan isi artikel atau tidak, apakah informatif atau tidak.
• Judul artikel seharusnya mengandung “highlight” dari finding isi artikel.
• Jika artikel ditulis dalam bahasa Indonesia, maka judul artikel harus
ditulis dalam bahasa Indonesia (terjemah judul bisa disisipkan di bagian Abstrak berbahasa Inggris)
5. Gaya Penulisan
• Pada bagian Abstrak, jika artikel dalam bahasa Inggris, abstrak
“boleh” dalam bahasa Inggris saja, namun jika artikel dalam
bahasa Indonesia, maka abstrak “sebaiknya” dalam dua bahasa
(Inggris dan Indonesia).
• Abstrak seharusnya mengandung (secara eksplisit): tujuan
penelitian/artikel, metode penelitian/artikel, finding hasil penelitian dan simpulan, boleh ada implikasi.
• Di Abstrak tidak harus ada latar belakang.
• Silakan periksa kata kunci, apakah kata kunci spesifik
menggambarkan isi artikel? Ataukah kata kunci terlalu umum?
5. Gaya Penulisan
Penilaian penggunaan tool dan aplikasi komputer dan internet untuk membuat artikel yang baik.
• Penilaian apakah masih ada tabel-tabel atau gambar-gambar
yang tidak menggunakan tool yang benar di aplikasi pengolah kata.
• Apakah masih ada tabel-tabel atau gambar-gambar yang tidak
5. Gaya Penulisan
• Silakan periksa apakah di artikel tersebut masih terdapat
istilah-istilah yang tidak sesuai dengan standar baku Bahasa
Indonesia (misal KBBI dan EYD) untuk artikel yang berbahasa Indonesia. Masih adakah kata-kata yang masih berbahasa
“bukan bahasa tulis”, contoh: akomodir, konfrontir, dll., masih
terlalu banyak pakai istilah asing, dll.
• Untuk artikel berbahasa Inggris, apakah masih ada istilah2 yang
tidak sesuai English dictionary?
• Silakan periksa apakah di artikel tersebut masih terdapat
struktur kalimat yang tidak sesuai standar baku, misalnya kalimat yang tidak sesuai dengan struktur S+P(+O+K), atau S+Verb(+O+A).
• Silakan periksa apakah masih ada paragraf-paragraf yang hanya