• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEBIJAKAN PUBLIKASI ILMIAH SERTA PROGRAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KEBIJAKAN PUBLIKASI ILMIAH SERTA PROGRAM"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

KEBIJAKAN PUBLIKASI ILMIAH SERTA

PROGRAM ARJUNA DAN SINTA

1 1

SUB DIREKTORAT FASILITASI JURNAL

DIREKTORAT PENGELOLAAN KEKAYAAN INTELEKTUAL DITJEN PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN

(2)

OUTLINE

Standar Nasional Pendidikan Tinggi

Perkembangan Jurnal Ilmiah Indonesia

Profil Publikasi Indonesia

Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA)

Strategi Pengembangan Jurnal Ilmiah

(3)

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI

(4)

PERMENDIKBUD 49/2014 STANDAR NASIONAL PENDIDIKTAN TINGGI

BAB III STANDAR NASIONAL

PENGABDIAN STANDAR DOSEN

& TENAGA KEPENDI STANDAR SARANA & PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN

STANDAR PENDANAAN &

PEMBIAYAAN SARANA & PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN

STANDAR PENDANAAN &

PEMBIAYAAN SARANA & PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN

STANDAR PENDANAAN &

PEMBIAYAAN DEFINISI

KOMPONEN SN DIKTI

TUJUAN SN DIKTI

KEWAJIBAN ATAS SN DIKTI

RUANG LINGKUP RUANG LINGKUP RUANG LINGKUP

Rumusan Pengetahuan &

Keterampilan Khusus yg belum

dikaji Pengelolaan & Penyelenggaraan

PT Permen yang terbit sebelum

permen ini Pendirian PT dan

Pembukaan Program Studi

STANDAR NASIONAL

PENDIDIKAN TINGGI

4 PERMENRISTEKDIKTI RI

(5)

STANDAR PENELITI

STANDAR SARPRAS STANDAR HASIL

STANDAR PENILAIAN

STANDAR PENGELOLAAN STANDAR PROSES

1

(6)

STANDAR PENELITI

STANDAR SARPRAS

STANDAR HASIL

STANDAR PENILAIAN STANDAR

PENGELOLAAN STANDAR PROSES

1

Kreteria minimal

hasil penelitian

Pengembangan

iptek,

meningkatkan

kesejahteraan

masyarakat, dan

daya saing bangsa

Wajib

disebarluaskan

(7)
(8)

Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017

(9)

Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017

(10)

Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017

Kriteria Jurnal Nasional

a. Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan; b. Memiliki ISSN;

c. Memiliki terbitan versi online;

d. Bertujuan menampung/mengomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan/atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu;

e. Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin-disiplin keilmuan yang relevan;

f. Diterbitkan oleh Penerbit/ Badan Ilmiah/ Organisasi Profesi/Organisasi Keilmuan/ Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya;

g. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris;

h. Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal 2 (dua) institusi yang berbeda; dan

i. Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya dan berasal dari minimal 2 (dua) institusi yang berbeda.

(11)

Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017

Kriteria Jurnal Internasional

a. Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan; b. Memiliki ISSN;

c. Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol, dan Tiongkok);

d. Memiliki terbitan versi online;

e. Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara;

f. Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 2 (dua) negara;

g. Jurnal yang diakui sebagai jurnal internasional oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

h. Jurnal yang memenuhi kriteria pad huruf a sampai g, namun mempunyai faktor dampak 0 atau not available dari ISI Web of Science atau jurnal terindeks di SCImago dengan Q4 atau terindeks di Microsoft Academic Search

i. Jurnal Ilmiah Nasional terakreditasi B dari Kementerian yang diterbitkan dalam salah satu bahasa PBB, terindeks di DOAJ dengan indikator green thick

(12)

Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017

Kriteria Jurnal Internasional Bereputasi

Memenuhi kriteria jurnal internasional (slide sebelumnya) dengan indikator:

a. Diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama di dunia atau Perguruan Tinggi atau Penerbit (Publisher) kredibel;

b. Terindeks oleh pemeringkat internasional yang diakui oleh Kementerian (contoh Web of Science dan/atau Scopus) serta mempunyai faktor dampak lebih besar dari 0 dari ISI Web of Science atau mempunyai faktor dampak (SJR) dari SCImago paling rendah Q3;

c. Alamat jurnal dapat ditelusuri daring;

d. Editor Boards dari Jurnal dapat ditelusuri daring dan tidak ada perbedaan antara editor yang tercantum di edisi cetak dan edisi daring;

e. Proses review dilakukan dengan baik dan benar;

f. Jumlah artikel setiap penerbitan adalah wajar dan format tampilan setiap terbitan tidak berubah ubah;

g. Tidak pernah diketemukan sebagai jurnal yang tidak bereputasi atau jurnal

meragukan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; dan

(13)
(14)

300 700

900

1500

4000

9240

16280

0 2000 4000 6000 8000 10000 12000 14000 16000

2009 2010 2011 2012 2013 2015 2016

TREND JURNAL ILMIAH ELEKTRONIK DI INDONESIA

(15)

204

267

Per April 2017

Jurnal Ilmiah Terakreditasi Nasional

Jumlah

43%

57%

KEMRISTEKDIKTi

(16)

16

Kesehatan, 46, 17%

Agama, 42, 16%

Ekonomi, 34, 13%

Humaniora, 31, 12%

Pertanian, 28, 10% Rekayasa, 26,

10%

SEBARAN BIDANG ILMU JURNAL TERAKREDITASI

(17)

Kelompok Bidang Ilmu

Jumlah Mahasiswa Jabatan Akademik Kebutuhan Jurnal Nasional Terakreditasi

Jurnal Nasional Terakreditasi

Kekurangan Jurnal Nasional

Grand Total

KEBUTUHAN JURNAL TERAKREDITASI

(18)

PERKEMBANGAN JURNAL ILMIAH ASEAN TERINDEKS SCOPUS

TAHUN: 2010

2017

Country

2011

2015

Malaysia

46

79

Thailand

26

26

Philiphine

13

22

Indonesia

8

20

Number of Indexed Journal International

(SCOPUS)

(19)

DAFTAR JURNAL INDONESIA TERINDEKS SCOPUS (1)

No Nama Jurnal Ilmiah Penerbit

1 International Journal of Electrical Engineering

and Informatics

Institut Teknologi Bandung (ITB)

2 Journal of ICT Research and Applications Institut Teknologi Bandung (ITB) 3 Journal of Mathematical and Fundamental

Sciences

Institut Teknologi Bandung (ITB)

4 Journal of Engineering and Technological

Sciences

Institut Teknologi Bandung (ITB)

5 Indonesian Journal of Chemistry Universitas Gadjah Mada (UGM) 6 Indonesian Journal of Geography Universitas Gadjah Mada (UGM) 7 Gadjah Mada International Journal of Business Universitas Gadjah Mada (UGM) 8 International Journal of Power Electronics and

Drive Systems

Institute of Advanced Engineering and Science (IAES)

9 International Journal of Electrical and Computer

Engineering

Institute of Advanced Engineering and Science (IAES)

10 Bulletin of Chemical Reaction Engineering &

Catalysis

Universitas Diponegoro (UNDIP)

11 International Journal of Technology Universitas Indonesia (UI)

12 Biodiversitas Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) 13 Indonesian Journal of Applied Linguistics Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

(20)

No Nama Jurnal Ilmiah Penerbit

16 TELKOMNIKA Telecommunication

Computing Electronics and Control

Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

17 Biotropia SEAMEO BIOTROP

18 Critical Care and Shock Indonesian Society of Critical Care Medicine 19 Acta Medica Indonesiana Indonesian Society of Internal Medicine 20 Kukila (Bulletin of Indonesian ornithology) Pusat Informasi Lingkungan Indonesia 21 Studia Islamika UIN Jakarta

22 Medical Journal of Indonesia Universitas Indonesia 23 International Journal on Advanced Science,

Engineering and Information Technology

Indonesian Society for Knowledge and Human Development

24 Journal of Indonesian Islam (JIIS) UIN Sunan Ampel Surabaya 25 Media Peternakan (Journal of Animal

Science and Technology)

Institut Pertanian Bogor (IPB)

26 Hayati Journal of Biosciences Institut Pertanian Bogor (IPB) 27 Electronic Journal of Graph Theory and

Applications

Indonesian Combinatorial Society dan ITB

28 Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Universitas Negeri Semarang 29 Indonesian Journal of Electrical

Engineering and Informatics

Institute of Advanced Engineering and Science (IAES)

30 Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture

Universitas Diponegoro

31 Hayati Journal of Biosciences IPB

(21)

0 0 0 0 0 0 0 3 16

Indonesia Malaysia Thailand Philippines Singapore Cambodia Brunei Vietnam

http://www.doaj.org

23 April 2017

(22)

http://www.doaj.org

Year

Improvement Total Journals World Ranks

2009

3

3

66

2010

11

14

49

2011

13

27

44

2012

16

43

35

2013

65

108

26

2014

5

113

22

2015

116

229

14

2016

188

417

6

2017

148

565

4

23 April 2017

DOAJ

Perkembangan Jurnal Indonesia

(23)
(24)

SCIMAGO

Profil Publikasi Indonesia (ASEAN)

(25)

25

Data Publikasi Internasional dari

SCOPUS

0 5000 10000 15000 20000 25000 30000

2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016

Malaysia Singapore Thailand Indonesia Vietnam Philippines

(26)

26

Sumber: http://simlitabmas.dikti.go.id/kinerja

Tren Meningkat Jumlah Publikasi Internasional

Perguruan Tinggi

2010 2011 2012 2013 2014 2015

(27)

3.501

(28)
(29)

SCOPUS

Top 10 Universities (3 tahun)

Compiled from http://www.scopus .com by Hendra Gunawan (http://personal.fmipa.itb.ac.id/hgunawan)

(30)
(31)

Penjaminan Mutu Jurnal Nasional dan/atau

Menuju Jurnal Internasional

IN

(dan/atau Jurnal

Cetak)

AKREDITASI

JURNAL

NASIONAL

ELECTRONIC JOURNAL SYSTEM

High Quality of Articles

Online Submission

Online Review

Online Editorial Works

Online Publishing

JOURNAL INDEXING (Google Scholar, DOAJ,

CrossRef/DOI, Pubmed, SCOPUS,

Thomson, etc.)

Memenuhi Kriteria Jurnal Internasional

Memenuhi Kriteria Akreditasi

Jurnal Nasional

Memenuhi Kriteria Jurnal Internasional

Memenuhi Kriteria Akreditasi Jurnal

(32)

STRATEGI PENGEMBANGAN JURNAL ILMIAH

E-JOURNAL

dan atau

JURNAL CETAK

INDEKSASI JURNAL

(

Google Scholar, DOAJ, Portal Garuda, EBSCO,

CrossRef/DOI; ERIC; Islamicus; PubMed; SCOPUS, Thomson Reuters

)

AKREDITASI JURNAL

dan/atau

JURNAL BEREPUTASI

INTERNASIONAL

Peningkatan Kualitas

Artikel Ilmiah

Impact Factor; Scimago Journal Ranking; h-index; i10-index; Jumlah sitasi; % Rejection Rates

Platform Jurnal

Internasional??

FULL ELECTRONIC JOURNAL:

Online Submission

Online Review

Online Editorial Works

Online Publishing

Upload Back Issue Articles

Pol

(33)
(34)

Pemberlakuan Akreditasi Terbitan

Berkala Ilmiah (ATBI)

Perdirjen DIKTI No 1 Tahun 2014 dan Perka LIPI No. 3 tahun 2014 (ATBI ELEKTRONIK- ARJUNA) Perdirjen DIKTI dan Perka LIPI

Tahun 2011 (ATBI CETAK)

31 Agustus 2014

1 April 2016

STOP (31 Maret 2016)

(35)

Paradigma Lama Akreditasi Cetak

Paradigma Baru

(36)

ARJUNA DALAM ARSITEKTUR SIMLITABMAS

Pengelolaan Program Pengabdian Pengelolaan Program

Penelitian Pengelolaan

Bantuan/Insentif Pengelolaan Publikasi

Hasil Penelitian

Pengelolaan Program Kreativitas Mahasiswa Pengelolaan Kinerja PT Pengelolaan Publikasi

Hasil Abdimas

User Pengusul (Pengelola Terbitan

Berkala Ilmiah / Jurnal)

User Penilai Manajemen User Penilai

Konten

Pengelolaan ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional)

Garuda (Garba Rujukan Digital)

IRCI (Indonesian

Research Citatiton

Index)

Kluster Kinerja Penelitian PT (Mandiri, Utama,

Madya dan Binaan)

Pemeringkatan dan Pembinaan Kelembagaan

PT (Sumber Daya dan Fasilitas Penunjang/Lab.)

DATA SUMBER DAYA MANUSIA (PDDIKTI)

Pengelolaan Hasil PKM

Kluster Kinerja Pengabdian PT

SINTA

TKT, Paten dan HKI

(37)

http://arjuna.dikti.go.id

(38)

Instrumen

Lama

Baru

Format/Media Jurnal Format Cetak Wajib, On-line optional

Format On-line Wajib, Cetak optional

Manajemen Pengelolaan Terbitan

Berbasis cetak dikelola secara manual

E-Publishing System, dan mempersyaratkan pengelolaan secara full online (paperless)

Petunjuk Penulisan Bagi Penulis

Belum mempersyaratkan penggunaan template penulisan naskah

mempersyaratkan penggunaan template penulisan naskah untuk mempercepat pengelolaan naskah

Pengacuan , Pengutipan dan Penyusunan Daftar Pustaka

Konsisten secara manual mengutamakan penggunaan aplikasi referensi

Manajemen Pengelolaan (Review)

Penekanan Pada Hasil Penekanan pada Proses

Alamat Unik artikel Tidak Ada Mengutamakan memiliki identitas unik artikel (DOI)

Indeks Tiap Jilid Manual Otomatis dengan E-Publishing System

Penyebarluasan dan Dampak Ilmiah

Berbasis Oplah dan Tiras Penyebaran terbatas

Berbasis Akses dan Statistik penyebaran luas (global) dengan kunjungan unik

Indeksasi dan Internasionalisasi

Sulit dilaksanakan Lebih mudah dilaksanakan

(39)

Persyaratan Akreditasi TBI

Memiliki ISSN (e-ISSN dan atau p-ISSN)

Mencantumkan persyaratan etika publikasi di website jurnal

Terbitan berkala ilmiah harus bersifat ilmiah

Telah terbit paling sedikit 2 tahun berurutan

Frekuensi penerbitan paling sedikit 2 kali setahun secara teratur

Jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel

(40)

Syarat pengajuan perpanjangan akreditasi:

- Akreditasi ulang diajukan 6 bulan sebelum habis masa

akreditasi.

- Terbitan berkala ilmiah yang gagal mendapatkan akreditasi

diperbolehkan mengajukan lagi paling cepat setelah 1 tahun

(41)

Status

Nilai Total

Peringkat

Terbitan Berkala Ilmiah

Terakreditasi Nasional

> 85

A

(sangat baik)

Terbitan Berkala Ilmiah

Terakreditasi Nasional

70-85

B

(baik)

Terbitan Berkala Ilmiah Tidak

Terakreditasi

< 70

tidak

(42)

BAGIAN

UNSUR PENILAIAN

SKOR/BOBOT

A

PENAMAAN TERBITAN BERKALA ILMIAH

3

B

KELEMBAGAAN PENERBIT

4

C

PENYUNTINGAN DAN MANAJEMEN

PENGELOLAAN TERBITAN

17

D

SUBSTANSI ARTIKEL

39

E

GAYA PENULISAN

12

F

PENAMPILAN

8

G

KEBERKALAAN

6

H

PENYEBARLUASAN

11

JUMLAH

100

(43)

Penilaian Akreditasi

(masing-masing dua asesor)

Asesor manajemen (per jurnal-59 poin)

(44)

4. Substansi Artikel

Menilai “GAP ANALYSIS / STATE OF THE ART/ PERNYATAAN

NOVELTY” (biasanya) di bagian akhir sub-bab Pendahuluan, sebelum Tujuan.

Nilai 6: jika mengandung unsur “penting dan tidaknya riset” dan

“keunikan paper ini dibanding lainnya”

Nilai 4: jika Gap Analysis mengandung unsur “penting dan tidaknya

riset saja” atau “keunikan paper ini dibanding lainnya saja”

Nilai 2: jika Gap Analysis tidak mengandung hal tersebut, misalnya

setelah state of the art “langsung Tujuan Penelitian”

(45)

4. Substansi Artikel

Makna Sumbangan bagi Kemajuan Ilmu dapat dinilai dari:

Jumlah sitasi dan/atau nilai h-index jurnal

Pentingnya penelitian tersebut menurut persepsi Asesor per bidang ilmu

Jika jumlah sitasi dan h-index cukup tinggi (sesuai dengan normalisasi bidang ilmunya) dapat dinilai maksimum.

Tetapi untuk jurnal yang relatif baru, tetapi menurut persepsi Asesor bernilai bagi kemajuan ilmu, maka dapat dinilai tinggi.

(46)

4. Substansi Artikel

Setiap artikel diperiksa “rasio atau perbandingan antara literatur primer

berbanding literatur lainnya”.

Yang termasuk “Literatur Primer” adalah artikel jurnal, artikel prosiding

seminar, disertasi/thesis/skripsi, buku yang berisi hasil penelitian, situs sejarah, artefak, dan lain-lain yang bersifat primer.

Setiap artikel diperiksa “derajat kemutakhiran pustaka”. Idealnya adalah 10 tahun terakhir, dan 5 tahun terakhir untuk khusus bidang ilmu

komputer.

Kemutakhiran Pustaka ini terutama untuk literatur-literatur yang dipakai

pada “State of The Art Penelitian Sebelumnya” yang menjustifikasi

(47)

4. Substansi Artikel

Pada setiap artikel diperiksa kelengkapan unsur-unsur konten berikut di

bagian “Hasil dan Pembahasan”:

What/How?: deskripsi finding atau temuan (bukan menceritakan

secara detil setiap angka di gambar atau tabel, tetapi finding-nya apa)

Why?: kajian saintifik dari finding tersebut, keterkaitannya dengan konsep-konsep teori yang sudah ada, dan aspek-aspek saintifik lainnya sesuai kekhasan bidang ilmunya.

What Else?: apakah hasil-hasil temuan atau finding tersebut sesuai

atau tidak sesuai, lebih baik atau lebih tidak baik, dibandingkan

dengan penelitian-penelitian sebelumnya (terutama yang tercantum di bagian State of The Art di Pendahuluan?.

(48)

4. Substansi Artikel

Setiap artikel diperiksa, apakah Simpulan/Kesimpulan

“cukup menjawab tujuan penelitian/hipotesis”.

Nilai akan kurang jika di dalam Simpulan/Kesimpulan

masih mengandung unsur-unsur pembahasan

Di Simpulan/Kesimpulan boleh memuat Implikasi

(49)

5. Gaya Penulisan

Penilaian judul artikel apakah mewakili atau menunjukkan isi artikel atau tidak, apakah informatif atau tidak.

Judul artikel seharusnya mengandung “highlight” dari finding isi artikel.

Jika artikel ditulis dalam bahasa Indonesia, maka judul artikel harus

ditulis dalam bahasa Indonesia (terjemah judul bisa disisipkan di bagian Abstrak berbahasa Inggris)

(50)

5. Gaya Penulisan

Pada bagian Abstrak, jika artikel dalam bahasa Inggris, abstrak

“boleh” dalam bahasa Inggris saja, namun jika artikel dalam

bahasa Indonesia, maka abstrak “sebaiknya” dalam dua bahasa

(Inggris dan Indonesia).

Abstrak seharusnya mengandung (secara eksplisit): tujuan

penelitian/artikel, metode penelitian/artikel, finding hasil penelitian dan simpulan, boleh ada implikasi.

Di Abstrak tidak harus ada latar belakang.

Silakan periksa kata kunci, apakah kata kunci spesifik

menggambarkan isi artikel? Ataukah kata kunci terlalu umum?

(51)

5. Gaya Penulisan

Penilaian penggunaan tool dan aplikasi komputer dan internet untuk membuat artikel yang baik.

Penilaian apakah masih ada tabel-tabel atau gambar-gambar

yang tidak menggunakan tool yang benar di aplikasi pengolah kata.

Apakah masih ada tabel-tabel atau gambar-gambar yang tidak

(52)

5. Gaya Penulisan

Silakan periksa apakah di artikel tersebut masih terdapat

istilah-istilah yang tidak sesuai dengan standar baku Bahasa

Indonesia (misal KBBI dan EYD) untuk artikel yang berbahasa Indonesia. Masih adakah kata-kata yang masih berbahasa

“bukan bahasa tulis”, contoh: akomodir, konfrontir, dll., masih

terlalu banyak pakai istilah asing, dll.

Untuk artikel berbahasa Inggris, apakah masih ada istilah2 yang

tidak sesuai English dictionary?

Silakan periksa apakah di artikel tersebut masih terdapat

struktur kalimat yang tidak sesuai standar baku, misalnya kalimat yang tidak sesuai dengan struktur S+P(+O+K), atau S+Verb(+O+A).

Silakan periksa apakah masih ada paragraf-paragraf yang hanya

(53)

BEBERAPA HAL PENTING TENTANG

PENILAIAN

Jika jurnal pada terbitan tahun terakhir lebih

baik trend-nya dibanding tahun sebelumnya,

maka

jurnal akan dipertimbangkan diberi

apresiasi dan dinilai baik

.

Jika jurnal pada terbitan tahun terakhir lebih

tidak baik trend-nya dibanding tahun

(54)
(55)

Referensi

Dokumen terkait

“Pola pemberdayaan yang ingin diwujudkan dalam bantuan Program Desa Mandiri Anggur Merah ini sudah sangat

Banyak pengaruh yang diberikan majelis ta‟lim kepada jama‟ahnya di antaranya; pengaruh dari aspek pendidikan keagamaan, yaitu majelis ta‟lim dapat menjadi tempat

Perawat harus mampu memberikan pendidikan kesehatan pada pasien dan keluarga dalam hal pencegahan penyakit, pemulihan dari penyakit, menyusun program Health

Sesuai dengan latar belakang dan rumusan masalah, tujuan dari pengembangan perangkat lunak ini adalah untuk mewujudkan pengembangan perangkat lunak Magic Profile

Nilai Maksimal Jurnal Ilmiah Nilai Akhir yang Diperoleh International/ International Bereputasi* Nasional Terakreditasi Nasional/ Nasional terindeks di DOAJ, CABI,

Berdasarkan data pengamatan dan hasil sidik ragamdiketahui bahwaperlakuan pemberian bahan organikkompos kacang tanah dan mucuna pada beberapa varietas kentang yang

Determine the Public Accounting Firm Purwantono, Sungkoro &amp; Surja to audit the Consolidated Financial Statements of the Company and Annual Partnership and Community