• Tidak ada hasil yang ditemukan

7. Sosial Budaya Masyarakat, Bahasa, Musik, dan tarian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "7. Sosial Budaya Masyarakat, Bahasa, Musik, dan tarian"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT:

Bangsa Melayu yang tinggal di Kepulauan Riau dikenal karena keramahan dan kehangatannya. Seiring dengan berkembang pesatnya perekonomian Kepulauan Riau, banyak orang yang mencoba peruntungan di sini dan terjadi interaksi berbagai macam suku, budaya, ras, dan bangsa.

Suku bangsa yang terdapat di Provinsi Kepulauan Riau adalah Melayu, Bugis, Jawa, Arab, Tionghoa, Padang, Batak, Sunda dan Flores. Keberagaman sosial budaya masyarakat telah membentuk tatanan masyarakat yang harmonis, kehidupan beragama berlangsung rukun dan damai di seluruh penjuru Provinsi Kepulauan Riau.

Bangsa Melayu yang tinggal di Kepulauan Riau dikenal karena keramahan dan kehangatannya. Seiring dengan berkembang pesatnya perekonomian Kepulauan Riau, banyak orang yang mencoba peruntungan di sini dan terjadi interaksi berbagai macam suku, budaya, ras, dan bangsa.

BAHASA

Bahasa yang dipakai adalah bahasa resmi yaitu Bahasa Indonesia dan ada juga yang menggunakan bahasa Melayu. Bahasa Melayu Riau mempunyai sejarah yang cukup panjang, karena pada dasarnya Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu.

Pada Zaman Kerajaan Sriwijaya, Bahasa Melayu sudah menjadi bahasa internasional Lingua franca di kepulauan Nusantara. atau sekurang-kurangnya sebagai bahasa perdagangan di Kepulauan Nusantara.

Pada zaman dahulu ada beberapa alasan yang menyebabkan Bahasa Melayu menjadi bahasa resmi digunakan, yaitu:

• Bahasa Melayu Riau secara historis berasal dari perkembangan Bahasa Melayu semenjak berabad-abad yang lalu. Dan sudah tersebar keseluruh Nusantara.

• Bahasa Melayu Riau sudah dibina sedemikian rupa oleh Raja Ali Haji.

• Bahasa Melayu Riau sudah banyak publikasi, berupa buku-buku sastra, buku-buku sejarah dan agama baik dari zaman Melayu klasik maupun dari yang baru.

(2)

Musik Melayu Kepulauan Riau dan musik yang berkembang oleh masyarakat Kepulauan Riau mencakup Musik Melayu dalam bentuk Langgam atau Senandung, Musik Ioget, Musik Zapin, Musik Silat, Musik Inang, Musik Ghazal, Musik Boria, Musik Mak Yong, Musik Mendu, Musik Lang-lang Buana, Musik Bangsawan, Musik Barongsai, Musik Gamelan yang dulunya berkembang istana Daik Lingga dengan sebutan Musik Tari Ioget Lingga, Musik Randai, Musik Dul Muluk, Musik Tari Inai, Musik Kompang, Musik Berdah, Musik Rebana, Musik Kasidah, Musik Nobat yang bisa digunakan pada acara ritual kerajaan di Riau Lingga, Musik Boria, Musik Kuna kepang, Musik Wayang cecak, Musik Randai, Musik Angklung, Musik Manora, Musik Keroncong, dan lainnya

TARIAN

Referensi

Dokumen terkait

Adapun latar belakang penelitian ini bahwa Rapai di Aceh merupakan media dalam bentuk kesenian yang digunakan oleh masyarakat Aceh dengan memilih menggunakan bahasa Aceh

Nyanyian Io-io Pada Masyarakat Karo Singalur Lau (Studi Terhadap Bentuk Musik, Fungsi dan Makna).. Fakultas Bahasa

Pendidikan tinggi tidak dapat hanya menjadi penonton atau mungkin sebagai pengkritik kejadian-kejadian sosial yang hidup dan berkembang dalam masyarakat..

Kajian ini juga dapat memperjelas bentuk bahasa halus yang wujud dan tahap penggunaannya dalam masyarakat Melayu Sarawak dan Iban, selain memaparkan latar budaya

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan bentuk variasi yang ditemukan dalam iklan layanan masyarakat berjumlah enam belas kata yang mencakup variasi bahasa gaul, vulgar,

Makna dari bentuk setiap tanjak pada masyarakat Melayu di Kabupaten Siak Provinsi Riau ini memiliki filsafah yang berbeda-beda seperti (a) Tanjak Dendam tak sudah

Kearifan Lokal Masyarakat Melayu di Provinsi Riau dalam Pengelolaan dan Pelestarian Sumber Daya Ikan dalam Perspektif Hukum Indonesia Bentuk kearifan lokal masyarakat

Dalam penelitian ini juga ditemukan dampak perubahan musik arak-arakan terhadap sosial budaya masyarakat Pauh V saat ini adalah adanya perubahan pada gaya hidup, terbentuknya