• Tidak ada hasil yang ditemukan

ta te 0801385 chapter3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ta te 0801385 chapter3"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN

3.1.Perancangan

Dalam pembuatan suatu alat atau produk perlu adanya sebuah rancangan

yang menjadi acuan dalam proses pembuatanya, sehingga kesalahan yang

mungkin timbul dapat ditekan dan dihindari.

3.1.1 Tujuan Perancangan

Tujuan dari perancangan perangkat ini adalah untuk mewujudkan gagasan

dan didasari oleh teori serta fungsi dari dasar rangkaian elektronika yang telah

ada, untuk kemudian dipadukan dan dengan sedikit modifikasi sehingga

menghasilkan alat yang sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan, dan adapun

tujuan dari perencanaan pembuatan alat adalah:

1. Menentukan deskripsi kerja dari alat yang direncanakan

2. Menentukan komponen-komponen yang diperlukan

3. Sebagai pedoman dalam pembuatan alat

4. Mengatur tata letak komponen yang digunakan

5. Meminimalisir kesalahan dalam proses pembuatan

(2)

3.2 Deskripsi Keran Air Minum Otomatis

3.2.1 Spesifikasi Keran Air Minum Otomatis

Spesifikasi menjadi batasan dan acuan dalam perancangan Keran Air Minum

Otomatis, dan adapun spesifikasi Keran Air Minum Otomatis adalah sebagi

berikut:

1. Gelas terisi air minum secara otomatis

2. Pergerakan Pompa berdasarkan output dari sensor cahaya

3. Sensor cahaya yang digunakan LDR.

4. Pengguanaan LED untuk menerangi sensor cahaya

5. Rangka badan keran air terbuat dari plastic acrylic

6. Pompa Air menggunakan daya sebesar 5 Watt

7. Tegangan sumber sebesar 220 Volt AC.

3.2.2 Sistem Kerja Rangkaian Keran Air Minum Otomatis

Untuk dapat merealisasikan sistem tersebut dibutuhkan Sensor cahaya.

sensor peka cahaya berada di bawah tempat penyimpanan gelas minum, ketika

gelas tidak ada maka cahaya yang diterima oleh sensor cahaya akan terang dan

jika gelas berada ditempat penyimpanan gelas maka sensor cahaya akan tertutup

dan cahaya yang diterima sensor cahaya akan gelap. kondisi terang dan gelap dari

sensor peka cahaya tersebut diasumsikan sebagai hasil untuk menggerakan dan

tidak menggerakan pompa.

Sebagai sensor peka cahaya digunakan sensor peka cahaya (LDR), sensor

(3)

penyimpanan gelas maka air akan secara otomatis mengisi gelas air minum dan

akan berhenti mengisi gelas ketika gelas diangkat dari tempat penyimpanan gelas.

LED berfungsi sebagai pemberi cahaya yang terang ketika tempat

penyimpanan Keran air minum otomatis berada diruangan gelap. LED ini akan

menyinari sensor cahaya. dengan demikian ketika mendapatkan kondisi ruangan

yang gelap maka sensor cahaya ini tetap tidak terpengaruh oleh kondisi ruangan

yang gelap karena sensor cahaya selalu diterangi oleh LED.

Secara keseluruhan realisasi sistem ini ditunjukkan seperti gambar

[image:3.595.115.531.243.547.2]

dibawah ini:

Gambar 3.1 Diagram Blok Sistem Kerja Keran Air Minum otomatis

3.3Perancangan dan Pembuatan Keran Air Minum Otomatis

Rangkaian dibuat untuk menggerakan Pompa dengan Pompa Air . Rangka

yang dibuat berbahan dasar acrylic dengan berat keseluruhan sebesar 2Kg.

Gambar dari rangka keran air minum otomatis dapat dilihat pada gambar dibawah

(4)
[image:4.595.123.490.105.552.2]

Gambar 3.2 Keran Air Minum Otomatis

3.3.1 Sistem Rangkaian Sensor Peka cahaya

Pada alat ini menggunakan sensor peka cahaya LDR yang dipasang

sebagai penerima datangnya cahaya, dimana sensor tersebut diletakan dibawah

rangka tempat penyimpanan gelas air minum.

Pada kondisi sebuah sensor tidak terkena cahaya maka pompa akan

mengalirkan air ke gelas yang berada ditempat penyimpanan air dan apabila

sensor mendapatkan cahaya terang maka pompa akan berhenti mengalirkan air.

Pada aplikasinya sensor tersebut dihubungkan dengan rangkaian sensor

peka cahaya pada papan rangkaian keran air minum otomatis. Berikut ini adalah

(5)
[image:5.595.118.502.108.537.2]

Gambar 3.3 Skematik Posisi dan Sistem Rangkaian Sensor

Berdasarkan prinsip kerja LDR dimana pada kondisi mendapatkan cahaya

maka tahanannya turun, sehingga dengan metode rangkaian diatas pada LDR

yang mendapatkan kuat cahaya terbesar maka tegangan yang dihasilkan adalah

tertinggi.

Tegangan keluaran LDR terhubung dengan rangkaian keran air minum

otomatis. Logika keluaran rangkaian inilah yang digunakan sebagai sinyal

informasi bagi rangkaian keran air minum otomatis untuk menggerakkan pompa

air dan megalirkan air ke tempat penyimpanan gelas tersebut.

Dengan demikian pompa akan bergerak untuk mengalirkan air jika LDR

(6)

LDR

PROSES LAGI

END START

YES

NO

YES

NO Motor

bergerak

Motor berhenti

Gambar 3.4 Diagram Alir Rangkaian Keran Air Minum Otomatis

3.3.2 Sistem Rangkaian Pompa Air

Pada alat ini menggunakan Pompa Akuarium yang dipasang untuk

mengalirkan air tempat penyimpanan gelas, dimana pompa tersebut diletakan

didalam tempat penyimpanan air minum.

Untuk menggerakan pompa air dibutuhkan tegangan sumber sebesar

220Volt-240Volt. Pompa akan bekerja jika kondisi rangkaian sensor terkena

[image:6.595.125.481.145.556.2]
(7)

penyimpanan air dan apabila sensor tidak mendapatkan cahaya terang maka

pompa mengalirkan air ketempat penyimpanan gelas.

Pompa yang digunakan untuk megalirkan dari tempat penyimpanan air

adalah pompa air yang memiliki spesifikasi sebagai berikut :

1. Sumber tegangan : 220-240Volt

2. Daya kerja : 5Watt

3. Ukuran : 50mmx50mmx70mm

[image:7.595.122.464.226.540.2]

4. Berat : 500 Gram

(8)

Berikut ini adalah gambar pompa air yang berfungsi untuk mengalirkan air

[image:8.595.121.462.194.500.2]

ke tempat penyimpanan gelas:

Gambar 3.6 Pompa Air

3.3.3 Power Supply

Tegangan kerja rangkaian keran air minum otomatis didapatkan dari

sumber listrik sebesar 220Volt sedangkan untuk lampu LED didapatkan dari

Gambar

Gambar 3.1  Diagram Blok Sistem Kerja Keran Air Minum otomatis
Gambar 3.2 Keran Air Minum Otomatis
Gambar 3.3  Skematik Posisi dan Sistem Rangkaian Sensor
Gambar 3.4  Diagram Alir Rangkaian Keran Air Minum Otomatis
+3

Referensi

Dokumen terkait

gambar biner, mencari titik koordinat akhir dan percabangan dari citra skeleton atlet jalan cepat, mengelompokkan titik koordinat percabangan dan akhir dan di

Profesionalisme merupakan cermin dari kemampuan (competensi) yaitu memiliki pengetahuan (knowledge) dan keahlian (skill) dalam mengerjakan pekerjaan yang ditanggung

Pada Gambar 5 menunjukkan grafik nilai tegangan von Mises yang diambil pada posisi 1 dan 2 yang terletak pada sisi struktur rangka bus yang terkena beban pendulum

Perbaikan lengas tanah pada awal pertumbuhan berpengaruh nyata terhadap daya tumbuh dan tinggi tanaman umur 21 HST, akan tetapi pada saat panen tidak berbeda nyata, selanjutnya

Oleh karena itu pada Tugas Akhir ini dirancang sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat membantu dalam memilih objek wisata pantai di Kota Ranai... Dalam memilih dan

Berdasarkan simulasi dan hasil perhitungan yang dilakukan, maka dapat ditentukan jumlah tahap reaktif, rectifying, dan stripping, serta letak ekstraktan masuk yang

Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan,

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM.. in Urban Infrastructure Mgmt.. Building for Establish of a Comp.. Diseases Control Proj.. Angka di akhir Tanggal penutupan menunjukkan jumlah