KAJIAN SUSUT PASCA PANEN DAN PENGARUH KADAR AIR GABAH TERHADAP MUTU BERAS GILING VARIETAS CIHERANG
Teks penuh
Dokumen terkait
Untuk proses penggilingan, pengeringan dilakukan sam- pai kadar air sekitar 13-14%, karena pada kadar air tersebut akan memberikan mutu beras giling yang baik (Ridwan Thahir,
Sedangkan kenaikan hasil terhadap pemupukan rekomendasi NPK (R) adalah berkisar antara 12,35-17,06%, (3) Pemberian Boom Padi meningkatkan densitas gabah, redemen beras giling
Penanganan pasca panen padi dengan menggunakan Rice Milling Unit (RMU) memperhatikan kualitas gabah yang akan digiling, sehingga menghasilkan beras bersih, putih,
Terlihat bahwa ada perbedaan mutu gabah varietas Cisokan dari hasil dua petani yang diuji baik dari variabel kadar air, kotoran/hampa, butir biji terserang clan berat 1000
Untuk proses penggilingan, pengeringan dilakukan sam- pai kadar air sekitar 13-14%, karena pada kadar air tersebut akan memberikan mutu beras giling yang baik (Ridwan Thahir,
Hasil analisis data menunjukkan adanya interaksi antara kedua faktor percobaan pada variabel persentase kadar air beras, rendemen giling, butir gabah, butir kapur patah,
Peralatan dan sistem penanganan pasca panen padi per- lu t e n s dikembangkan dan diperbaiki agar menghasilkan beras dengan mutu yang baik dan jumlah susut yang minimum
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap penggilingan beras HR di desa Kutagandok, dapat dibandingkan besarnya rendemen dan susut penggilingan untuk varietas padi