• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN &

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN &"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN

&

ASUMSI DALAM PROYEKSI

ASUMSI DALAM PROYEKSI

(2)

Proyeksi Laporan Keuangan

• Proyeksi Laporan keuangan merupakan bentuk dari perencanaan keuangan.

• Proyeksi akan memudahkan perusahaan melihat apa yang terjadi beberapa tahun yang akan datang.

• Jenis dimensi proyeksi: – Waktu

– Waktu

• Jangka pendek satu tahun atau kurang • Jangka panjang  dua tahun atau lebih

– Satuan proyeksi

• Proyeksi untuk tiap unit atau bagian organisasi • Proyeksi untuk setiap spesifik poyek

(3)

Proyeksi Laporan Keuangan

• Proyeksi laporan keuangan biasanya dibuat dalam beberapa skenario

• Skenario sering juga disebut juga analisis sensitivitas.

• Skenario yang biasanya digunakan dalam • Skenario yang biasanya digunakan dalam

penyusunan proyeksi :

– Kondisi buruk / worst case – Kondisi normal/ Normal case – Kondisi terbaik / best case

• Untuk masing-masing kondisi tersebut dibuat

(4)

Proyeksi

• Kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang yang

dilakukan pada saat sekarang

• Harus mengetahui data masa lalu dan kondisi • Harus mengetahui data masa lalu dan kondisi

yang terjadi di masa lalu

• Dalam melakukan proyeksi berdasarkan data masa lalu harus diingat, bahwa di masa datang kondisi yang akan terjadi belum tentu sama

(5)

Bagaimana Proses Penyusunan

Proyeksi

• Interaksi

– Proyeksi dibuat dengan mengkombinasikan antara proposal investasi dan pilihan pendanaan yang digunakan

• Pilihan alternatif / Options

– Proyeksi dibuat dengan memberikan kesempatan perusahaan untuk – Proyeksi dibuat dengan memberikan kesempatan perusahaan untuk

menentukan beberapa alternatif pilihan berdasarkan skenario yang telah ditentukan.

• Kelayakan / Feasibility

– Proyeksi harus dibuat dengan pertimbangan akal sehat dan sesuai dengan kondisi dan kemampuan perusahaan

• Hindarkan kejutan / Avoiding Surprises

(6)

Sumber Data

• Laporan keuangan

– Neraca

– Laporan laba rugi – Arus kas

– Catatan atas laporan keuangan – Catatan atas laporan keuangan

• Kondisi konsumen dan pasar secara umum, kondisi budaya/tradisi - asumsi

• Kondisi makroekonomi - asumsi • Regulasi

• Target jangka pendek dan jangka panjang perusahaan secara spesifik

(7)

Proyeksi Laporan Keuangan

1. Proyeksi penjualan

2. Pro forma laporan keuangan

3. Kebutuhan asset

3. Kebutuhan asset

4. Kebutuhan pendanaan

(8)

Proyeksi Penjualan

• Semua perencanaan keuangan membutuhkan proyeksi penjualan karena penjualan merupakan titik awal aktivitas perusahaan.

• Tidak ada pengetahuan yang sempurna untuk memastikan jumlah penjualan di masa

mendatang karena dipengaruhi oleh: memastikan jumlah penjualan di masa mendatang karena dipengaruhi oleh:

– ketidakpastian ekonomi

– Pola konsumsi masyarakat yang terkadang berubah – Perkembangan teknologi

– Perubahan regulasi

• Setiap perusahaan memiliki sensifitas berbeda terhadap perubahan lingkungan yang terjadi

(9)

Laporan Proforma

• Berisikan tentang proyeksi atas :

– Neraca

– Laporan laba rugi

– Proyeksi penambahan asset yang diperlukan – Proyeksi penambahan asset yang diperlukan – Proyeksi penambahan dana untuk memenuhi

(10)

Kebutuhan Aset

• Proyeksi keuangan menjelaskan tentang

kebutuhan atas tambahan aset untuk

mendukung proyeksi yang telah dibuat.

• Peningkatan penjualan juga harus

(11)

Kebutuhan Pendanaan

• Proyeksi keuangan akan memasukkan jumlah kebutuhan dana yang digunakan untuk

mencapai pertumbuhan penjualan dan target laba yang telah ditetapkan

• Kebijakan dividen dan struktur pendanaan • Kebijakan dividen dan struktur pendanaan

perusahaan akan mempengaruhi jumlah dana yang dibutuhkan.

• Jika tidak ada dana baru yang diharapkan dapat diperoleh melalui utang, maka perusahaan

harus mempertimbangkan untuk menerbitkan tambahan saham atau jenis pendanaan lainnya.

(12)

Kelemahan

Kesesuaian target beberapa proyeksi membutuhkan

penyesuaian variabel lain. Fungsi variabel lain sebagai prasyarat, sehingga untuk memastikan bahwa proyeksi akan tercapai maka variabel tersebut harus dipenuhi. akan tercapai maka variabel tersebut harus dipenuhi. Misal, Penjualan, biaya dan laba diproyeksikan akan naik sebesar a%. Perusahaan menginginkan

pertumbuhan aset dan utang sebesar b%. Kondisi tersebut hanya dapat dimungkinkan jika perusahaan

menetapkan variabel lain. Misal kondisi tersebut hanya dapat dicapai jika perusahaan jika modal bertambah c%.

(13)

Asumsi dalam Proyeksi

• Proyeksi tidak dapat dibuat jika tidak

ditentukan asumsi:

– Kondisi lingkungan  ekonomi

– Kondisi yang diharapkan berdasarkan – Kondisi yang diharapkan berdasarkan

evaluasi

– Hubungan antar variabel berdasarkan data-data historis

(14)

Langkah dalam menyusun

Pro Forma Balance Sheet:

1. Tentukan korelasi item-item dalam neraca

terhadap penjualan  hitung dalam

prosentase.

2. Kalikan prosentase tersebut dengan proyeksi penjualan untuk mendapatkan nilai item-item penjualan untuk mendapatkan nilai item-item dalam neraca pada tahun proyeksi.

3. Jika tidak terdapat korelasi antara item dalam neraca dengan penjualan maka nilai dalam neraca tahun sebelumnya dianggap sama dengan tahun proyeksi.

(15)

Langkah dalam menyusun

Pro Forma Balance Sheet:

4. Hitung proyeksi retained earnings dengan rumus

Present retained earnings + Projected net income – Cash dividends Projected retained earnings

5. Tambahan asset untuk mendukung proyeksi penjualan yang ditetapkan. Utang dan modal ditentukan dengan melihat perbedaan antara total asset dan pendanaan yang telah tersedia. Jika perubahan modal telah

ditetapkan maka perusahaan dapat menghitung tambahan dana dari kreditur.

6. Hitung EFN (External Fund Needed)

(16)

CONTOH

• PT. Rosana berencana untuk membeli mesin

baru/ Mesin tersebut dapat meningkatkan

penjualan dari 20 milyar menjadi 22 milyar

(10%).

(10%).

• Perusahaan menetapkan asumsi bahwa aset

dan utang akan berubah sejalan dengan

pertumbuhan penjualan. Profit margin

sebesar 10% dan dividend-payout ratio 50%.

• Bagaimana proyeksi Neraca Perusahaan?

(17)

Contoh

Current Balance Sheet Pro forma Balance Sheet

(millions) Explanation Current assets $6 $6.6 30% of sales Fixed assets $24 $26.4 120% of sales Total assets $30 $33 150% of sales

(millions)

Short-term debt $10 $11 50% of sales Long-term debt $6 $6.6 30% of sales Common stock $4 $4 Constant

Retained Earnings $10 $11.1 Net Income

Total financing $30 $32.7

(18)

Menentukan EFN dengan Metode Prosentase Penjualan

• Jumlah EFN untuk proyeksi 10% pertumbuhan penjualan

) 1 ( Sales) Projected ( ∆Sales Sales Debt Sales Sales Assets d p× × − − × − ∆ ×       5 . 1 30 $ Sales Assets = = ∆ ×     0.8 20 $ 16 $ Sales Debt = =    

p = Net profit margin = 0.10 d = Dividend payout ratio = 0.5

∆Sales = Projected change in sales = $2 million

5 . 1 20 $ Sales Sales ×∆ = =     0.8 20 $ Sales  = =  

(19)

Penentu Pertumbuhan

• Pertumbuhan merupakan bagian yang penting dalam membuat proyeksi

• Untuk mendukung pertumbuhan diperlukan tambahan aset. Tambahan aset akan dievaluasi dengan model capital

budgeting (NPV, payback period, IRR) budgeting (NPV, payback period, IRR)

• Untuk merekonsiliasikan hal tersebut maka pertumbuhan harus dianggap sebagai tujuan antara untuk mencapai nilai perusahaan yang tinggi.

• Jika perusahaan menerima project dengan NPV negatif,

tingkat pertumbuhan dapat tercapai tetapi pemegang saham justru akan mengalami penurunan nilai kekayaan.

(20)

Terdapat hubungan antara kemampuan perusahaan untuk berkembang dan kebijakan pendanaan, jika perusahaan tidak menambah saham atau pendanaan jangka panjangnya.

Sustainable Growth Rate dalam penjualan dapat dihitung dengan rumus :

Penentu Pertumbuhan

) 1 ( ) 1 ( d D p× − × +

T = ratio of total assets to sales

A good use of the sustainable growth rate is to compare a firm’s sustainable growth rate with their actual growth rate to determine if there is a balance between growth and profitability.

) 1 ( ) 1 ( ( ) 1 ( ) 1 ( 0 E D d p T E D d p S S + × − × − + × − × =

T = ratio of total assets to salesp = net profit margin on sales d = dividend payout ratio

(21)

Penggunaan Sustainable Growth Rate

• Kreditur dapat membandingkan tingkat

pertumbuhan aktual dengan sustainable

growth rate.

• Jika actual growth rate lebih tinggi

• Jika actual growth rate lebih tinggi

dibandingkan dengan sustainable growth

rate, perusahaan memiliki risiko tidak

memiliki dana, sehingga kreditur akan

menetapkan uang muka, perjanjian kredit

yang lebih ketat.

(22)

Meningkatkan

Sustainability Growth Rate

• Mengeluarkan saham baru

• Meningkatkan utang

• Mengurangi dividen payout ratio

• Meningkatkan profit margin

• Meningkatkan profit margin

• Mengurangi rasio kebutuhan asset



(23)

Kelemahan dalam

Model Proyeksi Keuangan

• Model Proyeksi Keuangan tidak mengindikasikan kebijakan keuangan mana yang paling baik, namun hanya menggambarkan beberapa alternatif kondisi

• Banyak simplifikasi dari keadaan sebenarnya sedangkan • Banyak simplifikasi dari keadaan sebenarnya sedangkan

keadaan sebenarnya dapat berubah menjadi hal yang tidak diduga sebelumnya

• Tanpa perencanaan jangka pendek perusahaan seperti dalam laut yang berombak tanpa kemudi untuk

pegangan. Perencanaan keuangan harus diterjemahkan dalam detail anggaran keuangan dan operasi.

(24)

Model Proyeksi

• Proyeksi keuangan berdasarkan proyeksi penjualan merupakan contoh proyeksi sederhana.

• Perusahaan dapat membuat proyeksi dengan lebih detail dengan memperhatikan:

– Target rasio-rasio keuangan untuk menentukan item-item dalam – Target rasio-rasio keuangan untuk menentukan item-item dalam

laporan keuangan

– Memperhatikan kapasitas sumber daya yang dimiliki seperti tenaga kerja, mesin, ruang kantor, peralatan.

– Tidak semua item dalam laporan keuangan memiliki hubungan linear dengan penjualan

– Target pertumbuhan dan efisiensi yang diinginkan oleh manajemen

(25)

Summary & Conclusions

• Perencanaan keuangan mengharuskan

perusahaan berpikir tentang masa depan dan menyusun proyeksi

• Penyusunan proyeksi meliputi

– Mengembangan model keuangan perusahaan – Mengembangan model keuangan perusahaan

– Menjelaskan skenario yang berbeda di masa mendatang dari kondisi terburuk sampai dengan kondisi terbaik.

– Menggunakan model untuk mengkonstruksi proforma laporan keuangan

– Menjalankan model dengan beberapa skenario yang berbeda (analisis sensitivitas)

(26)

Latihan

• Suppose this year’s sales will total

$32 million.

• Next year, we forecast sales of $40

million.

• Net income should be 5% of sales.

(27)

This year % of $32m Assets

Current Assets $8m 25% Fixed Assets $16m 50%

Total Assets $24m Liab. and Equity

Accounts Payable $4m 12.5% Accrued Expenses $4m 12.5% Notes Payable $1m n/a Notes Payable $1m n/a Long Term Debt $6m n/a

Total Liabilities $15m

Common Stock $7m n/a Retained Earnings $2m

Equity $9m

(28)

ext year % of $40m

Assets

Current Assets 10 25%

Fixed Assets 20 50%

Total Assets 30

Liab. and Equity

Accounts Payable 5 12.5%

Accrued Expenses 5 12.5%

Notes Payable 1 n/a

Long Term Debt 6 n/a

Long Term Debt 6 n/a

Total Liabilities 17

Common Stock 7 n/a

Retained Earnings 3 (40*5%*50%=1)+2

Equity 10

Total Liab. & Equity 27

(29)

Latihan A

• Sansar Company forecasts that sales next year will be $5,600. Assume long-term debt remains constant. What is the proforma Income Statement and Balance Sheet ?

• What is the value for external funds needed (EFN)?

Income statement Sales 5.600 $5,000 Cost of sales 3.920 3,500 Depreciation 800 800 Interest 200 200 Tax (35%) 238 175

funds needed (EFN)? – % COGS constant – Interest konstant – % div konstant Tax (35%) 238 175 Net income 442 $325 Dividends 17 130 Balance sheet

Current assets $850 Current liabilities $320 Net fixed assets 3,275 Long term debt 1,33

Equity 2,475 Total $4,13 $4,13

(30)

Latihan A

• Sansar Company forecasts that sales next year will be $5,600. Assume long-term debt remains constant. What is the proforma Income Statement and Balance Sheet ?

• What is the value for external funds needed (EFN)?

Income statement Sales 5.600 $5,000 Cost of sales 3.920 3,500 Depreciation 800 800 Interest 200 200 Tax (35%) 238 175

funds needed (EFN)? – % COGS constant – Interest konstant – % div konstant – 2,475+265=2.740 Tax (35%) 238 175 Net income 442 $325 Dividends 177 130 Balance sheet

Current assets $952 Current liabilities $358 Net fixed assets 2.475 Long term debt 1,330

+/+ CA 1.101 Equity 2.740 Total $3.427 $4.428

(31)

Latihan A1

• Assume that Sansar has sufficient excess capacity to support a sales level of $5,300 with no new fixed assets. What is the EFN for

projected sales of $5,600?

• Sansar believes that an industry slowdown is possible over the next year. In this case, sales growth will be 4%. What is the EFN? Assume no new fixed assets.

• Assuming that Sansar is operating at

Income statement Sales $5,00 Cost of sales 3,5 Depreciation 800 Interest 200 Tax (35%) 175

• Assuming that Sansar is operating at full capacity, what is the maximum sales increase, growth rate, possible before external financing is

required?

Tax (35%) 175 Net income $325 Dividends 130

Balance sheet

Current assets $850 Current liabilities $320 Net fixed assets 3,275 Long term debt 1,33

Equity 2,475 Total $4,13 $4,13

• assume that no new equity will be sold, the dividend payout is fixed, and the debt/equity ratio is fixed; what is Sansar's maximum sustainable growth rate? In answering, assume that the debt/equity ratio is based on total debt.

(32)

Latihan B

• Experience has shown that the Quahog Company’s sales are sensitive to the state of the economy. The company’s financial officer believes that sales will increase by 6% plus 1.5 times the expected change in GDP. Furthermore, the company’s financial planning staff have determined that current assets (CA), fixed assets (FA), current liabilities (CL), and net profit (NP) are related to sales by the following relationships. CA = $25,000 + .15 Sales

FA = $50,000 + .40 Sales CL = $5,000 + .05 Sales NP = .05 Sales

• Last year's balance sheet is shown below. Sales were $500,000. The firm's dividend payout ratio is 20%. Economic predictions suggest that next year GDP will increase by 4%. Calculate a pro forma balance sheet for Quahog. What is EFN, if the company assume no additional common stock issued?

Quahog balance sheet

Net working capital $100,00 Current liabilities $30,00

Fixed assets 150 Long term debt 70

Common stock 100

Retained earnings 50

(33)

Perencanaan

• Perencanaan dilakukan dengan

memperhatikan :

– Data-data historis dan kondisi pada saat data historis tersebut terjadi

historis tersebut terjadi

– Kondisi saat ini yang dihadapi perusahaan : kapasitas produksi, kemampuan karyawan – Asumsi-asumsi mengenai kondisi yang akan

terjadi

– Kondisi pasar, perekonomian, keamanan, politik dan sosial budaya

(34)
(35)

Asumsi

• Asumsi diperlukan dalam penyusunan

proyeksi laporan keuangan karena asumsi

tersebut merupakan kondisi prasyarat

suatu proyeksi dapat dibuat.

suatu proyeksi dapat dibuat.

• Tanpa sebuah asumsi maka suatu

proyeksi sulit untuk dibuat, karena terlalu

banyak kemungkinan yang dapat muncul.

• Asumsi : Menetapkan suatu kondisi

(36)

Kegunaan Asumsi

• Memudahkan penyusunan proyeksi atau

anggaran

• Dapat dijadikan alasan mengapa suatu

proyeksi atau anggaran tidak dapat

proyeksi atau anggaran tidak dapat

tercapai.

• Sinyal diperlukannya perubahan atas

anggaran yang telah dibuat.

• Analisis sensitivitas



dengan melakukan

perubahan dari asumsi

(37)

Bagaimana Menetapkan Asumsi

• Analisis Data historis

• Sumber informasi yang terpercaya: misal

informasi dari pemerintah, informasi

market analyst.

market analyst.

• Mendasarkan pada perekonomian global.

• Meminta seorang ahli untuk menetapkan

(38)

Jenis Asumsi

• Asumsi yang bersumber pada kondisi eksternal:

– Lingkungan ekonomi

– Persaingan dalam industri

– Konsumsi masyarakat, pertumbuhan penduduk – Kebijakan pemerintah

– Perubahan teknologi – Perubahan teknologi

• Asumsi hubungan antar variabel keuangan yang dihitung berdasarkan data-data historis

– Rasio-rasio keuangan

– Analisa vertikal dan horisontal

• Asumsi yang didasarkan pada target yang hendak dicapai

– Target pertumbuhan – Target efisiensi

(39)

Asumsi Ekonomi

Proyeksi secara eksplisit harus menyatakan lingkungan ekonomi yang diharapkan akan terjadi pada tahun proyeksi tersebut:

Tingkat suku bunga

Tingkat harga minyak bumi Tingkat pertumbuhan ekonomi Tingkat pertumbuhan ekonomi

Kondisi ekonomi dipengaruhi oleh kondisi politik seperti: Pemilihan umum  potensi perubahan regulasi

Pergantian kepala negara / daerah  potensi perubahan kebijakan pemerintah yang mempengaruhi perusahaan Tingkat sensitivitas perubahan ekonomi, politik terhadap perusahaan berbeda tergantung jenis perusahaannya.

(40)

Pertumbuhan ekonomi

• Pertumbuhan perekonomian

– Mempengaruhi pertumbuhan pendapatan dan konsumsi masyarakat.

– Setiap industri dan perusahaan memiliki koefisien korelasi yang berbeda-beda dengan pertumbuhan perekonomian

perekonomian

– Kebijakan pemerintah dalam pertumbuhan akan menentukan pertumbuhan pada sektor industri tertentu

– Perusahaan harus mengantisipasi perubahan

kebijakan perekonomian pemerintah terutama jika terjadi pergantian DPR, kepala pemerintah karena akan merubah orientasi kebijakan.

(41)

Asumsi Ekonomi

• Tingkat suku bunga SBI

– Mempengaruhi tingkat suku bunga deposito sehingga akan meningkat ekspektasi return untuk pemegang saham / cost of equity

– Suku bunga pinjaman  hanya proyek dengan – Suku bunga pinjaman  hanya proyek dengan

margin tinggi yang dapat didanai

– Mempengaruhi pertumbuhan ekonomi terutama jika SBI tinggi, ada kecenderungan tidak mau melakukan. – Sensitivitas perusahaan terhadap tingkat suku bunga

SBI dipengaruhi oleh struktur pendanaan perusahaan.

(42)

Contoh Asumsi

• Harga bahan bakar

– Dampak pengaruhnya luas

– Mempengaruhi harga barang-barang lain seperti listrik, biaya transport.

seperti listrik, biaya transport.

– Industri dan perusahaan dengan komponen biaya bahan bakar sangat tinggi

(43)

Faktor Demografi

• Setiap industri memiliki hubungan dengan

jumlah pemakai  jumlah penduduk.

• Pola konsumsi penduduk dapat berubah,

sehigga perusahaan harus mengantisipasinya dalam menentukan asumsi.

dalam menentukan asumsi.

• Program pemerintah dalam demografi dan tata kota harus diperhatikan karena dapat

(44)

Asumsi hubungan antar variabel

• Didasarkan pada analisis data historis.

• Data historis yang digunakan adalah data yang memiliki persitensi yang tinggi sehingga

pertumbuhan yang bersifat irreguler harus disesuaikan.

disesuaikan.

• Target rasio dapat menjadi asumsi, namun hal ini harus memperhatikan kemampuan sumber daya perusahaan.

• Faktor lingkungan harus dipertimbangkan dalam menentukan asumsi target rasio dan

(45)

Penyusunan Asumsi

Asumsi dalam menyusun proyeksi

didasarkan pada asumsi yang paling

umum sampai pada asumsi detail

1. Asumsi kondisi lingkungan (sebagai dasar 1. Asumsi kondisi lingkungan (sebagai dasar

menyusun asumsi detail)

2. Asumsi hubungan antar variabel dan rasio yang telah mempertimbangkan asumsi

kondisi lingkungan, data historis dan target manajemen

(46)

PT ABC

• Asumsi makro ekonomi 2008

– Pertumbuhan ekonomo 6,3% – Inflasi 6%

– Kurs rata-rata 9.200 – Suku bunga SBI 8% – Suku bunga SBI 8%

– Pertumbuhan industri makanan 12%

• Asumsi internal

– Pertumbuhan penjualan 20%

– Biaya operasional meningkat 5% dan marketing 10% – Biaya gaji meningkat 120% dari inflasi

– Kapasitas produksi pabrik masih mencukupi untuk peningkatan produksi.

(47)

Asumsi yang Bagus

Cukup rasional dan dikembangkan

berdasarkan data dan informasi yang

akurat.

Mempertimbangkan faktor-faktor

Mempertimbangkan faktor-faktor

eksternal dan internal perusahaan.

Mencerminkan kondisi yang ada

(48)

Referensi

Dokumen terkait

Batupasir di bagian bawah berwarna kelabu, berbutir kasar sampai halus, menyudut tanggung, sampai membulat tanggung, gampingan, serpihan, kadang-kadang bersifat lanauan,

Media pendidikan menurut Sadiman, dkk (2008: 6-7) mempunyai nilai-nilai praktis yaitu meletakkan dasar-dasar yang konkrit dari konsep yang abstrak sehingga mengurangi

INFORMACIJSKI SISTEM RADIJSKIH KOMUNIKACIJ V POLICIJI RS Mobilni radio je radijski sistem, ki omogoča uporabniku brezžično komunikacijo z drugimi uporabniki na terenu ali z

1! Infosys memilih membayar pemerintah sesuai ketentuan daripada memberikan suap kepada petugas pemerintah! i India% suap sangat memberikan pengaruh signifikan

Berikut jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi operasi SKPD A, baik jurnal financial maupun jurnal pelaksanaan anggaran pada pembukuan SKPD A:. 1 Jurna l Fi na ns ia l

Manfaat untuk keluarga pasien adalah keluarga mendapatkan informasi dan pemahaman tentang penyakit anak, penanganan, komplikasi dan prognosis anak sehingga keluarga

1) Bagi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tegal, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan dalam meningkatkan pelaksanaan supervisi akademik pengawas untuk

Urutan proses object diagram adalah pada Sistem Informasi Geografis Pemetaan Rumah Makan di Kabupaten Tanah Laut memiliki banyak mengelola di antaranya mengelola admin,