PERLINDUNGAN SATWA LANGKA DI PROPINSI JAWA TENGAH DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO. 5 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA - Unika Repository
Teks penuh
Dokumen terkait
Hambatan yang ditemui dalam memberikan perlindungan hukum Di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Merapi pelanggaran yang sering terjadi adalah kegiatan merumput yang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dalam upaya penegakan
Undang-undang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya yang bersifat nasional dan menyeluruh sangat diperlukan sebagai dasar hukum untuk mengatur perlindungan
Dari penelitian ini dapat ditarik simpulan bahwa pemberantasan kasus perniagaan satwa dilindungi seharusnya menjadi tanggungjawab bersama seluruh elemen masyarakat
Kendala-Kendala Yang Dihadapi Badan Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Barat Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Satwa Burung Paruh Enggang. Berdasarkan hasil
Daya Alam Hayati adalah unsur-unsur hayati di alam yang terdiri dari sumber3. daya alam nabati (tumbuhan) dan sumber daya alam hewani (satwa)
5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (selanjutnya disebut Undang-Undang KSDA) sebagai pengaturan yang menampung dan mengatur
Kawasan pelestarian alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan