• Tidak ada hasil yang ditemukan

Refleksi Pelaksanaan UU KIP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Refleksi Pelaksanaan UU KIP"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Alamsyah Saragih

[email protected]

Jakarta, 9 Maret 2012

(2)

PENGANTAR:

Transparansi dan

Kepercayaan Publik

(3)

[email protected]

58% 61% 80% 54% 64% 62% 62% 62% 66% 51% 61% 86% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100%

Global Asia-Pacific Indonesia

Business Government NGOs Media

Sumber:

Edelman Trust Barometer - 2011

(4)

[email protected]

UU No. 14 tahun 2008 tentang

Keterbukaan Informasi Publik

Operasionalisasi pasal 28F UUD 1945 hasil

Amandemen:

“Setiap orang berhak untuk berkomunikasi

dan memperoleh informasi untuk

mengembangkan pribadi dan lingkungan

sosialnya, serta berhak untuk mencari,

memperoleh, memiliki, menyimpan,

mengolah, dan menyampaikan informasi

dengan menggunakan segala jenis saluran

yang tersedia”

Prinsip dasar keterbukaan informasi publik

“Semua informasi yang dikuasai oleh badan

publik bersifat terbuka selain yang

(5)

[email protected]

Pengelolaan dan pelayanani informasi yang baik di

BADAN PUBLIK

5

Hak mengetahui pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik TRANSPARAN

1

Peranserta dalam pembuatan keputusan publik PARTISIPATIF

2

Penyelenggaraan Negara yang baik

dan dapat dipertanggung-jawabkan AKUNTABEL

3

MENGEMBANG-KAN ILMU

PENGETAHUAN

4

Mencerdaskan

Kehidupan Bangsa

Pasal 3 UU KIP

Apa tujuan keterbukaan informasi?

1. Bentuk PPID* 2. Buat SOP

3. Klasifikasikan Informasi 4. Siapkan SDM, dan 5. Gunakan infrastruktur

yang telah ada

(6)

Privat versus Publik

Semenjak UU KIP diberlakukan informasi

secara hukum dapat diperlakukan sebagai

barang,

apa implikasinya?

!

Tidak boleh digunakan oleh orang lain

kecuali diijinkan oleh pemiliknya.

Pelarangan untuk melindungi hak-hak

pribadi pemilik.

PRIVAT

PUBLIK

Boleh digunakan oleh semua orang selain

yang dilarang.

Pelarangan untuk melindungi kepentingan

bersama.

Tertutup

INF OR M ASI PRIV A T

Terbuka

INF O R M ASI PUB LI K

(7)

[email protected]

Kategori Informasi Publik

INFORMASI

PUBLIK

Terbuka

Dikecualikan

Berkala Serta Merta Tersedia Setiap Saat Berdasarkan Permintaan

Rahasia

Pribadi

Rahasia

Negara

Rahasia

Persaingan

Pasal 6 UU KIP

Pasal 17 UU KIP

• Proactive disclosoed: Informasi Berkala dan Serta Merta

• Proactive prepared: Informasi tersedia setiap saat

• By demand: Informasi berdasarkan permintaan (selain proactive disclosed, proactive prepared dan yang dikecualikan); batas waktu: 10 + 7 hk

(8)

[email protected]

Informasi diumumkan berkala

Deskripsi pada PERKI No.1 tahun 2010

1.1 Informasi yang berkaitan dengan Badan Publik

Informasi mengenai alamat dan kedudukan badan publik

Informasi mengenai struktur organisasi badan publik

Informasi tentang gambaran masing-masing satker di Badan

Publik

Informasi mengenai laporan harta pejabat di lingkungan Badan

Publik (Jika dikuasai oleh institusi, bukan pejabat)

1.2 Informasi mengenai kegiatan dan kinerja badan publik

Ringkasan anggaran berdasarkan program dan/atau kegiatan

badan publik

Informasi mengenai jadwal kegiatan dan capaian 6 bulanan

Siklus perencanaan dan penganggaran dan pelaksanaannya,

termasuk konsultasi publik atas draft regulasi (utk instansi

pemerintah)

Informasi perkembangan pelayanan khusus kepada masyarakat

(9)

[email protected]

… lanjutan

Informasi diumumkan berkala

1.3 Informasi mengenai laporan keuangan

Informasi rencana dan realiasasi anggaran

Informasi neraca

Informasi laporan arus kas dan catatan atas laporan

keuangan

Informasi daftar investasi dan aset

1.4 Informasi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan

lain

Rencana Pengadaan barang dan jasa

Layanan pengaduan masyarakat di dalam/di luar web

Regulasi terkait fungsi dan tugas Badan Publik

Peraturan internal yang dikeluarkan Badan Publik

SOP pelayanan informasi

SK PPID

(10)

[email protected]

Informasi tersedia setiap saat

Deskripsi pada PERKI No.1 tahun 2010

3.1 Daftar Informasi Publik

Nomor, nama dokumen dan ringkasan isi informasi

Satuan kerja yang menguasai, waktu pembuatan informasi

Jangka waktu penyimpanan arsip

3.2 Informasi mengenai keputusan, peraturan dan/atau kebijakan

badan publik

Dokumen yang telah diterbitkan (termasuk dokumen turunannya)

Dokumen pendukung (naskah akademik, rancangan awal dan risalah

pembahasan)

3.3 Rencana kerja proyek dan pengeluaran tahunan Badan Publik

Dokumen lengkap RKA-KL

Dokumen lengkap DIPA-KL

3.4 Perjanjian Badan Publik dengan Pihak Ketiga

MOU dengan pihak lain

(11)

[email protected]

3.5 Informasi/kebijakan yang disampaikan dalam pertemuan

umum

Release

Informasi tertulis pendukung

3.6 Prosedur Kerja Pegawai Badan Publik yang berkaitan

dengan layanan masyarakat

SOP Pelayanan

Pihak yang bertanggung jawab untuk melayani

3.7 Laporan Pelayanan Akses Informasi

Informasi yang diminta

Status layanan (berdasarkan tahapan)

(12)

Monitoring

(13)

[email protected]

Monitoring Implementasi UU KIP

Ada 5 Objek monitoring pelaksanaan UU KIP:

Pembentukan PPID di Badan Publik

Pembentukan Komisi Informasi (Pusat dan Provinsi)

Publikasi Informasi yang wajib disedikan Berkala (Pasal 9 UU KIP)

Ketersediaan Dokumen yang memuat Informasi Tersedia Setiap Saat

(Pasal 11 UU KIP)

Kinerja Penyelesaian Sengketa Oleh Komisi Informasi

Ketersediaan laporan kinerja pelayanan informasi

Agenda tahun 2011

:

Monitoring pembentukan PPID

Pembentukan KI Propvinsi

Monitoring publikasi informasi berkala

(14)

1. Informasi Terkait Badan

Publik

2. Informasi mengenai kegiatan

dan kinerja Badan Publik

terkait

3. Informasi mengenai laporan

keuangan

4. Informasi lain yang diatur

dalam peraturan

perundang-undangan

5 jenis informasi

5 jenis informasi

3 jenis informasi

7 jenis informasi

(0.2)

(0.2)

(0.2)

(0.4)

UU No. 14/2008

(Pasal 9 informasi Berkala)

PERKI No.1/2010

SHARE

(0=tidak tersedia; 1=tidak lengkap; 2=lengkap)

X 100

0 - 100

NILAI AKHIR

Metode

Kelengkapan untuk 1 jenis Informasi

i

---

Total Jenis Informasi

i

X

(SHARE)

=

i=

1

4

(15)

Hasil Monitoring

tahun 2011

(16)

[email protected]

Tingkat Kepatuhan Badan Publik Terhadap UU KIP (2011)

Baru 9 Kementerian/Lembaga dan 7 Provinsi yang mencapai skor di atas 50% untuk kategori

proactive disclosure.

PPID di Kementerian/Lembaga baru mencapai 27 % dan di tingkat provinsi 39%.

!

Perkembangan Pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) per 15 Februari 2012: • Tngkat Kementerian 24/34 = 71% • Tingkat Lembaga: 29/129 = 22% • Tngkat Provinsi: 13/33 = 39% • Tngkat Kabupaten: 47/398 = 12% • Tngkat Kota: 12/93 = 13%

Bagaimana dengan:

Perguruan Tinggi,

BUMN

,

Parpol

,

NGO

(17)

[email protected]

Beberapa Pelajaran Penting

KIP vs Korupsi: pencegahan Yes, pemberantasan No!

Kebebasan Informasi dalam transisi: Anarkis

Trial

by Media

Pengadilan/Tribunal.

Abuse (penyalah gunaan hak dan kewenangan)

dapat dilakukan oleh pejabat maupun oleh

pemohon informasi.

Mengatasi kekeliruan persepsi terhadap jurnalis

(MOU KIP dan Dewan Pers).

(18)

Referensi

Dokumen terkait

• Informasi berdasarkan permintaan adalah seluruh informasi publik yang terbuka (tidak dikecualikan) selain informasi yang harus diumumkan secara berkala, serta-merta, dan

pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan opini dan aspirasi publik dilingkup pemerintah daerah, pengelolaan informasi untuk mendukung kebijakan nasional dan pemerintah

Informasi tentang peraturan keputusan dan/ Kebijakan yang dikeluarkan oleh badan publik. Informasi tentang hak dan tata cara Memperoleh

 Tugas, kewajiban, dan kewenangan PPID tersebut dapat dijadikan sebagai acuan penilaian tentang siapa yang akan menjabat sebagai PPID dalam badan publik.  Juknis juga

Dalam prakteknya, ketika ada permohonan informasi dari masyarakat, aparat pemerintah biasanya mengatakan bahwa informasi yang dimiliki badan publik pemerintah adalah

 Menjamin hak setiap warga masyarakat Sulawesi Barat pada khusunya untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik, dan proses pengambilan

Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik dilakukan guna mengetahui pelaksanaan keterbukaan informasi di Badan Publik sebagaimana amanah dalam Undang-Undang Nomer

o Uji Konsekuensi dilakukan hanya terhadap ketentuan Pasal 17 UU KIP, harus dilakukan secara seksama dan penuh ketelitian sebelum dinyatakan informasi publik tertentu