BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA. A. Pengertian Kerukunan dan Kerukunan Umat Beragama
Teks penuh
Dokumen terkait
Hubungan antar pemeluk umat beragama akan dapat terjalin dengan baik, jika masing-masing memiliki sikap keterbukan untuk menerima pihak lain atau orang berlainan agama
Jadi, Pada acara-acara perayaan tertentu yang diadakan oleh pemeluk agama yang lain yang sekiranya warga yang lain biasa membantu meskipun berbeda keyakinan,
beragama yang terdiri dari pemuka agama dan tokoh masyarakat. Dalam mempertahankan toleransi umat beragama FKUB Kota Batam juga. mengalami beberapa hambatan-hambatan seperti
Di dalam kehidupan masyarakat Indonesia dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dan antara penganut kepercayaan yang berbeda
Untuk menuju kerukunan umat beragama selalu diiringi dengan beberapa faktor-faktor penghambat, ada yangbersinggungan secara langsung dengan masyarakat, ada pula
Kerukunan antar umat beragama dalam pandangan Islam (seharusnya) merupakan suatu nilai yang terlembagakan dalam masyarakat Islam mengajarkan bahwa agama Tuhan
Pengertian toleransi ada yang ditafsirkan secara negatif dan ada yang positif.. membiarkan dan tidak meyakini atau tidak mengganggu agama lain/kelompok lain. Namun bagi
Dalam GBHN dan Program Pembangunan Nasional PROPENAS tahun 2000, dinyatakan bahwa sasaran pembangunan bidang agama adalah terciptanya suasana kehidupan beragama dan kepercayaan