PENETAPAN KINERJA
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
KABUPATEN :
MALANG
TAHUN
:
2013
MISI 1
:
Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan Nilai-nilai
Agama, Adat-istiadat dan Budaya
Tujuan
:
Terwujudnya Masyarakat yang Berakhlak Mulia dan
Berkesholehan Sosial
SASARAN INDIKATOR SASARAN TARGET
Meningkatnya peran lembaga/tokoh agama, pendidikan keagamaan dan sosial budaya dalam pembinaan umat dan kemasyarakatan
1. peran masyarakat dalam pembangunan yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan
pembangunan
a.
meningkatnya peran tokoh agama dan masyarakat dalampembangunan 2. jumlah konflik antar umat
beragama dan kasus sara
b.
tidak terjadinya konflik dan kasus SARA dan tetap terjaganya kondisi kondusif kerukunan masyarakat.PENETAPAN KINERJA
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
Misi 2
:
Mewujudkan Pemerintahan Good Governance (Tata Kelola
Kepemerintahan yang Baik), Clean Government (Pemerintah
yang Bersih), Berkeadilan, dan Demokratis
Tujuan :
Meningkatnya kualitas pelayanan pemerintah.
SASARAN INDIKATOR SASARAN TARGET
Semakin kuatnya kelembagaan SKPD dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
1. rasio jumlah PNS terhadap jumlah penduduk
a.
rasio jumlah PNS terhadap jumlahpenduduk 1 : 125
2. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
b. meningkatnya Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 3. kasus pengaduan
masyarakat
c. menurunnya kasus pengaduan masyarakat
PENETAPAN KINERJA
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
Misi 3
:
Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM
Tujuan
:
Terwujudnya Kesadaran dan Tertib Hukum Masyarakat.
SASARAN INDIKATOR SASARAN TARGET
Terbangunnya sistem informasi dan komunikasi publik serta terlaksananya sosialisasi dan deseminasi produk hukum.
1. Rasio Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
a.
Rasio Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 1: 8002. Rasio Pelanggaran Hukum/Hak Asasi Manusia (HAM)
b. menurunny a kasus pelanggaran hukum
PENETAPAN KINERJA
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
Misi 4
:
Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib, dan
Damai
Tujuan
:
Terwujudnya kondisi masyarakat yang aman, tertib dan
damai.
SASARAN INDIKATOR SASARAN TARGET
Terciptanya Sistem Pengamanan Swakarsa dan Kerjasama Pengamanan dengan Aparat Keamanan.
1. Rasio Angka Kriminalitas
a.
Rasio Angka Kriminalitas 1 : 34.0002. Presentase
pamswakarsa (kelompok Linmas aktif)
b.
Persentase pamswakarsa (kelompokLinmas aktif) 68%
PENETAPAN KINERJA
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
Misi 5
:
Mewujudkan peningkatan ketersediaan dan kualitas
infrastruktur
Tujuan
:
Meningkatnya ketersediaan, kuantitas maupun kualitas
infrastruktur kebinamargaan,
pengairan dan
keciptakaryaan/permukiman serta energi untuk
mendukung aktivitas ekonomi, sosial dan budaya
SASARAN
INDIKATOR SASARAN
TARGET
Terbangun dan terpeliharanya infrastruktur kebinamargaan, pengairan, keciptakaryaan / permukiman, energi untuk mendorong perekonomian pariwisata dan pengentasan kemiskinan.
1. Kondisi Jalan Mantap
a.
Kondisi Jalan Mantap 86,50%2. Kondisi Jembatan Mantap
b.
Kondisi Jembatan Mantap 98,00% 3. Panjang IrigasiMantap
c.
Panjang Irigasi Mantap 365.000 m4. Pelayanan Air Minum Ibu Kota Kecamatan
d.
Pelayanan Air Minum Ibu Kota Kecamatan 45,00%5. Pelayanan Air Minum Pedesaan
e.
Pelayanan Air Minum Pedesaan6. Pelayanan Sanitasi
f.
Pelayanan Sanitasi Desa 115 Desa7. Presentase desa berlistrik
g.
Persentase Desa Berlistrik 86,75%Jumlah Anggaran Tahun 2013 Rp. 269.991.659.000
PENETAPAN KINERJA
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
Misi 6
:
Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan
Berdaya Saing
Tujuan
:
Meningkatnya Kualitas dan Produktivitas Sumberdaya
Manusia
Semakin Mudahnya Masyarakat Mengakses Layanan Pendidikan dan Kesehatan yang Bermutu.
1. IPM a. IPM 71
2. Indeks Pendidikan b. Indeks Pendidikan 75,5
3. Indeks Kesehatan c. Indeks Kesehatan 73,34
4.
IndeksPembangunan Gender
d. Indeks Pembangunan Gender 67,8
5. Indeks
Pemberdayaan Gender
Jumlah Anggaran Tahun 2013 Rp. 176.016.341.000
PENETAPAN KINERJA
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
Misi 7
:
Mewujudkan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang
berbasis pertanian dan pemberdayaan masyarakat
perdesaan
SASARAN
INDIKATOR SASARAN
TARGET
Meningkatnya pertumbuhan sektor pertanian dalam arti luas sebagai basis peningkatan industri, perdagangan dan jasa-jasa; serta meningkatnya pertumbuhan sektor potensi pariwisata, pertambangan dan jasa konstruksi/bangunan yang mengarusutamakan peran UMKM dan koperasi serta pengentasan kemiskinan
1. PDRB-ADHB (Rp. Juta)
a.
PDRB-ADHB Rp. 46.459.706 juta2. PDRB-ADHK (Rp. Juta)
b.
PDRB-ADHK Rp. 18.705.339 juta3. Pendapatan Perkapita ADHB (Rp)
c.
Pendapa tanPerkapita ADHB Rp. 18.532.800 4. Indeks daya beli d. Indeks
daya beli 65
5.
Pertumbuhan Ekonomi (%)e.
Pertumb uh an Ekonomi 7,46% 6. Inflasi (%)f.
InflasiJumlah Anggaran Tahun 2013 sebesar Rp. 71.155.058.000
PENETAPAN KINERJA
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
Misi 8
:
Mewujudkan peningkatan kualitas dan fungsi lingkungan
hidup, serta pengelolaan sumberdaya alam yang
berkelanjutan
Tujuan
:
Meningkatnya kualitas fungsi lingkungan hidup dan
pengelolaan sumber daya alam
Semakin terkendalinya perencanaan dan pemanfaatan tata ruang dan pemberian ijin industri yang rentan pencemaran serta semakin meningkatnya pengelolaan sumberdaya alam
1. Prosentase
perusahaan yang memenuhi baku mutu lingkungan
a.
Prosentase perusahaan yang memenuhi baku mutu lingkungan 65,5%2. Luas lahan hutan rakyat yang terkelola
b.
Luas lahan hutan rakyat yang terkelola 4.644 ha3. Lahan kritis
c.
Lahan kritis 7.356 haJumlah Anggaran Tahun 2013 Rp. 3.272.018.000
Malang, Maret 2013
BUPATI MALANG