PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA PROPOSAL
ROTI GORENG ANDROID (ANTI DROP DAN KOID)
BIDANG KEGIATAN : PKM KEWIRAUSAHAAN
Diusulkan oleh:
Taufiq Qurrochman 4311414021/Angkatan 2014 Dinar Al-ghifari Ramadan 4311414010/Angkatan 2014 Mohammad Rama Rosyid 5111312005/Angkatan 2012
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG
PENGESAHAN PKM KEWIRAUSAHAAN
1. Judul Pengesahan : Roti Goreng Android
(Anti Drop dan Koid)
2. Bidang Kegiatan : PKM-K
3. Ketua Pelaksana
a. Nama Lengkap : Taufiq Qurrochman
b. NIM : 4311414021
c. Jurusan/Prodi : Kimia/Kimia
d. Universitas : Universitas Negeri Semarang
e. Alamat Rumah dan No Telp./HP : Dukuh Tiyang Desa Pancur
RT/RW 05/02 - Pancur Rembang/
089613722078
f. Alamat email : [email protected]
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 2
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Agung Tri Prasetya S.Si, M.Si
b. NIDN : 0004046910
c. Alamat Rumah dan No Telp/HP : Perum Klipang Permai Blok 1/
443 Semarang/ 08156518980
6. Biaya kegiatan total a. Dikti : Rp. 9.200.000 b. Sumber lain :
-7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 6 bulan
Semarang, 16 Maret 2015
Ketua Jurusan Kimia Ketua Pelaksana Kegiatan,
(Dra. Woro Sumarni, M.Si) ( Taufiq Qurrochman ) NIP. 196507231993032001 NIM: 4311414021
Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Dosen Pendamping,
(Dr. Bambang Budi Raharjo, M.Si.) (Agung Tri Prasetya,S.Si,M.Si.) NIP. 196012171986011001 NIDN. 0004046910
DAFTAR ISI
Sampul... i
Pengesahan... ii
Daftar Isi... iii
PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah... 1
Usaha Roti Goreng Android... 2
Perumusan Masalah... 2
Tujuan Program... 2
Luaran Yang Diharapkan... 3
Gambaran Umum Rencana Usaha... 3
Aspek Pemasaran... 4
Aspek Teknis... 6
Jadwal Kegiatan Program... 7
Aspek Biaya... 7
Proyeksi Pendapatan... 8
Analisa Titik Impas... 9
KESIMPULAN... 10
Daftar Pustaka... 11
Lampiran –lampiran... 12
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH
Mengkonsumsi sarapan merupakan rutinitas yang terlupakan di tengah kesibukan menyiapkan aktivitas di pagi hari. Seringkali kita mengabaikan sarapan dengan alasan kurangnya waktu, padatnya aktivitas atau bosan dengan menu sarapan yang kurang variasinya. Sarapan bukan sekedar untuk mengganjal perut saja, tetapi juga memberikan energy agar otak bekerja lebih optimal, dapat beraktivitas dengan baik dan tidak cepat mengantuk.
Sarapan merupakan makanan yang dimakan ketika pagi hari sebelum beraktivitas, makanan itu terdiri dari makanan pokok serta lauk pauk atau makanan lainnya yang dapat dijadikan sumber energy dan gizi. Bagi mahasiswa yang akan melakukan perkuliahan di pagi hari, tentu saja mereka membutuhkan sarapan agar tidak mengganggu konsentrasi belajar dan tidak lemas. Penelitian menunjukkan pelajar yang rutin sarapan pagi memiliki daya ingat dan konsentrasi lebih baik dibanding yang berangkat dari rumah dengan perut kosong.
rumah. Hal tersebut karena mahasiswa tidak memiliki waktu sarapan di rumah atau dirumahnya tidak ada makanan, sehingga mereka lebih memilih sarapan di kantin. Akibatnya mahasiswa yang akan melakukan perkuliahan di pagi hari terlambat masuk kelas.
Dengan melihat analisa tersebut kami ingin memberikan suatu solusi untuk kalangan mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang membutuhkan sarapan yang praktis, bergizi dan dengan harga yang terjangkau.
Kami membuka usaha perdagangan Roti Goreng yang menggunakan daging ayam ditambah sayuran sebagai isinya. Mahasiswa dapat memperoleh sarapan secara cepat dan bergizi dengan harga terjangkau dan yang paling penting tidak mengganggu proses belajar.
USAHA ROTI GORENG ANDROID
Program Kreativitas mahasiswa dalam kelas kewirausahaan ini kami menjalankan program bisnis Roti Goreng. Usaha Roti Goreng ini kami rasakan mudah dalam proses pembuatannya dan tidak terlalu mahal pula modal yang diperlukan untuk membuat Roti Goreng ini.
Kami menamakan Usaha Roti Goreng ini dengan nama ROTI GORENG ANDROID (ANTI DROP DAN KOID) karena nama tersebut kami rasa cukup menarik perhatian konsumen dan membuat penasaran untuk mencoba.
Bentuk perusahaan dari usaha kami ini adalah masih dalam tahap perusahaan perseorangan saja. Kita belum meminta ijin resmi dari pemerintah karena memang perusahaan ini masih baru mulai dan masih mencoba untuk masuk dalam dunia bisnis.
Kedepannya, apabila perusahaan ini dapat memperoleh keuntungan yang luar biasa dan memiliki pelanggan yang cukup banyak, maka kami pun ingin meningkatkan perusahaan kami menjadi lebih bergengsi. Ditingkatkan kredibilitas perusahaan menjadi lebih diakui oleh Pemerintah, Supplier dan Konsumen.
1. Apakah usaha ROTI GORENG merupakan usaha yang menguntungkan
2. Kapankah usaha ROTI GORENG mencapai titik impas
3. Bagaimana saluran pemasaran usaha ROTI GORENG
TUJUAN PROGRAM
Adapun tujuan dari program kewirausahaan ini adalah:
1. Memperoleh keuntungan
2. Memberikan sarapan praktis dan bergizi bagi mahasiswa yang belum sarapan di rumah atau kos
3. Menambah relasi di lingkungan kampus
4. Sebagai lahan eksperimen berbisnis di tengah banyaknya pengangguran berijazah yang ada di negeri ini
LUARAN YANG DIHARAPKAN
Kegunaan program Kewirausahaan ini adalah:
1. Memudahkan Mahasiswa Unnes memperoleh makanan sehat
2. Sebagai sarana mahasiswa lain yang membutuhkan pekerjaan sampingan
3. Menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif di kalangan mahasiswa Unnes sehingga diharapkan program ini menjadi sarana pembelajaran serta menambahkan pengalaman wirausaha agar tidak canggung ketika berada di dunia kerja
4. Menumbuhkan sikap dan perilaku bertanggung jawab atas usaha yang dimiliki
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Goreng untuk kalangan mahasiswa juga merupakan solusi yang terbaik bagi mereka yang tidak sempat sarapan di rumah.
Dilihat dari prospek usaha Roti Goreng sangat berpotensi untuk menjadi usaha sampingan mahasiswa karena waktu kerja tidak menghalangi proses belajar. Selain itu tugasnya untuk membantu mahasiswa serta menambah pengalaman, bukan hanya mencari keuntungan.
Kelebihan bisnis ini adalah memberikan sarapan secara praktis dengan memakai bahan-bahan yang bersih dan sehat serta pengerjaannya dibuat secara langsung oleh setiap anggota.
Jam operasional kegiatan usaha Roti Goreng pada pagi hari dengan segmen pasar yaitu seluruh mahasiswa yang berkuliah di Universitas Negeri Semarang yang membutuhkan makanan secara praktis dan cepat.
Tahap awal yang dilakukan dalam membangun usahanya yaitu dengan melakukan promosi melalui media komunikasi seperti SMS dan BBM yang dikirim ke tiap mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Sosialisasi dan promosi ini dilakukan satu minggu sebelum usaha dibuka. Kami pun melakukan promosi dari mulut ke mulut agar lebih banyak lagi mahasiswa yang mengetahui mengenai bisnis Roti Goreng tersebut.
ASPEK PEMASARAN
Kami melakukan pengamatan terhadap mahasiswa Unnes yang belajar sebagai calon konsumen (target pasar ) sehingga usaha ini memiliki pasar yang jelas. Setiap usaha yang baru mulai memerlukan ketepatan-ketepatan dalam pengambilan keputusan. Jika tidak, maka kegagalan akan muncul dalam usahanya. Ketepatan tersebut dapat diperoleh melalui pendekatan yang sesuai salah satunya adalah analisis SWOT.
1. Strength atau Kekuatan
a. Konsumen dapat langsung mengorder tanpa harus mencari di luar kampus
b. Menggunakan pemasaran yang menarik dan agresif sebagai bisnis baru seperti menggunakan SMS, BBM, dan bertemu secara langsung
c. Usaha ini satu-satunya dalam lingkungan kampus sehingga memancing rasa penasaran dan keingintahuan calon pelanggan
d. Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh mahasiswa di kampus
e. Menawarkan harga yang terjangkau untuk mahasiswa
f. Untuk memperkecil biaya modal, maka peralatan utama (penggorengan) sudah dimiliki sebelumnya
2. Weakness atau Kelemahan
a. Roti Goreng merupakan produk baru yang belum terlalu dikenal, untuk menangani kelemahan ini, kami melakukan promosi secara terus menerus melalui media komunikasi serta pertemuan langsung dengan konsumen
b. Bahan isi dari Roti Goreng yang tidak tahan lama, untuk mengatasi kelemahan tersebut kami membatasi pembelian bahan dan menargetkan penjualan agar bahan habis terpakai sebelum kadaluarsa
3. Opportunities atau Kesempatan
b. Dapat berkembang menjadi usaha yang menawari berbagai rasa seperti rasa jamur, sosis, coklat, dan lain-lain disesuaikan selera pasar atau konsumen
c. Memperluas pemasaran dengan area penjualan tidak hanya di Universitas Negeri Semarang tetapi bisa di tempat lain (dengan sistem titip jual).
d. Belum ada penjualan Roti Goreng di kampus ini, meskipun terdapat sebuah kantin tetapi belum tentu disukai konsumen. Oleh karena itu kami berasumsi bahwa pengadaan perdagangan roti goreng ini akan dapat mengundang para mahasiswa untuk membeli
4. Threats atau Ancaman
a. Kebiasaan individu yang lebih dulu membeli roti kepada penjual yang telah mereka kenal atau percayai sehingga mempengaruhi keputusan mereka untuk membeli Roti Goreng. Untuk mengatasi ancaman tersebut, diantisipasi dengan membuat kemasan yang menarik serta menggunakan isi roti sesuai permintaan konsumen
b. Adanya pesaing yang menjual Roti Goreng dengan harga yang lebih murah. Untuk mengatasi ancaman tersebut, kami memberikan penjelasan kepada konsumen mengenai isi roti serta cara pembuatan roti goreng agar konsumen mengetahui mengapa kami memberikan harga yang berbeda dari penjual lain
ASPEK TEKNIS
Produksi yang dijalankan dalam Usaha Roti Goreng ini, karena perusahaan ini masih berskala kecil maka para anggota kelompok ini yang mempersiapkan keseluruhan sistem produksinya.
pembuatan Roti Goreng tersebut sehingga tidak perlu menyimpan bahan baku pembuatan Roti Goreng tersebut.
Keseluruhan bahan baku yang digunakan untuk memasak Roti Goreng kemudian menghasilkan Roti Goreng yang siap dijual. Pembuatan Roti Goreng ini dilakukan pada pagi hari mengingat penjualannya dilakukan pada pagi hari menjelang masyarakat mulai beraktivitas. Roti goreng yang sudah jadi tersebut kemudian dimasukkan kedalam kemasan yang menarik dengan menggunakan merek dagang Roti Goreng yang dibuat oleh kami.
JADWAL KEGIATAN PROGRAM
NO NAMA KEGIATAN KEGIATAN BULAN
1 2 3 4 5 6
1 Riset Pasar X X
2 Promosi X X X
3 Penjualan Roti X X X X
4 Evaluasi X
Kegiatan dilakukan pada bulan Januari 2016, dimulai pada bulan pertama melakukan riset pasar. Setelah mengetahui kebutuhan konsumen, maka terciptalah usaha Roti Goreng tersebut. Kegiatan promosi dilakukan pada bulan kedua, ketiga dan bulan keempat. Setelah kegiatan promosi dilakukan dengan seksama, kemudian pada bulan ke 3 sampai bulan ke 6 melakukan kegiatan penjualan. Pada bulan ke 6 setelah satu semester berbisnis kita mengadakan evaluasi untuk masalah atau kendala yang ada pada usaha Roti Goreng tersebut.
ASPEK BIAYA
Para anggota penyumbang dana disini diberi peran menjadi pemegang saham sehingga mereka semua bertanggung jawab dalam usaha Roti Goreng ini. Hal tersebut dapat memberikan tingkat serius yang lebih tinggi kepada seluruh anggota perusahaan Roti Goreng ini mengingat bahwa seluruh dana anggota dimasukkan kedalamnya sehingga apabila perusahaan mengalami kerugian, maka dia pun akan kehilangan dana yang sudah diinvestasikannya tersebut.
RINCIAN BIAYA PERBULAN (ASUMSI): 1. Biaya Pemasaran (promosi) (variable)
a. Pulsa : Rp. 100.000
2. Biaya Modal Produksi (variable)
a. Pembelian bahan baku : Rp. 6.000.000
b. Pembelian Alat : Rp. 1.000.000
3. Biaya Operasional (tetap)
a. Gaji karyawan : Rp. 400.000
b. Biaya Listrik : Rp. 100.000
Rekapitulasi Biaya
1. Biaya Promosi : Rp. 100.000
2. Biaya Modal Awal : Rp. 7.000.000
3. Biaya Operasional : Rp. 500.000
Total Pengeluaran : Rp. 7.600.000
PROYEKSI PENDAPATAN (ASUMSI) Harga roti = Rp. 3000
Produksi roti per hari = 200 buah
Pendapatan = Rp. 3000 x 200
= Rp. 600.000
Keuntungan per hari = Rp. 600.000 – Rp. 200.000
= Rp. 400.000
Pendapatan Keseluruhan selama 22 hari : 22 x 400.000 = Rp. 8.800.000
*Operasional penjualan (1 bulan adalah 22 hari)
Diasumsikan dari proyeksi pendapatan diatas, maka pendapatan bersih setiap bulan dari usaha Roti Goreng ini adalah sebesar Rp.8.800.000. Pendapatan bersih Rp. 8.800.000 ini tidaklah selalu berjumlah seperti itu tiap bulannya. Adakalanya penjualan meningkat pada saat-saat tertentu seperti ketika musim ujian di kampus, banyak mahasiswa yang tidak sempat sarapan di rumah. Oleh karena itu kami menyimpulkan bahwa pendapatan sebesar Rp. 8.800.000 itu adalah pendapatan yang paling terendah tiap bulannya.
ANALISA TITIK IMPAS
Dalam menghitung analisis titik impas ini, kita terlebih dahulu menentukan jumlah investasi awal. Investasi awal dapat kita peroleh dari jumlah biaya tetap ditambah jumlah biaya total variable.
Kemudian setelah diketahui jumlah total nilai investasi awal maka selanjutnya kita menentukan pendapatan bersih setiap bulannya. Disini kita menggunakan nilai asumsi pendapatan bersih terendah setiap bulannya.
Investasi awal : Biaya tetap + Biaya variable
: Rp. 500.000 + Rp. 7.100.000
: Rp. 7.600.000
kembalinya modal kepada para pemegang saham, maka semakin bagus investasi dalam usaha Roti Goreng ini. Apabila semakin lama kembalinya modal dalam usaha Roti Goreng ini maka diperlukan untuk berfikir kembali apabila ingin meneruskan usaha Roti Goreng tersebut. Suatu usaha dengan jumlah modal tertentu apabila pengembalian modalnya cukup lama, maka para investor akan kehilangan suatu peluang yang dinamakan dengan peluang kesempatan. Peluang kesempatan tersebut adalah peluang lain untuk para pemegang saham ketika sebelum membuka usaha Roti Goreng tersebut. Bisa kita ambil contoh daripada uang pemegang saham digunakan untuk berbisnis lebih baik disimpan di Bank saja, hasilnya lebih jelas tiap bulannya walaupun keuntungannya tidak seberapa.
Analisa titik impas tersebut adalah:
Pendapatan / modal = Rp. 8.800.000 / Rp. 7.600.000
= 1.1 bulan
Jadi uang para pemegang saham akan kembali dalam jangka waktu 1.1 bulan setelah investasi awal dilakukan. Sungguh suatu prestasi yang sangat membanggakan mengingat angka diatas adalah masih mengambil asumsi pendapatan bersih terburuk.
KESIMPULAN
Setelah melalui pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa usaha dari Roti Goreng ini sudah sangat layak untuk dijalankan. Dalam cara menjalankannya pun terlihat tidak terlalu sulit, sehingga proses penjualannya pun tidak terlalu memakan waktu dan fikiran terlalu banyak. Setelah itu, modal yang diperlukan untuk menjalankan usaha Roti Goreng ini pun tidak terlalu banyak, sehingga tidak akan terlalu menyulitkan kegiatan belajar mahasiswa. Waktu pelaksanaannya pun dilakukan sebelum jam perkuliahan dimulai.
dalam bentuk materi. Materi tentunya adalah suatu hal yang sangat berharga, apalagi apabila materi tersebut diperoleh oleh mahasiswa yang masih belum memiliki penghasilan sama sekali.
DAFTAR PUSTAKA
Artikel Jago Masak Enak. 2015. Resep Roti Goreng Manis Sederhana.
Diakses dari http://jagomasakenak.blogspot.com/2015/02/resep-roti-goreng- manis-sederhana-ncc.html
Artikel Mbem25. 2012. Konsep Bauran Pemasaran pada Roti.
Diakses dari http://mbem25.blogspot.com/2012/12/konsep-bauran-pemasaran-pada-roti.html
Artikel Just Ryan. 2011. Roti Goreng Isi Kari.
Diakses dari http://www.justtryandtaste.com/2011/07/obesi-roti-5-roti-goreng-isi-kari.html
Artikel Motivasi Kita. 2015. Resep Roti Goreng Coklat.
Diakses dari http://motivasi-kita-yahuy.blogspot.com/2015/03/resep-roti-goreng-coklat.html
Artikel Ripiu. 2012. Manfaat dan Bahaya Roti.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
5 Tempat dan Tanggal Lahir Rembang, 27 Oktober 1995
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 089613722078
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD N 1 Pancur SMP N 1 Pancur SMA N 1 Pamotan
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No
D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (pemerintah atau institusi lainnya)
No
. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
- -
-Semua data yang saya isikan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM 2015.
Semarang, 27 April 2015 Pengusul,
Taufiq Qurrochman
5 Tempat dan Tanggal Lahir Bandung, 13 Januari 1997 6 E-mail [email protected] 7 Nomor Telepon/HP 083815652343
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD 1 Pertiwi SMP N 12 Bandung
SMA N 1 Karawang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No
. Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar Judul ArtikelIlmiah Waktu danTempat
1 - -
-Semua data yang saya isikan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM 2015.
5 Tempat dan Tanggal Lahir Blora, 7 September 1994
6 E-mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 089668882500
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD N 1 Jepon MTS N 1 Jepon SMK N 1 Blora
Jurusan - - Bangunan
Tahun Masuk-Lulus 2000-2006 2006-2009 2009-2012
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No
. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
- -
-Semua data yang saya isikan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM 2015.
Muhammad Rama Rosyid Lampiran 2. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
SUSUNAN ORGANISASI TIM KEGIATAN DAN PEMBAGIAN TUGAS
Lampiran 3. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
Gedung H : Kampus Sekaran – Gunungpati – Semarang 50229
Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Email: [email protected], Telp/Fax: (024) 8508003
SURAT PERNYATAAN KETUA PENILITI/PELAKSANA Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Taufiq Qurrochman NIM : 4311414021 Program Studi : Kimia Fakultas : Matematika dan IPA
Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM-KEWIRAUSAHAAN saya dengan judul:
ROTI GORENG ANDROID (ANTI DROP DAN KOID)
yang diusulkan untuk tahun anggaran 2016 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.
Semarang, 27 April 2015 Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Yang Menyatakan,