• Tidak ada hasil yang ditemukan

PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN YANG DITERIMA OLEH PEKERJA SAMPAI DENGAN SEBESAR UPAH MINIMUM REGIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN YANG DITERIMA OLEH PEKERJA SAMPAI DENGAN SEBESAR UPAH MINIMUM REGIONAL"

Copied!
0
0
0

Teks penuh

(1)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 1997

TENTANG

PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN YANG DITERIMA OLEH PEKERJA SAMPAI DENGAN SEBESAR UPAH

MINIMUM REGIONAL

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : bahwa dengan memperhatikan ketentuan tingkat Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku serta untuk mengurangi beban pekerja yang memperoleh Upah Minimum Regional, perlu diatur mengenai pajak penghasilan atas penghasilan sampai dengan sebesar Upah Minimum Regional dengan Peraturan Pemerintah;

Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945;

2. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (Lembaran Negara Tahun 1983 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3263), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994 (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3567);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PAJAK PENGHASILAN

ATAS PENGHASILAN YANG DITERIMA OLEH PEKERJA

SAMPAI DENGAN SEBESAR UPAH MINIMUM REGIONAL.

Pasal 1

Pajak Penghasilan atas penghasilan yang diterima oleh pekerja sampai dengan sebesar Upah Minimum Regional ditanggung oleh Pemerintah.

Pasal 2

Ketentuan lebih lanjut yang diperlukan bagi pelaksanaan Peraturan Pemerintah ini ditetapkan oleh Menteri Keuangan.

Pasal 3

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

(2)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

- 2

-Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 7 Mei 1997

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

ttd

SOEHARTO

Diundangkan di Jakarta pada tanggal 7 Mei 1997

MENTERI NEGARA SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA

ttd

MOERDIONO

(3)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PENJELASAN ATAS

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 1997

TENTANG

PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN YANG DITERIMA OLEH PEKERJA SAMPAI DENGAN SEBESAR UPAH

MINIMUM REGIONAL

I. UMUM

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pekerja dari waktu ke waktu ditetapkan

sampai dengan besarnya Upah Minimum Regional (UMR) yang merupakan patokan upah minimal yang harus diberikan kepada pekerja.

Upah Minimum Regional yang jumlahnya melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dari pekerja yang bersangkutan akan berakibat dikenakannya Pajak Penghasilan atas upah pekerja tersebut. Hal ini dapat mengurangi maksud peningkatan kesejahteraan pekerja tersebut.

Oleh karena itu bagi pekerja yang menerima upah sampai dengan sebesar Upah Minimum Regional, Pajak Penghasilan yang terutang atas upah tersebut ditanggung oleh

Pemerintah.

II. PASAL DEMI PASAL

Pasal 1

Pajak Penghasilan yang ditanggung oleh Pemerintah adalah Pajak Penghasilan atas penghasilan yang diterima oleh pekerja sampai dengan sebesar Upah Minimum Regional.

Apabila kepada pekerja diberikan penghasilan melebihi Upah Minimum Regional, maka Pajak Penghasilan atas seluruh penghasilan pekerja tersebut tetap dihitung dan dibayar seperti biasa, yaitu menggunakan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebagai dasar perhitungan.

Pasal 2

Cukup jelas.

Pasal 3

Cukup jelas

Referensi

Dokumen terkait

Pajak Penghasilan Pasal 21 atau biasa di sebut dengan PPh Pasal 21 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan

yang mengatur tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau. Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran

Pada saat ini hak-hak pekerja/buruh dalam hal upah sudah ditetapkan bahwa posisi upah dari pekerja/buruh mendapatkan posisi pertama bila dibandingkan dengan hak negara

Hasilnya (1) Pertumbuhan Ekonomi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Upah Minimum Regional di 6 Kota Provinsi Jawa Tengah tahun 2010-2019, (2) Inflasi tidak

Pertani (Persero) yang belum termasuk ke dalam Penghasilan Kena Pajak (PKP) atau biasa disebut dengan nihil. Hal ini di karekakan jumlah penghasilan belum

Tidak hanya itu, penyimpangan-penyimpangan lain pun juga sering dilakukan oleh perusahaan, seperti upah pekerja outsourcing yang sering di bawah Upah Minimum

Pertani (Persero) yang belum termasuk ke dalam Penghasilan Kena Pajak (PKP) atau biasa disebut dengan nihil. Hal ini di karekakan jumlah penghasilan belum

Angkasa Pura I Persero Pajak penghasilan PPh pasal 21 merupakan pajak yang dikenakan atas penghasilan wajib pajak orang pribadi dalam negri berupa gaji, upah honorarium, tunjangan dan