• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISTEM POLITI docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISTEM POLITI docx"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

SISTEM POLITIK INDONESIA

Syahrul

Disusun oleh:

1. LATIFATUR ROSYIDAH (201410070311163)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkedaulat dan merdeka dimana bangsa yang merdeka akan mengatur urusan negaranya dengan mengurusnya sendiri tanpa campur tangan dari negara lain dalam urusan pemerintahan. Sejak proklamasi, terjadi perubahan mendasar dari negara Indonesia. Khususnya pada kedaulatan dan sistem pemerintahan dan politik. Tetapi lambat laun perkembangan Indonesia khususnya politik sudah berjalan semakin membaik. Terkait dengan zaman yang semakin modern, perubahan pandangan hidup setiap individu, terjadilah pembiasan dalam artian politik. Tidak banyak yang salah mengartikan arti politik bebas aktif. B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa pengertian dari politik? 2. Apa pengertian sistem politik?

3. Apa saja suprastruktur dan infrastruktur sistem politik di Indonesia? 4. Bagaimana perbandingan sistem politik di Indonesia dengan

negara-negara lain? C. TUJUAN

1. Menyebutkan Pengertian Politik

2. Menyebutkan Pengertian Sistem Politik

3. Mendeskripsikan suprastruktur dan infrastruktur sistem politik di Indonesia

4. Perbandingan sistem politik di Indonesia dan negara-negara lain.

BAB II PEMBAHASAN A. PENGERTIAN POLITIK

B. PENGERTIAN SISTEM POLITIK INDONESIA

Pengertian sistem Politik di Indonesia

Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan, upaya-upaya mewujudkan tujuan, pengambilan keputusan, seleksi dan penyusunan skala prioritasnya

C. SUPRASTUKTUR DAN INFRASTRUKTUR SISTEM POLITIK INDONESIA

. Infrastruktur Politik

(3)

pengambilan kebijakan-kebijakan politik yang diambil oleh suprastruktur politik, guna sebagai penyalur atau penyampai aspirasi dari berbagai kelompok pada suatu Negara dalam lapisan manapun.

Infrastruktur politik dibagi menjadi 7 bagian :

1. Partai Politik (Parpol)

Adalah organisasi yang mempunyai fungsi setidaknya terdapat 5 (lima) fungsi dasar sebagai partai politik yang berbadan hukum dan keberadaannya diakui oleh undang-undang yaitu:

1. Fungsi Artikulasi Kepentingan

Artikulasi kepentingan adalah suatu proses penginputan berbagai kebutuhan, tuntutan, dan kepentingan melalui

wakil-wakil kelompok yang masuk dalam lembaga legislative, agar kepentingan, tuntutan dan kebutuhan kelompoknya dapat terwakili dan terlindungi dalam pembuatan kebijakan public. Bentuk artikulasi paling umum disemua system politik adalah pengajuan, permohonan, secara individual kepada anggota dewan (legislative),atau Kepala Daerah, Kepala Desa, dan seterusnya.

2. Fungsi Agregasi Kepentingan

Merupakan cara bagaimana tuntutan-tuntutan yang dilancarkan oleh kelompok-kelompok yang berbeda, digabungkan menjadi alternatif-alternatif pembuatan kebijakan public.

3. Fungsi Sosialisasi Politik

Sosialisasi Politik merupakan suatu cara untuk

memperkenalkan nilai-nilai politik, sikap-sikap dan etika politik yang berlaku atau dianut oleh suatu Negara.

(4)

suatu sikap keyakinan politik dibutuhkan waktu yang panjang melalui proses yang berlangsung tanpa henti.

4.Fungsi Rekrutmen Politik

Rekrutmen Politik adalah suatu proses seleksi atau rekrutmen anggota-anggota kelompok untuk mewakili kelompoknya dalam jabatan-jabatan administrative maupun politik. Setiap sistem politik memiliki sistem atau prosedur-prosedur

rekrutmen yang berbeda. Pola rekrutmen anggota partai disesuaikan dengan sistem politik yang dianut.

5. Fungsi Komunikasi Politik

Merupakan salah satu fungsi yang dijalankan oleh partai politik dengan segala struktur yang tersedia, mengadakan komunikasi informasi, isu dan gagasan politik. Media-media massa banyak berperan sebagai alat komunikasi politik dan membentuk kebudayaan politik.

3. Pressure Group (Kelompok Penekan)

Kelompok yang melontarkan kritikan-kritikan untuk para pelaku politik lain. Dengan tujuan membuat dunia perpolitikan menjadi maju.

Karena perbaikan dari kekurangan-kekurangan yang disampaikan oleh para kritikus

. Interest Group (Kelompok Kepentingan)

Adalah kelompok masyarakat yang bergabung untuk kepentingan dan keuntungan warganya, kelompok ini tepatnya menampung saran, kritik dan tuntutan kepentingan bagi anggota masyarakat, serta menyampaikan kepada sistem politik yang ada

Journalism Group (Kelompokm Jurnalis)

Kelompok yang membuat berita dan memberitakan hal-hal baru

(5)

6. Student Group (Kelompok Pelajar)

Kelompok ini biasnya Mahasiswa yang sedang belajar tentang politik di universitasnya, masing-masing kelompok ini biasanya sering

mengkritik tentang keadaan politik Negara dengan berbagai cara.

Media of Political Communication (Media Komunikasi Politik)

Benda mati yang sebagai perantara penyebar dan pemberitaan

(singkat kata alat komunikasi politik). Contoh : tv, radio, internet, surat kabar, demo, dll

Political Figure (Figure Politik)

Orang-orang yang lalu-lalang atau yang bekerja didunia politik, dan exist di kalangan masyarakat, berperan penting dalam mengambil keputusan-keputusan yangb berpengaruh dalam suatu wilayah.

Referensi

Dokumen terkait