• Tidak ada hasil yang ditemukan

hubungan indeks inflamasi diet dan indeks massa tubuh dengan kualitas hidup pasien lanjut usia osteoartritis.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "hubungan indeks inflamasi diet dan indeks massa tubuh dengan kualitas hidup pasien lanjut usia osteoartritis."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Brevi Istu Pambudi, S531408058. 2017. TESIS. Hubungan Indeks Inflamasi Diet dan Indeks Massa Tubuh dengan Kualitas Hidup Pasien Lanjut Usia Osteoartritis. Pembimbing I: Prof. Dr. Zainal Arifin Adnan, dr., Sp.PD-KR-FINASIM, pembimbing II: Dr. Adi Prayitno, drg., M.Kes. Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

ABSTRAK

Latar Belakang: Osteoartritis (OA) merupakan satu dari sepuluh penyakit tersering penyebab disabilitas pada penderitanya di negara berkembang. Gejala fisik OA seperti nyeri dapat memiliki efek negatif terhadap kualitas hidup penderitanya baik dari aspek fisik, gejala, suasana hati, dan sosial. Penelitian tentang hubungan faktor individual seperti status gizi dan diet dengan kualitas hidup masing jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan indeks inflamasi diet dan indeks massa tubuh dengan kualitas hidup pasien lansia osteoartritis.

Metode: . Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah indeks inflamasi diet dan indeks massa tubuh, sedangkan variabel terikat adalah kualitas hidup. Subjek penelitian sebanyak 63 pasien osteoartritis yang menjalani rawat jalan di rumah sakit PKU muhammadiyah Yogyakarta. Analisis yang digunakan adalah regresi linear ganda. Hasil : Pasien lansia OA laki-laki dan perempuan masing-masing memiliki rerata indeks inflamasi diet sebesar 0,2±1,3 dan 0,3±1,5. Rerata indeks massa tubuh pasien lansia OA baik laki-laki maupun perempuan sebesar 22,6±4,1 kg/m². Rerata kualitas hidup pasien lansia OA baik laki-laki maupun perempuan sebesar 4,7±0,8. Ada hubungan positif dan bermakna antara indeks inflamasi diet dengan indeks massa tubuh (r= 0,359 dan p= 0,004). Ada hubungan negatif dan bermakna antara indeks massa tubuh dengan kualitas hidup (r= -0,484 dan p = 0,001). Ada hubungan bermakna antara Indeks inflamasi diet dan indeks massa tubuh dengan kualitas hidup pasien lansia osteoartritis (p= 0,001).

Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara indeks inflamasi diet dan indeks massa tubuh dengan kualitas hidup pasien lansia osteoartritis.

(2)

Brevi Istu Pambudi, S531408058. 2017. TESIS. Relationship Dietary Inflammatory Index and Body Mass Index with Quality of Life in Elderly Patients with Osteoarthritis. Supervisor I: Prof. Dr. Zainal Arifin Adnan, dr., Sp.PD-KR-FINASIM, supervisor II: Dr. Adi Prayitno, drg., M.Kes. Program Study of nutrition science Post-graduate, Sebelas Maret university, Surakarta.

Brevi istu pambudi

ABSTRACT

Background: Osteoarthritis (OA) is one of the ten most common causes of disability in disease sufferers in developing countries. Osteoarthritis physical symptoms such as pain can have a negative effect on the quality of life of sufferers of both aspects of physical symptoms, moods, and social. Research on the relationship of individual factors such as nutritional status and food intake of the quality of their life is rare. The Objective of the study was to analyze the relationship of dietary inflammatory index and body mass index to the quality of life of elderly patients with osteoarthritis.

Methods: This type of study was an analytic observational with cross sectional design. The independent variables in this study is dietary inflammatory index and body mass index, while the dependent variable is the quality of life. Subject of the study were 63 patients with osteoarthritis who undergo outpatient PKU Muhammadiyah hospital in Yogyakarta. The analysis used multiple linear regression.

Result: Patients OA elderly men and women each have an average dietary inflammatory index of 0.2 ± 1.3 and 0.3 ± 1.5. The mean body mass index of elderly patients with OA of both men and women of 22.6 ± 4.1 kg / m². The mean quality of life of elderly patients with OA of both men and women by 4.7 ± 0.8. There is a positive and significant relationship between the index of inflammatory diet with a body mass index (r = 0.359 and p = 0.004). There was a negative and significant correlation between body mass index and quality of life (r = -0.484 and p = 0.001). There is a significant relationship between inflammation index diet and body mass index to the quality of life of elderly patients with osteoarthritis (p = 0.001).

Conclusion: There was a significant relationship between inflammation index diet and body mass index with the quality of life in elderly patients with osteoarthritis.

Referensi

Dokumen terkait

Variabel independen dalam penelitian adalah pengetahuan, motivasi dan status kepegawaian bidan serta variabel dependen adalah penerapan partograf yang diukur dengan

Dorongan untuk masuk ke dalam keterlibatan sosial di tengah masyarakat Asia yang melahirkan OHD juga terinspirasi oleh ensiklik Paus Paulus VI ‘Populorum Progressio’:

Berdasarkan permasalahan di atas peneliti berupaya melakukan penelitian, dengan penelitian tindakan kelas, dengan judul .Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Mata

Penelitian pengaruh pembelajaran berbasis hakikat sains melalui isu sosiosaintifik ini seharusnya dapat meningkatkan pendangan informed pada kedua kelas terutama

Honorarium, belanja ATK, bvelanja jasa kantor, belanja transportasi dan akomodasi, belanja penggandaan, belanja makanan minuma rapat serta belanja narasumber. Sleman (Kab.)

[r]

Pada metode regresi klasik penaksiran parameter model untuk fungsi rata-rata bersyarat adalah dengan meminimumkan jumlah kuadrat galat, sedangkan pada metode

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jember juga mengaku masih banyak pangan produksi IRTP yang memiliki nomor P-IRT tidak sesuai dengan ketetapan yang berlaku..