• Tidak ada hasil yang ditemukan

7. SIAPAKAH DIRI KITA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "7. SIAPAKAH DIRI KITA"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Di ruang tunggu sebuah

Di ruang tunggu sebuah

bandara,

bandara, seorang ibu seorang ibu muda

muda terlihat tengah terlihat tengah

menunggu pesawat yang

menunggu pesawat yang

akan menerbangkan

akan menerbangkan

dirinya.

(3)

Ia juga membeli

Ia juga membeli sebungkus sebungkus

biskuit

biskuit, sekadar untuk camilan , sekadar untuk camilan dirinya disaat menunggu

dirinya disaat menunggu pesawat.

pesawat.

Karena harus menunggu cukup Karena harus menunggu cukup

(4)

Ia kemudian Ia kemudian

duduk di salah duduk di salah

satu kursi di satu kursi di

ruang tunggu VIP. ruang tunggu VIP.

Sambil bersandar, Sambil bersandar, ia mulai membuka ia mulai membuka

dan membaca dan membaca

buku yang buku yang

(5)

Di kursi sebelah, yang hanya dipisahkan oleh sebuah meja kecil.

Di atas meja kecil tersebut tersaji

sebungkus biskuit,

(6)

Ketika ibu muda

Ketika ibu muda

mengambil sepotong

mengambil sepotong

biskuit dari bungkusan

biskuit dari bungkusan

yang terletak di atas

yang terletak di atas

meja, pria tsb. mengambil

meja, pria tsb. mengambil

sepotong juga.

sepotong juga.

Si ibu muda merasa

Si ibu muda merasa

terganggu dengan

terganggu dengan

perbuatan pria tsb,

perbuatan pria tsb,

namun ia diam saja.

namun ia diam saja.

Ia hanya bergumam:

Ia hanya bergumam:

Huh ....Menyebalkan! Huh ....Menyebalkan! Ingin rasanya kutampar Ingin rasanya kutampar saja mukanya

(7)

Setiap ibu muda tsb

Setiap ibu muda tsb

mengambil sepotong

mengambil sepotong

biskuit, pria itu juga

biskuit, pria itu juga

melakukan hal yang

melakukan hal yang

sama, sambil

sama, sambil

tersenyum kepada si

tersenyum kepada si

ibu muda.

ibu muda.

Perbuatan pria tsb. Perbuatan pria tsb.

benar-benar benar-benar

mengundang geram si mengundang geram si

ibu muda ...! ibu muda ...!

Namun si ibu muda Namun si ibu muda

tidak bereaksi apa-apa, tidak bereaksi apa-apa,

ia hanya menyimpan ia hanya menyimpan

kedongkolan di dalam kedongkolan di dalam

(8)

Ketika biskuit tersisa satu

Ketika biskuit tersisa satu

potong, si ibu muda

potong, si ibu muda

bergumam:

bergumam: “ coba saya “ coba saya ingin lihat apa yang akan ingin lihat apa yang akan

dilakukannya...!” dilakukannya...!”

Kemudian si pria Kemudian si pria

membelah biskuit tsb.

membelah biskuit tsb. Ia Ia mengambil separoh dan

mengambil separoh dan

mempersilakan si ibu

mempersilakan si ibu

muda untuk menikmati

muda untuk menikmati

yang separohnya lagi...

(9)

Benar-benar keterlaluan ... ! Benar-benar keterlaluan ... !

Kini, kekesalan si ibu muda Kini, kekesalan si ibu muda

benar-benar memuncak ! benar memuncak !

Ia segera mengemasi Ia segera mengemasi

barang-barangnya dan meninggalkan barangnya dan meninggalkan

tempat duduk tsb, pindah ke tempat duduk tsb, pindah ke

ruang keberangkatan (

ruang keberangkatan (boarding boarding room

(10)

Ketika ibu muda Ketika ibu muda

duduk di dalam duduk di dalam

pesawat, ia pesawat, ia

membuka tas membuka tas

jinjingnya untuk jinjingnya untuk

mengambil mengambil

kacamata. kacamata.

Betapa terkejutnya

Betapa terkejutnya

dia

dia ... ternyata ... ternyata

bungkusan biskuit

bungkusan biskuit

miliknya ada di

miliknya ada di

dalam tas jinjing,

dalam tas jinjing,

masih

(11)

Ia kini

menyesal, ... dan benar-benar

merasa malu! Ia merasa

bersalah.

Ia mengira bahwa biskuit yang

dimakan tadi

adalah miliknya...

(12)

Pria tadi membagi biskuit

antara dirinya dan si ibu

(13)

.... Sementara si ibu .... Sementara si ibu

muda merasakan muda merasakan

sebaliknya. sebaliknya.

Ia merasa bahwa Ia merasa bahwa

biskuit tsb adalah biskuit tsb adalah

miliknya

miliknya yang telah yang telah

diserobot oleh pria

diserobot oleh pria

tsb

tsb, dan menyangka, dan menyangka

betapa si pria tsb betapa si pria tsb

telah berbuat telah berbuat

kurang ajar

kurang ajar kepada kepada dirinya.

(14)

Bapak dan Ibu,

Bapak dan Ibu,

(15)

Batu ...

(16)

Kata-kata...

(17)

Kesempatan...

(18)

Waktu...

...setelah

beranjak pergi!

(19)

GURU YANG LUAR BIASA

GURU YANG LUAR BIASA

Guru yang biasa saja : memberi tahu;

Guru yang baik: menjelaskan; Guru yang pintar:

menunjukkan;

Guru yang luar biasa:

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Pada personal growth yang dimiliki oleh isteri TNI Angkatan Darat adalah disaat mereka mendapatkan tuntutan dari atasan mereka untuk selalu mengembangkan dirinya yang

Jika peserta menggunakan pesawat udara ke Yogyakarta, pastikan peserta telah menghitung cukup waktu yang dibutuhkan untuk check-in; waktu menunggu bagasi di bandara;

Sisil dengan karakter dirinya yang masuk ke dalam open area pada Johari Window, menjelaskan bahwa yang membuat dirinya untuk berani terbuka dengan banyak orang adalah

Ada kekuatan yang demikian besar membungkam mulutku untuk bercerita kepadanya, bahwa disaat melihat dirinya kembali, sesungguhnya ingatan akan rasa itu seolah terulang,

Jika seseorang tidak memiliki rasa percaya diri dalam dirinya, maka ia akan cenderung bergantung pada orang lain secara berlebihan untuk merasa dirinya baik.. Sehingga ia akan

Planning yang kurang tepat 2.91 Ketidaktersediaan tools untuk maintenance 2.70 Mekanik yang belum menjalankan prosedur perawatan pesawat 2.60 Menunggu hasil pengerjaan MDR/finding

Misal, ada suatu definisi yang mengatakan, tari adalah “gerakan­gerakan indah yang berirama, untuk mengungkapkan perasaan, baik untuk dirinya sendiri, maupun untuk orang lain.”

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” Satu keputusan yang cukup berat tentunya, namun inilah konsekwensi bagi