FOREX & COMMODITY
11 April 2016
Yves Mersch, salah seorang anggota kunci di dewan kebijakan dari European Central Bank, menyoroti ketegangan di pasar mata uang global, yang mana beliau menilai bahwa hal tersebut telah meningkatkan ancaman bahwa devaluasi kompetitif berpotensi terjadi bersamaan dengan proses pemulihan ekonomi di Euro Zone. Ketika ditanya oleh CNB mengenai kekuatan Dollar, Mersch mengatakan bahwa dirinya sangat berharap adanya kekuatan re-konfirmasi mengenai sistem moneter internasional yang dijalankan ketika terjadi pertemuan dari para pejabat International Monetary Fund yang akan diadakan di Washington Dc pada bulan ini. Dalam beberapa tahun terakhir terjadi suatu diskusi mengenai apakah sejumlah negara sengaja untuk merendahkan nilai tukar mata uangnya untuk meningkatkan pendapatan dari sektor ekspor, yang dinamakan dengan Currency Wars, yang didengungkan pertama kalinya oleh Menteri Keuangan Brasil, Guido Mantega pada periode September 2010 silam.
Pada perhelatan Ambroseti Workshop pada Jumat lalu, Mersch memberikan peringatan terhadap potensi terjadinya Currency Wars seiring sejumlah bank sentral dari negara-negara utama di dunia yang menerapkan kebijakan moeneter longgar, bahkan beberapa diantaranya menjalankan suku bunga negatif, untuk memacu pertumbuhan ekonominya. Peringatan ini berpotensi menjadi sentimen di pasar keuangan, mengingat ECB telah memberikan sinyal adanya kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
PLAZA BAPINDO MANDIRI TOWER LT. 28 JL. JENDRAL SUDIRMAN KAV. 54-55 JAKARTA 12190
021 - 5273883
Konten dalam Daily Outlook adalah untuk tujuan informasi saja. Setiap prakiraan, komentar, analisa dan artikel yang disampaikan didasarkan pada informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, lengkap dan akurat. Namun tidak dapat diberikan jaminan atas keabsahan dari sumber-sumber tersebut. Seluruh pernyataan dan ekspresi yang disampaikan sebagai prakiraan dan analisa adalah semata-mata pendapat dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat investas iatau ajakan.
Pasar Valuta Asing, Kontrak Berjangka, Komoditi &
CFD (Contract For Difference) bersifat volatile dan pendapat yang disampaikan dapat berubah tanpa pemberitahuan.
RESEARCH TEAM
INFO
PRO - iTRADER
MARGIN TRADING SYSTEM TRADING TUTORIAL TRADING GUIDES
DAILY OUTLOOK
Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
1.1376 1.1418 1.1348 1.1395 1.1377 0.0018 0.16%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1.1490 1.1454 1.1420 1.1384 1.1350 1.1314 1.1280
Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
1.4058 1.4140 1.4040 1.4126 1.4056 0.0070 0.50%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1.4242 1.4191 1.4142 1.4091 1.4042 1.3991 1.3942
EUR / USD
Euro masih menerima sentiment negative karena menit dari pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa mengisyaratkan pada prospek langkah- langkah pelonggaran lebih lanjut untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di seluruh kawasan Euro. Namun laporan data ekspor Jerman yang mengalami kenaikkan pada bulan Februari, mendorong sedikit penguatan Euro.
Suggest Stop Limit Target (Pips)
Buy 1.1410 1.1280 50
Sell 1.1380 1.1490 50
GBP / USD
Poundsterling naik untuk pertama kalinya dalam kurun empat hari, didukung oleh lonjakan baru dalam asset beresiko. Dimana mata uang Inggris mengalami penguatan terhadap 11 dari 16 mata uang utama lainnya. Dimana harga asset dan komoditas yang lebih tinggi mengirimkan poundsterling lebih tinggi, kata Neil Jones seorang hedge fund di Mizuho Bank Ltd di London.
Suggest Stop Limit Target (Pips)
Buy 1.4141 1.4042 70
Sell 1.4100 1.4242 70
Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
0.7501 0.7578 0.7499 0.7555 0.7503 0.0052 0.69%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
0.7646 0.7612 0.7567 0.7533 0.7488 0.7454 0.7409
Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
0.9557 0.9581 0.9524 0.9536 0.9556 -0.0020 -0.21%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
0.9633 0.9607 0.9576 0.9550 0.9519 0.9493 0.9462
AUD / USD
Dolar sedikit berubah terhadap mata uang utama lainnya seperti Aussie pada perdagangan hari Jumat, masih berada di dekat posisi terendah enam bulan karena sikap kehati-hatian Federal Reserve pada kenaikan suku bunga di masa depan terus membebani greenback.
Suggest Stop Limit Target (Pips)
Buy 0.7566 0.7455 50
Sell 0.7544 0.7615 50
USD / CHF
Dolar bertahan stabil dekat posisi terendah enam bulan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat, karena sikap kehati-hatian Federal Reserve pada kenaikan suku bunga di masa depan terus mengurangi permintaan untuk greenback.
Suggest Stop Limit Target (Pips)
Buy 0.9544 0.9494 50
Sell 0.9522 0.9610 50
Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
108.18 109.09 108.06 108.07 108.20 -0.13 -0.12%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
109.67 109.38 108.64 108.35 107.61 107.32 106.58
Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
1239.8 1242.8 1229.3 1239.3 1239.8 -0.50 -0.04%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1259.8 1251.3 1246.3 1237.8 1232.8 1224.3 1219.3
USD / JPY
Yen sempat melemah pada hari Jumat setelah Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan pergerakan mata uang yang cepat, merupakan hal yang tidak diinginkan dan tindakan yang akan diambil sesuai dengan kebutuhan. Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga dan Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pekan ini bahwa mereka mengawasi pasar mata uang dan akan bertindak jika diperlukan.
Suggest Stop Limit Target (Pips)
Buy 108.30 107.30 50
Sell 107.70 109.30 50
LOCO LONDON GOLD
Emas jatuh pada hari Jumat karena kekuatan dalam ekuitas mendorong investor untuk aksi ambil untung di beberapa keuntungan hari sebelumnya, tapi tetap di jalur untuk kenaikan mingguan terbesar dalam lima karena Federal Reserve tinggal berhati-hati pada kenaikan suku bunga AS. Sementara permintaan emas fisik dari Asia juga terpantau mereda, dengan Bank sentral Cina (PBoC) kini secara substansial menurunkan pembelian emas.
Suggest Stop Limit Target (Pips)
Buy 1242.5 1220.5 15.0
Sell 1236.5 1255.5 15.0
Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
37.50 39.82 37.43 39.65 37.50 2.15 5.73%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
42.90 41.36 40.51 38.97 38.12 36.58 35.73
Previous Range
Open High Low Close Prev.Close Change % Change
15.20 15.37 15.10 15.34 15.20 0.14 0.92%
Daily Pivot Point
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
15.71 15.54 15.44 15.27 15.17 15.00 14.90
CRUDE OIL
Harga minyak naik pada hari Jumat, terangkat oleh indicator ekonomi yang kuat dari Amerika Serikat dan Jerman yang bisa mendukung permintaan terhadap bahan bakar. Namun, analis memperingatkan bahwa pasr minyak mentah terancam oleh krisis lain karena kelebihan pasokan yang berkelanjutan.
Suggest Stop Limit Target (Pips)
Buy 40.25 36.50 1.50
Sell 39.25 41.50 1.50
SILVER
Komoditas logam menghapus keuntungan mingguan terbesar dalam sebulan di tengah rebound dalam ekuitas menahan permintan untuk logam sebagai haven.
Suggest Stop Limit Target (Pips)
Buy 15.50 14.90 0.50
Sell 15.25 16.00 0.50
MARKET FOCUS
Produksi Manufaktur Inggris Secara Tak Terduga Merosot Dibulan Februari
Pertumbuhan produksi industri Inggris secara tak terduga menurun pada bulan Februari, yang berarti sektor ini dapat menjadi hambatan bagi pertumbuhan pada kuartal pertama. Produksi Industri dibulan Februari turun hingga minus 0.3 persen setelah mengalami kenaikan 0.2 persen pada bulan Januari, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Jumat. Berdasarkan angka saat ini, produksi industri harus melonjak 3.1 persen pada bulan Maret jika pertumbuhan untuk kuartal pertama mendatar atau flat.
Sementara produksi manufaktur pada bulan Februari anjlok minus 1.1 persen turun 1.8 persen dari tahun sebelumnya. Perdagangan lemah dari manufaktur telah kelihatan dalam beberapa tahun terakhir sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang ekonomi yang tidak seimbang bagi perekonomian Inggris. Masa depan industri Inggris sekarang di bawah warna yang lebih gelap setelah Tata Steel mengatakan itu akan mempertimbangkan untuk menjual divisi perusahaannya diInggris akibat tidak mengalami keuntungan, sehingga membahayakan bagi 40.000 pekerja.
Ekspor Jerman Pulih Pada bulan Februari
Ekspor Jerman rebound pada bulan Februari, sehingga mendorong surplus perdagangan meningkat melebihi perkiraan. Surplus perdagangan dibulan Februari yang disesuaikan secara musiman naik 19.7 miliar euro dari 18.7 miliar euro pada bulan sebelumnya. Hasil ini melebihi dari perkiraan ekonom yang memperkirakan 19.2 miliar euro. Dalam bulanan (mom), ekspor naik 1.3 persen setelah sempat turun minus 0.6 persen dibulan Januari. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan ekspor berada dilevel 0.5 persen. Sementara untuk impor tumbuh pada kecepatan yang lebih lambat, laporan data dari Destatis merilisnya pada hari Jumat. Pertumbuhan impor turun menjadi 0.4 persen dari 1.3 persen bulan lalu. Impor diperkirakan akan turun 0.3 persen. Dalam tahun ke tahun (yoy) ekspor meningkat 4.1 persen dan impor naik sebesar 4 persen pada bulan Februari.
Kepercayaan Konsumen Jepang Meningkat Pada bulan Maret
Kepercayaan konsumen Jepang menguat melebihi dari yang diperkirakan pada bulan Maret setelah turun selama dua bulan secara berturut-turut, data survei dari Kantor Kabinet Jepang merilisnya pada hari Jumat.
Indeks sentimen konsumen naik yang disesuaikan secara musiman untuk bulan Maret dilevel 41.7 dari 401 pada bulan Februari. Hasil ini melebihi dari perkiraan ekonom yang memperkirakan dilevel 40.5. Di antara komponen indeks, mata pencaharian keseluruhan meningkat menjadi 40.5 dari 38.5 di bulan sebelumnya.
Indikator pertumbuhan pendapatan juga meningkat dilevel 40.6 dibandingkan 39.8 pada bulan Februari.
Survei ini dilakukan oleh 8.400 rumah tangga pada tanggal 15 Maret.
Jepang Kembali Mencatatkan Surplus Transaksi Berjalan
Jepang mencatat surplus transaski berjalan "current account" secara berturut-turut untuk bulan ke-20, sehingga membantu ekonomi yang masih berjuang untuk pulih dari kontraksi pada kuartal terakhir tahun 2015. Surplus transaksi berjalan dibulan Februari mencapai 2.43 trilyun yen ($ 22.4 miliar) pada bulan Februari, surplus terbesar sejak Maret tahun lalu, menurut data yang dirilis oleh Departemen Keuangan pada hari Jumat. Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan surplus 2.03 triliun yen. Kombinasi impor energi yang murah, pendapatan yang lebih tinggi dari investasi luar negeri oleh perusahaan- perusahaan Jepang dan masuknya wisatawan asing telah memberikan kontribusi untuk surplus. Sebuah gelombang baru-baru ini dalam yen, yang telah menguat sekitar 11 persen pada tahun ini dapat mengancam mengikis beberapa manfaat eksportir telah diterima dari mata uang, dan membuat Jepang akan lebih mahal bagi wisatawan dari luar negeri. "Tren surplus current account mungkin akan terus untuk
menghambat permintaan domestik dan eksternal yang lemah."
Yellen: Ekonomi AS Tumbuh Solid, Kenaikan Suku Bunga Tetap Dalam Jalur
Ekonomi AS berada dalam pertumbuhan solid dengan beberapa petunjuk inflasi yang mulai menunjukkan pergerakan sehingga kenaikan suku bunga lebih lanjut Federal Reserve tetap berada dalam jalurnya, kata Federal Reserve Janet Yellen dalam sebuah diskusi yang turut dihadiri oleh para pendahulunya.Ben Bernanke dan Paul Volcker bergabung bersama dengan Yellen sebagai pembicara, sementara Alan Greenspan muncul melalui layar teleconference. Dalam sebuah pertemuan yang langka, Yellen berbicara sebagai panel dan disampingnya ada tiga pendahulunya di International House, New York. Dia mengatakan bahwa, tujuh tahun setelah krisis keuangan yang cukup 'brutal', pasar tenaga kerja AS sekarang "dekat"
dengan kekuatan penuh dan tidak menjadi alasan lagi bahwa inflasi tidak akan ditahan lebih lama lagi oleh dollar yang kuat dan harga minyak rendah. "Ekonomi AS terus berkembang dengan cara yang memuaskan.
Kami terus melihat kinerja pekerjaan yang baik, beberapa bukti inflasi bergerak naik, jadi itu harapan kami ketika kami menaikkan suku pada bulan Desember lalu," tambahnya.
Economic Calendar Monday 11 April 2016
Date Time Currency Actual Forecast Previous
Mon Apr 11 6:50am JPY Core Machinery Orders m/m -11.8% 15.0%
8:30am AUD Home Loans m/m 2.1% -3.9%
CNY CPI y/y 2.4% 2.3%
CNY PPI y/y -4.6% -4.9%
3:00pm EUR Italian Industrial Production m/m -0.8% 1.9%
7:30pm USD Treasury Sec Lew Speaks 8:25pm USD FOMC Member Dudley Speaks