• Tidak ada hasil yang ditemukan

TESIS PROFIL SITOGENETIK DAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KLINIS SINDROM DOWN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TESIS PROFIL SITOGENETIK DAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KLINIS SINDROM DOWN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

TESIS

PROFIL SITOGENETIK DAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KLINIS SINDROM DOWN

Oleh:

Aini Ariefa NIM 011428116303

PROGRAM STUDI ILMU KEDOKTERAN KLINIK JENJANG MAGISTER

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

SURABAYA

2021

(2)

TESIS

PROFIL SITOGENETIK DAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KLINIS SINDROM DOWN

Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Magister Dalam Program Studi Ilmu Kedokteran Klinik Pada Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga

Oleh:

Aini Ariefa NIM 011428116303

PROGRAM STUDI ILMU KEDOKTERAN KLINIK JENJANG MAGISTER

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

SURABAYA

2021

(3)

iii

(4)

HALAMAN PENGESAHAN

Tesis ini diajukan oleh:

Nama : Aini Ariefa, dr.

NIM : 011428116303

Program Studi : Ilmu Kedokteran Klinik Jenjang Magister Minat Studi Ilmu Kesehatan Anak

Judul Tesis : Profil sitogenetik dan tumbuh kembang pada anak dengan klinis sindrom Down

Tesis ini telah diuji dan dinilai oleh panitia penguji pada 25 Juni 2021

PROGRAM STUDI ILMU KEDOKTERAN KLINIK JENJANG MAGISTER UNIVERSITAS AIRLANGGA

Panitia penguji

Ketua : Dr. Mahrus A Rahman, dr., Sp.A(K) Anggota : Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A(K)

Prof. Darto Saharso dr., Sp.A(K)

Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MSc (CTM), Sp.A(K)

Dr. Ni Wajan Thirthaningsih, dr., M.S, PA(K)

(5)

v

HALAMAN PENETAPAN PANITIA PENGUJI TESIS

Tesis ini telah diuji dan dinilai

Oleh panitia penguji pada sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga Pada tanggal 25 Juni 2021

PANITIA PENGUJI TESIS:

1. Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A(K) 2. Prof. Darto Saharso dr., Sp.A(K) 3. Dr. Mahrus A Rahman, dr., Sp.A(K)

4. Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MSc (CTM), Sp.A(K)

5. Dr. Ni Wajan Thirthaningsih, dr., M.S, PA(K)

(6)

KATA PENGANTAR

Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor genetik termasuk kelainan kromosom, lingkungan, nutrisi, stimulasi, serta hormonal. Kelainan kromosom terjadi pada sekitar 10-25

% dari semua kehamilan. Sindrom Down merupakan kelainan kromosom yang ditandai dengan kelebihan satu kromosom 21 dapat terjadi keseluruhan maupun parsial, salah satu penyebab terbanyak disabilitas intelektual. Anak dengan sindrom Down memiliki kelainan medis multiorgan, antara lain di bidang jantung, endokrin, pendengaran, penglihatan, tulang dan sendi, hipotonia, serta keganasan.

Selain itu, anak sindrom Down juga mengalami perlambatan perkembangan motorik, perkembangan bahasa dan tidak memiliki orientasi sosial seperti layaknya anak normal. Analisis sitogenetik adalah metode standar untuk mengidentifikasi varian sitogenetika sindroma Down dan digunakan untuk konseling genetik yang tepat dan bermanfaat untuk diagnosa yang lebih terarah dan penanganan yang lebih tepat.

Tesis ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan program studi ilmu Kedokteran Klinik jenjang magister Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Studi ini diharapkan menjadikan acuan bahwa pemeriksaan analisis kromosom berguna untuk mengidentifikasi penyebab kelainan tumbuh kembang anak. Penelitian ini telah seoptimal mungkin dilakukan dan menjadikan karya ilmiah dengan baik, namun masih banyak kekurangan sehingga saran dan kritik akan diterima dengan senang hati.

Penulis

(7)

vii

UCAPAN TERIMA KASIH

Puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah- Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tesis dengan judul “Profil sitogenetik dan tumbuh kembang pada anak dengan klinis sindrom Down” sebagai salah satu persayaratan dalam menyelesaikan Program Pendidikan Magister Ilmu Kedokteran Klinik di Universitas Airlangga Surabaya.

Terima kasih tidak terhingga dan penghargaan yang setinggi-tingginya saya ucapkan kepada guru-guru saya Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A(K) dan Prof. Darto Saharso dr., Sp.A(K) yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya untuk membimbing saya dengan penuh kesabaran, kesungguhan, dan ketelitian dalam membekali dan mengarahkan pembuatan naskah usulan penelitian hingga penyelesaian tesis ini.

Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada:

1. Prof. Dr. Boedi Santoso, dr., Sp.OG(K), selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U(K), selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang sebelumnya, yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis I Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr. Soetomo.

2. Dr. Joni Wahyuhadi, dr., Sp.BS(K), selaku Direktur RSUD Dr. Soetomo

Surabaya dan Harsono, dr., MPH, selaku Direktur RSUD Dr. Soetomo

Surabaya yang sebelumnya, yang telah memberikan saya kesempatan dan

(8)

fasilitas selama masa Pendidikan serta memberikan kemudahan dalam melakukan penelitian.

3. Muhammad Faizi, dr., Sp.A(K), selaku Ketua Departemen/SMF Ilmu Kesehatan Anak dan Sjamsul Arief, dr., MARS, Sp.A(K), selaku ketua Departemen/ SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.Soetomo yang sebelumnya, yang telah berkenan memberikan kesempatan kepada saya untuk menempuh pendidikan dan memperdalam pengetahuan di bidang Ilmu Kesehatan Anak serta atas bimbingan dan arahannya selama saya mengikuti masa pendidikan.

4. Dr. Retno Asih Setyoningrum, dr., Sp.A(K), selaku Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.

Soetomo dan Dr. Mahrus A. Rahman, dr., SpA(K), selaku Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr. Soetomo Surabaya yang sebelumnya, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk belajar dan membimbing saya dalam menempuh pendidikan dan memperdalam pengetahuan di bidang Ilmu Kesehatan Anak.

5. Prof. Dr. I Dewa Gede Ugrasena, dr., SpA(K) selaku Kepala Instalasi

Rawat Inap (IRNA) Anak RSUD Dr. Soetomo yang telah memberikan

kesempatan kepada saya untuk merawat pasien di IRNA Anak RSUD Dr

Soetomo serta membimbing dalam memperdalam pengetahuan dibidang Ilmu

Kesehatan Anak.

(9)

ix

6. Taufiq Hidayat, dr., Sp.A(K), selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Kesehatan Anak, dan Dwiyanti Puspitasari, dr., DTM&H, MCTM(TP), Sp.A(K) selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Kesehatan Anak, atas segala bimbingan selama saya mengikuti pendidikan.

7. Dr. Bagus Setyoboedi, dr., Sp.A(K), selaku Koordinator Penelitian dan Pengembangan Departemen Ilmu Kesehatan Anak, dan Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A(K) selaku Koordinator Penelitian dan Pengembangan Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.

Soetomo sebelumnya, yang telah mendukung konsep penelitian ini sehingga tesis ini dapat terwujud serta saran dan kritik untuk perbaikan.

8. Dr. Mahrus A Rahman, dr., Sp.A(K), Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MSc (CTM), Sp.A(K), dan Dr. Ni Wajan Thirthaningsih, dr., M.S, PA(K) selaku tim penguji, atas masukan, saran dan kritik yang sangat berharga dalam penyusunan tesis ini.

9. Dr. Tarmono, dr., Sp.U(K), selaku ketua Komite Koordinasi pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.

Soetomo Surabaya yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas selama masa menempuh pendidikan keahlian.

10. Dwi Putri, dr., Sp.A, selaku dosen wali yang telah banyak membantu, membimbing, dan mengarahkan saya selama menjalani pendidikan.

11. Seluruh staff pengajar di Departemen/ SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas

Kedokteran Universitas Airlangga / RSUD Dr. Soetomo yang tidak dapat

(10)

saya sebutkan satu persatu, yang telah ikhlas membimbing dan membantu saya dalam menyelesaikan masa pendidikan.

12. Seluruh rekan sejawat PPDS Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/ RSUD Dr. Soetomo, terlebih utama rekan PPDS seangkatan saya “Anaknya Chasan”, keluarga pertama saya di Surabaya:

Chasan Ismail, dr., Sp.A, Frans Maradona Pasaribu, dr., Sp.A, Bangkit Putrawan, dr., Sp.A, Alm. Andi Rahadian Prajitno, dr., Ratih Dwi Andini, dr., Sp.A, dr., Loysa Ladydi, dr., Sp.A, Nengcy Erlina T Rerung, dr., Sp.A, Rika Hapsari, dr., Sp.A, Rendi Aji Prihaningtyas, dr., Sp.A, Khadijah Rizky Sumitro, dr., Sp.A yang telah bersama dalam suka dan duka selama menempuh pendidikan magister dan spesialis anak, atas semua dukungan, bantuan dan semangat kebersamaan yang membuat kita kuat dan mampu menjalani semua rintangan. Sahabat ilmiah dan kuliner saya: Almh.

Putri Wulan. S, dr., Sp.A, Dian Yashifa, dr., Indah Lestari, dr., Helen Wila T, dr., dan Anak Agung Ngurah Krisna Putra, dr. yang telah memberikan semangat dan kebersamaan dalam menjalani suka dan duka dalam pendidikan.

13. Seluruh paramedis dan karyawan/ti di Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Rawat Inap, Instalasi Rawat Darurat dan NICU GBPT yang telah membantu saya selama menempuh pendidikan.

14. Seluruh staf karyawan/ti dan sekretaris divisi serta bagian Pendidikan di

lingkungan Departemen/SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran

(11)

xi

Universitas Airlangga/ RSUD Dr. Soetomo yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, atas segala bantuan dan kerjasama selama masa pendidikan.

15. Seluruh pasien beserta orang tua dan keluarganya, yang terlibat dalam penelitian ini dan telah memberikan sumbangsih besar bagi penelitian ini dan ilmu kedokteran.

16. Yang sangat saya cintai dan hormati, orang tua saya, Bapak Prof. Dr. H.

Moh. Bahzar, M.Si, Drs., Ibu Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.S, Dra., ibu mertua saya, ibu Masitah, kakak sepupu saya, Amalia W Afina, S.KM, serta seluruh keluarga besar kami yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Saya bersyukur memiliki keluarga yang senantiasa memberikan dukungan dan doa agar saya diberikan kelancaran dan kemudahan sehingga dapat menyelesaikan pendidikan.

17. Suami saya tercinta, Muhammad Rajudin Noor, S.Kom, M.Kom, dan Putra saya tercinta Ahmad Affan Addin. Terima kasih atas segala cinta kasih, dukungan penuh, kesabaran, bantuan, pengertian, motivasi dan doanya yang selalu menyertai saya selama menjalani masa pendidikan hingga selesai.

18. Serta semua pihak yang telah membantu saya hingga selesai masa pendidikan yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Semoga penelitian ini bermanfaat bagi pembaca maupun rekan-rekan yang

akan melakukan pengabdian di daerah dengan fasilitas terbatas termasuk saya

sendiri dan dapat mengaplikasikan hasil penelitian ini. Penelitian ini diharapkan

dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu kedokteran dan pada akhirnya

(12)

bermanfaat bagi kesehatan anak-anak Indonesia. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua.

Penulis

(13)

xiii

(14)
(15)

xv

PROFIL SITOGENETIK DAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KLINIS SINDROM DOWN

RINGKASAN

Sindrom Down merupakan kelainan kromosom yang ditandai dengan kelebihan satu kromosom 21 dapat terjadi keseluruhan maupun parsial, salah satu penyebab terbanyak disabilitas intelektual yang mengakibatkan perlambatan perkembangan. Anak dengan sindrom Down memiliki kelainan medis multiorgan, antara lain di bidang jantung, endokrin, pendengaran, penglihatan, tulang dan sendi, hipotonia, serta keganasan. Pemeriksaan sitogenetik (karyotyping) adalah metode standar untuk mengidentifikasi varian sitogenetik sindroma Down dan dapat digunakan untuk memberikan konseling genetik yang tepat dan bermanfaat untuk diagnosa dan penanganan yang lebih tepat.

Penelitian ini melihat profil sitogenetik dan tumbuh kembang pada anak dengan klinis sindrom Down. Manfaat dari penelitian ini adalah menambah pengetahuan mengenai gambaran profil sitogenetik dan tumbuh kembang yang terjadi pada anak dengan klinis sindrom Down. Penelitian ini merupakan studi

cross sectional yang dilakukan di Instalasi Rawat Jalan Anak RSUD Dr. Soetomo

Surabaya bulan Juli sampai Desember 2019. Total sampel yang memenuhi kriteria inklusi adalah 30 pasien, dengan gambaran profil sitogenetik berupa sindrom Down klasik pada sebagian besar anak dengan klinis sindrom Down (96.6%) dan 1 anak dengan sindrom Down mosaik.

Anak dengan klinis sindrom Down dilakukan pemantauan pertumbuhan yaitu diukur berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala yang kemudian diplot mengggunakan grafik pertumbuhan sindrom Down. Evaluasi perkembangan anak dengan sindrom Down menggunakan skala perkembangan anak sindrom Down.

Variabel penelitian ini adalah jenis kelamin, usia anak, faktor usia ibu, faktor usia ayah, riwayat keluarga, karakteristik fisik yang terdiri dari: mongoloid face,

macroglossia, simian crease dan hernia umbilicalis terhadap hasil karyotyping

dinilai dengan uji Chi-square test/Fisher’s exact test.

Karakteristik fisik berupa mongoloid face berhubungan terhadap karyotyping

anak dengan klinis sindrom Down (p=0.037). Tidak ada hubungan jenis kelamin,

usia anak, faktor usia ibu, faktor usia ayah, riwayat genetik, karakteristik fisik

yang terdiri dari: macroglossia, simian crease dan hernia umbilicalis terhadap

karyotyping anak dengan klinis sindrom Down (hasil p > 0,05). Terdapat

gangguan pertumbuhan berupa perawakan pendek dan mikrosefali pada anak

dengan klinis sindrom Down. Gangguan perkembangan motorik, sensoris, sosial

dan bahasa terjadi pada anak dengan klinis sindrom Down.

(16)

CYTOGENETIC PROFILE AND GROWTH AND DEVELOPMENT IN CHILDREN WITH CLINICAL DOWN SYNDROME

SUMMARY

Down syndrome is a chromosomal disorder characterized by an excess of one chromosome 21 that can occur completely or partially, one of the most common causes of intellectual disability that results in developmental delays. Children with Down syndrome have multiorgan disorders, for instance heart, endocrine disorders, hearing, vision, bones and joints problems, hypotonia, and malignancy.

Cytogenetic examination (karyotyping) is the standard method for identifying the cytogenetic variant of Down syndrome and can also be used to provide appropriate and useful genetic counseling for more precise diagnosis and treatment.

This study examined the cytogenetic profile and growth and development of children with clinical Down syndrome. This study is beneficial to increase knowledge about the cytogenetic profile and growth and development in children with clinical Down syndrome. This is a cross sectional study conducted at the Pediatric Outpatient Department of RSUD Dr. Soetomo Surabaya from July to December 2019. The total samples that met the inclusion criteria were 30 patients, with a cytogenetic profile in the form of classical Down syndrome in most children with clinical Down syndrome (96.6%) and 1 subject with mosaic Down syndrome.

Children with clinical Down syndrome were monitored for growth, which was measured by weight, height and head circumference. Those measures were then plotted in a Down syndrome growth chart. Evaluation of the development of subjects used a specific scale for children with Down syndrome. The variables of this study were gender, child's age, maternal age factor, father's age factor, family history, physical characteristics consisting of: mongoloid face, macroglossia, simian crease and umbilical hernia on karyotyping results assessed by Chi-square test/Fisher's exact test.

Physical characteristics in the form of a mongoloid face were associated with

karyotyping of children with clinical Down syndrome (p=0.037). There was no

relationship between gender, child's age, maternal age factor, father's age factor,

genetic history, physical characteristics consisting of: macroglossia, simian crease

and umbilical hernia to karyotyping of children with clinical Down syndrome

(result p > 0.05). There were growth disorders in the form of short stature and

microcephaly in children with clinical Down syndrome. Those children were also

suffered for disorders of motor, sensory, social and language development.

Referensi

Dokumen terkait

Kontribusi Pengendalian Intern, Sistem Informasi Akuntansi, dan Financial Value Added terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan serta Dampaknya terhadap Kinerja Organisasi

Tabungan adalah simpanan berdasarkan akad wadi’ah atau investasi dana berdasarkan akad mudharabah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syari’ah yang

Peristiwa terpanen dan terangkutnya empty bunch hingga ke PKS terjadi karena rotasi panen yang tinggi (≥6/9) sehingga buah matang pada tanaman kelapa sawit

(2) Tahap pengorganisasian: Pengorganisasian yang dilaksanakan sudah berjalan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan di pondok pesantren Daarun Najaah, (3) Tahap

Machfoedz menganalisis 47 rasio keuangan untuk memprediksi pertumbuhan laba.Hasil analisis regresi menunjukkan hanya 13 rasio keuangan yang berpengaruh positif

Sistem tenaga listrik yang beroperasi dalam keadaan stabil, terdapat keseimbangan antara daya input mekanis penggerak utama (prime mover) bersumber Air, Uap dan

Tidak hanya itu penyakit OMSK ini juga dapat melibatkan telinga bagian dalam sehingga akan menyebabkan ketulian yang lebih parah yang dikenal sebagai tuli saraf.. Penelitian

Kesimpulan yang bisa diambil dari analisis ini adalah ada pengaruh positif dan signifikan profesi Tenaga Kerja Indonesia terhadap angka perceraian di Kabupaten Ponorogo