TESIS
PROFIL SITOGENETIK DAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KLINIS SINDROM DOWN
Oleh:
Aini Ariefa NIM 011428116303
PROGRAM STUDI ILMU KEDOKTERAN KLINIK JENJANG MAGISTER
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2021
TESIS
PROFIL SITOGENETIK DAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KLINIS SINDROM DOWN
Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Magister Dalam Program Studi Ilmu Kedokteran Klinik Pada Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga
Oleh:
Aini Ariefa NIM 011428116303
PROGRAM STUDI ILMU KEDOKTERAN KLINIK JENJANG MAGISTER
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2021
iii
HALAMAN PENGESAHAN
Tesis ini diajukan oleh:
Nama : Aini Ariefa, dr.
NIM : 011428116303
Program Studi : Ilmu Kedokteran Klinik Jenjang Magister Minat Studi Ilmu Kesehatan Anak
Judul Tesis : Profil sitogenetik dan tumbuh kembang pada anak dengan klinis sindrom Down
Tesis ini telah diuji dan dinilai oleh panitia penguji pada 25 Juni 2021
PROGRAM STUDI ILMU KEDOKTERAN KLINIK JENJANG MAGISTER UNIVERSITAS AIRLANGGA
Panitia penguji
Ketua : Dr. Mahrus A Rahman, dr., Sp.A(K) Anggota : Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A(K)
Prof. Darto Saharso dr., Sp.A(K)
Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MSc (CTM), Sp.A(K)
Dr. Ni Wajan Thirthaningsih, dr., M.S, PA(K)
v
HALAMAN PENETAPAN PANITIA PENGUJI TESIS
Tesis ini telah diuji dan dinilai
Oleh panitia penguji pada sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga Pada tanggal 25 Juni 2021
PANITIA PENGUJI TESIS:
1. Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A(K) 2. Prof. Darto Saharso dr., Sp.A(K) 3. Dr. Mahrus A Rahman, dr., Sp.A(K)
4. Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MSc (CTM), Sp.A(K)
5. Dr. Ni Wajan Thirthaningsih, dr., M.S, PA(K)
KATA PENGANTAR
Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor genetik termasuk kelainan kromosom, lingkungan, nutrisi, stimulasi, serta hormonal. Kelainan kromosom terjadi pada sekitar 10-25
% dari semua kehamilan. Sindrom Down merupakan kelainan kromosom yang ditandai dengan kelebihan satu kromosom 21 dapat terjadi keseluruhan maupun parsial, salah satu penyebab terbanyak disabilitas intelektual. Anak dengan sindrom Down memiliki kelainan medis multiorgan, antara lain di bidang jantung, endokrin, pendengaran, penglihatan, tulang dan sendi, hipotonia, serta keganasan.
Selain itu, anak sindrom Down juga mengalami perlambatan perkembangan motorik, perkembangan bahasa dan tidak memiliki orientasi sosial seperti layaknya anak normal. Analisis sitogenetik adalah metode standar untuk mengidentifikasi varian sitogenetika sindroma Down dan digunakan untuk konseling genetik yang tepat dan bermanfaat untuk diagnosa yang lebih terarah dan penanganan yang lebih tepat.
Tesis ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan program studi ilmu Kedokteran Klinik jenjang magister Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Studi ini diharapkan menjadikan acuan bahwa pemeriksaan analisis kromosom berguna untuk mengidentifikasi penyebab kelainan tumbuh kembang anak. Penelitian ini telah seoptimal mungkin dilakukan dan menjadikan karya ilmiah dengan baik, namun masih banyak kekurangan sehingga saran dan kritik akan diterima dengan senang hati.
Penulis
vii
UCAPAN TERIMA KASIH
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah- Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tesis dengan judul “Profil sitogenetik dan tumbuh kembang pada anak dengan klinis sindrom Down” sebagai salah satu persayaratan dalam menyelesaikan Program Pendidikan Magister Ilmu Kedokteran Klinik di Universitas Airlangga Surabaya.
Terima kasih tidak terhingga dan penghargaan yang setinggi-tingginya saya ucapkan kepada guru-guru saya Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A(K) dan Prof. Darto Saharso dr., Sp.A(K) yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya untuk membimbing saya dengan penuh kesabaran, kesungguhan, dan ketelitian dalam membekali dan mengarahkan pembuatan naskah usulan penelitian hingga penyelesaian tesis ini.
Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada:
1. Prof. Dr. Boedi Santoso, dr., Sp.OG(K), selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U(K), selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang sebelumnya, yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis I Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr. Soetomo.
2. Dr. Joni Wahyuhadi, dr., Sp.BS(K), selaku Direktur RSUD Dr. Soetomo
Surabaya dan Harsono, dr., MPH, selaku Direktur RSUD Dr. Soetomo
Surabaya yang sebelumnya, yang telah memberikan saya kesempatan dan
fasilitas selama masa Pendidikan serta memberikan kemudahan dalam melakukan penelitian.
3. Muhammad Faizi, dr., Sp.A(K), selaku Ketua Departemen/SMF Ilmu Kesehatan Anak dan Sjamsul Arief, dr., MARS, Sp.A(K), selaku ketua Departemen/ SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.Soetomo yang sebelumnya, yang telah berkenan memberikan kesempatan kepada saya untuk menempuh pendidikan dan memperdalam pengetahuan di bidang Ilmu Kesehatan Anak serta atas bimbingan dan arahannya selama saya mengikuti masa pendidikan.
4. Dr. Retno Asih Setyoningrum, dr., Sp.A(K), selaku Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.
Soetomo dan Dr. Mahrus A. Rahman, dr., SpA(K), selaku Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr. Soetomo Surabaya yang sebelumnya, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk belajar dan membimbing saya dalam menempuh pendidikan dan memperdalam pengetahuan di bidang Ilmu Kesehatan Anak.
5. Prof. Dr. I Dewa Gede Ugrasena, dr., SpA(K) selaku Kepala Instalasi
Rawat Inap (IRNA) Anak RSUD Dr. Soetomo yang telah memberikan
kesempatan kepada saya untuk merawat pasien di IRNA Anak RSUD Dr
Soetomo serta membimbing dalam memperdalam pengetahuan dibidang Ilmu
Kesehatan Anak.
ix
6. Taufiq Hidayat, dr., Sp.A(K), selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Kesehatan Anak, dan Dwiyanti Puspitasari, dr., DTM&H, MCTM(TP), Sp.A(K) selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Kesehatan Anak, atas segala bimbingan selama saya mengikuti pendidikan.
7. Dr. Bagus Setyoboedi, dr., Sp.A(K), selaku Koordinator Penelitian dan Pengembangan Departemen Ilmu Kesehatan Anak, dan Prof. Dr. Irwanto, dr., Sp.A(K) selaku Koordinator Penelitian dan Pengembangan Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.
Soetomo sebelumnya, yang telah mendukung konsep penelitian ini sehingga tesis ini dapat terwujud serta saran dan kritik untuk perbaikan.
8. Dr. Mahrus A Rahman, dr., Sp.A(K), Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MSc (CTM), Sp.A(K), dan Dr. Ni Wajan Thirthaningsih, dr., M.S, PA(K) selaku tim penguji, atas masukan, saran dan kritik yang sangat berharga dalam penyusunan tesis ini.
9. Dr. Tarmono, dr., Sp.U(K), selaku ketua Komite Koordinasi pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.
Soetomo Surabaya yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas selama masa menempuh pendidikan keahlian.
10. Dwi Putri, dr., Sp.A, selaku dosen wali yang telah banyak membantu, membimbing, dan mengarahkan saya selama menjalani pendidikan.
11. Seluruh staff pengajar di Departemen/ SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas
Kedokteran Universitas Airlangga / RSUD Dr. Soetomo yang tidak dapat
saya sebutkan satu persatu, yang telah ikhlas membimbing dan membantu saya dalam menyelesaikan masa pendidikan.
12. Seluruh rekan sejawat PPDS Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/ RSUD Dr. Soetomo, terlebih utama rekan PPDS seangkatan saya “Anaknya Chasan”, keluarga pertama saya di Surabaya:
Chasan Ismail, dr., Sp.A, Frans Maradona Pasaribu, dr., Sp.A, Bangkit Putrawan, dr., Sp.A, Alm. Andi Rahadian Prajitno, dr., Ratih Dwi Andini, dr., Sp.A, dr., Loysa Ladydi, dr., Sp.A, Nengcy Erlina T Rerung, dr., Sp.A, Rika Hapsari, dr., Sp.A, Rendi Aji Prihaningtyas, dr., Sp.A, Khadijah Rizky Sumitro, dr., Sp.A yang telah bersama dalam suka dan duka selama menempuh pendidikan magister dan spesialis anak, atas semua dukungan, bantuan dan semangat kebersamaan yang membuat kita kuat dan mampu menjalani semua rintangan. Sahabat ilmiah dan kuliner saya: Almh.
Putri Wulan. S, dr., Sp.A, Dian Yashifa, dr., Indah Lestari, dr., Helen Wila T, dr., dan Anak Agung Ngurah Krisna Putra, dr. yang telah memberikan semangat dan kebersamaan dalam menjalani suka dan duka dalam pendidikan.
13. Seluruh paramedis dan karyawan/ti di Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Rawat Inap, Instalasi Rawat Darurat dan NICU GBPT yang telah membantu saya selama menempuh pendidikan.
14. Seluruh staf karyawan/ti dan sekretaris divisi serta bagian Pendidikan di
lingkungan Departemen/SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran
xi
Universitas Airlangga/ RSUD Dr. Soetomo yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, atas segala bantuan dan kerjasama selama masa pendidikan.
15. Seluruh pasien beserta orang tua dan keluarganya, yang terlibat dalam penelitian ini dan telah memberikan sumbangsih besar bagi penelitian ini dan ilmu kedokteran.
16. Yang sangat saya cintai dan hormati, orang tua saya, Bapak Prof. Dr. H.
Moh. Bahzar, M.Si, Drs., Ibu Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.S, Dra., ibu mertua saya, ibu Masitah, kakak sepupu saya, Amalia W Afina, S.KM, serta seluruh keluarga besar kami yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.
Saya bersyukur memiliki keluarga yang senantiasa memberikan dukungan dan doa agar saya diberikan kelancaran dan kemudahan sehingga dapat menyelesaikan pendidikan.
17. Suami saya tercinta, Muhammad Rajudin Noor, S.Kom, M.Kom, dan Putra saya tercinta Ahmad Affan Addin. Terima kasih atas segala cinta kasih, dukungan penuh, kesabaran, bantuan, pengertian, motivasi dan doanya yang selalu menyertai saya selama menjalani masa pendidikan hingga selesai.
18. Serta semua pihak yang telah membantu saya hingga selesai masa pendidikan yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
Semoga penelitian ini bermanfaat bagi pembaca maupun rekan-rekan yang
akan melakukan pengabdian di daerah dengan fasilitas terbatas termasuk saya
sendiri dan dapat mengaplikasikan hasil penelitian ini. Penelitian ini diharapkan
dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu kedokteran dan pada akhirnya
bermanfaat bagi kesehatan anak-anak Indonesia. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua.
Penulis
xiii
xv
PROFIL SITOGENETIK DAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DENGAN KLINIS SINDROM DOWN
RINGKASAN
Sindrom Down merupakan kelainan kromosom yang ditandai dengan kelebihan satu kromosom 21 dapat terjadi keseluruhan maupun parsial, salah satu penyebab terbanyak disabilitas intelektual yang mengakibatkan perlambatan perkembangan. Anak dengan sindrom Down memiliki kelainan medis multiorgan, antara lain di bidang jantung, endokrin, pendengaran, penglihatan, tulang dan sendi, hipotonia, serta keganasan. Pemeriksaan sitogenetik (karyotyping) adalah metode standar untuk mengidentifikasi varian sitogenetik sindroma Down dan dapat digunakan untuk memberikan konseling genetik yang tepat dan bermanfaat untuk diagnosa dan penanganan yang lebih tepat.
Penelitian ini melihat profil sitogenetik dan tumbuh kembang pada anak dengan klinis sindrom Down. Manfaat dari penelitian ini adalah menambah pengetahuan mengenai gambaran profil sitogenetik dan tumbuh kembang yang terjadi pada anak dengan klinis sindrom Down. Penelitian ini merupakan studi
cross sectional yang dilakukan di Instalasi Rawat Jalan Anak RSUD Dr. SoetomoSurabaya bulan Juli sampai Desember 2019. Total sampel yang memenuhi kriteria inklusi adalah 30 pasien, dengan gambaran profil sitogenetik berupa sindrom Down klasik pada sebagian besar anak dengan klinis sindrom Down (96.6%) dan 1 anak dengan sindrom Down mosaik.
Anak dengan klinis sindrom Down dilakukan pemantauan pertumbuhan yaitu diukur berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala yang kemudian diplot mengggunakan grafik pertumbuhan sindrom Down. Evaluasi perkembangan anak dengan sindrom Down menggunakan skala perkembangan anak sindrom Down.
Variabel penelitian ini adalah jenis kelamin, usia anak, faktor usia ibu, faktor usia ayah, riwayat keluarga, karakteristik fisik yang terdiri dari: mongoloid face,
macroglossia, simian crease dan hernia umbilicalis terhadap hasil karyotypingdinilai dengan uji Chi-square test/Fisher’s exact test.
Karakteristik fisik berupa mongoloid face berhubungan terhadap karyotyping
anak dengan klinis sindrom Down (p=0.037). Tidak ada hubungan jenis kelamin,
usia anak, faktor usia ibu, faktor usia ayah, riwayat genetik, karakteristik fisik
yang terdiri dari: macroglossia, simian crease dan hernia umbilicalis terhadap
karyotyping anak dengan klinis sindrom Down (hasil p > 0,05). Terdapat
gangguan pertumbuhan berupa perawakan pendek dan mikrosefali pada anak
dengan klinis sindrom Down. Gangguan perkembangan motorik, sensoris, sosial
dan bahasa terjadi pada anak dengan klinis sindrom Down.
CYTOGENETIC PROFILE AND GROWTH AND DEVELOPMENT IN CHILDREN WITH CLINICAL DOWN SYNDROME
SUMMARY