• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS BIAYA DAN GAMBARAN PENGOBATAN PADA PASIEN DIARE RAWAT INAP DENGAN PROGRAM BPJS Analisis Biaya Dan Gambaran Pengobatan Pada Pasien Diare Rawat Inap Dengan Program Bpjs Di Rsud Dr. Moewardi Tahun 2014.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS BIAYA DAN GAMBARAN PENGOBATAN PADA PASIEN DIARE RAWAT INAP DENGAN PROGRAM BPJS Analisis Biaya Dan Gambaran Pengobatan Pada Pasien Diare Rawat Inap Dengan Program Bpjs Di Rsud Dr. Moewardi Tahun 2014."

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

   

 

ANALISIS BIAYA DAN GAMBARAN PENGOBATAN PADA

PASIEN DIARE RAWAT INAP DENGAN PROGRAM BPJS

DI RSUD Dr. MOEWARDI TAHUN 2014

SKRIPSI

Oleh:

SAKTYA AYU DONNA PRACILLIA

K100100113

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

SURAKARTA

(2)

PENGARUH KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT PADA

PASIEN TUBERKULOSIS TERHADAP KEBERHASILAN

TERAPI DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU

MASYARAKAT DI SURAKARTA TAHUN 2013

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat mencapai derajat

Sarjana Farmasi (S. Farm) pada Fakultas Farmasi

Universitas Muhammadiyah Surakarta

di Surakarta

Oleh:

SAKTYA AYU DONNA PRACILLIA

K100100113

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

SURAKARTA

(3)

3

(4)
(5)

 

iv

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Dengan menyebut nama Allah SWT, Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Alhamdulillah atas segala petunjuk dan perlindunganNYA penulisan Skripsi yang berjudul Analisis Biaya dan Gambaran Pengobatan pada Pasien Diare Rawat Inap dengan Program BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Tahun 2014 dapat diselesaikan.

Skripsi ini dimaksudkan untuk melengkapi salah satu syarat mencapai gelar Sarjana Farmasi (S. Farm.) Program Studi Ilmu Farmasi di Fakultas Farmasi Muhammadiyah Surakarta.

Dalam penulisan Skripsi ini penulis banyak mendapat dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada:

1. Bapak Azis Saifudin, Ph.D., Apt, selaku Dekan Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

2. Bapak Drs. Suharsono Sp.FRS., Apt, selaku pembimbing utama yang telah memberikan banyak bimbingan, pengarahan, dukungan, dan nasehat selama penelitian dan penyusunan skripsi ini.

3. Bapak Suprapto, M.Sc., Apt, selaku pembimbing pendamping yang telah banyak memberikan nasehat dan saran dalam penyusunan skripsi ini.

4. Ibu Ratna Yuliani, M.Biotech.St., selaku pembimbing akademik.

5. Ibu Dra. Nurul Mutmainah, M.Si., Apt dan Ibu Zakky Cholisoh, Ph.D., Apt selaku penguji ujian skripsi yang telah banyak memberikan saran dan pengarahan.

6. Direktur RSUD Dr. Moewardi beserta stafnya, yang telah memberikan ijin dan membantu penulis dalam untuk melakukan penelitian di Rumah Sakit. 7. Teman-teman seperjuangan Fakultas Farmasi UMS angkatan 2010, terima

kasih atas kebersamaan kita selama ini.

8. Segenap pihak yang telah banyak membantu dan memberi dukungan yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih banyak kekurangan dan keterbatasan, untuk itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan demi penyempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini memberikan manfaat bagi pembaca dan yang memerlukan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Surakarta, 21 September 2015

(6)

DAFTAR ISI

3. BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ... 12

BAB II. METODE PENELITIAN ... 15

A. Rancangan Penelitian ... 15

B. Definisi Operasional Penelitian ... 15

C. Alat dan Bahan Penelitian ... 16

(7)

 

vi

B. Profil Penggunaan Obat ... 22

C. Analisis Biaya ... 26

D. Keterbatasan Penelitian ... 32

BAB IV. KESIMPULAN DAN SARAN ... 33

A.Kesimpulan ... 33

B.Saran ... 33

DAFTAR PUSTAKA ... 34

(8)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1. Antibiotik yang digunakan untuk mengobati diare karena

infeksi ... 9 Tabel 2. Pedoman pemilihan antibiotik menurut BPOM ... 9 Tabel 3. Distribusi pasien rawat inap program BPJS penderita diare dan

penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 berdasarkan jenis kelamin ... 20 Tabel 4. Distribusi pasien rawat inap program BPJS penderita diare dan

penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 berdasarkan umur ... 21 Tabel 5. Persentase lama perawatan pasien rawat inap program BPJS

penderita diare dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 ... 21 Tabel 6. Distribusi pengelompokan diagnosis penyakit diare ... 22 Tabel 7. Distribusi jenis resusitasi cairan yang diterima oleh pasien

rawat inap program BPJS penderita diare dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 ... 23 Tabel 8. Distribusi penggolongan obat dengan penyakit penyerta

maupun tanpa penyakit penyerta yang diterima oleh pasien diare rawat inap program BPJS di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 ... 24 Tabel 9. Biaya administrasi pada pasien rawat inap program BPJS

penderita diare dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 ... 27 Tabel 10. Biaya rawat inap pasien rawat inap program BPJS penderita

(9)

 

viii

Tabel 11. Biaya laboratorium untuk pasien rawat inap program BPJS penderita diare dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 ... 28 Tabel 12. Rata rata biaya tindakan dan alat kesehatan pasien rawat inap

program BPJS penderita diare dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 ... 29 Tabel 13. Biaya visit pasien rawat inap program BPJS penderita diare

dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 29 Tabel 14. Rata-rata biaya obat pasien rawat inap program BPJS penderita

diare dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 ... 30 Tabel 15. Rata-rata biaya pengobatan diare spesifik dan penyakit

penyertanya untuk setiap kelas perawatan ... 31 Tabel 16 Rata-rata biaya pengobatan diare non-spesifik dan penyakit

penyertanya untuk setiap kelas perawatan ... 31 Tabel 17 Rata-rata total biaya terapi diare dan penyakit penyertanya

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Identifikasi dan Perincian Biaya Perawatan Pasien Diare Spesifik dan Penyakit Penyertanya dengan Program BPJS di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2014 ... 37 Lampiran 2. Identifikasi dan Perincian Biaya Perawatan Pasien Diare

(11)

 

x

DAFTAR SINGKATAN

BPJS = Badan Penyelenggara Jaminan Sosial CA = Cost Analysis

CBA = Cost-Benefit Analysis

CEA = Cost Effectivenese Analysis

CMA = Cost Minimization Analysis

CRO = Cairan Rehidrasi Oral CRP = Cairan Rehidrasi Parenteral CUA = Cost-Utility Analysis

JKN = Jaminan Kesehatan Nasional ORS = Oral Rehydration Solution

(12)

INTISARI

Diare atau gastroenteritis merupakan alasan utama pencarian perawatan medis pada pasien. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis biaya dan menggambarkan pengobatan pada pasien rawat inap program BPJS penderita diare dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014.

Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif non-eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif (backward looking) menggunakan desain deskriptif yang diambil dari data sekunder catatan medis pasien diare yang di rawat inap dengan program BPJS di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014. Didapatkan data sebanyak 28 kasus yang memenuhi kriteria inklusi. Biaya yang dihitung adalah biaya medik langsung yang meliputi biaya obat, biaya rawat inap, biaya laboratorium, biaya visite, biaya tindakan dan alat kesehatan serta biaya administrasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Golongan obat yang digunakan pada pasien rawat inap program BPJS penderita diare dan penyakit penyertanya di RSUD Dr. Moewardi tahun 2014 adalah Cairan Rehidrasi (100%) antara lain RL sebanyak 17 kasus (65,38%), dan asering digunakan sebanyak 9 kasus (34,62%). Golongan antitukak lambung digunakan sebanyak 28 pasien (21,05%), golongan adsorben digunakan sebanyak 20 pasien (15,03%), golongan antibiotik sebanyak 19 pasien (14,28%), golongan antiemetik sebanyak 15 pasien (11,27%), dan suplemen digunakan sebanyak 15 pasien (11,27%). (2) Rerata total biaya (direct

medical cost) terapi diare dan penyakit penyertanya untuk setiap kelas perawatan

yaitu kelas VIP sebesar Rp.3.239.007 ± Rp.1.914.830; kelas I sebesar Rp.1.522.475 ± Rp.0; kelas II sebesar Rp.2.964.331 ± Rp.368.155; kelas III sebesar Rp.2.043.954 ± Rp.1.716.563.

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini dengan bukti adanya peningkatan rata-rata skor pengamatan aktivitas belajar dari siklus 1 sebesar 63,5% menjadi 80%, berarti naik 16,25 % (2) Strategi pembelajaran

Menurut Departemen Pendidikan Nasional (2011: 4), tugas dan kewajiban dokter kecil yaitu, selalu bersikap dan berperilaku sehat sehingga dapat menjadi contoh bagi

[r]

“Bagaimana peningkatan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif siswa setelah diterapkannya Model Pembelajaran Contextual Teaching and1. Learning

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kenaikan dan penurunan pendapatan Pemerintah Daerah di Pulau Sulawesi berdasarkan analisis rasio ketergantungan keuangan

Tetapi yang menjadi permasalahan adalah bagaimana sebagai pencipta, para perupa mampu menghadirkan bentuk yang kreatif, tidak sekedar mengulang bentuk alam,

Mahasiswa/i dapat memahami pengertian, tujuan & landasan hukum kerukunan antar umat beragama 2.. Mahasiswa/i dapat

 Memahami cara kerja dari sistem dasar komunikasi satelit. Arsitektur jaringan