Pengaruh Penambahan Molases dan Isolat Bakteri Asam Laktat dari Cairan Rumen Sapi PO Terhadap Kualitas Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kandungan asam lemak terbang dan NH 3 (in vitro) tertinggi dari silase Rumput Gajah (Pennisetum.. Purpureum)
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan penggunaan aditif dedak padi dan inokulum bakteri asam laktat dari cairan rumen sapi PO nyata mempengaruhi kenaikan
Kesimpulan penelitian : penggunaan starter bakteri asam laktat pada proses ensilase hijauan rumput gajah menghasilkan kualitas fisik organoleptik silase yang baik.. Kata
Silase dengan kandungan lemak kasar yang lebih tinggi pada perlakuan pupuk kompos (A2) daripada perlakuan lainnya menunjukkan bahwa respon rumput gajah terhadap pupuk kompos
Silase dengan kandungan lemak kasar yang lebih tinggi pada perlakuan pupuk kompos (A2) daripada perlakuan lainnya menunjukkan bahwa respon rumput gajah terhadap pupuk kompos
Penggunaan aditif tepung gaplek pada pembuatan silase rumput gajah dengan berbagai level tepung gaplek dengan penambahan isolate bakteri asam laktat dari cairan
Produksi asam lemak terbang cairan rumen dari silase rumput Gajah pada lama ensilase dan pengunaan aditif molases atau lumpur kecap Penggunaan aditif lumpur kecap ternyata menghasilkan
Tabel 1 Skor panelis terhadap pengamatan pada kriteria silase rumput gajah Kriteria Karateristik Silase Skor Aroma Kurang segar 1-1,99 Segar 2-2,99 Harum khas silase 3-3,99 Jamur