• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Teknik Analisis Risiko kegiatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Teknik Teknik Analisis Risiko kegiatan "

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Pada awal tahun enampuluhan analisis risiko masih merupakan kegiatan yang bersifat konvensional,

karena hambatan dan keterbatasan lingkungan sosial, pasar, kompleksitas analisis risiko, teknologi, sumber data, dan tidak memadai serta belum

dewasanya ilmu pengetahuan manusia yang terlibat di dalamnya.

Sekarang perkembangan dan penggunaan teknik

analisis risiko sudah sangat canggih. Para evaluator investasi juga melakukan berbagai modifikasi

berdasarkan pengalaman dan dalam rangka untuk menyesuaikan dengan karakteristik lingkungan yang berubah (Austin J.J and C.F. Sirmans, 1982: 62).

(3)

a. Pendekatan Konservatif

Prinsip dasar teknik ini sangat sederhana,

yaitu memilih estimasi yang tinggi pada

biaya (

cash outflows

) dan

mengevaluasinya dengan discount rate

yang relatif tinggi. Walaupun teknik ini

mudah dan menempatkan proyek dalam

lingkup yang aman, sebenarnya teknik ini

tidak menerapkan suatu ukuran risiko,

sehingga terlalu banyak penyimpangan

yang dapat terjadi.

(4)

b. Risk-Adjusted Discount Rate

Cara kerja metode ini adalah dengan

menentukan sebuah risk-adjusted net present

value (NPV) dari suatu investasi properti

dengan menggunakan risk-adjusted discount

rate (RADR). Risk-adjusted

(5)

c. Pendekatan Kepastian Ekivalen (Risk Free Discount Rate)

Metode Risk-Free Discount Rate (RFDR) merupakan alternatif, di samping metode RADR, untuk

merefleksikan risiko dan arus kas.

Prinsip dasar teknik ini adalah dengan mengkonversikan arus kas yang tidak pasti ke arus kas ekivalen yang lebih pasti dari proyek yang dianalisis dengan

menggunakan koefisien kepastian ekivalen. Koefisien ini berkisar antara 0,00 hingga 1,00 tergantung

(6)

d. Decision Trees

Teknik ini merupakan satu dari sedikit metode yangmemungkinkan pengambil keputusan

membawa seluruh kemungkinan hasil dari sebuah proyek ke dalam lingkungan yang tidak pasti.

Analisis dengan metode ini tidak menghasilkan suatu keputusan “melanjutkan” atau “menolak” proyek investasi. Investor harus mengambil

(7)

e. Analisis Kepekaan

Metode ini didefinisikan sebagai suatu proses evaluasi sejumlah parameter untuk menguji atau mengidentifikasi pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan oleh adanya perubahan nilai masukan (nilai NPV proyek) dalam proses evaluasi sejumlah parameter tadi. Aplikasi sistematis dari perubahan-perubahan itu disebut sebagai analisis kepekaan (sensitivity analysis).

Tujuan teknik ini adalah mengevaluasi derajad perubahan NPV dan

memungkinkan pengambil keputusan mengidentifikasi sejumlah

alternatif NPV dan kemudian menentukan faktor yang memberikan pengaruh terbesar.

(8)

f. Analisis Probabilitas

Dibandingkan dengan cara sebelumnya, analisis probabilitas

(probability analysis) merupakan metode yang lebih rumit, tetapi merupakan metode yang baik dan banyak digunakan dalamanalisis proyek properti. Analisis probabilitas, tidak seperti analisis kepekaan, dapat dievaluasi secara langsung dengan menggabungkan probabilitas seluruh proses yang dapat terjadi selama periode investasi proyek properti.

(9)

Lima prasyarat itu adalah:

1.

accountability,

2.

economic viability assessment,

3.

contractual purpose,

4.

reliability, dan

5.

comprehensive analysis

(10)

a.

Accountability: Untuk proyek skala besar,

seorang analis perlu menunjukkan bahwa

ia sudah memasukkan seluruh

pertimbangan mengenai risiko yang

mungkin terjadi, sehingga analisisnya

dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai contoh, accountability untuk teknik

konservatif dikatakan sebagai “jelek”, sebab

si analis secara mudah memasukkan

(11)

b. Economic Viability Assessment (EVA),

untuk menjelaskan ini langsung dapat

diberikan contoh sebagai berikut: EVA

analisis probabilitas lebih baik dari pada

analisis kepekaan, karena yang pertama

memasukkan lebih banyak variabel risiko

dari distribusi probabilitas yang bersifat

(12)

c. Contractual Purpose, pengalokasian risiko dalam analisis risiko dapat digunakan dalam

menentukan alternatif kontrak dan kerangka hukum untuk proyek yang sedang dievaluasi, seperti

pengalokasian risiko pada suatu perusahaan asuransi.

d. Reliability, derajad reliabilitas tergantung pada pertimbangan risiko dan akurasi kesimpulannya.

e. Comprehensive Analysis, diukur dengan

(13)

Referensi

Dokumen terkait

Identifikasi sumber- sumber risiko, analisis probabilitas terjadinya risiko, dan analisis dampak risiko yang bersumber dari mortalitas akan membantu Plasma X

PERHITUNGAN METODE ANALISIS Z-SCORE MODEL ALTMAN, MODEL SPRINGATE, MODEL ZMIJEWSKI DAN ECONOMIC. VALUE

Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian, asal-usul limbah padat, dampak yang ditimbulkan dan contoh- contoh pengelolaan limbah padat yang baik serta upaya mengurangi sampah. 

Menjelaskan prinsip kerja bomb calorimeter, menjelaskan tipe-tipe yang ada, menjelaskan secara singkat bagaimana cara mengoperasikannya serta lingkup analisis yang

Analisis risiko adalah padanan istilah untuk risk assessment, yaitu karakterisasi efek-efek yang potensial merugikan kesehatan manusia oleh pajanan bahaya lingkungan

ANALISIS PENILAIAN KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN FINANCIAL VALUE ADDED (FVA) (Studi Kasus PT... ANALISIS PENILAIAN KINERJA

Economic Value Added Kinerja perusahaan yang diukur dengan metode EVA untuk tahun 2005 hingga tahun 2009 menggunakan persamaan sebagai berikut: EVA = Adjusted NOPAT – WACC x Adjusted

Suatu contoh, peragam yang baik yang bebas dari pengaruh perlakuan adalah yang diukur sebelum perlakuan dilaksanakan, seperti data analisis tanah awal atau data pengaruh sisa perlakuan