• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Model Pendukung Sistem Informasi Akademik berbasis Android (Studi Kasus: Universitas Kristen Satya Wacana)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Model Pendukung Sistem Informasi Akademik berbasis Android (Studi Kasus: Universitas Kristen Satya Wacana)"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Model Pendukung Sistem Informasi Akademik

berbasis Android

(Studi Kasus: Universitas Kristen Satya Wacana)

Artikel Ilmiah

Peneliti :

Michael Edward Metekohy (672013732) Kristoko Dwi Hartomo, M.Kom.

Program Studi Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Informasi

Universitas Kristen Satya Wacana

(2)

Model Pendukung Sistem Informasi Akademik

berbasis Android

(Studi Kasus: Universitas Kristen Satya Wacana)

Artikel Ilmiah

Diajukan kepada

Fakultas Teknologi Informasi

untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer

Peneliti :

Michael Edward Metekohy (672013732) Kristoko Dwi Hartomo, M.Kom.

Program Studi Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Informasi

Universitas Kristen Satya Wacana

(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)

Model Pendukung Sistem Informasi Akademik berbasis Android

(Studi Kasus: Universitas Kristen Satya Wacana)

1)

Michael Edward Metekohy,2)

Kristoko Dwi Hartomo

Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana Jl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, Indonesia Email: 1)[email protected], 2) [email protected]

Abstract

Universitas Kristen Satya Wacana has academic facilities and infrastructure for academic information processing, which has been being integrated with computers and connected to the Internet network. Satya Information System Academic Wacana (SIASAT), providing facilities for students to access information related to academic activities. To expand and improve services to students, existing SIASAT can be developed in the form of mobile applications. Web service technology can be used to develop applications SIASAT Android using existing resources, in this case SIASAT system itself. In this study developed SIASAT Android-based applications, which utilize web services technology and JSON data formats to communicate with the server SIASAT. The results of the study is an Android application that can be SIASAT complement existing systems, and facilitate students in the course of registration, accessing grades and schedule.

Keywords: Academic Information System, Android

Abstrak

Universitas Kristen Satya Wacana memiliki sarana dan prasarana akademik untuk mengolah data dan informasi, yang telah terintregrasi dengan komputer dan terhubung dengan jaringan internet. Sistem Informasi Akademik Satya Wacana (SIASAT) ini, memberikan fasilitas bagi mahasiswa untuk mengakses informasi yang berkaitan dengan kegiatan akademis. Untuk memperluas dan meningkatkan layanan kepada mahasiswa, SIASAT yang telah ada dapat dikembangkan dalam bentuk aplikasi mobile. Teknologi web service dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi SIASAT berbasis Android (SIASAT Android), dengan menggunakan sumber daya yang sudah ada, dalam hal ini adalah sistem SIASAT itu sendiri. Pada penelitian ini dikembangkan aplikasi SIASAT berbasis Android, yang memanfaatkan teknologi web service dan format data JSON untuk berkomunikasi dengan server SIASAT. Hasil penelitian adalah sebuah aplikasi SIASAT Android yang dapat menjadi pelengkap sistem yang sudah ada, dan memudahkan mahasiswa dalam hal registrasi matakuliah, akses nilai dan jadwal.

Kata Kunci: Sistem Informasi Akademik, Android

1)

Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana.

2)

(10)

1 1. Pendahuluan

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang bertempat di Salatiga, Jawa Tengah. Selain daripada mutu pendidikan yang dihasilkan, UKSW juga memiliki sarana dan prasarana akademik yang sudah cukup memadai, dimana dalam mengolah data dan informasi, sebagian besar sudah terintregrasi dengan komputer dan terhubung internet. Lewat sistem yang sudah ada ini, mahasiswa memiliki kemudahan dalam mengakses informasi yang berkaitan dengan kegiatan akademis lewat Sistem Informasi Akademik Satya Wacana (SIASAT). Selain SIASAT yang dapat diakses secara mudah lewat internet, UKSW juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mendapatkan informasi mengenai akademis. Adapun diantaranya adalah layanan informasi via Short Message Service (SMS) dan Anjungan Layanan Akademik Mahasiswa (ALAM). Dalam penggunaannya, ALAM memanfaatkan barcode yang ada pada Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) untuk melakukan login ke dalam sistem. Akan tetapi, dari hasil observasi, tidak sedikit mahasiswa yang jarang memanfaatkan layanan ini. Hal tersebut disebabkan karena pada dasarnya mahasiswa harus melakukan kontak fisik secara langsung dengan mesin ALAM yang dimana, mesin – mesin tersebut hanya tersedia pada beberapa gedung (desktop). Hal tersebut tentunya menyebabkan mobilitas dan fleksibilitas pengguna sistem ini menjadi berkurang. Sehingga ada baiknya diterapkan sebuah pengembangan teknologi dalam mengatasi masalah tersebut.

Salah satu perkembangan dalam bidang teknologi adalah teknologi web service. Seiring berkembangnya, teknologi web service dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis mobile, teknologi mobile web service dapat diterapkan untuk membangun aplikasi SIASAT berbasis Android. Aplikasi SIASAT berbasis Android dapat juga digunakan sebagai pelengkap web SIASAT yang sudah ada, untuk efisiensi waktu, kegunaan, dan juga tempat.

Munculnya teknologi Android sebagai sistem operasi untuk telepon genggam bersifat open source membawa satu alasan terbaru tentang perkembangan teknologi mobile. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk membangun aplikasi mereka sendiri yang kemudian dapat digunakan pada berbagai macam piranti bergerak (mobile). Aplikasi yang dirancang merupakan aplikasi berbasis Android yang menggunakan penerapan teknologi web service sebagai jembatan penghubung antara database server dengan Android. Aplikasi hasil perancangan ini diberi nama SIASAT Android. 2. Tinjauan Pustaka

(11)

2

sistem pendataan pasien yang mudah digunakan oleh pegawai pada modul rawat inap. Sistem ini dibangun dengan menggunakan penerapan dari REST webservice teknologi dengan format data XML. Sistem ini memberikan informasi tentang bagaimana mengelola data pasien, mengatur ruang perawatan, dan mengatur dokter yang akan merawat pasien pada Rumah Sakit Mitra Masyarat Timika khususnya modul rawat inap [1].

Penelitian yang berjudul Pembuatan Sistem Informasi Akademik Siswa Berbasis Short Message Service (SMS) Gateway Pada Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Pacitan, membahas tentang masalah penyampaian nilai ujian harian, nilai ujian tengah semester, nilai ujian akhir semester, data absensi, dan biaya sumbangan sekolah pada SMAN 2 Pacitan yang masih dilakukan secara manual. Pada penelitian tersebut dicapai suatu sistem informasi yang dapat diakses menggunakan layanan SMS. Sehingga siswa dapat mengetahui informasi nilai pelajaran Tugas, UAS, UTS, Absensi kelas, Biaya sumbangan sekolah dan pengumuman lainnya dalam hitungan detik. Siswa hanya perlu mengirim SMS maka sistem SMS Gateway akan membalas SMS secara langsung dan otomatis, dan untuk memudahkan orangtua siswa untuk memantau prestasi akademik putra-putri mereka selama menempuh pendidikan [2].

Pada penelitian Rodrigues [3] yang berjudul Mobile Application Webservice Performance Analysis: Restful Services With JSON and XML, dijelaskan bahwa perkembangan smartphone dapat menjadi sasaran pemasaran yang besar. Seiring dengan pertumbuhan pasar smartphone, kebutuhan aplikasi baru juga meningkat, dan mengarah kepada rangkaian pengembangan perangkat lunak yang lebih cepat. Dalam beberapa kasus, aplikasi mobile terhubung dengan sistem yang telah ada sebelumnya, dan penting untuk mencari jalur dan bentuk pertukaran data yang cepat dan aman. Penelitian Rodrigues bertujuan untuk menunjukkan bagaimana RESTful web service dan dikombinasikan dengan JSON dapat membantu pengembang software untuk memenuhi celah dalam hal keamanan, stabilitas, dan kecepatan [3].

Berdasarkan penelitian-penelitian terkait sistem informasi akademik dan teknologi Android, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah sistem informasi berbasis Android. Pada penelitian sebelumnya digunakan format data XML dalam proses pengiriman data dari server ke mobile. Pada penelitian ini digunakan JSON sebagai format data, karena JSON telah terbukti memiliki ukuran yang lebih kecil dari XML [4]. SMS Gateway tidak digunakan pada penelitian ini, akan tetapi sebagai penyedia data digunakan teknologi RESTful web service [5]. RESTful web service memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya, karena dari sisi client, RESTful web service tampak seperti alamat web pada umumnya. Data yang diberikan oleh RESTful web service adalah data teks dengan format yang fleksibel. Format yang digunakan pada umumnya adalah XML atau JSON [4][6].

(12)

3

tersebut, maka sistem yang dikembangkan pada penelitian ini unggul dalam hal ukuran data yang ditransmisikan lebih kecil dan cepat, kemudahaan skalabilitas fungsi web service karena sifat RESTful yang fleksibel, dan kemudahaan skalabilitas end user application karena digunakan JSON. [7]

Hasil dari penelitian diharapkan dapat menjadi acuan penelitian selanjutnya dalam hal kemudahan skalabilitas sistem informasi akademik berbasis mobile. Pentingnya penelitian ini adalah menyediakan perbandingan dalam hal proses perancangan, implementasi, dan kemudahan akses/penggunaan antara sistem informasi akademik berbasis web pada umumnya dengan sistem informasi akademik berbasis mobile. Penelitian ini dibatasi pada implementasi pada sistem operasi Android, dan kasus yang dibahas adalah sistem informasi akademik di Universitas Kristen Satya Wacana.

Web Service adalah sebuah software yang dirancang untuk mendukung adanya interaksi antara mesin ke mesin pada sebuah network. Web Service menyediakan standar komunikasi di antara berbagai aplikasi software yang berbeda-beda dan dapat dijalankan di berbagai platform. Web Service memiliki interface yang dideskripsikan pada format mesin seperti WSDL. Sistem lain yang berinteraksi dengan web service dilakukan melalui antar muka menggunakan pesan seperti pada SOAP. Pada umumnya pesan ini memanfaaatkan HTTP dan XML yang merupakan salah satu standar web. Pada saat ini semakin banyak penelitian dan pengembangan yang dilakukan untuk menyempurnakan web service baik dari sisi konsep ataupun teknis. Web Service mencoba membuat suatu lingkungan di mana jaringan apapun yang dipunyai client dapat berjalan pada device apapun, dapat menemukan suatu service pada jaringan dan menggunakan service tersebut seolah-olah service tersebut sudah berada pada local service.[8]

(13)

4

mengkombinasikan SOAP dan WSDL untuk pembentukan sebuah registry API bagi pendaftaran dan pengenalan serivce.

REST (Representational State Transfer) Web Service adalah suatu gaya arsitektur perangkat lunak untuk pendistribusian sistem hipermedia seperti WWW. Secara spesifik, REST merujuk pada suatu prinsip-prinsip arsitektur jaringan yang menggariskan pendefinisian dan pengalamatan sumber daya. Istilah ini sering digunakan untuk mendeskripsikan semua interface sederhana yang mengirimkan data melalui HTTP tanpa ada tambahan lapisan pesan seperti SOAP. Keuntungan lain dari antarmuka REST adalah request dan respon dapat dipendekkan. Prinsip dasar desain REST adalah membuat pemetaan one-to-one antara operasi create, read, update, dan delete yang menggunakan method sebagai POST untuk membuat sebuah resource pada server. GET untuk menerima sebuah

resource. PUT untuk proses update state dari resource. DELETE untuk

menghapus resource. Dalam konsep arsitektur REST web service, membuat panggilan ke suatu HTTP API secara signifikan lebih mudah daripada ke SOAP API, karena membutuhkan library client, membutuhkan pengenalan, dan kebiasaan. Sedangkan HTTP API adalah asli dari semua bahasa pemrograman dan hanya melibatkan HTTP request dengan parameter sesuai yang ditambahkan, sehingga lebih memudahkan dalam melakukan proses pemanggilan. HTTP API mudah untuk testing dan troubleshoot, karena dapat membangun panggilan dengan tidak lebih dari sekedar browsing dan memeriksa respon dalam jendela browser itu sendiri. Karena berbasis HTTP/RESTful, API dapat dikonsumsi menggunakan request GET sederhana, dan server proxy/reverse-proxy dapat melakukan cache atas respon tersebut dengan mudah. Untuk mengakses RESTful

web service digunakan sebuah URI (Uniform Resource Identifiers) yang

merupakan nama dan alamat dari sebuah resource. RESTful web service tidak menggunakan WSDL. Pesan yang dikirim, dikemas dalam format XML dan JSON. Berbeda dengan SOAP web service yang menggunakan protokol khusus untuk pengiriman pesan [5][8]

JSON (JavaScript Object Notation) adalah format pertukaran data yang ringan, mudah dibaca dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan dan dibuat (generate) oleh komputer. Format ini dibuat berdasarkan bagian dari Bahasa Pemprograman JavaScript, Standar ECMA-262 Edisi ke-3 - Desember 1999. JSON merupakan format teks yang tidak bergantung pada bahasa pemprograman apapun karena menggunakan gaya bahasa yang umum digunakan oleh programmer keluarga C termasuk C, C++, C#, Java, JavaScript, Perl, Python dll. Oleh karena sifat-sifat tersebut, menjadikan JSON ideal sebagai bahasa pertukaran-data. JSON terbuat dari dua struktur: (1) Kumpulan pasangan nama/nilai. Pada beberapa bahasa, hal ini dinyatakan sebagai objek (object), rekaman (record), struktur (struct), kamus (dictionary), tabel hash (hash table), daftar berkunci (keyed list), atau associative array.(2) Daftar nilai terurutkan (an ordered list of values). Pada kebanyakan bahasa, hal ini dinyatakan sebagai larik (array), vektor (vector), daftar (list), atau urutan (sequence). [7]

(14)

5

karena format data mudah dipertukarkan dengan bahasa-bahasa pemprograman yang juga berdasarkan pada struktur data ini. Contoh dokumen dalam format JSON adalah sebagai berikut [7]:

{

"id": 1,

"name": "A green door", "price": 12.50,

"tags": ["home", "green"] }

3. Metode Penelitian

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, yaitu dengan memperhatikan proses dan peristiwa [9]. Penelitian yang dilakukan, diselesaikan melalui tahapan penelitian yang terbagi dalam empat tahapan, yaitu: (1) Analisis kebutuhan dan pengumpulan data. Analisa dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. (2) Perancangan sistem, (3) Implementasi sistem, (4) Pengujian sistem dan analisis hasil pengujian.

Gambar 1 Tahapan Penelitian [10]

Tahapan penelitian pada Gambar 1, dapat dijelaskan sebagai berikut. Tahap pertama: pengumpulan kebutuhan dilakukan untuk mengumpulkan data dengan memperhatikan proses akademis yang terjadi di Universitas Kristen Satya Wacana. Data yang dikumpulkan yaitu data mahasiswa, data matakuliah, data fakultas, data progdi, data dosen, dan beberapa contoh data nilai.

Tahap kedua: perancangan sistem, yaitu setelah mendapatkan data, dilakukan perancangan sistem yang meliputi perancangan proses menggunakan diagram Unified Modelling Language (UML) yang bertujuan untuk menggambarkan secara jelas alur yang ada pada aplikasi yang akan dibangun. Perancangan proses menggunakan UML (unified Modeling Language) meliputi use case diagram, activity diagram dan class diagram. Perancangan database termasuk didalamnya yaitu perancangan tabel, field dalam tabel, tipe data tiap field dan perancangan relasi antar tabel. Perancangan proses dilakukan dengan melihat proses bisnis manual kemudian dari proses tersebut dirancangan alur proses pada sistem;

Tahap ketiga: implementasi sistem, membuat aplikasi sesuai perancangan proses pada tahap kedua. Aplikasi Android dikembangkan dengan menggunakan

Analisis Kebutuhan, dan Pengumpulan Data

Perancangan Sistem meliputi Perancangan Proses (UML)

Pengembangan dan Implementasi Sistem

(15)

6

Android SDK. Database diimplementasikan pada SQLServer. Untuk media komunikasi antara aplikasi android dengan database, dikembangkan RESTFul web service dengan menggunakan teknologi ASP.Net

Tahap keempat: pengujian sistem, yaitu dilakukan pengujian untuk melihat apakah aplikasi yang telah dibuat sudah sesuai dengan yang diharapkan dan tidak ada error, jika belum sesuai maka akan dilakukan perbaikan.

Berdasarkan hasil pengumpulan kebutuhan, maka secara garis besar, kebutuhan sistem adalah: (1) mahasiswa dapat melakukan login ke sistem akademik melalui aplikasi Android; (2) mahasiswa dapat melihat KST, Transkrip, KHS, dan Jadwal Kuliah.

Berdasarkan analisa kebutuhan sistem dan analisa proses bisnis, dilakukan perancangan sistem. Hasil rancangan sistem secara garis besar ditunjukkan dengan menggunakan use case diagram (Gambar 2).

Gambar 2 Use case Diagram Sistem SIASAT Android

(16)

7

Studi (KST), Melihat Transkripsi dan Hasil Studi (KHS). Dosen bertugas untuk mengatur data nilai Mahasiswa.

Perlu diperhatikan bahwa Aktor Administrator merupakan bagian sistem SIASAT secara keseluruhan. Pada penelitian ini, hanya disediakan aktor Mahasiswa dan Dosen, yang terlibat langsung dengan SIASAT Android.

Gambar 3 Activity Diagram Sistem SIASAT Android

Gambar 4 Activity Diagram Administrasi SIASAT

(17)

8

yang dibuka, jadwal registrasi dan juga data mahasiswa. Class Diagram merupakan diagram yang menampilkan hubungan entity, dan controller.

Fakultas

Gambar 5 Class Diagram Sistem

Gambar 5 merupakan class diagram dari Android SIASAT. Class diagram ini merupakan bagian dari keseluruhan sistem SIASAT. Terdapat 3 class yang bersentuhan langsung dengan pengguna Android SIASAT yaitu Mahasiswa, KelasBuka, dan Registrasi.

Class Mahasiswa merupakan class yang mewakili tabel mahasiswa, dan digunakan oleh Android SIASAT untuk proses login. Class ini memiliki satu class control yaitu MahasiswaControl, yang bertugas untuk menghubungkan antara user interface Android SIASAT dengan class Mahasiswa.

Class KelasBuka merupakan class yang mewakili daftar matakuliah berserta kelas yang dibuka pada semester tertentu. Class tersebut memiliki control yaitu KelasBukaControl yang didalamnya terdapat sub control yaitu PilihKelasControl. KelasBukaControl menjembatani user interface dengan data KelasBuka.

Class Registrasi merupakan class yang mewakili data registrasi mahasiswa, yaitu matakuliah yang dipilih oleh mahasiswa. Class ini memiliki 4 control yang digeneralisasikan ke dalam control RegistrasiControl. Control tersebut berfungsi untuk menghubungkan antara data registrasi yang tersimpan di database melalui class Registrasi, ke user interface.

4. Hasil dan Pembahasan

(18)

9

Android Phone

Android Tablet

RESTful Web Service

Server Siasat JSON

Gambar 6 Arsitektur Sistem

Pada Gambar 6 ditunjukkan arsitektur sistem, yang terdiri dari aplikasi yang berjalan pada sistem operasi Android dan RESTful Web Service yang berada di server. SIASAT Android terhubung dengan server siasat melalui layanan RESTful. Format data yang ditransmisikan antara server dengan aplikasi adalah JSON. RESTful Web Service merupakan layanan yang ditambahkan pada web SIASAT yang telah ada. Aturan-aturan bisnis/akademis mengikuti aturan yang sudah ada di web SIASAT. Sehingga tidak diperlukan perubahan terhadap sistem yang sudah ada.

Gambar 7 Tampilan Login Gambar 8 Tampilan Kartu Studi

(19)

10

Gambar 9 Tampilan Jadwal Kuliah Gambar 10 Tampilan Transkrip Nilai

Gambar 9 merupakan tampilan jadwal kuliah. Matakuliah yang sedang diambil, ditampilkan secara berurutan berdasarkan hari dan jam. Gambar 10 merupakan tampilan Transkrip Nilai, yang berisi semua matakuliah yang telah diambil beserta nilai yang diperoleh.

Kode Program 1 Perintah untuk request data ke server

1 StringBuilder builder = new StringBuilder();

2 HttpClient client = new DefaultHttpClient();

3 HttpGet httpGet =

4 new HttpGet("http://" + server + "/Ajax.aspx?"+ param);

5 HttpResponse response = client.execute(httpGet);

6 StatusLine statusLine = response.getStatusLine();

7 int statusCode = statusLine.getStatusCode();

8 HttpEntity entity = response.getEntity();

9 InputStream content = entity.getContent();

10 BufferedReader reader = new BufferedReader(

11 new InputStreamReader(content));

12 String line;

13 while ((line = reader.readLine()) != null) {

14 builder.append(line);

15 }

16

17 return builder.toString();

Kode Program 1 merupakan potongan kode program untuk meminta data dari server. Pada baris 1, disiapkan variable penampung respon dari server. Baris 2, membuat objek dari HTTPClient untuk yang digunakan untuk berkomunikasi dengan server. Class HttpGet pada baris 3 dan 4, menyimpan alamat url dari server yang menyediakan informasi. Respon dari server ditangkap dengan menggunakan class HttpResponse (baris 5). Respon dari server kemudian diolah dengan menggunakan class StatusLine, HttpEntity, dan InputStream (baris 6-9). Untuk membaca baris per baris respon, digunakan class BufferedReader.

Kode Program 2 Perintah pada server untuk merespon permintaan data dari client

1 string nim = Request["nim"];

2 string json = GetJSON<RegPlainJSON[]>(finalList.ToArray());

(20)

11

4 Response.End();

Kode Program 2 merupakan baris perintah dengan bahasa pemrograman ASP.NET. Server merespon permintaan dari client dengan menggunakan class Response. Pada ASP.NET, disediakan class Request untuk menangkap permintaan dari client (baris 1). Hasil proses pembacaan data dari database kemudian dikirimkan ke client melalui class Response (baris 2). Data tersebut diubah ke bentuk JSON terlebih dahulu sebelum dikirimkan ke client (baris 2 dan 3).

Kode Program 3 Bentuk data yang dikirimkan oleh server dalam format JSON

1 [

7 "KodeDosen":"1211077401",

8 "KodeMatakuliah":"OG101",

9 "KodeProgdi":"57201",

16 "TahunSemester":"201501"

17 }

18 ]

Kode Program 3 merupakan contoh data dalam format JSON. Data ini merupakan data yang dikirimkan oleh server ke client. Pada potongan kode

tersebut, dimulai dengan tanda “[“ (baris 1), yang berarti data ini adalah suatu

array (himpunan). Elemen dari array dimulai dengan tanda “{“ (baris 2). Baris 3

merupakan pasangan “key-value”, dengan key adalah “Hari”, dan value adalah

“SENIN”. Baris tersebut berarti terdapat data dengan nama kolom/atribut Hari

yang bernilai “SENIN”. Demikian juga baris 4 sampai dengan baris 16.

Kode Program 4 Perintah pada client untuk menampilkan data

1 List<Registrasi> list = HTTPOperation

2 .getKartuStudi(HTTPOperation.LogNIM);

3 for(Registrasi r: list){

4 NilaiItem n = new NilaiItem();

5 n.setRegistrasi(r);

6 regAdapter.add(n);

7 }

8 this.listView.setAdapter(regAdapter);

(21)

12

proses pembuatan object (baris 4), kemudian menambahkannya pada suatu adapter control (baris 5-6).

Pengujian performa dilakukan untuk mengetahui performa aplikasi dalam proses mengirim dan menerima data. Pengujian dilakukan dengan cara mengirimkan sejumlah data dengan berbagai ukuran, kemudian dicatat waktu respon aplikasi. Hasil pengujian ditunjukkan pada Tabel 1. Perangkat Android yang digunakan adalah Lenovo A369i dengan sistem operasi Android 4.2.2, prosesor Dual-core 1.3 GHz Cortex-A7, 512 MB RAM.

Tabel 1 Hasil Pengujian Performa

No Ukuran

Berdasarkan hasil pengujian performa, diketahui bahwa ukuran data mempengaruhi waktu kirim dan waktu terima antara aplikasi dengan server. Perlu diketahui bawah T1 adalah waktu yang tercatat mulai dari aplikasi mengirim, kemudian sampai ke server dan selesai diproses di server. T2 adalah waktu yang tercatat mulai dari server mengirim, kemudian sampai ke aplikasi, dan selesai ditampilkan pada user interface. Kecepatan rata-rata pengiriman dan pemrosesan data adalah 0.0119 KB/detik.

5. Simpulan

(22)

13 6. Daftar Pustaka

[1]. Hehanussa, A. F., Prestiliano, J. & Beeh, Y. R. 2012. Penerapan Web Service Pada Sistem Pendataan Pasien Rawat Inap Berbasis Android (Studi Kasus : Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika - Papua). Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana

[2]. Rahayu, S., Purnama, B. E. & others 2013. Pembuatan Sistem Informasi Akademik Siswa Berbasis Short Message Service (SMS) Gateway Pada Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Pacitan. Speed-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi

[3]. Rodrigues, C., Afonso, J. & Tomé, P. 2011. Mobile application webservice performance analysis: Restful services with json and xml. In ENTERprise information systems, pp. 162–169. Springer.

[4]. Nurseitov, N., Paulson, M., Reynolds, R. & Izurieta, C. 2009. Comparison

of JSON and XML Data Interchange Formats: A Case Study. Caine 9, 157

162.

[5]. Hamad, H., Saad, M. & Abed, R. 2010. Performance Evaluation of

RESTful Web Services for Mobile Devices. Int. Arab J. e-Technol. 1, 72–78. [6]. Crockford, D. 2006. JSON: The fat-free alternative to XML. In Proc. of

XML,

[7]. Bray, T. 2014. The JavaScript Object Notation (JSON) Data Interchange Format.

[8]. Wagh, K. & Thool, R. 2012. A comparative study of soap vs rest web services provisioning techniques for mobile host. Journal of Information Engineering and Applications 2, 12–16.

[9]. Somantri, G. R. 2005. Memahami Metode Kualitatif. Makara, Sosial Humaniora 9, 57–65.

Gambar

Gambar 1 Tahapan Penelitian [10]
Gambar 2 Use case Diagram Sistem SIASAT Android
Gambar 3 Activity Diagram Sistem SIASAT Android
Gambar 5 Class Diagram Sistem
+4

Referensi

Dokumen terkait

Governance yang meliputi keterbukaan (transparenci), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), kemandirian (indepedency), kewajaran (fairness)

Hasilnya berupa pengetahuan dan ketrampilan para guru yang juga berfungsi sebagai pelatih dapat menjalankan tugas sampingannya sebagai

Harga Penawaran Terkoreksi Alamat

Mata bor helix kecil ( Low helix drills ) : mata bor dengan sudut helix lebih kecil dari ukuran normal berguna untuk mencegah pahat bor terangkat ke atas

Berdasarkan pendapat mengenai intensi dan wirausaha yang telah dikemukakan, maka intensi berwirausaha adalah keinginan atau niat yang ada pada diri seseorang untuk

- Pengadaan Kendaraan Roda Dua Penyedia Barang 1 Unit Donggala 20.000.000 P A D JUNI 2012 30 Hari. - Pengadaan Kendaraan Roda Dua Penyedia Barang 2 Unit Donggala 35.000.000

Pembangunan/Rehabilitasi Bangunan Sekolah, Pembangunan Perpustakaan, Pembangunan Laboraturium, Pembangunan Pagar Sekolah dan Pengadaan Meubelair (DID). Belanja Modal Jasa

Nasional Pendidikan, pasal 38, pendidik (guru) adalah agen pembelajaran yang.. harus memiliki empat jenis kompetensi, yakni kompetensi pedagogik,