BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pembangunan adalah sebuah kegiatan yang kolosal, memakan waktu
yang panjang, melibatkan seluruh warganegara dan dunia intrernasional, dan
menyerap hampir seluruh sumber daya negara-bangsa. Karena itu, sudah
seharusnya jika pembangunan dimenejemeni.
Kata manajemen menyiratkan adanya proses yang berkesinambungan.
Secara generik proses ini dimulai dari perencanaan, disusul pelaksanaan, dan
diakhiri dengan pengendalian. Perencanaan adalah kegiatan dari
pembangunan yang paling prioritas, karena perencanaan menentukan arah,
prioritas, dan strategi pembangunan. Perencanaan yang baik dapat
diidentikkan dengan sebuah perjalanan yang sudah melewati separo jalan,
karena sisanya tinggal melaksanakan dan mengendalikan. Sepanjang
pelaksanaan konsisten, pengendalian efektif, serta faktor-faktor pengganggu
tidak banyak muncul atau jika pun muncul tidak memberikan pengaruh yang
mampu membiaskan pelaksanaan pembangunan, maka pembangunan dapat
dikatakan tinggal menunggu waktu untuk sampai ke tujuan.
Perencanaan pembangunan menjadi kunci karena sesungguhnya ini
adalah pekerjaan yang maha rumit. Seperti diketahui, istilah “pembangunan”
adalah istilah khas dari proses rekayasa sosial (dalam arti luas, termasuk
ekonomi, politik, kebudayaan, dsb) yang dilaksanakan oleh negara-negara
berkembang.
Negara-negara berkembang identik dengan negara miskin. Di negara
seperti ini pekerjaan utama pembangunan adalah menanggulangi kemiskinan.
Namun, seperti dicatat oleh Kunarjo (2000, 2-3), mengikuti Ragnar Nurske,
kemiskinan di negara berkembang ibarat lingkaran setan, karena berbagai
penjelasan kemiskinan tidak banyak menjelaskan “kenapa mereka menjadi
miskin”. Dikatakan Kunarjo bahwa dalam lingkaran setan kemiskinan, pokok
pangkal kemiskinan adalah pendapatan yang rendah.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dalam
makalah ini adalah :
1. Apa pengertian perencanaan pembangunan ? 2. Apa fungsi dari perencanaan pembangunan ?
3. Apa peran pemerintah dalam kebijakan fiskal dan sistem keuangan ? 4. Mengetahui ancaman global dalam masalah lingkungan dan isu
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah tersebut, maka
3
1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi pembangunan
2. Untuk mengetahui dan memahami akan perencanaan pembangunan
ekonomi.
3. Untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan perencanan
A.
Tabungan Dalam Negeri dan Sumber Dana Dari Luar Negeri Untuk Pembiayaan Pembangunan1.
Tabungan Dalam NegeriJumlah tabungan yang tersedia di suatu negara secara sederhana
merupakan hasil akumulasi atas jumlah tabungan domestik dan tabungan
luar negeri.
Tabungan domestik ada dua komponen, yaitu: a. Tabungan Pemerintah
Terdiri dari tabungan anggaran yang diperoleh dari
surplus penerimaan pemerintah atas keseluruhan pengeluaran
pemerintah dalam bentuk uang plus semua aliran modal keluar. Di indonesia, konsumsi pemerintah meliputi:
pengeluaran-pengeluaran untuk subsidi daerah otonom, subsidi
pangan, gaji pegawai negeri dan angkatan bersenjata,
perbaikan jalan-jalan dan jembatan, dan pembayaran atas
cicilan hutang plus bunga.
a.
Tabungan swastaTabungan swasta domestik juga dari dua sumber, yaitu:
(1)
Tabungan perusahaan, yang didefinisikan sebagai laba yang ditahan oleh perusahaan-perusahaan (pendapatan perusahaan5
setelah pajak dikurangi deviden yang dibayarkan kepada para
pemegang saham).
(2)
Tabungan rumah tangga, adalah bagian dari pendapatan rumah tangga yang tidak dibelanjakan.Pertumbuhan tabungan swasta mempunyai hambatan, antara lain:
1. Rendahnya pendapatan perkapita, dan
2. tingginya hasrat konsumsi swasta diantara para keluarga kaya yang sebenarnya memiliki kapaasitas menabung yang paling besar.
B. Sumber Dana dari Luar Negeri
Tabungan dari luar negeri juga berasal dari dua sumber utama, yaitu:
1. Tabungan pemerintah asing atau bantuan luar negeri, dan
2. Tabungan swasta asing, yang terdiri dari investasi asing dan pinjaman komersial eksternal.
Bantuan asing (luar negeri) adalah suatu bantuan dana masyarakat internasional dalam bentuk pinjaman (loam) dan hibah (grant).
Bantuan luar negeri ada dua jenis, yaitu:
1) bantuan bilateral, suatu bantuan yang diberikan langsung oleh sebuah negara kepada negara lainnya, dan
C. Lembaga – lembaga bantuan internasional 1) The Asian Development Bank (ADB)
Berdiri 1996, bertugas untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta bekerja sama dengan semua pihak yang berkepentingan di kawasan Asia. ADB merupakan ;embaga pengembangan keuangan internasional yang menyalurkan dana, menyumbang investasi, dan memberikan kerja sama teknis kepada NSB sebagai anggotanya.
2) The World Bank (Bank Dunia)
Bank Dunia sebelumnya dikenal dengan nama International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), tugasnya adalah memberikan pinjaman untuk proyek-proyek produktif demi pertumbuhan ekonomi di NSB yang menjadi anggotanya.
World Bank group, terdiri dari:
International Bank for Reconstruction and Development (IBRD)
International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID)
International Development Association (IDA)
International Finance Corporation (IFC)
Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA)
7
Suatu organisasi yang membantu perkembangan kerjasama moneter secara global, fasilitas perdagangan internasional, stabilitas keuangan, meningkatkan jumlah dan kualitas tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta mengurangi kemiskinan di seluruh dunia.
D. Dampak Bantuan Luar Negeri Terhadap Pembangunan: 1. Tingkat pertumbuhan negara penerima bantuan tidak tinggi.
2. Tidak membuat kenaikan dan menambah tabungan domestik.
3. Menaikkan tingkat konsumsi dan impor, serta menurunkan investasi dan ekspor.s
BAB III PENUTUP
A. Simpulan
Perencanaan Pembangunan adalah suatu usaha sadar, teroganisasi, dan terus menerus guna memilih alternatif yang terbaik dari sejumlah alternatif yang terbaik dari sejumlah alternatif untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Peran Pemerintah : Kebijakan Fiskal
Yaitu peran pemerintah dalam menjaga kesinambungan penerimaan Negara (terutama dari pajak) dan belanja pemerintah.
Peran Pemerintah: Sistem Keuangan
Menurut Stiglitz: Peran pemerintah dalam menjaga keseimbangan sistem
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
Chandra, Askardya,Fitri. 2014. Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Penerbit Unindra
Press.
http://id.wikipedia.org/wiki/pembangunan berkelanjutan