• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh perhitungan laba setelah pajak EA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Contoh perhitungan laba setelah pajak EA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Mata Kuliah : EKONOMI TEKNIK

PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

2012-2013

NAMA : MUH. CHAERUL REZAH

NIM : 102104001

(2)

SOAL ( KASUS )

PT Angin Ribut melakukan investasi dibidang alat berat senilai RP.

20.000.000.000,- dimana sejumlah Rp. 5.000.000.000,- merupakan modal kerja. Umur ekonomis 5 tahun dan di susutkan dengan garis lurus tanpa nilai sisa. Pengembalian tingkat bunga yang diinginkan ( cost of capital ) adalah 20%. Perkiraan laba sesudah pajak (EAT) selama 5 tahun masing-masing sebagai berikut :

2013 Rp 4.950.000.000,00

A.

Buat Tabel cash flow selama umur ekonomis

B.

Hitung Berapa

1.

Payback Period ( PP )

2.

Average Rate of Return ( ARR )

3.

Net Present Value (NPV )

4.

Internal Rate of Return ( IRR )

5.

Profibility Indeks ( PI )

Jawaban :

Penyusutan

=

Investasi

Umur Ekonomis

Modal Kerja

Penyusutan

=

20.000 .000 .000

5

5.000 .000 .000

=

Rp .

3.000 .000 .000,00

A. Tabel Cash Flow

Tahun 2013 2014 2015 2016 2017

EAT Rp

0,833 0,694 0,579 0,482 0,402

(3)
(4)

1. Payback Period (PP)

a. Apabila kas bersih setiap tahun sama

PP

=

Kas bersih

Investasi

/

tahun

×

12

bulan

Dari contoh kasus diatas seandainya PT Angin Ribut memiliki kas bersih sama yaitu Rp. 10.000.000.000,00 setahun maka PP sebagai berikut :

PP

=

20.000 .000.000

10.000.000 .000

×

12

bulan

=

24

bulan

=

2

tahun

b. Apabila kas bersih setiap tahun berbeda maka PP sebagai berikut :

Investasi = Rp. 20.000.000.000

Kas bersih tahun 1 = Rp 7.950.000.000

Rp. 27.950.000.000

Kas bersih tahun 2 = Rp. 8.100.000.000

Belum cukup Rp. 19.850.000.000

Kas bersih tahun 3 = Rp. 8.250.000.000

Belum cukup Rp. 11.600.000.000

Kas bersih tahun 4 = Rp. 8.400.000.000

Belum Cukup Rp. 3.200.000.000

Kas bersih tahun 5 = Rp. 8.650.000.000

Kelebihan Rp. 5.450.000.000

PPtahun

5

=

3.200 .000.000

8.650 .000.000

×

12

bulan

=

4,439

atau

4

bulan

(5)

2. Average Rate of Return

Rumus untuk menghitung ARR adalah sebagai berikut

ARR

(

%

)

=

Rata

rata EAT

(

Averageearning after tax

)

Rata

ratainvestasi

(

Average investment

)

Rata

rata EAT

=

Umur Ekonomis

Total EAT

(

n)

Rata

ratainvestasi

=

Invetasi

2

Jadi dari kasus diatas dapat dicari ARR-nya sebagai berikut, pertama dengan mancari rata-rata EAT-nya lebih dahulu baru kemudian dicari ARR.

Jumlah EAT = (4.950.000.000 + 5.100.000.000 + 5.250.000.000 + 5.400.000.000 + 5.650.000.000

= 26.350.000.000,00

Rata

rata EAT

=

26.350.000 .000

5

=

5.270 .000 .000

Rata

ratainvestasi

=

20.000 .000 .000

2

=

10.000 .000.000

ARR

(

%

)

=

10.000 .000 .000

5.270 .000 .000

=

53 %

3. Net Present Value ( NPV )

Rumus :

NPV

=

Kas Bersih

1

(

1

+

r

)

+

Kas Bersih

2

(

1

+

r

)

2

+

… …

+

Kas Bersih N

(

1

+

r

)

N

Investasi

a. Jika Kas bersih tiap tahun sama

NPV

=

10.000 .000 .000

(

1

+

0,20

)

+

10.000 .000 .000

(

1

+

0,20

)2

+

… …

+

10.000 .000 .000

(

1

+

0,20

)5

20.000 .000.000

¿

Rp

9.906 .121.399,18

(6)

Perhitungan dengan tabel

Total PV kas bersih = Rp. 29.906.121.399,18

Total PV Investasi = Rp. 20.000.000.000,00

-NPV = Rp 9.906.121.399,18

b. Jika Kas bersih tiap tahun berbeda

NPV

=

7.950 .000 .000

(7)

Jumlah Kas Bersih Rp

24.551.472.479

Total PV kas bersih = Rp. 24.551.472.479

Total PV kas Investasi = Rp 20.000.000.000

NPV = Rp. 4.551.472.479

4. Internal Rate of Return (IRR)

1.

Rata-rata bersih diperoleh dari :

¿

7.950.000 .000

+

8.100 .000 .000

+

8.250 .000 .000

5

+

8.400 .000.000

+

8.650.000 .000

= Rp 8.270.000.000

2.

Prakiraan besarnya PP yaitu :

PP

=

20.000 .000.000

8.270 .000.000

=

2,418379686

3.

Dalam tabel A4, tahun ke 5 diketahui yang terdekat dengan angka 2,418 adalah 30%.

4.

Secara sebjektif tiap discount kita kurangi 1% menjadi 29% sehingga NPVnya dapat dilihat dalam tabel berikut ini :

Tahu n

Kas Bersih D.F ( 29% ) PV Kas bersih

1 Rp 7.950.000.000,00

0,775 Rp 6.162.790.697

2 Rp 8.100.000.000,00

0,601 Rp 4.867.495.943

3 Rp 8.250.000.000,00

0,466 Rp 3.843.127.719

4 Rp 8.400.000.000,00

0,361 Rp 3.033.335.479

5 Rp 8.650.000.000,00

(8)

Rp 20.328.155.515 Total PV kas bersih Rp 20.328.155.515

Nilai NPV positif yaitu = 20.328.155.515 – 20.000.000.000

= Rp. 328.155.515

Kemudian untuk discount factor 30% NPV nya dapat dilihat pada tabel berikut :

Tahu

Nilai NPV sudah negatif 19.943.174.627 – 20.000.000.000 = -65.825.372,415

Dan jika tabel tersebut digabungkan sebagai berikut :

Tahu n

(9)

Investasi 20.000.000.000

C1 Rp

328.155.515

C2 Rp (65.825.372)

Interpolasi PVIFA PVIFA

29% 20.328.155.515 20.328.155.515

Intial investment 20.000.000.000

30% 19.934.174.627 (-) _____________ (-)

393.980.887 328.155.515

IRR

=

29

+

328.155 .515

393.980 .887

1 %

IRR

=

29,833

Cara yang kedua adalah dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

IRR

=

P

1

C

1

x

C

P

2

2

P

1

C

1

Dimana :

P1 = tingkat bunga 1

P2 = tingkat bunga 2

C1 = NPV 1

C2 = NPV 2

Jika perhitungan dengan cara TRIAL and ERROR, maka IRR dapat dicari sebagai berikut :

Mencari NPV positif dan NPV negatif terlebih dahulu, sampai diperoleh dengan menggunakan tingkat suku bunga tertentu seperti yang tertera dalam tabel berikut ini :

Tahu n

Kas Bersih Bunga 29% Bunga 30% D.F PV Kas bersih D.F PV Kas Bersih 1 Rp 7.950.000.000 0,775 Rp 6.162.790.698 0,769 Rp 6.115.384.615 2 Rp 8.100.000.000 0,601 Rp 4.867.495.944 0,592 Rp 4.792.899.408 3 Rp

8.250.000.000

(10)

4 Rp

8.400.000.000

0,361 Rp3.033.335.479 0,350 Rp 2.941.073.491

5 Rp

8.650.000.000

0,280 Rp 2.421.405.675 0,269 Rp 2.329.696.493

Total PV kas bersih Rp 20.328.155.515 Rp 19.934.174.627 Total PV Investasi Rp 20.000.000.000 Rp 20.000.000.000 NPV C1 Rp 328.155.515 C2 Rp - (65.825.372)

Jika dimasukkan kedalam rumus sebagai berikut :

P1 = 29%

P2 = 30%

C1 = 328.155.515

C2 = -65.825.372

IRR

=

P

1

C

1

x

C

P

2

2

P

1

C

1

IRR

=

29

328.155 .515

x

30

29

(−

65.825 .372

)−

328.155 .515

¿

29,833

Kesimpulan :

Apabila IRR lebih besar (>) dari bunga pinjaman maka diterima.

Apabila IRR lebih kecil (< ) dari bunga pinjaman maka ditolak.

5. Profibality Index (PI)

Rumus yang digunakan untuk mencari PI adalah sebagai berikut :

PI

=

PV kas bersih

PV investasi

×

100 %

Dari contoh diatas dengan kas bersih yang sama dapat dicari PI sebagai berikut :

PI

=

20.328 .155 .515

20.000 .000

×

100 %

(11)

Dari contoh diatas dengan kas bersih yang berbeda dapat dicari PI sebagai berikut :

PI

=

24.551 .472.479

20.000 .000

×

100 %

PI

=

122,76 %

atau

123 %

Kesimpulannya :

Apabila PI lebih besar ( > ) dari 1 maka di terima

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pendekatan latihan massed practice dan distributed

Berdasarkan uraian diatas maka upaya yang dilakukan oleh Kota Depok dalam mendukung perencanaan pembangunan yaitu dengan cara mensinergikan rencana pembangunan yang

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan maupun tekanan dari pihak manapun juga, apabila dikemudian hari pelaksanaan tidak sesuai

Untuk dapat mengikuti uji kompetensi, siswa ditekankan harus memenuhi 4 persya- ratan utama terlebih dahulu yaitu siswa harus kelas 12 yang sudah mengikuti ujian akhir

Stroke yang terjadi karena adanya sumbatan aliran darah ke otak disebut sebagai stroke iskemik, disebabkan oleh berbagai faktor seperti aterotrombosis, emboli, dan

Berbeda halnya jika seseorang yakin bahwa perubahan air banjir yang berada di sekitarnya lebih dominan karena faktor benda selain tanah yang mencampuri air (mukhalith),

(1) Pejabat Negeri Sipil tertentu dilingkungan Pemerintah Daerah diberi wewenang khusus sebagai Penyidik untuk melakukan penyidikan tindak pidana dibidang retribusi daerah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kadar gula darah penderita DM tipe 2 rawat jalan di RS Tugurejo Semarang..