xi
PRAKATA
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah S.W.T. atas segala limpahan rahmat, taufik dan hidayahNya sehingga penulis telah dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan disertasi yang berjudul: “Kajian Pertumbuhan dan Distribusi Daging serta Estimasi Produktivitas Karkas Sapi Hasil Penggemukan”. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Prof. Dr. H.R. Eddie Gurnadi selaku Ketua Komisi Pembimbing, dan Bapak Dr. Ir. Rudy Priyanto serta Bapak Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc selaku Anggota Komisi Pembimbing yang telah banyak meluangkan waktunya guna memberikan arahan dan bimbingan sehingga disertasi ini dapat diselesaikan. Terima kasih pula kepada Bapak Prof. Dr. H. Harimurti Martodjo, M.Sc yang telah bertindak selaku Penguji Luar Komisi pada Ujian Tertutup dan Bapak Prof. Dr. H. Aminuddin Parakkasi, M.Sc serta Bapak Dr. Ir. Abdul Rachman Siregar, MS., APU staf peneliti dari Balai Penelitian Ternak Ciawi selaku Penguji Luar Komisi pada Ujian Terbuka, atas segala saran dan masukan yang bersifat konstruktif.
Kepada Rektor Institut Pertanian Bogor, Dekan Sekolah Pascasarjana, Dekan Fakultas Peternakan, Ketua Program Studi Ilmu Ternak beserta seluruh staf pengajar dan karyawan dilingkup Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Peternakan IPB, penulis mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dan fasilitas pendidikan selama penulis menjadi mahasiswa.
Penulis mengucapkan terima kasih yang kepada Rektor dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo yang telah memberikan ijin tugas belajar untuk mengikuti pendidikan Doktor di Sekolah Pascasarjana di Institut Pertanian Bogor. Ucapan terima kasih disampaikan pula kepada segenap pengelola Beasiswa Program Pascasarjana (BPPS) Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang telah membiayai pendidikan ini.
Ucapan terima kasih penulis tujukan pula kepada Kepala Laboratorium Ruminansia Besar Fakultas Peternakan IPB maupun Mr. C. Lewis dan Bapak Syamsul selaku Direktur Utama dan Manajer farm PT. Celmor Perdana Indonesia beserta seluruh staf dan karyawan, atas ijin dan kesempatan yang diberikan untuk
melakukan penelitian terhadap sapi-sapi milik PT. Celmor Perdana Indonesia yang dipotong di RPH Laboratorium Ruminansia Besar Fakultas Peternakan IPB. Secara khusus, ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada Yayasan Supersemar di Jakarta, Konsorsium Pendidikan BPMIGAS-KKKS Pertamina, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, Bank Arta Graha Tbk dan Yayasan Damandiri atas bantuan dana penelitian dan penulisan disertasi yang diberikan kepada penulis. Kepada adik-adik mahasiswa S1 Jurusan THT. Fapet IPB (Ela, Ririn, Eni, Norman dan Edwin) yang ikut serta dalam rangkaian penelitian disertasi ini, penulis mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya
Kepada seluruh sahabat dan handai tolan, baik di Bogor, di Kendari maupun di Makassar yang tak mungkin disebutkan satu persatu, penulis menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas bantuan moril dan materil yang selama penulis menempuh studi S3.
Kepada Ibunda dan Ayahanda Almarhum serta adik-adik, yang penulis kasihi, atas doa restu, bimbingan dan dorongannya selama ini, Anakda menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ucapan serupa juga disampaikan kepada Ibu dan Bapak Mertua dan keluarga di Lawawoi Sidenreng Rappang. Demikian pula kepada Om Muhammadong dan keluarga di Lido, penulis ucapkan terima kasih atas dorongan moril dan nasehatnya.
Kepada Isteri tercinta dan anak-anakku tersayang Yayan, Hadri, Titin dan Alif, Ayah ucapkan terima kasih yang amat mendalam atas segala dorongan moril untuk lebih maju, atas segala pengertian, pengorbanan, kesabaran dan ketabahan yang kalian tunjukkan selama Ayah tidak berada di tengah-tengah kalian. Disertasi ini Ayah persembahkan sebagai pelipur lara dan rindu kalian selama ini serta menjadi motivasi dan suri teladan agar kalian lebih maju kelak.
Semoga budi baik Ibu, Bapak dan saudara-saudari sekalian senantiasa mendapat balasan setimpal dari Allah S.W.T. Semoga karya ini dapat bermanfaat untuk kemajuan ilmu pengetahuan.
Darmaga Bogor, Januari 2005
xiii
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Gowa, Sulawesi Selatan pada tanggal 11 Mei 1967, merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dari pasangan Hafifa Daeng Ngagi dan Abd.Hafid Hartana (alm). Pendidikan sarjana ditempuh di Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar, lulus pada tahun 1991. Pada tahun 1996, penulis diterima di Program Studi Ilmu Ternak pada Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor dan menamatkannya pada tahun 1998. Kesempatan untuk melanjutkan ke program doktor pada program studi dan perguruan tinggi yang sama diperoleh pada tahun 2001. Beasiswa pendidikan pascasarjana (BPPS) diperoleh dari Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
Penulis bekerja sebagai Lektor Kepala di Universitas Haluoleo Kendari sejak tahun 1993. Mata kuliah yang diajarkan adalah Dasar Ternak Potong dan Kerja, Manajemen Ternak Potong, Ilmu Produksi Ternak Potong dan Teknologi Hasil Ternak. Aktif meneliti dibidang Budidaya dan Manajemen Ternak Ruminansia serta Teknologi Daging.
Selama mengikuti program S3, penulis menjadi anggota Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia, Sekretaris Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB, Anggota Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Ternak Fapet IPB, Wakil Ketua Forum Mahasiswa Pascasarjana Asal Sulawesi Tenggara dan Koordinator Penelitian dan Pengembangan pada Forum Mahasiswa Pascasarjana Asal Sulawesi Selatan. Sebuah artikel telah diterbitkan dengan judul Akurasi Penggunaan Bobot Karkas dan Tebal Lemak Rusuk Ke-12 Untuk Menduga Kandungan Daging dan Lemak Karkas pada Sapi ACC dan BX pada Majalah Ilmiah Agriplus Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Vol. 14 No. 03 September 2004, Artikel lain yang berjudul: Identifikasi Sifat-Sifat Karkas yang dapat Digunakan untuk Menduga Komposisi Karkas Sapi I. Identifikasi Masalah, dan artikel yang berjudul Nilai Perdagingan Sapi ACC dari Jenis Kelamin yang Berbeda akan diterbitkan masing-masing pada Jurnal Stigma Universitas Andalas dan Buletin Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada pada edisi tahun 2005. Karya-karya ilmiah tersebut merupakan bagian dari program S3 penulis.
Penulis menikah dengan Ir. Inderawati pada tanggal 19 April 1993, sampai sekarang telah dikaruniai empat orang putra, yaitu Siti Hadrayanti Ananda (Yayan), Muhammad Hadri Zulkanaen (Hadri), Siti Hariyati Nur amalia (Titin) dan Muhammad Hari Kurniawan (Alif).
xv
DAFTAR ISI
Halaman
DAFTAR TABEL... xiv
DAFTAR GAMBAR ... xvi
DAFTAR LAMPIRAN ... xx
PENDAHULUAN... 1
TINJAUAN PUSTAKA Bangsa Sapi... 6
Sapi Australian Commercial Cross ... 6
Sapi Brahman Cross... 8
Pertumbuhan Ternak... 9
Komposisi Karkas Sapi ... 13
Klasifikasi dan Grading Karkas Sapi... 15
Konformasi Butt Shape ... 19
Indikator Produktivitas Karkas ... 21
Estimasi Komposisi Karkas ... 25
Pengaruh Bangsa terhadap Karkas Sapi... 27
Pengaruh Jenis Kelamin terhadap Karkas Sapi ... 28
Pengaruh Umur dan Berat Potong terhadap Karkas Sapi... 30
Industri Feedloting di Indonesia... 30
BAHAN DAN METODE Tempat dan Waktu Penelitian... 33
Bahan Penelitian... 33
Metode Penelitian ... 35
HASIL DAN PEMBAHASAN Pertumbuhan Alometri dan Distribusi Daging ... 49
Pertumbuhan Alometri dan Distribusi Komponen Karkas Berdasarkan Bangsa Sapi ... 50
Pertumbuhan Alometri dan Distribusi Potongan Komersial Karkas Berdasarkan Bangsa Sapi ... 52
Pertumbuhan Alometri dan Distribusi Komponen Karkas Berdasarkan Jenis Kelamin... 55
Pertumbuhan Alometri dan Distribusi Potongan Komersial Karkas Berdasarkan Jenis Kelamin ... 60
Produktivitas Karkas Sapi ... 66
Pengaruh Bangsa Sapi dan Konformasi Butt Shape terhadap Karakteristik Karkas ... 67
Pengaruh Bangsa Sapi dan Konformasi Butt Shape terhadap Komponen Karkas ... 71
Pengaruh Kategori Jenis Kelamin dan Konformasi Butt Shape
terhadap Karakteristik Karkas ... 73
Pengaruh Kategori Jenis Kelamin dan Konformasi Butt Shape terhadap Komponen Karkas... 79
Estimasi Produktivitas Karkas ... 83
Pembahasan Umum... 103
SIMPULAN ... 107
DAFTAR PUSTAKA ... 109
xvii
DAFTAR TABEL
Halaman 1. Laju pertumbuhan relatif sapi dengan bobot potong 100 dan 300 kg... 13 2. Laju pertumbuhan sapi A dan sapi B... 13 3. Klasifikasi dan distribusi sapi yang digunakan dalam penelitian... 35 4. Komposisi dan kandungan gizi dari pakan penggemukan yang
diberikan pada sapi... 36 5. Koefisien pertumbuhan alometri komponen karkas terhadap bobot
setengah karkas dingin berdasarkan bangsa sapi... 50 6. Estimasi geometri bobot komponen karkas sapi (Y) berdasarkan bobot
setengah karkas dingin (X) pada bangsa sapi yang berbeda... 51 7. Koefisien pertumbuhan alometri potongan komersial karkas terhadap
bobot setengah karkas dingin berdasarkan bangsa sapi... 52 8. Estimasi geometri bobot potongan komersial (Y) berdasarkan bobot
setengah karkas dingin (X) pada bangsa sapi yang berbeda... 54 9. Koefisien pertumbuhan alometri komponen karkas terhadap bobot
setengah karkas dingin berdasarkan jenis kelamin... 56 10. Estimasi geometri bobot komponen karkas sapi (Y) berdasarkan bobot
setengah karkas (X) pada jenis kelamin yang berbeda ... 57 11. Koefisien pertumbuhan alometri potongan komersial karkas terhadap
bobot setengah karkas dingin berdasarkan jenis kelamin ... 60 12. Estimasi geometri bobot potongan komersial (Y) berdasarkan bobot
setengah karkas (X) pada jenis kelamin yang berbeda ... 65 13. Rataan karakteristik karkas berdasarkan bangsa sapi konformasi butt
shape yang berbeda ... 67 14. Rataan bobot dan persentase komponen karkas pada bangsa sapi
konformasi butt shape yang berbeda ... 72 15. Rataan karakteristik karkas berdasarkan butt shape dan jenis kelamin
sapi yang berbeda ... 74 16. Rataan bobot dan persentase komponen karkas pada konformasi butt
shape dan jenis kelamin sapi dan yang berbeda ... 80 17a. Estimasi bobot daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas panas,
luas daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada gabungan bangsa sapi ACC dan BX... 84 17b. Estimasi persentase daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas
persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada gabungan bangsa sapi ACC dan BX ... 86 18a. Estimasi bobot daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas panas,
luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada gabungan bangsa sapi ACC ... 87 18b. Estimasi persentase daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas
panas, luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada bangsa sapi ACC ... 88 19a. Estimasi bobot daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas panas,
luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada bangsa sapi BX ... 90 19b. Estimasi persentase daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas
panas, luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada bangsa sapi BX... 91 20a. Estimasi bobot daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas panas,
luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada kategori jenis kelamin cow ... 92 20b. Estimasi persentase daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas
panas, luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada kategori jenis kelamin cow... 94 21a. Estimasi bobot daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas panas,
luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada kategori jenis kelamin heifer ... 95 21b. Estimasi persentase daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas
panas, luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada kategori jenis kelamin heifer... 96 22a. Estimasi bobot daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas panas,
luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada kategori jenis kelamin steer ... 97 22b. Estimasi persentase daging dan trim lemak berdasarkan bobot karkas
panas, luas urat daging mata rusuk, tebal lemak rusuk ke-12 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung serta kombinasinya pada kategori jenis kelamin steer ... 99
xix
DAFTAR GAMBAR
Halaman
1. Kurva pertumbuhan sejak konsepsi sampai ternak mati... 12
2. Standar penilaian konformasi butt shape ... 20
3a. Sapi Australian Commercial Cross (ACC)... 34
3b. Sapi Brahman Cross (BX) ... 34
4. Posisi pengukuran tebal lemak pangkal ekor (anal fold) ... 37
5. Diagram alir proses pemotongan dan pengkarkasan ... 40
6. Potongan komersial karkas dan bagian-bagiannya ... 41
7. Posisi pengukuran tebal lemak punggung pada rusuk 12/13... 41
8. Posisi pengukuran tebal lemak rump P8 ... 42
9. Pengukuran luas urat daging mata rusuk dengan plastik grid... 42
10. Cara penilaian konformasi butt shape... 43
11. Koefisien pertumbuhan alometri potongan komersial karkas terhadap bobot karkas dingin pada bangsa sapi ACC... 53
12. Koefisien pertumbuhan alometri potongan komersial karkas terhadap bobot karkas dingin pada bangsa sapi BX ... 53
13. Hubungan antara bobot daging dan trim lemak dengan bobot setengah karkas dingin pada jenis kelamin yang berbeda ... 59
14. Koefisien pertumbuhan alometri potongan komersial karkas terhadap bobot karkas dingin pada jenis kelamin cow ... 62
15. Koefisien pertumbuhan alometri potongan komersial karkas terhadap bobot karkas dingin pada jenis kelamin heifer ... 63
16. Koefisien pertumbuhan alometri potongan komersial karkas terhadap bobot karkas dingin pada jenis kelamin steer... 63
17. Grafik interaksi bangsa sapi dengan konformasi butt shape pada luas urat daging mata rusuk yang berbeda ... 68
18. Grafik bobot karkas dari ketiga konformasi butt shape ... 70
19. Grafik tebal lemak rusuk ke-12, tebal lemak rump P8 dan persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung dari ketiga konformasi butt shape ... 70
20. Grafik tebal lemak pangkal ekor dari ketiga konformasi butt shape... 71
21. Grafik bobot komponen karkas dari ketiga konformasi butt shape ... 73
22. Grafik interaksi konformasi butt shape dengan jenis kelamin pada trim lemak yang berbeda... 75
23. Grafik bobot karkas dari ketiga konformasi butt shape ... 77 24. Grafik tebal lemak punggung rusuk ke-12, lemak pangkal ekor dan
lemak rump P8 dari ketiga konformasi butt shape... 77 25. Grafik bobot karkas dari ketiga klasifikasi jenis kelamin... 78 26. Grafik tebal lemak punggung rusuk ke-12 dari ketiga klasifikasi jenis
kelamin ... 78 27. Grafik persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung dari ketiga
klasifikasi jenis kelamin ... 78 28. Grafik interaksi klasifikasi jenis kelamin dengan konformasi butt
shape berdasarkan trim lemak ... 81 29. Grafik bobot daging dan tulang dari ketiga konformasi butt shape... 82 30. Grafik bobot daging dan tulang dari ketiga klasifikasi jenis kelamin ... 83
xxi
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
1. Penentuan umur sapi berdasarkan kondisi gigi ... 124
2. Daftar isian tabulasi data penelitian ... 125
3. Lokasi potongan komersial daging tampak lateral dan medial ... 128
4. Peta daging sapi berdasarkan lokasi, susunan dan nama tulang... 130
5. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah chuck dari sapi ACC dan BX... 131
6. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah blade dari sapi ACC dan BX ... 131
7. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah brisket dari sapi ACC dan BX ... 132
8. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah rump dari sapi ACC dan BX... 132
9. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah knuckle dari sapi ACC dan BX ... 133
10. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah cuberoll dari sapi ACC dan BX... 133
11. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah tenderloin dari sapi ACC dan BX... 134
12. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah topside dari sapi ACC dan BX ... 134
13. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah silverside dari sapi ACC dan BX ... 135
14. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah striploin dari sapi ACC dan BX... 135
15. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah shin dari sapi ACC dan BX ... 136
16. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah shank dari sapi ACC dan BX... 136
17. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah flank dari sapi ACC dan BX ... 137
18. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah daging dari sapi ACC dan BX ... 137
19. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah lemak dari sapi ACC dan BX ... 138
20. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
tulang dari sapi ACC dan BX... 138 21. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
chuck dari cow, heifer dan steer ... 139 22. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
blade dari cow, heifer dan steer ... 139 23. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
brisket dari cow, heifer dan steer ... 140 24. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
rump dari cow, heifer dan steer ... 140 25. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
knuckle dari cow, heifer dan steer ... 141 26. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
cuberoll dari cow, heifer dan steer ... 141 27. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
tenderloin dari cow, heifer dan steer ... 142 28. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
topside dari cow, heifer dan steer ... 142 29. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
silverside dari cow, heifer dan steer ... 143 30. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
striploin dari cow, heifer dan steer ... 143 31. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
shin dari cow, heifer dan steer ... 144 32. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
shank dari cow, heifer dan steer ... 144 33. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
flank dari cow, heifer dan steer ... 145 34. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
daging dari cow, heifer dan steer ... 145 35. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
lemak dari cow, heifer dan steer ... 146 36. Analisis peragam koefisien pertumbuhan dan selisih nilai tengah
tulang dari cow, heifer dan steer ... 146 37. Analisis ragam dan least square means bobot setengah karkas
dingin berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape yang
xxiii 38. Analisis ragam dan least square means persentase bobot setengah
karkas dingin berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape
yang berbeda ... 147 39. Analisis ragam dan least square means daging berdasarkan bangsa
sapi dan konformasi butt shape yang berbeda ... 148 40. Analisis ragam dan least square means persentase daging
berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape yang berbeda 148 41. Analisis ragam dan least square means lemak berdasarkan bangsa
sapi dan konformasi butt shape yang berbeda ... 149 42. Analisis ragam dan least square means persentase lemak
berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape yang berbeda . 149 43. Analisis ragam dan least square means tulang berdasarkan bangsa
sapi dan konformasi butt shape yang berbeda ... 150 44. Analisis ragam dan least square means persentase tulang
berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape yang berbeda . 150 45. Analisis ragam dan least square means luas urat daging mata rusuk
berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape yang berbeda . 151 46. Analisis ragam dan least square means tebal lemak rusuk 12/13
berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape yang berbeda . 152 47. Analisis ragam dan least square means persentase lemak ginjal,
pelvis dan jantung berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt
shape yang berbeda... 152 48. Analisis ragam dan least square means tebal lemak pangkal ekor
berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape yang berbeda 153 49. Analisis ragam dan least square means tebal lemak rump P8
berdasarkan bangsa sapi dan konformasi butt shape yang berbeda . 153 50. Analisis ragam dan least square means bobot setengah karkas
dingin berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt
shape ... 154 51. Analisis ragam dan least square means persentase karkas
berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape ... 154 52. Analisis ragam dan least square means daging berdasarkan
klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape yang berbeda .. 155 53. Analisis ragam dan least square means persentase daging
berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape
yang berbeda ... 155 54. Analisis ragam dan least square means lemak berdasarkan
55. Analisis ragam dan least square means persentase lemak berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape
yang berbeda ... 157 56. Analisis ragam dan least square means tulang berdasarkan
klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape yang berbeda .. 158 57. Analisis ragam dan least square means persentase tulang
berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape
yang berbeda ... 158 58. Analisis ragam dan least square means luas urat daging mata rusuk
berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape
yang berbeda ... 159 59. Analisis ragam dan least square means tebal lemak rusuk 12/13
berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape ... 160 60. Analisis ragam dan least square means persentase lemak ginjal,
pelvis dan jantung berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan
konformasi butt shape ... 160 61. Analisis ragam dan least square means tebal lemak pangkal ekor
berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape ... 161 62. Analisis ragam dan least square means tebal lemak rump P8
berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan konformasi butt shape ... 161 63. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap bobot karkas panas tanpa membedakan jenis sapi
(gabungan) ... 162 64. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap bobot karkas panas dan luas urat daging mata
rusuk tanpa membedakan jenis sapi (gabungan) ... 163 65. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap luas urat daging mata rusuk tanpa membedakan jenis sapi
(gabungan) ... 164 66. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap tebal lemak rusuk ke-12 tanpa membedakan jenis
sapi (gabungan)... 165 67. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap persentase lemak ginjal, pelvis dan jantung tanpa
membedakan jenis sapi (gabungan) ... 166 68. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap PLGPJ dan kombinasi HCW-UDMREC tanpa
membedakan jenis sapi (gabungan) ... 167 69. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi HCW-UDMREC dan HCW-TLR12REC tanpa
xxv 70. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap kombinasi HCW-TLR12REC tanpa membedakan
jenis sapi (gabungan)... 169 71. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap kombinasi HCW-PLGPJ tanpa membedakan jenis sapi
(gabungan) ... 170 72. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap kombinasi HCW-PLGPJ tanpa membedakan jenis
sapi (gabungan)... 171 73. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi UDMREC-TLR12REC dan
HCW-UDMREC-PLGPJ tanpa membedakan jenis sapi (gabungan) ... 172 74. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap kombinasi HCW-UDMREC-PLGPJ tanpa
membedakan jenis sapi (gabungan) ... 173 75. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap kombinasi HCW-TLR12REC-PLGPJ tanpa membedakan
jenis sapi (gabungan)... 174 76. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap kombinasi UDMREC-PLGPJ dan HCW-UDMREC-TLR12REC-PLGPJ tanpa membedakan jenis sapi
(gabungan) ... 175 77. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi HCW-UDMREC–TLR12REC-PLGPJ dan
UDMREC-TLR12REC tanpa membedakan jenis sapi (gabungan) . 176 78. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap kombinasi UDMREC-TLR12REC tanpa
membedakan jenis sapi (gabungan) ... 177 79. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap kombinasi UDMREC-PLGPJ tanpa membedakan jenis
sapi (gabungan)... 178 80. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap kombinasi UDMREC-PLGPJ dan
TLR12REC-PLGPJ tanpa membedakan jenis sapi (gabungan)... 179 81. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi TLR12REC-PLGPJ tanpa membedakan jenis
sapi (gabungan)... 180 82. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap kombinasi UDMREC-TLR12REC-PLGPJ tanpa
83. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap bobot karkas panas pada sapi ACC ... 182 84. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap bobot karkas panas dan kombinasi HCW-PLGPJ
pada sapi ACC ... 183 85. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi HCW-PLGPJ dan bobot karkas panas pada
sapi ACC dan BX... 184 86. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap bobot karkas panas pada sapi BX ... 185 87. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap kombinasi HCW-PLGPJ pada sapi BX ... 186 88. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap kombinasi HCW-PLGPJ dan HCW pada sapi BX
dan jenis kelamin cow... 187 89. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi HCW-PLGPJ pada klasifikasi jenis kelamin
cow... 188 90. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap kombinasi HCW-PLGPJ pada klasifikasi jenis
kelamin cow ... 189 91. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap bobot karkas panas pada klasifikasi jenis kelamin heifer... 190 92. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap bobot karkas panas dan kombinasi HCW-PLGPJ
pada klasifikasi jenis kelamin heifer... 191 93. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi HCW-PLGPJ dan bobot karkas panas pada
klasifikasi jenis kelamin heifer ... 192 94. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap bobot karkas panas pada klasifikasi jenis kelamin
steer... 193 95. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap kombinasi HCW-UDMREC pada klasifikasi jenis
kelamin steer ... 194 96. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap kombinasi UDMREC dan
HCW-TLR12REC pada klasifikasi jenis kelamin steer... 195 97. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi HCW-TLR12REC dan HCW-PLGPJ pada
xxvii 98. Analisis ragam regresi persentase daging, lemak dan persentase
lemak terhadap kombinasi HCW-PLGPJ pada klasifikasi jenis
kelamin steer ... 197 99. Analisis ragam regresi daging, persentase daging dan lemak
terhadap kombinasi HCW-UDMREC-TLR12REC pada klasifikasi
jenis kelamin steer ... 198 100. Analisis ragam regresi persentase lemak, daging dan persentase
daging terhadap kombinasi HCW-UDMREC-TLR12REC dan
HCW-UDMREC-PLGPJ pada klasifikasi jenis kelamin steer ... 199 101. Analisis ragam regresi lemak, persentase lemak dan daging
terhadap kombinasi HCW-UDMREC-PLGPJ pada klasifikasi jenis