• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Ardianto, S. S., Dasar-Dasar Public Relations. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2003

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Ardianto, S. S., Dasar-Dasar Public Relations. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2003"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Ardianto, S. S., Dasar-Dasar Public Relations . Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2003

Bungin, B., Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2003

Cangara, H., Pengantar Ilmu Komunikasi . Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003

Effendy, O. U., Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek . Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 1984

Husein, A., Mix Methodology Dalam Penelitian Komunikasi . Yogyakarta: ASPIKOM, 2011

Jefkins, F., Public Relations Edisi Ke-2 . Jakarta: Erlangga, 2004 Kriyanto, R., Riset Komunikasi . Jakarta: Kencana, 2008

Moleong, L. L., Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2005

Mulyana, D., Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2004

Patterson, S., Generating Buzz: Strategic Communications for Nonprofit Boards. Washington DC: BoardSource, 2006

Rumanti, M. A., Dasar-Dasar Public Relations Teori dan Praktek . PT. Grasindo, 2002

Ruslan, R., Manajemen Public Relations & Media Komunikasi . Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005

Soehartono, I., Metode Penelitian Sosial Suatu Teknik Penelitian Bidang

Kesejahteraan Sosial dan Ilmu Sosial Lainnya . Bandung : PT. Remaja

Rosdakarya, 1995

Suryabrata, S., Metodologi Penelitian . Jakarta: CV. Rajawali, 1998 Susanto, A. S., Filsafat Komunikasi . Bandung : Bina Cipta, 1995

(2)

Wardhani, D., Media Relations : Sarana Membangun Reputasi Organisasi . Yogyakarta: Graha Ilmu, 2008

Widjaja, H., Ilmu Komunikasi Pengantar Studi . Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2000

(3)
(4)

PANDUAN WAWANCARA Narasumber : Mas Ervan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

1. Apa pandangan Bapak/Ibu terhadap sosialisasi Empat Pilar MPR RI?

2. Informasi apa yang diberikan oleh MPR RI tentang Sosialisasi Empat

Pilar?

3. Bagaimana proses Sosialisasi Empat Pilar yang diberikan oleh MPR RI?

4. Apakah metode yang dilakukan oleh MPR sudah baik atau belum?

5. Menurut anda apa yang masih menjadi kekurangan dalam kegiatan

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini?

(5)

PANDUAN WAWANCARA Narasumber : Mas Eco Wartawan Eksternal MPR RI

1. Bagaimana pandangan anda sebagai wartawan mengenai Sosialisasi Empat

Pilar yang diselenggarakan oleh MPR RI?

2. Apakah selama ini Humas sudah menjembatani program Sosialisasi Empat

Pilar tersebut dengan media sudah baik?

3. Apakah strategi yang dilakukan oleh Humas sudah tepat atau belum?

4. Apakah MPR melakukan aktivitas media relations?

5. Bagaimana cara MPR mengundang media untuk hadir dalam kegiatan

Sosialisasi Empat Pilar?

6. Seberapa sering MPR melakukan kegiatan-kegiatan media relations

tersebut?

7. Dalam bentuk apa biasanya berita tersebut dimuat?

8. Apakah acara yang diadakan sudah dikemas dengan baik atau belum?

9. Bagaimana tanggapan anda terhadap pembicara dalam acara yang

diadakan?

10. Bagaimana proses Sosialisasi Empat Pilar tersebut berlangsung?

11. Apakah kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang dilakukan oleh Humas MPR

bermanfaat bagi masyarakat?

12. Adakah saran dari anda untuk kemajuan MPR dalam membina hubungan

(6)

PANDUAN WAWANCARA

Narasumber : Bapak Ma’ruf Cahyono Kepala Biro Humas MPR RI

1. Apa Sosialisasi Empat Pilar menurut Bapak?

2. Apa visi dan misi Bapak selaku Kepala Biro Humas dalam program

Sosialisasi Empat Pilar?

3. Bagaimana strategi humas dalam Mensosialisasikan Empat Pilar?

4. Siapa yang menjadi target sasaran dari program Sosialisasi yang diadakan

oleh Humas MPR?

5. Seberapa sering Humas MPR melakukan Kegiatan Sosialisasi Empat

Pilar?

6. Bagaimana cara humas mengembangkan pesan kepada masyarakat

mengenai Sosialisasi Empat Pilar?

7. Seberapa sering humas MPR melakukan kegiatan media relations?

8. Bagaimana peran humas dan kewenangannya dalam kegiatan Sosialisasi

Empat Pilar?

9. Berapa total anggaran yang dikeluarkan oleh Humas MPR dalam

menjalankan Sosialisasi Empat Pilar?

10. Bagaimana hasil yang telah di capai oleh humas dalam kegiatan Sosialisasi

(7)

PANDUAN WAWANCARA

Narasumber : Ibu Rharas Esthining Palupi

Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Layanan Informasi

1. Apa yang dilakukan divisi humas Pemberitaan dalam kegiatan Sosialisasi

Empat Pilar?

2. Bagaimana cara menjalin hubungan antara humas dengan media?

3. Sudah berapa banyak media yang terjalin hubungan dengan humas MPR?

4. Apakah ada ketentuan-ketentuan saat mengajak wartawan untuk meliput

kegiatan yang berada didaerah-daerah?

5. Apa kendala yang dihadapi oleh Humas Pemberitaan dalam menjalin

hubungan dengan media?

6. Ada berapa banyak karyawan yang terdapat di Humas Pemberitaan dan

apa saja pekerjaan yang dikerjaan dari masing-masing karyawan?

7. Apa ada media-media tertentu yang menjadi prioritas untuk menjalin

(8)

PANDUAN WAWANCARA Narasumber: Bapak Mahyudin

Wakil Ketua MPR RI

1. Apakah selama ini Humas MPR sudah membantu Bapak dalam

melakukan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar?

2. Apa harapan Bapak terhadap Humas MPR untuk mengefektifkan

Sosialisasi Empat Pilar?

(9)

TRANSKIP WAWANCARA Narasumber : Mas Ervan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

7. Apa pandangan Bapak/Ibu terhadap sosialisasi Empat Pilar MPR RI?

Jawaban : menurut saya, Sosialisasi Empat Pilar itu bagus, karena di

dalam pelajaran anak jaman sekarang kan udah gaada lagi seperti PPKN

dan lain sebagainya, jadi untuk mensosialisasi dan mengetahui pancasila

itu ya melalui kegiatan sosialisasi empat pilar ini.

8. Informasi apa yang diberikan oleh MPR RI tentang Sosialisasi Empat

Pilar?

Jawaban : Sosialisasi Empat Pilar itu kan terdiri dari Pancasila, UUD

1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, jadi seputar masalah kebangsaan

itulah yang sekarang makin menurun rasa kebangsaannya, jadi dengan

adanya informasi yang diberikan, masyarakat bisa tau tentang fungsi dari

Empat Pilar.

9. Bagaimana proses Sosialisasi Empat Pilar yang diberikan oleh MPR RI?

Jawaban : menurut saya baik, dengan adanya kegiatan seperti seminar,

FGD (Focus Group Discussion), tetapi menurut saya masih kurang karena

kalo Cuma lewat kegiatan seminar dan seperti lainnya itu kurang efektif,

jadi orang mendengarkannya seperti “masuk kuping kanan, keluar kuping

kiri” jadi harus ada yang lebih komperhensif.

(10)

Jawaban : menurut saya belum, karena kalo Cuma kegiatan pidato,

seminar gitu kurang efektif apalagi kalo narasumbernya satu tetapi

pesertanya banyak, ya diibaratkan seperti seminar di kampus saja, jadi

pesertanya kebanyakan ngobrol dengan temannya, jadi harus difikirin lagi

metode yang tepat untuk kegiatan Sosialisasi ini.

11. Menurut anda apa yang masih menjadi kekurangan dalam kegiatan

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini?

Jawaban : kekurangannya adalah kegiatannya monoton seperti text book

udah ada “contekannya”, jadi kurang inovasi

12. Adakah harapan Bapak/Ibu terhadap Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini?

Jawaban : harapan saya lebih baik, lebih diimprofisasi seperti di bikin

film, jadi ga kaku apalagi kalo sasarannya anak muda, jadi harus lebih di

(11)

TRANSKIP WAWANCARA Narasumber : Mas Eco Wartawan Eksternal MPR RI

13. Bagaimana pandangan anda sebagai wartawan mengenai Sosialisasi Empat

Pilar yang diselenggarakan oleh MPR RI?

Jawaban: menurut saya Sosalisasi empat pilar itu penting, karena

didalamnya menjelaskan dasar-dasar Negara dan menjelaskan bagaiamana

falsafah hidup bernegara yang baik, itu bisa memupuk rasa nasionalisme

warga Negara Indonesia yang selama ini mulai luntur, oleh karena itu

empat pilar itu penting untuk membentengi Negara kita dari ajaran-ajaran

atau ideology-ideologi yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan

bangsa.

14. Apakah selama ini Humas sudah menjembatani program Sosialisasi Empat

Pilar tersebut dengan media sudah baik?

Jawaban: Humas MPR ini selama ini sudah cukup baik memberikan

info-info terbaru mengenai acara-acara sosialisasi empat pilar baik itu dijakarta

maupun di luar kota bahkan sampai ada yang keluar negeri, kalaupun kita

gabisa ikut hadir mereka pun juga menyediakan press release untuk

disebarkan ke teman-teman wartawan dan itu sangat membantu untuk kita

karena dengan intensitas sosialisasi empat pilar yang cukup banyak kita

gabisa mengcover seluruh agenda-agenda tersebut.

(12)

Jawaban : soal tepat atau tidak kan memang butuh evaluasi, tetapi memang

selama ini mereka sudah menerapkan strategi yang cukup baik yaitu

dnegan mesuk kedalam setiap kelompok-kelompok wartawan terutama di

pressroom komisariat wartawan parlemen, selalu mengajak temen-temen

wartawan untuk ikut dalam kegiatan-kegiatan sosialisasi empat pilar,

selain itu juga mereka mengajak temen-temen wartawan yang ingin

meliput kegiatan soslialisasi itu secara langsung baik di dalam kota

maupun diluar kota bahkan didaera-daerah terpencil sekalipun sehingga itu

bisa menfasilitasi kita untuk tau bagaimana kegiatan sosialisasi itu

berjalan.

16. Apakah MPR melakukan aktivitas media relations?

Jawaban : dengan adanya strategi-strategi itu tadi itu sudah otomatis

mereka sudah berhubungan langsung dengan media, mereka gapernah

lepas dan gapernah yang eksklusif dalam menjalankan tugasnya dan selalu

mengajak rekan-rekan wartawan untuk meliput, dan seperti yang tadi saya

bilang mereka menyediakan press release untuk bantu garap dan mereka

sudah menjalankan media relation secara otomatis

17. Bagaimana cara MPR mengundang media untuk hadir dalam kegiatan

Sosialisasi Empat Pilar?

Jawaban : variatif, bagaimana mereka mengundang, kadang ada yang

langsung mereka ke pressroom kalo memang acaranya mendadak, tetapi

ada juga kadang mereka mengundang ke kantor dengan undangan resmi,

(13)

menghubungi kantor untuk meminta perwakilan wartawan dalam meliput

kegiatan sosialisasi empat pilar, bahkan kadang kalo sudah ada yang dekat

biasanya sudah langsung tau dimana dan kapan sosialisasi empat pilar itu

dilaksanakan

18. Seberapa sering MPR melakukan kegiatan-kegiatan media relations

tersebut?

Jawaban : seberapa seringnya tergantung ada atau tidak adanya agenda,

tapi selama ini sangat sering agenda yang dijalankan dan mereka langsung

menghubungi wartawan, jadi saya kira dengan adanya intensitas yang

cukup tinggi terutama musim diadakannya sosialisasi empat pilar itu juga

mempengaruhi intensitas hubungan komunikasi humas dengan wartawan

19. Dalam bentuk apa biasanya berita tersebut dimuat?

Jawaban : macam-macam, karna ada semua platformnya dia di parlemen,

otomatis ada media online, media cetak dan media elektronik, saya kira

semua platformnya selalu dilibatkan oleh humas untuk membantu

mensosialisasikan empat pilar

20. Apakah acara yang diadakan sudah dikemas dengan baik atau belum?

Jawaban : secara spesifik acara-acara sosialisasi empat pilar itu bukan

humas yang mengkonsepkannya karena ada biro tersendiri, tetapi selama

ini sosialisasi empat pilar sudah cukup variatif banyak media dan banyak

cara untuk mensosialisasikannya seperti acara-acara seminar, FGD (Focus

Group Discussion), lewat outbond, bela Negara, dan bahkan yang lebih

(14)

banyak media, tinggal bagaimana efektifitasnya saja yang perlu

ditingkatkan.

21. Bagaimana tanggapan anda terhadap pembicara dalam acara yang

diadakan?

Jawaban : karna pembicaranya bermacam macam yaa, dari seluruh unsure

anggota MPR yang ada 560 orang termasuk pimpinan MPR itu sendiri

yang ikut melakukan sosialisasi, sudah cukup kompeten, karena mereka

juga bagian dari anggota MPR sehingga kemampuan dan wawasan soal

empat pilar itu tidak perlu diragukan lagi, sebelum mereka melakukan

sosialisasi ya mereka sudah mendalami sendiri seperti apa si empat pilar

itu dan apa saja intisari dari empat pilar itu bahkan mereka sudah hatam

karena mereka sudah sering melakukan sosialisasi.

22. Bagaimana proses Sosialisasi Empat Pilar tersebut berlangsung?

Jawaban : tergantung media yang digunakan, apakah itu diskusi, seminar,

wayang,jadi sangat variatif mengenai bagaimana prosesnya, itupun juga

berbalik lagi kepada pematerinya, sejauh mana kreatifitas pemateri dalam

menyampaikan pesan, ada dari beberapa mereka lebih memilih

komunikasi interaktif atau dua arah tidak hanya sekedar pidato ataupun

menyampaikan pesan lewat buku-buku atau bahan-bahan yang sudah di

print, jadi balik lagi tergantung pada pemateri bagaimana

merekamenyampaikan isi pesannya.

23. Apakah kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang dilakukan oleh Humas MPR

(15)

Jawaban : “Menurut saya sudah sangat bermanfaat, karena balik lagi di era

masyarakat ekonomi ASEAN maupun di era globalisasi ini, empat pilar itu

penting untuk menangkal paham-paham asing yang bisa menggerus

idealisme dan menggerus sifat-sifat kebangsaan kita, sehingga empat pilar

itu penting untuk membentengi masyarakat Indonesia dari

pengaruh-pengaruh budaya asing yang bisa memecah belah bangsa ini.”

24. Adakah saran dari anda untuk kemajuan MPR dalam membina hubungan

dengan media, terutama dalam hal publikasi?

Jawaban: saran saya adalah sosialisasi empat pilar jangan hanya dijadikan

alat politik ataupun hanya dijadikan sebagai pihak-pihak tertentu untuk

mendapatkan popularitas, sosialisasi empat pilar harus benar-benar dari

hati nurani para anggota MPR agar benar-benar memberikan kesan postif

terhadap masyarakat, caranya pun juga harus terus di perbaharui dan harus

mengikuti perkembangan zaman,jangan hanya menggunakan cara-cara

yang sudah ada tanpa melihat kebutuhan dan pola hidup masyarakat terus

berubah, jadi saran saya terus bertranformasi demi sosialisasi yang lebih

(16)

TRANSKIP WAWANCARA Narasumber : Bapak Ma’ruf Cahyono

Kepala Biro Humas MPR RI 11. Apa Sosialisasi Empat Pilar menurut Bapak?

Jawaban : sosialisasi empat pilar merupakan tugas dari MPR yang

diamanatkan oleh Undang-undang nomor 17 tahun 2014, yang telah di

ubah dengan Undang-undang nomor 42tahun 2014 tentang MPR, DPR,

DPD dan DPRD, jadi diamanatkan kepada MPR untuk memasyarakatkan

ketetapan MPR, Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik

Indonesia 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, kemudian oleh MPR di

beri nama “Empat Pilar” dan dengan diharapkan dengan tugas itu

nilai-nilai MPR bisa diketahui, bisa dipahami, dan tentu bisa dilaksanakan oleh

seluruh lapisan masyarakat.

12. Apa visi dan misi Bapak selaku Kepala Biro Humas dalam program

Sosialisasi Empat Pilar?

Jawaban : “Fungsi utama humas yaitu bagaimana unit humas itu bisa

mempublikasikan seluruh kegiatan MPR yang cukup luas, tidak hanya

kegiatan yang dilakukan oleh MPR secara kelembagaan, tetapi juga

dilakukan oleh pimpinan MPR, badan-badan MPR, dan juga fraksi-fraksi.

Untuk mendukung publikasi dari MPR secara kelembagaan, maupun yang

dilakukan oleh badan pengkajian, badan penganggaran, badan sosialisasi,

dan juga ada kegiatan fraksi-fraksi, termasuk juga publikasi kegiatan

(17)

karena itu tugas kehumasan MPR sangat luas untuk mempublikasikan

kegiatan-kegiatan tersebut, termasuk juga kegiatan Sekretariat Jendral

MPR yang mempunyai kegiatan-kegiatan yang harus disampaikan kepada

publik dalam rangka agar masyarakat tau dan faham, tentu dengan adanya

manfaat dari itu semua agar respon masyarakat terhadap kelembagaan

MPR juga menjadi baik dan pada akhirnya ada kepercayaan dari

masyarakat.”

13. Bagaimana strategi humas dalam Mensosialisasikan Empat Pilar?

Jawaban : strategi yang dilakukan yaitu kita ingin mempublikasikan secara

terstruktur, sistematis dan juga massif, meliputi seluruh jangkauan

masyarakat, yang tentu melalui instrumen yang bersifat soft dan hard,

yang bersifat soft misalnya melalui media-media online, elektronik, dan

juga melalui media cetak yang bersifat hard, dan juga media sosial yang

ada di mpr maupun media sosial yang sengaja kita hayer untuk

mendukung publikasi kita, kita memiliki sejumlah online yang sengaja kita

sewa untuk membantu publikasi kita, dan juga adanya website mpr.go.id,

selain itu kami juga memiliki media sosial lainnya dan itu semua untuk

mempublikasikan kegiatan secara terstruktur yang dalam arti, dalam suatu

organisasi yang memiliki struktur-struktur sehingga diharapkan publikasi

itu juga betul-betul ada kerangka struktur yang jelas

14. Siapa yang menjadi target sasaran dari program Sosialisasi yang diadakan

(18)

Jawaban “Target khalayak dari kegiatan ini adalah seluruh lapisan

masyarakat, dari masyarakat pada umumnya, maupun penyelenggara

Negara, dari penyelenggara juga bisa dibagi-bagi ada di telataran

eksekutif, legislatif, yudikatif, pemerintahan sampai kepada segmentasi

masyarakat awam, sampai tingkat paut, TK, sd sampai perguruan tinggi,

dan juga kelompok-kelompok masyarakat, seperti kelompok agama,

generasi muda, organisasi sosial, termasuk organisasi Lembaga Sosial

Masyarakat (LSM).”

15. Seberapa sering Humas MPR melakukan Kegiatan Sosialisasi Empat

Pilar?

Jawaban : kegiatan sosialisasi setiap tahunnya banyak dan terprogram,

humas MPR pasti megikuti, setiap ada kegiatan pasti humas MPR

dilibatkan untuk mempublikasikan, jadi artinya intensitasnya sangat

banyak, bahkan lebih dari kegiatan yang sedang dilakukan, satu kali

kegiatan bisa kita lihat dari sudut pandang kehumasan yang berbeda-beda,

untuk mempublikasikannya cukup banyak.

16. Bagaimana cara humas mengembangkan pesan kepada masyarakat

mengenai Sosialisasi Empat Pilar?

Jawaban : kami punya strategi agar pesan-pesan itu sampai kepada

masyarakat, tentu tidak bersifat monoton, tidak membosankan, oleh karena

itu dikemas dalam berbagai macam bentuk advertising seperti acara

dialog, iklan masyarakat, melalui kegiatan seni dan budaya, wayang,

(19)

nantinya dipublikasikan lewat media sosial dan itu pasti lebih cepat

penyampaiannya kepada masyarakat.

17. Seberapa sering humas MPR melakukan kegiatan media relations?

Jawaban : setiap ada kegiatan pasti diliput oleh berbagai jurnalis, baik

media cetak, online dan media elektronik, dan bahkan kita juga ada

program lewat penyiaran radio, dan itu dalam rangka sebagai bentuk

publikasi kegiatan yang ada kepada masyarakat, dan juga adanya majalah

majelis yang setiap bulannya kami kirimkan ke seluruh Indonesia, agar

masyarakat tau akan kegiatan yang dilakukan oleh MPR

18. Bagaimana peran humas dan kewenangannya dalam kegiatan Sosialisasi

Empat Pilar?

Jawaban : sangat penting, karena tidak ada suatu kegiatan yang memiliki

dampak yang luas ke masyarakat, kalo humasnya tidak ikut mengambil

peran, oleh karena itu suatu kegiatan akan bernilai publikasi kepada

masyarakat apabila peran humas ada di dalamnya, oleh karena itu saya

katakana peran humas itu sangat penting

19. Berapa total anggaran yang dikeluarkan oleh Humas MPR dalam

menjalankan Sosialisasi Empat Pilar?

Jawaban : anggaran kehumasan cukup bagus, anggaran itu intinya

mendukung tugas-tugas yang ada dan cukup memadai, kalo soal kuantitas

pasti berubah setiap tahun, gabisa di patok untuk anggarannya, tetapi yang

(20)

karena ingin lebih massif dan lebih banyak pasti harus ada dukungan

anggaran yang lebih

20. Bagaimana hasil yang telah di capai oleh humas dalam kegiatan Sosialisasi

Empat Pilar? Pada

Jawaban : “Dari berbagai kegiatan kehumasan antara lain Sosialisasi

empat pilar pada umumnya pasti di terima baik oleh masyarakat, dan tentu

respon masyarakat termasuk mengenali lembaga MPR juga semakin baik

dan kemudian kualitas pemahaman misalnya sebagai contoh sosialisasi

melalui kegiatan cerdas cermat yang merupakan suatu wadah bagi generasi

muda untuk mengenali Pancasila dan Undang-undang dasar, dan kegiatan

tersebut kita bisa melihat keterampilan dan kemampuan dari para peserta

tentang Sosialisasi Empat Pilar yang nantinya akan terus dipelajari di

sekolah, seperti lomba debat yang diadakan dan pasti kegiatan itu akan

terus dilakukan mengingat keterampilan mereka dalam memberikan

argumennya, menurut saya semua dari hasil kegiatan yang telah di capai

(21)

TRANSKIP WAWANCARA

Narasumber : Ibu Rharas Esthining Palupi

Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Layanan Informasi

8. Apa yang dilakukan divisi humas Pemberitaan dalam kegiatan Sosialisasi

Empat Pilar?

Jawaban : di pemberitaan dalam rangka sosialisasi empat pilar ada banyak

kegiatannya salah satunya adalah meliput kegiatan pimpinan baik di dalam

kota maupun di luar kota terkait kegiatan sosialisasi empat pilar meliputi

secara globalnya seminar, FGD, TOT, ada diskusi kebangsaan, di humas

itu dukungannya adalah satu kami meliput kegiatan MPR itu baik luar kota

maupun dalam kota dengan membawa sejumlah media dan redaksi internal

kami, serta dokumentasi foto dan video, kemudian di humas juga

melakukan conferensi pers atau doorstop pimpinan MPR, dengan adanya

doorstop itulah akan diangkat banyak isu-isu pokok di luar acara inti

sosialisasi, selain itu juga kami melakukan pencetakan majalah majelis,

majalahnya rutin dibuat setiap bulannya, ada juga namanya diskusi

kemajelisan yang dimana pesertanya wartawan itu sendiri, memang

sasarannya itu penyebar luasan lewat media

9. Bagaimana cara menjalin hubungan antara humas dengan media?

Jawaban : berproses, kami disini MPR DPR dan DPD sangat diuntungkan

dengan adanya ruang pressroom parlemen, pressroom parlemen itu adalah

wadah tempatnya para wartawan berkumpul untuk meliput di suatu

(22)

itu terdapat pengurus pressroom yang secara mekanismenya harus melalui

7 orang yang tergabung di pengurus pressroom, lepas dari pressroom kami

juga punya media partner, media partner itu adalah wadah kumpulannya

media-media online, cetak dan tv yang kerjasana dengan MPR, dan kami

juga berhubungan dengan para media partner melalui wa group yang

dimana dapat mewadahi kami dalam berkomunikasi.

10. Sudah berapa banyak media yang terjalin hubungan dengan humas MPR?

Jawaban : untuk seberapa banyaknya media, kalo untuk media online kami

ada 10 media, media cetak juga ada 10, hampir semua media nasional dan

majalah nasional menjalin hubungan, untuk tv hampir semua tv, intinya

kami menjangkau semua media untuk menjalin hubungan.

11. Apakah ada ketentuan-ketentuan saat mengajak wartawan untuk meliput

kegiatan yang berada didaerah-daerah?

Jawaban : salah satu jalan meliput empat pilar dengan liputan di daerah,

sebetulnya tidak ada ketentuan formal, hanya saja kami merolling, ssatu

adalah dengan cara merotasi, tidak mungkin kami dalam sekali perjalanan

membawa banyak media, dengan anggaran terbatas dan kuota juga

terbatas, yang kedua kami menyesuaikan dengan permintaan pimpinan

yang mengharuskan mengajak beberapa wartawan yang diinginkan.

12. Apa kendala yang dihadapi oleh Humas Pemberitaan dalam menjalin

hubungan dengan media?

Jawaban : banyak, dalam waktu yang cepat dan mendadak kami harus di

(23)

tersebut, kendalanya itu satu untuk penentuan media itu harus melalui

mekanisme redaksi masing-masing media, setiap media punya kebijakan

sendiri-sendiri yang MPR tidak bisa interfensi dan membutuhkan waktu,

karena MPR tidak bisa mencampuri kebijakan dari masing-masing redaksi

media dalam mengirimkan reporternya, kecuali media partner yang sudah

kerjasama denagn MPR itu beda, kemudian kendala kedua adalah ketika

kita mengajak wartawan tetapi acaranya monoton, ekspektasi wartawan

dengan keadaan yang terjadi dilapangan berbeda, dan itu harus

pinter-pinternya staf humas pemberitaan yang jalan untuk mengcreate isu,

membantu mengkondisikan wartawan agar bisa meliput semuanya agar

beritanya tercover dengan baik.

13. Ada berapa banyak karyawan yang terdapat di Humas Pemberitaan dan

apa saja pekerjaan yang dikerjaan dari masing-masing karyawan?

Jawaban : kalau di bagian Pemberitaan itu ada Kepala Sub-Bagian,

PNSnya ada 6, 1 CPNS, 2 Perbantuan dan 6 Redaksi Majelis. Kalau

redaksi majelis pekerjaannya adalah menerbitkan majalah majelis,

kemudian mengeluarkan release berita, bertanggung jawab terhadap

keredaksian, kalo dari humasnya yang terdiri dari karyawan PNS dan

CPNS bertugas berkoordinir media, mengkoordinir liputan keluar kota

dari tiketin, akomodasi, pertanggung jawabannya menjalin hubungan

dengan marketing media partner.

14. Apa ada media-media tertentu yang menjadi prioritas untuk menjalin

(24)

Jawaban : sebetulnya kami memposisikan semua media itu sama, tetapi

memang kondisinya ada beberapa media yang dilihat dari rating

kesuksesan media it sendiri, dan biasanya pimpinan MPR itu adareferensi

(25)

TRANSKIP WAWANCARA Narasumber: Bapak Mahyudin

Wakil Ketua MPR RI

07 Juni 2016 (Ruang Kerja Wakil Ketua MPR RI)

4. Apakah selama ini Humas MPR sudah membantu Bapak dalam

melakukan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar?

Jawaban : Humas MPR dalam hal Sosialisasi Empat Pilar sekarang sudah

cukup berjalan dengan baik karena juga di tunjang dengan anggaran yang

sangat besar untuk kegiatan humas, tetapi memang masih banyak yang

harus ditingkatkankarena humas MPR itu dari PNS, kadang-kadang

mereka bekerja kurang kreatif, artinya semua pekerjaan itu dikerjakan

sesuai standart kerja saja, dan tidak ada tujuan kreatifitas untuk

mengoptimalkan sosialisasi empat pilar itu, harusnya sosialisasi empat

pilar itu bisa lebih massal, dan bisa di terima oleh seluruh lapisan

masyarakat termasuk masyarakat yang paling bawah, karena masyarakat

paling bawah itu belum tentu baca media, di ambil contoh misalnya

sosialisasi dilaksanakan di daerah terpencil, kebanyakan humas itu tidak

mau repot, jangkauan dari pemberitaannya tidak bisa di ukur, kemudian

humas menurut saya kurang melibatkan wartawan lokal, mungkin

jaringannya kurang untuk melibatkan wartawan lokal, sebetulnya tujuan

dalam sosialisasi ke daerah itu selain menjangkau orang daerah situ tetapi

juga penting untuk di baca oleh masyarakat lokal daerah, karena itulah kita

(26)

daerah itu baca media daerah juga, sehingga humas perlu meningkatkan

jaringan kepada wartawan-wartawan lokal di seluruh Indonesia.

5. Apa harapan Bapak terhadap Humas MPR untuk mengefektifkan

Sosialisasi Empat Pilar?

Jawaban : harapan saya humas harus lebih kreatif dalam efektifitas

mensosialisasikan empat pilar, lebih bisa bertanggung jawab, tidak hanya

asal menjalankan tugas sebagai humas, tetapi juga berfikir tujuan dari

pelaksanaan sosialisasi tersebut.

6. Menurut Bapak apa visi misi dari diadakannya Sosialisasi Empat Pilar ini?

Jawaban : visi misinya adalah pertama kita ingin visinya semua rakyat

Indonesia itu paham dan memahami empat pilar yang dimana pancasila

sebagai dasar dan ideology Negara, Undang-undang Dasar Negara

Republik Indonesia 1945 sebagai konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk

Negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara, misinya

adalah kita melakukan sosialisasi lebih intensif, massif, terstruktur sampai

ke tingkat paling bawah, kemudian membangun rasa nasionalisme

daripada rakyat Indonesia untuk mencintai tanah airnya, kemudian

memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa NKRI itu merupakan

(27)

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Melalui Kegiatan TOT

(Training of Trainers)

(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)

Foto bersama Narasumber

(40)
(41)
(42)
(43)

Retno Nurul Fatihah

Jl. H. Najih No. 15 RT 008/01 Petukangan-Utara, Pesanggrahan Jakarta Selatan

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI :

Nama

: Retno Nurul Fatihah

Tempat/Tanggal Lahir

: Jakarta, 29 Agustus 1994

Agama

: Islam

Jenis Kelamin

: Perempuan

Kewarganegaraan

: Indonesia

Alamat

: Jl. H. Najih No. 15 RT 008/01

Petukangan-Utara, Pesanggrahan Jakarta Selatan

12260

No. Telp/HP

: 081908962041

Email

:

[email protected]

Status

: Single

PENDIDIKAN FORMAL :

Tingkat

Institusi Pendidikan

Keterangan

 TK

: TK AL-HUSNA, Jakarta

Lulus Berijazah

 SD

: SDN 09 PG, Jakarta

Lulus Berijazah

 SMP

: SMPN 110, Jakarta

Lulus Berijazah

 SMA

: SMAN 108, Jakarta

Lulus Berijazah

 Universitas Mercu Buana Jurusan Public Relations

2012 –

Sekarang

PENGALAMAN ORGANISASI

 2009-2012

: Anggota (Bendahara) Basket SMA N 108 Jakarta

 2011-2012

: Ketua Tari SAMAN SMA N 108 Jakarta

(44)

 2013-2015

: HIMA Public Relations (Humas Internal) Universitas

Mercu Buana

 2014-Sekarang

: Bentara Budaya Jakarta – Komunitas Tari Tradisional

PENGALAMAN KERJA :

 19-20 Oktober 2013, Crew Database HaiDay

 9 Oktober 2013, Crew Ladies Fair Nova

 Oktober 2013, Front Liner Universitas Mercu Buana

 21 Desember 2013, Crew Scanner 2st Anniversary JKT48

 7-8 Januari 2014, Crew Scanner Fifa World Cup Tour Tropy

 15 February 2014, Crew Scanner Waku-Waku Japan Music Festival

 28-2 Maret 2014, Crew Scanner Java Jazz Festival

 24-26 Oktober 2014, Crew Scanner Java SoundsFair

 8-9 November 2014, Crew Database HaiDay

 6-7 Desember 2015, Crew Provoke

 27-28 Desember 2014, Crew Scanner 3st Anniversary JKT48

 20 February 2015, Crew Scanner AKB48&JKT48 konser bersama

 6,7,8 Maret 2015, Crew Scanner Java Jazz Festival

 13 Juni 2015, Crew Scanner JKT 48 Live In Concert

 11 September 2015, Crew Scanner Bonjovi Live In Concert

 6-12 Desember 2015, Crew Launching Apartement Chadstone

 4-6 Maret 2016, Crew Scanner Java Jazz Festival

 29 April-30 Juni 2016, Freelance PR Otomotif Group Kompas Gramedia

KEAHLIAN :

 Menari

Demikian Daftar Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Gambar

Foto bersama Narasumber

Referensi

Dokumen terkait

Abstrak - Penelitian pada Toko Emas Pasaman Indah Pasaman Barat bertujuan merancang Sistem Informasi Pengolahan Data Penjualan Perhiasan yang dapat membantu Toko

Pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan angkatan kerja (yang terjadi beberapa tahun kemudian setelah pertumbuhan penduduk) secara tradisional dianggap sebagai salah

Untuk itu kami meminta kepada saudara untuk menunjukan asli dokumen yang sah dan masih berlaku ( beserta copynya ), sebagaimana yang terlampir dalam daftar isian

Ketua Studi prilaku nonlinear dinamik pada sistem satu derajat kebebasan akibat kekakuan yang nonlinear. Dana DIKTI-SDPF

Hasil penelitian ini dapat dijadikan alternatif bagi Sentra Industri Rajut Binong Jati dan Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan Bandung dalam

Bagi peserta yang dinyatakan Tidak Lulus Seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Buton Selatan Tahun 2019 sebagaimana tercantum pada lampiran pengumuman ini dapat melakukan

Seperti pada babi , ovarium pada anjing dan kucing menyerupai buah murbei karena banyak folikel yang sedang tumbuh atau karena banyak corpus luteum terbentuk khususnya

Pada penelitian ini mengangkat faktor bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga dan promosi sebagai faktor-faktor yang diduga berpengaruh pada keputusan pembelian “Mie Jakarta