• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1. Pendekatan dan Jenis Penelitian

Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dimana menekankan pada empat hal yang dicari dari hubungan variabel penelitian, yaitu persoalan hubungan-hubungan, pengaruh, perbedaan, dan identifikasi (Bungin, 2009: 315). Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian inferensial, yaitu penelitian dengan melakukan analisis hubungan antar variabel dengan pengujian hipotesis. Menurut Subana (2005: 12) statistik inferensial merupakan statistik yang berhubungan dengan penarikan kesimpulan yang bersifat umum dari data yang telah disusun dan diolah.

3.2. Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah.

3.3. Unit Amatan dan Unit Analisis

3.3.1. Unit Amatan

Unit amatan merupakan sumber yang menjadi sumber amatan dan sumber data untuk penelitian. Dalam penelitian ini, unit amatan adalah khalayak yang merupakan mahasiswi yang sudah pernah menonton akun beauty vlogger Rachel Goddard di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.

3.3.2. Unit Analisis

Unit analisis dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh terpaan video beauty vlogger Rachel Goddard terhadap perilaku imitasi mempercantik diri mahasiswi UKSW.

(2)

3.4. Penentuan Populasi dan Sampel

3.4.1. Populasi

Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2009: 117). Populasi yang peneliti gunakan adalah mahasiswi UKSW yang sudah pernah menonton video beauty vlogger Rachel Goddard. Dari hasil pengamatan peneliti, maka dominasi pengguna Youtube adalah pada rentang usia 19 sampai 25 tahun yang masuk ke dalam kategori generasi milenial karena generasi ini menunjukkan ketergantungan mereka terhadap koneksi internet yang sangat tinggi.

3.4.2. Sampel

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan non probability sampling, yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel (Sugiyono, 2010: 122).

Sedangkan jenis non probability sampling yang digunakan adalah purposive sampling dimana teknik ini diambil berdasarkan pertimbangan tertentu dengan tujuan untuk memperoleh satuan sampling yang memiliki karakteristik yang dikehendaki. Kriteria sampel yang diambil adalah mahasiswi yang terdaftar pada Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan masih aktif mengikuti kegiatan perkuliahan dan berusia 19 sampai 25 tahun. Serta sudah pernah menonton channel Youtube khususnya konten beauty vlog Rachel Goddard.

Karena jumlah populasi tidak diketahui secara pasti, maka untuk menghitung jumlah sampel yang ditentukan digunakan saran menurut

(3)

Roscoe dalam bukunya Research Methods of Business (Purnomo, 2014: 28), yaitu apabila dalam penelitian akan dilakukan analisis dengan multi variate, maka jumlah anggota sampel minimal 10 kali dari jumlah indikator atau variabel yang diteliti. Dengan demikian, jumlah indikator yang diteliti dalam penelitian ini berjumlah 7, maka jumlah anggota sampelnya adalah 7 x 10 = 70 responden. Agar penelitian ini lebih valid, maka peneliti membulatkan ke atas menjadi 100 responden. Maka jumlah anggota sampelnya adalah 100 responden.

3.5. Metode Pengumpulan Data

3.5.1. Sumber Data

Dalam suatu penelitian, data terdiri dari dua jenis, yaitu :

Pertama, data primer, yaitu data yang didapat dari sumber pertama, dari individu seperti hasil pengisian kuesioner yang biasa dilakukan peneliti. Data primer adalah data autentik atau data langsung dari tangan pertama tentang masalah yang diungkapkan. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini berupa pedoman pertanyaan untuk mencapai tujuan penelitian.

Kedua, data sekunder, yaitu keterangan yang diperoleh dari pihak kedua, baik berupa orang maupun catatan, seperti buku, laporan, bulletin, dan majalah yang sifatnya dokumentasi.

3.5.2. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Kuesioner menurut Sugiyono (2008: 199):

“Angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab.”

(4)

Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti dengan cara penyebaran kuesioner secara online. Jenis kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup, yaitu responden menjawab pertanyaan yang sudah disediakan dengan cara memilih salah satu alternatif jawaban yang sudah ada. Adapun langkah-langkah dalam menyusun instrument adalah dengan menyusun kisi-kisi pengembangan instrument. 3.6. Desain Penelitian Keterangan : Gambar 3.1 Desain Penelitian Keterangan :

Variabel Bebas : X (Terpaan Video Beauty Vlogger Rachel Goddard)

Variabel Terikat : Y (Perilaku imitasi mempercantik diri) X (Variabel Independen)

Pengaruh Terpaan Video Beauty Vlogger Rachel Goddard

Indikator : - Frekuensi - Durasi - Atensi

Y (Variabel Dependen) Perilaku imitasi mempercantik diri Indikator : - Attention - Retention - Reproduksi motoris - Motivasi

(5)

3.7. Identifikasi Variabel dan Indikator Penelitian

3.7.1. Identifikasi Variabel

Variabel penelitian ini adalah perilaku imitasi mempercantik diri mahasiswi UKSW dalam menonton video beauty vlogger Rachel Goddard. Variabel penelitian dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Variabel Bebas (independent)

Variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahan atau timbulnya variabel terikat (Sugiyono, 2009: 39). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah terpaan video beauty vlogger Rachel Goddard.

2. Variabel Terikat (dependent)

Variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat adanya variabel bebas (Sugiyono, 2009: 40). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah perilaku imitasi mempercantik diri mahasiswi UKSW.

3.7.2. Indikator Penelitian

Indikator variabel bebas (X) yaitu video beauty vlogger Rachel Goddard yang peneliti gunakan mengacu pada Terpaan Media (Media Exposure) dan kemudian disesuaikan dengan penelitian penulis. Adapun indikator yang terkait adalah Frekuensi, Durasi, dan Atensi.

Sedangkan indikator variabel terikat (Y) yaitu perilaku imitasi mempercantik diri yang mengacu pada Teori Pembelajaran Sosial (Social Learning Theory) oleh Albert Bandura dan disesuaikan dengan penelitian penulis. Indikator tersebut adalah proses perhatian (attention), proses mengingat (retention), proses reproduksi motoris (retoris reproduction), dan proses motivasi (motivation).

(6)

3.8. Skala Pengukuran

Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2009: 93). Bentuk akhir analisis skala likert meletakkan posisi sikap seseorang ke dalam posisi masing-masing respon dengan cara menghitung beberapa banyak setuju atau tidak setuju pada pertanyaan tertentu.

Penilaian Skala Likert Nilai

Sangat setuju 4

Setuju 3

Tidak setuju 2

Sangat tidak setuju 1

Sumber: Likert dalam Purnomo, 2012:35 Tabel 3.2

Skala Likert

Dalam kategorisasi di atas, jawaban atau pilihan netral pada kuesioner dihilangkan dengan alasan adanya pilihan netral akan membuat responden memilih jawaban tersebut untuk mencari aman, terutama bagi mereka yang ragu-ragu untuk menjawabnya. Selain itu jawaban netral atau ragu-ragu sering kali mengandung jawaban yang ambivalen atau mendua, artinya positif iya, negatif juga iya. Sehingga tidak digunakan dalam penelitian ini.

Untuk setiap item pernyataan memiliki empat pilihan jawaban dengan ketentuan berikut ini:

1. Jika pernyataan tersebut merupakan item soal yang memiliki sifat favourable, maka skor yang akan diberikan untuk setiap pernyataan adalah:

 Pilihan 1 (Sangat Setuju) dengan skor 4  Pilihan 2 (Setuju) dengan skor 3

(7)

 Pilihan 4 (Sangat Tidak Setuju) dengan skor 1

2. Jika pernyataan tersebut merupakan item soal yang memiliki sifat unfavourable, maka skor yang diberikan untuk tiap pernyataan adalah:

 Pilihan 1 (Sangat Setuju) dengan skor 1  Pilihan 2 (Setuju) dengan skor 2

 Pilihan 3 (Tidak Setuju) dengan skor 3

 Pilihan 4 (Sangat Tidak Setuju) dengan skor 4

Jenis kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner online dengan menggunakan Google Form yang disebar secara langsung dan tertutup, yang berarti responden menjawab pernyataan yang sudah disediakan dengan cara memilih salah satu alternatif jawaban yang sudah ada.

3.9. Hubungan Antara Variabel Penelitian, Indikator Penelitian, dan Skala Pengukuran

Variabel Indikator Item Instrumen Skala

Pengukuran Favourable Unfavourable

Identitas Responden

Usia 1. Usia saya … tahun Rasio

Screening / Internet behavior Durasi penggunaan Youtube

1. Dalam 1 hari saya mengakses Youtube selama … jam

a) Kurang dari 2 jam b) Lebih dari 4 jam

2. Ketika mengakses Youtube, saya lebih suka menonton

a) Menonton beauty vlog

b) Menonton video clip / cover lagu c) Menonton film

d) Menonton food vlogger

3. Konten beauty vlog adalah konten yang saya

Rasio

Nominal

(8)

tonton setiap hari

4. Saya mengetahui Rachel Goddard dari a) Televisi

b) Radio

c) Media cetak (majalah, tabloid, koran, dll) d) Internet dan sosial media (website,

facebook, twitter, instagram, youtube, dll) e) Teman

5. Saya mengetahui Rachel Goddard dan channel Youtube-nya

a) Ya b) Tidak

6. Saya sudah menonton beauty vlog di channel Youtube Rachel Goddard a) Sudah b) Belum Nominal Nominal Nominal Pengaruh terpaan video beauty vlogger Rachel Goddard (Variabel X) X1: Frekuensi (berapa kali menonton video beauty vlog Rachel Goddard)

1. Saya menonton video beauty vlogger Rachel Goddard 2x dalam seminggu. 2. Saya menonton lebih

dari 5 video yang diunggah Rachel selama sehari.

3. Saya menonton video beauty vlog Rachel berulang-ulang ketika akan melakukan make-up dalam sehari 4. Saya sering 1. Saya jarang menonton video beauty vlogger Rachel Goddard dalam seminggu. Ordinal

(9)

menonton review produk dalam beauty vlog Rachel ketika akan membeli produk kecantikan X2: Durasi (berapa lama mengikuti dan menonton video beauty vlog Rachel Goddard)

1. Saya menonton video beauty vlogger Rachel Goddard lebih dari 5 menit 2. Saya menonton tayangan video beauty vlogger Rachel Goddard sampai selesai 3. Saya tidak melewatkan 1 scene pun saat menonton video beauty vlog Rachel Goddard 1. Saya sering melewatkan beberapa scene saat menonton video beauty vlog Rachel Goddard. Ordinal X3: Atensi (menonton video beauty vlog Rachel Goddard dengan melakukan kegiatan lain, atau dengan tidak

1. Saya selalu fokus ketika menonton video beauty vlog Rachel

2. Saya menonton video beauty vlog Rachel sambil mengerjakan sesuatu

3. Penyampaian kata yang digunakan membuat saya paham

1. Kata-kata yang digunakan Rachel di setiap video cenderung dilebih-lebihkan 2. Saya kesulitan mendengar Ordinal

(10)

melakukan kegiatan lain, ataupun menonton dengan melakukan diskusi) produk kecantikan yang sesuai dengan jenis kulit wajah saya.

4. Saya terhibur ketika menonton ekspresi wajah lucu pada vlog Rachel.

5. Rachel membaca dan mengulas produk dari packaging sebelum memakai produk. 6. Rachel mengoleskan dahulu ke tangan sebelum memoleskan produk kecantikan di wajah. 7. Setelah tutorial make-up, Rachel mengulas dengan jujur dari packaging, shade, hingga hasil akhir make-up. dan melihat video beauty vlog secara bersamaan Perilaku imitasi mempercantik diri mahasiswi Proses perhatian (Attention). Mengamati peristiwa

1. Dari video beauty vlog Rachel Goddard, saya mengamati : a. Tahap-tahap

(11)

UKSW (Variabel Y) secara langsung (berupa pemikiran: sikap, nilai-nilai-, pandangan hidup) setiap detail tutorial make-up nya b. Perkembangan tutorial make-up nya c. Penggunaan produk kecantikan yang cocok untuk berbagai jenis kulit wajah d. Tahap-tahap perawatan wajah yang baik sesuai jenis kulit wajah. 2. Saya tertarik untuk

mempraktekkan tutorial make-up Rachel. Proses mengingat (Retention). Menyimpan peristiwa ke dalam memori dalam bentuk imajinasi dan lambang secara verbal 1. Setelah menonton video beauty vlog Rachel Goddard, saya ingat : a. Tahap-tahap

tutorial make-up nya saat saya akan ber make-up.

b. Produk

kecantikan yang

(12)

cocok untuk jenis kulit wajah saya. c. Tahap-tahap

perawatan wajah yang baik sesuai jenis kulit wajah saya. Proses reproduksi motoris (Retoris reproduction). Hasil ingatan akan meningkat dan berubah menjadi bentuk perilaku.

1. Saya mencari review produk kecantikan di beauty vlog Rachel sebelum membelinya. 2. Saya membeli produk kecantikan yang direkomendasikan Rachel. 3. Saya melakukan tahap-tahap perawatan wajah yang baik sesuai jenis kulit wajah saya setelah menonton beauty vlog Rachel. 4. Saya melakukan tahap-tahap tutorial make-up yang dilakukan Rachel. 5. Saya mengganti produk pilihan setelah terkena 1. Saya tidak mengikuti tutorial make-up Rachel karena membingung kan. 2. Saya kesulitan menentukan keputusan untuk memakai produk setelah terkena paparan video beauty vlog Rachel. Ordinal

(13)

paparan review produk oleh Rachel. Proses motivasi (motivation). Peneguhan yang mendorong perilaku ke arah pemenuhan tujuan tertentu.

1. Wajah saya tampak lebih cerah dan segar setelah melakukan perawatan wajah sesuai rekomendasi Rachel.

2. Saya ingin terlihat lebih cantik dengan mengikuti teknik make-up Rachel. 3. Saya ingin terlihat

lebih memukau dengan membeli produk kecantikan lokal maupun import yang

direkomendasikan Rachel.

4. Saya merasa puas dan percaya diri dengan kemampuan saya dalam ber make-up setelah menonton beauty vlog Rachel. 5. Saya merasa puas

dan percaya diri dengan kemampuan saya dalam merawat wajah dengan baik

(14)

setelah menonton beauty vlog Rachel.

Tabel 3.3

Hubungan Antara Variabel Penelitian, Indikator Penelitian, dan Skala Pengukuran

3.10.Teknik Analisis Data

3.10.1. Regresi Linier Sederhana

Analisis regresi sederhana digunakan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara variabel independent (X) dan variabel dependent (Y), dari persamaan tersebut dapat diketahui besarnya kontribusi variabel X terhadap variabel Y yang ditunjukkan oleh hubungan yang dinyatakan dalam bentuk persamaan matematika yang mempunyai hubungan fungsional antara kedua variabel tersebut.

Menurut Sugiyono (2008 : 270), persamaan umum regresi linier sederhana adalah sebagai berikut:

Sedangkan untuk nilai konstanta a dan b menurut Sugiyono (2008 : 272) ditentukan dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:

Keterangan:

X = Variabel Independen (pengaruh terpaan video beauty vlogger Rachel Goddard)

(15)

a = Konstanta/nilai Y jika X = 0

b = Keofisien arah/ nilai pertambahan/pengurangan variabel Y n = banyaknya sampel.

3.11.Uji Validitas dan Reliabilitas

3.11.1. Uji Validitas

Validitas merupakan suatu proses untuk menguji item pertanyaan dalam sebuah instrument dan merupakan ukuran seberapa cermat alat ukur tes melakukan fungsi ukurannya (Azwar, 2007: 120). Uji validitas ini menggunakan rumus analisis Product Moment Pearson untuk mengetahui hubungan pada dua variabel. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

𝒓𝒙𝒚 = 𝒏 ∑𝑿𝒀 − ∑𝑿 ∑𝒀

√[𝒏 ∑𝑿𝟐 − (∑𝑿𝟐)][𝒏 𝒏 ∑𝒀𝟐 − (∑𝒀𝟐)] Keterangan :

rxy = koefisien korelasi antara x dan y x = nilai variabel bebas

y = nilai variabel terikat ∑𝑥𝑦 = jumlah x dan y

Kriteria dalam pemilihan item dinyatakan valid atau tidak valid berdasarkan korelasi item total dengan menggunakan batasan r-hasil > r-tabel.

a. Valid apabila r-hasil positif dan > r-tabel (rxy > 0,3) b. Tidak valid apabila r-hasil < r-tabel (rxy < 0,3) c. r-tabel diperoleh dari df = N-2 = 38 (0,320 Dengan

(16)

Hasil Uji Validitas No. Butir r Skor Item terhadap Skor Total r Tabel α = 0,05 (df = N(40)-2 = 38) Keterangan 1 0,746 0,320 VALID 2 0,714 0,320 VALID 3 0,733 0,320 VALID 4 0,770 0,320 VALID 5 0,660 0,320 VALID 6 0,714 0,320 VALID 7 0,631 0,320 VALID 8 0,734 0,320 VALID 9 0,096 0,320 TIDAK VALID 10 0,647 0,320 VALID 11 0,679 0,320 VALID 12 0,651 0,320 VALID 13 0,734 0,320 VALID 14 0,620 0,320 VALID

Sumber : Analisis data primer, tahun 2019 Tabel 3.4

Hasil uji validitas variabel X

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa 14 butir pertanyaan dari variabel X dinyatakan 13 pertanyaan valid dan 1 pertanyaan tidak valid.

(17)

No. Butir r Skor Item terhadap Skor Total r Tabel α = 0,05 (df = N(40)-2 = 38) Keterangan 1 0,778 0,320 VALID 2 0,814 0,320 VALID 3 0,735 0,320 VALID 4 0,748 0,320 VALID 5 0,835 0,320 VALID 6 0,846 0,320 VALID 7 0,738 0,320 VALID 8 0,800 0,320 VALID 9 0,834 0,320 VALID 10 0,731 0,320 VALID 11 0,854 0,320 VALID 12 0,810 0,320 VALID 13 0,769 0,320 VALID 14 0,849 0,320 VALID 15 0,836 0,320 VALID 16 0,734 0,320 VALID 17 0,847 0,320 VALID 18 0,891 0,320 VALID

Sumber : Analisis data primer, tahun 2019 Tabel 3.5

Hasil uji validitas variabel Y

Dari tabel di atas diketahui bahwa 18 butir pertanyaan dari variabel Y dinyatakan semua valid.

(18)

3.11.2. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas merupakan proses untuk mengukur butir atau item suatu instrument. Instrument dikatakan reliable (andal) jika pertanyaan konsisten atau stabil. Uji reliabilitas ini menggunakan rumus Alpha Chronbach (a), yaitu :

𝒂 = 2 [1 − 𝑠12 + s22 ]

𝑠𝑥2

Keterangan :

A = Koefisien reliabilitas alpha

S1 dan S2 = Varian skor belahan 1 dan varian skor

belahan 2

Sx2 = Varian skor skala

Untuk pengambilan keputusan tentang reliabel yaitu : a. r-hasil positif dan r-hasil > r-tabel, dikatakan reliabel b. r-hasil tidak positif, r-hasil < r-tabel, dikatakan tidak

reliabel

c. r-tabel diperoleh dari df = N-2 = 38 (0,320 dengan taraf signifikasi 5%)

Sumber : Analisis data primer, tahun 2019 Tabel 3.6

(19)

Melalui tabel di atas, menunjukkan bahwa variabel terpaan video beauty vlogger Rachel Goddard terhadap perilaku imitasi mempercantik diri mahasiswi UKSW memiliki nilai Cronbach Alpha 0,972 di atas r-tabel (0,320), sehingga dapat dikatakan hasilnya reliable.

Gambar

Tabel 3.2  Skala Likert
Tabel 3.6  Hasil uji reliabilitas

Referensi

Dokumen terkait

setiap pertanyaan, jawaban adalah kode yang dilingkari. Perlu dicermati pemindahan kode yang dilingkari ke kotak yang tersedia. Perbaiki jika terdapat kekeliruan. Rincian 1:

Sementara ini dapat dikatakan bahwa sebagai sumber radiasi interna dalam pengujian bahan bakar bekas utamanya berasal dari alamo Tetapi radionuklida lain non hasil

Peneliti ingin melihat intensi dikarenakan intensi adalah salah satu tahapan yang memiliki kemungkinan untuk mendorong individu didalam melakukan sebuah perilaku, dengan

hipertrofi atau peningkatan isi sekuncup NOC :  Cardiac Pump effectiveness  Circulation Status  Vital Sign Status Kriteria Hasil: o Tanda Vital dalam rentang normal (Tekanan

Dalam tabel program acara dan deskripsi acara di atas dapat dilihat bahwa dari keseluruhan jadwal acara selama seminggu di Radio Elisa Fm terdapat format siaran yang mayoritas adalah

Surat Keputusan ini berlaku Sejak tanggal dilantik dan dapat diubah kembali bila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan3. Dikeluarkan di: Tanggal : PENGURUS

Tidak efektifnya hasil uji efektivitas dan uji n-gain yang rendah ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: kegiatan pembelajaran yang kurang

LAPORAN ANALISA DAN EVALUASI HASIL PELAKSANAAN PROGRAM KB KABUPATEN BULELENG BULAN MARET..